1 of 22

Jaringan Komputer dan Komunikasi�(TIF-2404)��Protokol dan Arsitektur�Sesi 3

2 of 22

Learning Outcomes

  • Mahasiswa mampu menjelaskan arsitektur dan protokol komunikasi data

3 of 22

Outline

  • Definisi Protokol
  • Jenis-jenis Protokol
  • OSI Layer
  • DHCP
  • DNS
  • Ipv4

4 of 22

Protokol

Protokol (protocol) merupakan suatu himpunan aturan yang mengatur komunikasi data.

3 elemen kunci dalam protokol yaitu:

  • Sintaks, yaitu struktur atau format data yang dikomunikasikan
  • Semantik, yaitu mengartikulasikan setiap blok aliran bit, sebagaimana diketahui bahwa data akan dikomunikasikan sebagai serangkaian aliran bit 0 dan 1
  • Waktu, yaitu berkaitan dengan kapan data harus dikirim dan seberapa cepat dapat dikirimkan

5 of 22

Standar protokol adalah suatu himpunan petunjuk yang mengatur bagaimana sebuah hardware dan software akan dioperasikan serta dihubungkan.

Protokol dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu:

  • Standar protokol de facto, yaitu merupakan standar-standar protokol yang tidak diadobsi oleh bangunan protokol standar. Standar protokol de facto ini ditetapkan oleh masing-masing perusahaan pembuat hardware dan software, misal IBM, AT&T, Bell Labs, Digital Equipment Corp., Xerox Corp., dan termasuk Microsoft
  • Standar protokol de jure, yaitu merupakan standar protokol yang diadobsi oleh bangunan protokol standar

6 of 22

Protokol Penting ?

  • Terdapat banyak vendor yang berbeda di seluruh dunia
  • Seluruh peralatan dalam sebuah jaringan harus dapat berkomunikasi dengan peralatan yang lainnya
  • Awalnya setiap vendor akan membuat hardware/software untuk spesifikasinya sendiri

7 of 22

Standar dalam Peralatan Jaringan

  • Kompatibilitas software dan bahasa (language)
  • Kompatibilitas antar muka (interface) elektrik hardware
  • Kompatibilitas sinyal komunikasi,
  • Standar format

8 of 22

  1. ITU (International Telecommunications Union)

ITU telah mengembangkan standar untuk komunikasi, pengolahan data, dan komunikasi data. Standar tersebut dimaksudkan untuk memperoleh kompatibilitas peralatan dan data yang dikomunikasikan

  1. ISO (International Standards Organization)

Membantu ITU, menentukan standar untuk komunikasi jaringan, definisi standar prosedur, parameter dan format untuk transfer data

3. ANSI (American National Standards Institute)

4. EIA (Electronics Industries Association)

5. IEEE (Institute of Electrical & Electronics Engineers)

6. NIST (National Institute of Standards & Technology) di Amerika

7. Standar GOSIP (Government Open Systems Interface Profile)

8. FCC (US Federal Communications Commission)Fokus telfon dan frekuensi radio

9. COS (Corporation for Open Systems) memberikan layanan kepada perusahaan ber-ISO

9 of 22

Protocol Data Unit (PDU) : Protokol untuk unit data yang dikirim melalui jaringan dan fragmentasi.

Dalam protokol TCP/IP atau OSI, informasi yang dikirim melalui media komunikasi dalam jaringan akan ditambah PDU disetiap layernya

Komunikasi data itu sangat komplek maka dibutuhkan struktur protokol model disetiap layer layanan

10 of 22

7 OSI Layer

  • Application Layer: interface antara aplikasi yang dihadapi user and resource jaringan yang diakses. Kelompok aplikasi dengan jaringan:

File transfer dan metode akses

Pertukaran job dan manipulasi

Pertukaran pesan

  • Presentation Layer: rutin standard me-presentasi-kan data.

Negosiasi sintaksis untuk transfer

Transformasi representasi data

  • Session Layer: membagi presentasi data ke dalam babak-babak (sesi)

Kontrol dialog dan sinkronisasi

Hubungan antara aplikasi yang berkomunikasi

11 of 22

  • Transport Layer:

Transfer pesan (message) ujung-ke-ujung

Manajemen koneksi

Kontrol kesalahan

Fragmentasi

Kontrol aliran

  • Network Layer: Pengalamatan dan pengiriman paket data.

Routing

Pengalamatan secara lojik setup dan clearing (pembentukan dan pemutusan)

  • Data-link Layer: pengiriman data melintasi jaringan fisik.

Penyusunan frame

Transparansi data

Kontrol kesalahan (error-detection)

Kontrol aliran (flow)

  • Physical Layer: karakteristik perangkat keras yang mentransmisikan sinyal data.

12 of 22

TCP/IP

  • Aplication layer: telnet, ftp, dll.
  • Transport Layer:

TCP (Transmission Control Protocol) = mengirim data dengan deteksi dan koreksi kesalahan. Selalu memeriksa keterhubungan.

UDP (User Datagram Protocol) = mengirim data tanpa koneksi. Melemparkan data ke network begitu saja.

  • Internet: Internet Protocol (IP). Pelayanan pengiriman paket elementer. Definisikan datagram (jika alamat tujuan tidak dalam jaringan lokal, diberi gateway = device yang menswitch paket antara jaringan fisik yang beda; menentukan gateway yang digunakan).
  • Network access: sarana sistem mengirimkan data ke device yang terhubung ke network. Melakukan fragmentasi atau defragmentasi datagram.

13 of 22

Contoh Protokol

  • TCP = Transmission Control Protocol

TCP berada di atas IP, mengirim paket dengan fungsi-fungsi yang sangat berguna

    • Streams. TCP data terorganisir sebagai stream of bytes, seperti file.
    • Reliable delivery. Sequence numbers digunakan untuk mengurutkan data-data yang dikirim dan diterima. TCP akan mengirim lagi suatu data yang rusak atau hilang.
    • Network adaptation. TCP secara dinamis mempelajari tunda (delay) pengiriman akibat jaringan dan berusaha memaksimumkan throughput tanpa membebani jaringan tersebut.
    • Flow control. TCP mengatur data buffers, dan koordinasi dengan trafik sehingga buffer-nya tidak pernah overflow. Pengirim yang cepat akan memperlambat kirimannya untuk menyesuaikan dengan penerima.

14 of 22

ARP

  • ARP = Address Resolutin Protocol

ARP (Address Resolution Protocol) adalah protokol yang bertugas untuk menemukan hardware address suatu host dengan alamat IP tertentu

15 of 22

Setiap host pasti mempunyai ARP tabel yang mentranslasikan alamat IP ke dalam alamat hardware yang Setiap 15 menit dilakukan updated. Contoh ARP tabel di host : 10.1.1.1

16 of 22

RASP

  • Reverse Address Resolution Protocol (RARP) adalah protokol yang bertugas untuk menemukan IP address suatu host yang hanya tahu Hardware address-nya saja (misal pada diskless machine). Host akan mengirim paket berikut alamat MAC-nya secara broadcast, untuk meminta alamat IP yang sesuai. RARP server akan menjawab paket tersebut, sehingga alamat IP akan teridentifikasi.

17 of 22

  • MAC Address

MAC Address (Media Access Control) Address) adalah sebuah alamat jaringan yang diimplementasikan pada lapisan data-link.

  • DHCP

Dynamic Host Configuration Protocol (DCHP) adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan.

18 of 22

DNS (Domain Name System) Alamat IP terdiri atas 32 bit, yang dapat ditulis secara biner, hexa ataupun decimal. Walaupun sudah ditulis secara desimal, orang tetap sulit mengingat-nya satu-satu.

Untuk menghubungi suatu PC ada dua cara Ketikkan alamat IP (172.28.1.1) dan Ketikkan Domain Name-nya (google.com). DNS juga bisa digunakan untuk mencari nama host jika alamat IP diketahui, Jaringan komputer hanya menggunakan alamat IP dan tidak peduli dengan nama host. DNS dibangun untuk membantu user memudahkan mengingat suatu alamat IP.

19 of 22

IP Public VS Private

  • IP Public Bersifat Uniq,IP Private tidak– Tidak seperti IP public yang uniq(tidak ada duanya),perangkat dirumah mu bisa mempunyai IP private yang sama dengan tetangga ataupun banyak orang diseluruh dunia.
  • IP Public Bisa Diakses Langsung Dari Internet,IP Private Tidak- Ini dikarenakan IP Private bersifat non-routable dan perangkat jaringan di internet yang menggunakan IP private didesain dan diprogram untuk tidak berkomunikasi secara langsung dengan IP lain yang berada dibalik router.
  • Tidak seperti IP Public,IP Private Tidak Bisa Langsung Terkoneksi ke Internet- Karena IP private tidak bisa terkoneksi ke internet secara langsung maka diperlukan minimal satu IP public agar semua IP private di jaringan bisa mengakses internet menggunakan fitur Network Address Translation (NAT)

20 of 22

Sementara alamat private dari kelas A, B, dan C yang tidak digunakan oleh internet dan secara khusus disediakan untuk jaringan internal / intranet adalah sebagai berikut:

Kelas A : 10.0.0.0 – 10.255.255.255 (Total Addresses: 16,777,216)

Kelas B : 172.16.0.0 – 172.31.255.255 (Total Addresses: 1,048,576)�Kelas C : 192.168.0.0 – 192.168.255.255 (Total Addresses: 65,536)�Kelas D : 224.0.0.0 – 239.255.255.255 (Multicast)

Kelas E : 24-.0.0.0 – 255.255.255.255 (Masa depan)

21 of 22

22 of 22

1. Kenapa TCP/IP dan OSI layer di bedakan ? Sebutkan kegunaan dari masing-masing!

2. Sebutkan dua macam protokol dan jelaskan kenapa protokol itu penting!

3. Sebutkan perbedaan IP public & private serta berikan contoh

4. Jelaskan aplikasi yang digunakan oleh protokol ICMP dan prosesnya!

5. Subnetting

- Hitunglah IP & subnet yang digunakan jika saya ingin menghubungkan 12 alamat, berikan alasan untuk penggunaan kelasnya