1 of 10

HALOGEN

2 of 10

Halogen

Dalam bahasa Yunani artinya pembentukan garam.

Hal ini dikarenakan sifatnya yang sangat reaktif dan

cenderung bereaksi dengan logam membentuk garam.

Unsur-unsur halogen memiliki warna dan pada suhu ruang memiliki wujud berbeda, yakni gas, kuning pucat, kuning/hijau (F, Cl), cair, oranye/coklat (Br), dan padat, abu-abu/hitam (I, At).

3 of 10

    • Sifat Fisis
    • Sifat Kimia

4 of 10

No.

Reaksi Halogen

Senyawa halogen yang terbentuk

1.

Reaksi halogen degan non-logam.

Hidrogen halida

Jika x adalah unsur halogen, persamaan reaksinya: X2(g)+X2(g)→2HX(g)

Ex: H2+F2→2HF

Ket: reaksi berlangsung hebat

Non-logam halida

Ex: C(s)+2Cl(g)→CCl4(l)

Ket: reaksi memerlukan panas

2.

Reaksi halogen dengan logam

Senyawa ionik logam

halida

Ex: 2Na(s)+Cl2(g)→2NaCl(s)

Ket: logam alkali

3.

Reaksi halogen dengan air

Asam halida dan senyawa oksohalogen

Ex: Cl2+H2O→HOCl + HBr

5 of 10

4.

Reaksi halogen dengan basa

Halogen bereaksi dengan basa membentuk senyawa halida yang kemudian mengalami reaksi disproporsionasi membentuk senyawa oksohalogen.

Senyawa oksohalogen

Ex: Cl2+2OH-→OCl-+Cl-+H2O

3OCl-→ClO3-+2Br-

Ket: ion OCl- yang stabil pada suhu ruang akan terdisproporsionasi menjadi ClO3- jika dipanaskan

5.

Reaksi antar-halogen

Senyawa antar-halogen

  • X2+Y2→2XY

Ex: Cl2+F2→2ClF

  • Unsur halogen pada periode 3 ke atas (Cl,Br,I,At) dapat bereaksi menurut persamaan reaksi berikut: X2+nY2→2XYn

Ex: Cl2+F2→2ClF3

6 of 10

Aplikasi halogen dalam kehidupan sehari-hari

  • Fluorin

pasta gigi yang mengandung senyawa fluorida untuk mencegah kerusakan gigi.

  • Klorin

NaOCl digunakan sebagai pemutih pakaian, antiseptik, dan dalam konsentrasi yang rendah untuk sterilisasi botol bayi.

  • Bromin

Senyawa bromin digunakan pada pestisida, obat-obatan dan dalam pembuatan plastik dan tekstil tahan api.

  • Iodin

Iodin adalah antiseptik yang dilarutkan ke dalam alkohol dan diusapakan pada luka.

Dampak pemanfaatan unsur dan senyawa gas mulia dan halogen

  • Senyawa CFC (clor-fluorin-karbon) atau feron dulu digunakan sebagai refrigeran ntuk AC dan lemari es serta propelan aerosol pada hairspray. Akan tetapi, CFC bersifat ssangat tidak reaktif sehingga tidak bereaksi dengan zat-zat di troposfer. CFC bergerak naik ke lapisan stratosfer yang mengandung ozon(O3) yang sangat reaktif dan bereaksi dengannya. Hal ini menyebabkan penurunan kadar O3 atau terjadi penipisan lapisan ozon.

7 of 10

Kelompok 2

Andika Anugrah

Inas Muthia

Moh.Rivanny Fahlepi

Safira Fatin Suhaimah

8 of 10

Unsur

Keberadaan di alam

Fluorin

Terdapat dalma senyawa fluorspar CaF2 , kriolit Na3AlF6, dan fluorapatit Ca5(PO4)3F.

Klorin

Terdapat dalam senyawa NaCl, KCl, MgCl, dan CaCl.

Bromin

Terdapat dalam senyawa logam bromida.

Iodin

Terdapat dalam senyawa natrium iodat.

Astatin

Jumlah astatin di kerak bumi sangat sedikit, kurang dari 30 gram.

Tabel 1.1 Halogen di alam

9 of 10

Unsur

Fase

Kerapatan (kg/m3)

Titik leleh (˚C)

Titik didih (˚C)

ΔHfus

(kJ/mol)

ΔHv (kJ/mol)

Daya hantar panas (W/cmK)

Fluorin

Gas

1,696

-220

-188

0,255

3,3

0,000279

Klorin

Gas

3,214

-101

-35

5,29

10,2

0,000089

Bromin

Cair

3.119

-7,2

59

3,20

15,0

0,00122

Iodin

Padat

4.930

114

184

7,82

20,9

0,00449

Astatin

Padat

-

302

337

-

-

0,017

Tabel 1.2 sifat fisis halogen

10 of 10

Halogen

Fase pada suhu ruang

Kereaktifan

F2

Gas

Sangat reaktif, berbahaya

Cl2

Gas

Mudah membentuk senyawa

Br2

Cair

Memerlukan panas untuk membentuk senyawa

I2

Padat

Memerlukan panas untuk membentuk senyawa

Tabel 1.3 Kereaktifan halogen

F

Cl

Br

At

Kereaktifan bertambah dari At ke F