1 of 29

OLEH KEPALA KPPN KUTACANE

PRESS RELEASE APBN

KPPN Kutacane

29 NOPEMBER 2024

PERIODE DATA S.D. OKTOBER 2024

TAHUN ANGGARAN 2024

© 2022 Direktorat Jenderal Perbendaharaan

GAMBAR/FOTO TEMATIK

2 of 29

EXECUTIVE SUMMARY KINERJA APBN OKTOBER 2024 WILAYAH – KPPN KUTACANE

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Penerimaan Perpajakan s.d. periode Oktober 2024 telah dicatat sebesar

Rp 77.913.414.637,-

untuk daerah Kab. Aceh Tenggara dan Kab. Gayo Lues sehingga mengalami Pertumbuhan sebesar 13.58% dibandingkan 31 Oktober 2023

Rp 68.596.796.257,00.

PNBP daerah Kab. Aceh Tenggara dan Kab. Gayo Lues sampai dengan Periode 31 Oktober 2024 sudah terealisasi sebesar Rp9.024.504.611,- atau 182,33% dari total estimasi Pendapatan yaitu 4,94 Miliar. Dibandingkan dengan 2023 tumbuh sebesar 5,94%.

Realisasi Belanja Negara Kab. Aceh Tenggara dan Kab. Gayo Lues sampai dengan periode 31 Oktober 2024 adalah sebesar Rp1.852.859.330.858 atau sebesar 84,04%

dari total Pagu Belanja sebesar

Rp2,204,747,727,000,-. dan mengalami kenaikan 2,01% dibandingkan tahun 2023

Secara regional APBN di Aceh Tenggara dan Gayo Lues sampai dengan 31 Oktober 2024 dengan memperhitungkan Penerimaan Perpajakan dan PNBP mengalami defisit sebesar (Rp1,765,921,411,610,-).

Realisasi belanja negara untuk wilayah Kabupaten Aceh Tenggara dan Gayo Lues periode 31 Oktober 2024 terbesar disumbang dari realisasi belanja transfer ke daerah sebesar Rp 1,546,516,290,870 (83,46%) dari total realisasi sebesar Rp 1.852.859.330.858-.

Realisasi APBD Per 31 Oktober 2024 untuk Kab. Aceh Tenggara dan Kab. Gayo Lues dengan realisasi Pendapatan sebesar Rp1.785.300.880.336,10 (82,08%) dan Belanja sebesar Rp1.628.901.963.356,00,,- (72,56%) sehingga mengalami Surplus sebesar Rp156.398.916.980,1

3 of 29

EXECUTIVE SUMMARY KINERJA APBN OKTOBER 2024 WILAYAH – KPPN KUTACANE

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Indikator sosial wilayah Aceh seperti Tingkat Kemiskinan dan Tingkat Pengangguran Terbuka tahun 2023 (YoY) mengalami penurunan dan IPM mengalami peningkatan. Demikian juga di Kab. Aceh Tenggara dan Kab. Gayo Lues dimana Tingkat Kemiskinan menurun dan IPM meningkat.

Pertumbuhan ekonomi di Provinsi Aceh pada Triwulan III 2024 dengan Migas tumbuh sebesar 5,17% yoy. Untuk Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2024 di Kab .Aceh Tenggara tumbuh sebesar 3,4, sedangkan Kab. Gayo Lues sebesar 3,98

Tren NTP di Aceh kembali mengalami penurunan pada bulan Oktober 2024 Data terakhir menunjukkan NTP sebesar 121,97 turun -0,24% secara mtm.

Pada bulan Oktober 2024, Aceh mengalami inflasi sebesar 1,69 % YoY dan inflasi sebesar -0,08 % mtm. Sedangkan pada Kab. Aceh Tenggara pada minggu ke-5 Otober24 mengalami deflasi dengan IPH sebesar

-1,17 dan Kab. Gayo Lues mengalami deflasi dengan IPH sebesar -0,96.

Neraca perdagangan Bulan September 2024 wilayah Prov. Aceh mencatatkan surplus sebesar US$ 12,72 juta.

Penyaluran KUR di wilayah Kab. Aceh Tenggara dan Gayo Lues s.d. periode 31 Oktober 2024 sebesar Rp181.653.000.000,00 kepada 2.362 debitur, sedangkan UMi disalurkan kepada 2.748 debitur sebesar Rp13.122.500.000,-

.

4 of 29

REALISASI PENDAPATAN NEGARA (PENERIMAAN PERPAJAKAN)�s.d. 31 Oktober 2024

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Realisasi Pendapatan Negara Sektor Penerimaan Perpajakan s.d. 31 Oktober 2024

Jenis Pajak

Kab. Aceh Tenggara

Kab. Gayo Lues

Total

Oktober 2024

Oktober 2023

Growth (%)

Oktober 2024

Oktober 2023

Growth (%)

Oktober 2024

Oktober 2023

Growth (%)

411121 - PPh Pasal 21

17.193.990.368,00

11.264.690.820,00

152,64

8,299,615,834

7,572,253,604

11,30

25.493.606.202,00

18.837.306.654,00

35,34

411122 - PPh Pasal 22

1.250.077.293,00

1.179.642.308,00

105,97

- 18,15

1.250.077.293,00

1.179.642.308,00

5,97

411123 - PPh Pasal 22 Impor

3.217.940,00

1.184.825,00

271,60

47,121,050

36,077,000

173,02

50.338.990,00

37.261.825,00

35,10

411124 - PPh Pasal 23

593.043.992,00

532.639.623,00

111,34

838,564,527

702,885,192

14,57

1.431.608.519,00

1.235.524.815,00

15,87

411125 - PPh Pasal 25/29 OP

337.669.478,00

167.407.496,00

201,71

76,529,109

78,973,426

- 39,94

414.198.587,00

246.380.922,00

68,11

411126 - PPh Pasal 25/29 Badan

1.566.691.777,00

635.160.279,00

246,66

365,638,368

234,261,003

59,33

1.932.330.145,00

869.421.282,00

122,25

411127 - PPh Pasal 26

300,00

0,00

-

260,0000

-

260.300,00

-

411128 - PPh Final

2.339.242.407,00

3.791.499.538,00

61,70

3,506,087,266

3,927,890,794

- 1,10

5.845.329.673,00

7.719.390.332,00

- 24,28

411129 - PPh Non Migas Lainnya

0,00

0,00

-

366,667

-

-

366.667,00

- 100,00

411211 - PPN Dalam Negeri

21.213.020.192,00

18.291.159.734,00

115,97

15,462,176,311

15,437,398,767

12,38

36.675.196.503,00

33.728.558.501,00

8,74

411212 - PPN Impor

1.407.927,00

1.211.464,00

116,22

206,049,72

159,236,000

170,21

207.457.651,00

17.135.064,00

1.110,72

411219 - PPN Lainnya

0,00

0,00

- -

11,914,684

297,297

2.634,04

11.924.684,00

297.297,00

3.911,03

411221 - PPnBM Dalam Negeri

6.312.021,00

82.492.986,00

7,65

33,365,842

31,639,712

- 4,16

39.677.863,00

114.132.698,00

- 65,24

411229 - PPnBM Lainnya

0,00

0,00

-

- 17,29

-

-

411313 - Pendapatan PBB Sektor Perkebunan

0,00

0,00

-

-

-

-

-

-

-

411314 - PBB Kehutanan

0,00

0,00

-

173,717,184

110,542,500

-

173.717.184,00

110.542.500,00

57,15

411315 - Pendapatan PBB Sektor Pertambangan Mineral dan Batubara

0,00

0,00

-

-

-

-

-

-

411611 - Bea Meterai

0,00

0,00

-

-

-

-

-

-

411612 - Penjualan Benda Materai

3.585.000.000,00

3.402.000.000,00

105,38

11,30

3.585.000.000,00

3.402.000.000,00

5,38

411619 - Pajak Tidak Langsung Lainnya

897.545,00

0,00

-

- 18,15

897.545,00

-

411624 - Bunga Penagihan PPN

0,00

0,00

-

173,02

-

-

TOTAL

48.093.025.252,00

39.377.169.110,00

122,13

29,820,389,385

29,219,627,147

10,08

77.913.414.637,00

68.596.796.257,00

13,58

5 of 29

REALISASI PENDAPATAN NEGARA s.d. 31 OKTOBER 2024

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Penerimaan Perpajakan

    • Sampai dengan periode 31 Oktober 2024 Penerimaan Perpajakan telah terealisasi sebesar Rp77,93 Miliar untuk daerah Kab. Aceh Tenggara dan Kab. Gayo Lues.
    • Sampai dengan Periode 31 Oktober 2024, PNBP sudah terealisasi sebesar Rp9.024.504.611,- atau 182,33% dari total estimasi Pendapatan yaitu 4,94 Miliar.

Rp 48.093.025.252,00

Rp 29,820,389,385,00

Rp 7.171.312.257,00

Rp 1.853.269.604,00

PNBP

Rp 77.913.414.637,00

TOTAL

Rp9,024,504,611,00

TOTAL

TOTAL PENDAPATAN NEGARA

Rp 86.937.919.248,00

6 of 29

REALISASI APBN �Sampai dengan 31 Oktober 2024 (dibandingkan dengan data per 31 Oktober 2023)

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

    • Penerimaan Negara Bukan Pajak telah mencapai nilai Rp9.024.504.611,- sampai dengan periode 31 Oktober 2024 untuk wilayah Kab. Aceh Tenggara & Kab. Gayo Lues.
    • Secara persentase, realisasi PNBP telah mencapai 182,33%.
    • Belanja pemerintah pusat sudah mencapai 74,00% dari total pagu belanja pemerintah pusat.
    • Belanja TKD telah mencapai 86,36%, dari total pagu transfer ke daerah.

PENDAPATAN

BELANJA

Uraian

Tahun 2023

Tahun 2024

Growth

Target

Real

%

Target

Real

%

Pendapatan dan Hibah

3,579,910,000

8,518,785,245

237.96

4,949,570,000

9,024,504,611

182.33

5,94%

I. Penerimaan Dalam Negeri

3,579,910,000

8,518,785,245

237.96

4,949,570,000

9,024,504,611

182.33

5,94%

2. Penerimaan Negara Bukan Pajak

3,579,910,000

8,518,785,245

237.96

4,949,570,000

9,024,504,611

182.33

5,94%

c. PNBP Lainnya

3,579,910,000

8,518,785,245

237.96

4,949,570,000

9,024,504,611

182.33

5,94%

B. Belanja Negara

2,167,824,445,000

1,816,316,537,039

83.79

2,204,747,727,000

1,852,859,330,858

84.04

2,01%

I. Belanja Pemerintah Pusat

372,166,821,000

290,636,783,785

78.09

413,950,400,000

306,343,039,988

74.00

5,40%

1. Belanja Pegawai

219,439,702,000

176,557,944,431

80.46

226,780,187,000

204,407,433,235

90.13

15,77%

2. Belanja Barang

149,612,382,000

111,885,700,824

74.78

184,926,672,000

100,525,159,003

54.36

- 10,15%

3. Belanja Modal

3,114,737,000

2,193,138,530

70.41

2,243,541,000

1,410,447,750

62.87

-35,69%

II. Transfer Ke Daerah

1,795,657,624,000

1,525,679,753,254

84.96

1,790,797,327,000

1,546,516,290,870

86.36

1,37%

1. Dana Bagi Hasil

47,456,391,000

14,027,342,175

29.56

34,136,297,000

17,846,066,250

52.28

27,22%

2. Dana Alokasi Umum

998,689,132,000

879,346,259,842

88.05

1,054,636,968,000

905,367,895,080

85.85

2,96%

3. Dana Transfer Khusus

325,521,133,000

232,589,857,937

71.45

283,756,180,000

223,795,870,740

78.87

-3,78 %

a. Dana Alokasi Khusus Fisik

137,812,651,000

89,664,837,237

65.06

95,882,688,000

61,466,661,127

64.11

-31,45 %

b. Dana Alokasi Khusus NonFisik

187,708,482,000

142,925,020,700

76.14

187,873,492,000

162,329,209,613

86.40

13,58%

6. Dana Desa

390,233,033,000

382,837,325,800

98.10

391,969,379,000

386,357,207,300

98.57

0,92%

7. Dana Insentif Fiskal

33,757,935,000

16,878,967,500

50.00

26,298,503,000

13,149,251,500

50.00

-22,10%

C. Keseimbangan Primer

-

D. Surplus/Defisit Anggaran

(2,164,244,535,000)

(1,807,797,751,794)

83.53

(2,199,798,157,000)

(1,843,834,826,247)

83.82

-90,15%

7 of 29

REALISASI BELANJA KEMENTERIAN/LEMBAGA PER JENIS BELANJA�sampai dengan 31 Oktober 2024

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

  • Realisasi Belanja Kementerian/Negara sampai dengan periode 31 Oktober 2024 adalah sebesar Rp306.343.039.988,- atau sebesar 74,00% dari total Pagu Belanja sebesar Rp413.950.400.000,-.

  • Realisasi Belanja Kementerian/Lembaga untuk wilayah Kab. Aceh Tenggara dan Kab. Gayo Lues terbesar disumbang dari realisasi belanja Pegawai dengan porsi sebesar 90,13% dari total realisasi.

J. BELANJA

PAGU

REALISASI

%

B. Pegawai

226,780,187,000

204,407,433,235

90.13%

B. Barang

184,926,672,000

100,525,159,003

54.36%

B. Modal

2,243,541,000

1,410,447,750

62.87%

TOTAL

413,950,400,000

306,343,039,988

74.00%

8 of 29

REALISASI BELANJA KEMENTERIAN/LEMBAGA PER KABUPATEN�Wilayah Kab. Aceh Tenggara dan Kab. Gayo Lues s.d. 31 Oktober 2024

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Belanja Pegawai:

Rp 139.915.112.790,00 (88,52 %)

Dari Pagu Rp 158.056.911.000,00

Belanja Barang:

Rp 64.329.266.566,00 (54,24 %)

Dari Pagu Rp 118.605.964.000,00

Belanja Modal:

Rp 1.076.884.000,00 (68,61 %)

Dari Pagu Rp 1.569.575.000,00

Total:

Rp 205.321.263.356,00 (73,79 %)

Dari Pagu Rp 278.232.450.000,00

Belanja Pegawai:

Rp 68.723.276.000,00 (93,84 %)

Dari Pagu Rp 64.492.320.445,00

Belanja Barang:

Rp 66.320.708.000,00 ,- (54,58 %)

Dari Pagu Rp 36.195.892.437,00 ,-

Belanja Modal:

Rp 673.966.000,00 (60,76 %)

Dari Pagu Rp333.563.750,00

Total:

Rp 101.021.776.632 (74,44 %)

Dari Pagu Rp 135.717.950.000,00

KAB. ACEH TENGGARA

KAB. GAYO LUES

9 of 29

Kinerja Belanja APBN KPPN Kutacane

9

Sumber : OM SPAN (spanint.kemenkeu.go.id) Per 31 Oktober 2024

Kinerja Belanja APBN

  • Kinerja belanja negara secara total mengalami pertumbuhan sebesar Rp36.582.918.607,- atau 2,01% secara YoY.
  • Pertumbuhan disebabkan oleh adanya pertumbuhan realisasi belanja pemerintah pusat sebesar Rp15.746.380.991- atau 5,42% secara YoY. dan
  • Realisasi belanja Transfer Ke Daerah yang mengalami pertumbuhan sebesar Rp20.836.537.616,- atau 1,37%

Isu Belanja APBN

  • Realisasi belanja sampai dengan 31 Oktober 2024 mengalami pertumbuhan dibandingkan TA 2023 yoy yang dikarenakan selain dari kenaikan belanja TKD juga belanja pemerintah pusat dari satker Kementerian Agama, POLRI, KPU, pembayaran THR dan Gaji ke-13 serta penyaluran dana desa dan TKD lainnya.
  • Penyaluran DAK Fisik mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama di TA 2023.

Realisasi Belanja – Per 31 Oktober 2024

URAIAN (Ribu Rp)

Tahun 2023

Tahun 2024

Growth Real (%)

Target/Pagu

Real

% Real

Target/Pagu

Real

% Real

B. Belanja Negara

2.167.824.445.000

1.816.316.537.039

83,79%

2.204.986.645.000

1.852.899.455.646

84,03%

2,01%

I. Belanja Pemerintah Pusat

372.166.821.000

290.636.783.785

78,09%

414.189.318.000

306.383.164.776

73,97%

5,42%

1. Belanja Pegawai

219.439.702.000

176.557.944.431

80,46%

226.729.116.000

204.407.433.235

90,15%

15,77%

2. Belanja Barang

149.612.382.000

111.885.700.824

74,78%

185.533.901.000

100.565.283.791

54,20%

-10,12%

3. Belanja Modal

3.114.737.000

2.193.138.530

70,41%

1.926.301.000

1.410.447.750

73,22%

-35,69%

II. Transfer Ke Daerah

1.795.657.624.000

1.525.679.753.254

84,96%

1.790.797.327.000

1.546.516.290.870

86,36%

1,37%

1. Dana Bagi Hasil

47.456.391.000

14.027.342.175

0,00%

34.136.297.000

17.846.066.250

52,28%

0,00%

2. Dana Alokasi Umum

998.689.132.000

879.346.259.842

0,00%

1.054.636.968.000

905.367.895.080

85,85%

0,00%

3. Dana Transfer Khusus

325.521.133.000

232.589.857.937

71,45%

283.756.180.000

223.795.870.740

78,87%

-3,78%

a. Dana Alokasi Khusus Fisik

137.812.651.000

89.664.837.237

65,06%

95.882.688.000

61.466.661.127

64,11%

-31,45%

b. Dana Alokasi Khusus NonFisik

187.708.482.000

142.925.020.700

76,14%

187.873.492.000

162.329.209.613

86,40%

13,58%

6. Dana Desa

390.233.033.000

382.837.325.800

98,10%

391.969.379.000

386.357.207.300

98,57%

0,92%

7. Dana Insentif Fiskal

33.757.935.000

16.878.967.500

0,00%

26.298.503.000

13.149.251.500

50,00%

-22,10%

C. Keseimbangan Primer

0

0

0,00%

0

0

-

-

D. Surplus/Defisit Anggaran

-2.164.244.535.000

-1.807.797.751.794

83,53%

-2.200.037.075.000

-1.843.874.951.035

83,81%

2,00%

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

10 of 29

Kinerja Belanja APBN per K/L

10

Sumber : OM SPAN (spanint.kemenkeu.go.id) Per 31 Oktober 2024

Kinerja Belanja per K/L

Isu Belanja per K/L

Realisasi Belanja per K/L – Per 31 Oktober 2024

  • Penyumbang realisasi terbesar adalah Kementerian Agama (40,37%), POLRI (27,36%) dan KPU (14,27%).
  • Sedangkan K/L dengan Realisasi Tertinggi Terhadap Pagu adalah Kementerian Agama (94,42%), BNN (89,08%) dan Kemenkumham (84,52%).
  • Kementerian Koperasi dan Pengusaha Kecil dan Menengah menjadi K/L dengan persentase realisasi terendah sebesar 27,84%. Hal ini disebabkan satker Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Dan Menengah Kab. Gayo Lues baru diterbitkan dan disetujui DIPA-nya pada akhir Agustus 2024.

Kementerian/Lembaga

Tahun 2024

Growth %

% Thd Total

Pagu

Realisasi

% Real

025 KEMENTERIAN AGAMA

130.996.058.000

123.689.986.582

94,42%

20,23%

40,37%

060 POLRI

109.232.000.000

83.835.505.633

76,75%

9,10%

27,36%

076 KPU

102.605.487.000

43.708.916.573

42,60%

-19,23%

14,27%

013 KEMENKUNHAM

17.298.405.000

14.620.152.658

84,52%

6,96%

4,77%

005 MAHKAMAH AGUNG

14.747.378.000

11.568.088.821

78,44%

-3,35%

3,78%

054 BPS

9.665.628.000

7.621.345.357

78,85%

-33,25%

2,49%

006 KEJARI

15.174.854.000

11.786.359.352

77,67%

12,40%

3,85%

056 KEMENTERIAN ATR/BPN

7.601.099.000

5.692.171.348

74,89%

-0,75%

1,86%

066 BNN

2.068.705.000

1.842.894.095

89,08%

-8,04%

0,60%

015 KEMENKEU

1.838.714.000

1.193.549.157

64,91%

-21,34%

0,39%

044 KEMENTERIAN KOPERASI DAN PENGUSAHA KECIL DAN MENENGAH

2.960.990.000

824.195.200

27,84%

-

0,27%

TOTAL

414.189.318.000

306.383.164.776

73,97%

5,42%

100,00%

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

11 of 29

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

,

  1. Realisasi APBD Per 31 Oktober 2024 dimana Pendapatan sebesar Rp1.785.300.880.336,10 (82,08%) dan Belanja sebesar Rp1.628.901.963.356,00 (72,56%)
  2. Pendapatan Daerah terdiri - Pendapatan Asli Daerah : (Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Hasil Pengelolaan Kekayaan Negara yang Dipisahkan, Lain-lain). -Pendapatan Transfer (Transfer Pusat, Dana Perimbangan, Dana Insentif Daerah, Dana Desa) dan

Lain-Lain Pendapatan Daerah Yang Sah

  1. Belanja Daerah terdiri :
    • Belanja Operasi (Pegawai, Barang Jasa, Hibah, Bansos) -Belanja Modal (Tanah, Peralatan, Gedung, Bangunan)
    • Belanja Transfer (Bagi Hasil, Bantuan Keuangan) dan Belanja Tidak Terduga
  2. Terdapat Surplus sebesar 32 Milyar

Realisasi pendapatan daerah untuk Kab. Aceh Tenggara dan Gayo Lues didominasi oleh Pendapatan Transfer sebesar 83,09%. Sementara untuk Belanja Daerah didominasi untuk Belanja Transfer sebesar 88,97%.

REALISASI APBD KAB. ACEH TENGGARA & KAB. GAYO LUES

Sampai dengan 31 Oktober 2024

URAIAN

KAB. ACEH TENGGARA

KAB. GAYO LUES

REALISASI TOTAL

%

PAGU

REALISASI

%

PAGU

REALISASI

%

PENDAPATAN DAERAH

1.314.909.243.921,00

1.071.995.330.087,00

81,53

860.126.259.365,00

713.305.550.249,10

82,93

1.785.300.880.336,10

82,08

PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD)

120.879.725.945,00

82.713.199.338,00

68,43

68.080.161.931,00

53.540.203.030,10

78,64

136.253.402.368,10

72,11

PENDAPATAN TRANSFER

1.180.529.517.976,00

979.157130.749,00

82,94

792.046.097.434,00

659.765.347.219,00

83,30

1.638.922.477.968,00

83,09

LAIN-LAIN PENDAPATAN DAERAH YANG SAH

13.500.000.000,00

10.125.000.000,00

75,00

-

-

0,00

BELANJA DAERAH

1.366.635.897.136,00

989.207.657.218,00

72,38

878.181.342.191,00

639.694.306.138,00

72,84

1.628.901.963.356,00

72,56

BELANJA OPERASI

933.871.643.290,00

655.003.182.847,00

70,14

594.011.578.580,00

419.668.938.542,00

70,65

1.074.672.121.389,00

70,34

BELANJA MODAL

86.200.900.846,00

31.974.941.071,00

37,09

116.713.979.501,00

70.553.156.816,00

60,45

102.528.097.887,00

50,53

BELANJA TIDAK TERDUGA

6.918.710.000,00

2.211.510.000,00

31,96

7.655.460.000,00

5.155.460.000,00

67,34

7.366.970.000,00

50,55

BELANJA TRANSFER

339.644.643.000,00

300.018.023.300,00

88,33

159.800.324.110,00

144.316.750.780,00

90,31

444.334.774.080,00

88,97

SURPLUS/DEFISIT

-51.726.653.215,00

82.787.672.869,00

-160,05

-18.055.082.826,00

73.611.244.111,10

-407,70

156.398.916.980,10

- 224,13

PEMBIAYAAN DAERAH

51.726.653.215,00

852.438.321,00

1,65

16.622.638.870,00

19.055.082.828,08

114,63

19.907.521.149,08

29,13

PENERIMAAN PEMBIAYAAN

51.726.653.215,00

852.438.321,00

1,65

1.000.000.000,00

19.055.082.828,08

108,13

19.907.521.149,08

37,76

PENGELUARAN PEMBIAYAAN

0

-

-

0

 

-

SILPA/SIKPA

0

83.640.111.190,00

-

-

92.666.326.939,18

-

-

12 of 29

REALISASI BELANJA TRANSFER KE DAERAH�Sampai dengan 31 Oktober 2024

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Realisasi Belanja Transfer ke Daerah sampai dengan periode 31 Oktober Tahun 2024 adalah sebesar Rp1.543.178.924.470 atau sebesar 86,17% dari total Pagu Belanja sebesar Rp1.790.797.327.000

KAB. ACEH TENGGARA

No

Uraian

Pagu

Realisasi

%

salur

1

Dana Bagi Hasil (DBH)

Rp19.887.201.000

Rp9.682.720.470

48,69%

2

Dana Alokasi Umum (DAU)

Rp459.844.896.000

Rp391.007.061.000

85,03%

3

Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik

Rp42.201.981.000

Rp31.423.993.580

74,46%

4

Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik

Rp59.603.235.000

Rp50.863.214.200

85,34%

5

Dana Otsus

-

-

-

6

Insentif Fiskal

Rp12.257.222.000

Rp6.128.611.000

50,00%

7

Dana Desa

Rp110.597.264.000

Rp108.790.814.000

98,37%

Total

Rp704.391.799.000

Rp597.896.414.250

84,88%

No

Uraian

Pagu

Realisasi

%

salur

1

Dana Bagi Hasil (DBH)

Rp14.249.096.000

Rp4.825.979.380

33,87%

2

Dana Alokasi Umum (DAU)

Rp594.792.072.000

Rp514.360.834.080

86,48%

3

Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik

Rp53.680.707.000

Rp30.042.667.547

55,97%

4

Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik

Rp128.270.257.000

Rp111.465.995.413

86,90%

5

Dana Otsus

-

-

-

6

Insentif Fiskal

Rp14.041.281.000

Rp7.020.640.500

50,00%

7

Dana Desa

Rp281.372.115.000

Rp277.566.393.300

98,65%

Total

Rp1.086.405.528.000

Rp945.282.510.220

87,01%

KAB. GAYO LUES

13 of 29

REALISASI PENYALURAN KUR DAN UMI PER 31 Oktober 2024

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Penyalur

KAB. ACEH TENGGARA

KAB. GAYO LUES

TOTAL SEMUA PEMDA

Jlh. Debitur

Jlh. Penyaluran

Jlh. Debitur

Jlh. Penyaluran

Jlh. Debitur

Jlh. Penyaluran

Bank Aceh Syariah

372

Rp54.091.000.000

177

Rp14.915.000.000

549

Rp69.006.000.000

Bank Rakyat Indonesia

351

Rp24.495.000.000

-

-

351

Rp24.495.000.000

Bank Syariah Indonesia

947

Rp81.750.000.000

374

Rp28.978.000.000

1.321

Rp110.728.000.000

PT. Pegadaian Syariah

71

Rp 104.1000.000

69

Rp 853.000.000

140

Rp 1.894.000.000

Bank Mandiri

1

Rp 25.000.000

-

-

1

Rp 25.000.000

TOTAL

1.742

Rp136.907.000.000

620

Rp 44.746.000.000

2.362

Rp181.653.000.000

PENYALURAN KUR

PENYALURAN UMI

Penyalur

KAB. ACEH TENGGARA

KAB. GAYO LUES

TOTAL SEMUA PEMDA

Jlh. Debitur

Jlh. Penyaluran

Jlh. Debitur

Jlh. Penyaluran

Jlh. Debitur

Jlh. Penyaluran

PNM

1361

Rp6.251.000.000

949

Rp4.748.500.000

2.310

Rp10.999.500.000

PEGADAIAN

2

Rp25.000.000

-

-

2

Rp25.000.000

KOMIDA

48

Rp140.000.000

388

Rp1.958.000.000

436

Rp2.098.000.000

TOTAL

1.411

Rp6.416.000.000

1.337

Rp6.706.500.000

2.748

Rp13.122.500.000

14 of 29

14

PDRB Menurut Pengeluaran (%)

Sumber: BPS (2024)

PDRB Menurut Lapangan Usaha (%)

Sumber: BPS (2024)

Tren Pertumbuhan Ekonomi Kuartalan Aceh (%)

Sumber: BPS (2024)

  • Kinerja Ekonomi Aceh pada triwulan III 2024 mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 5,17% (yoy) didorong oleh adanya penyelenggaraan PON XXI Aceh pada September 2024. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada komponen Pengeluaran Konsumsi LNPRT sebesar 18,95%. Konsumsi rumah tangga tetap tumbuh 3,85% meskipun terjadi penurunan dibandingkan pertumbuhan di Triwulan II.
  • Laju pertumbuhan ekonomi Provinsi Aceh menempati posisi kedua se-Sumatera. Untuk posisi pertama ditempati oleh Provinsi Sumatera Utara (5,20%) dan posisi ketiga ditempati oleh Provinsi Sumatera Selatan. Secara nasional, pertumbuhan ekonomi juga tercatat positif sebesar 4,95%.
  • Dari sisi lapangan usaha, secara yoy Laju pertumbuhan tertinggi yaitu pada lapangan usaha Lapangan Usaha Jasa Keuangan dan Asuransi (58,69%), diikuti oleh Tranportasi dan Pergudangan (19,46%)

PON XXI Aceh Mendorong Kinerja Ekonomi Aceh Tumbuh Signifikan

15 of 29

Pertumbuhan PDRB Aceh Tenggara TA 2023

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Pertumbuhan Ekonomi pada Aceh Tenggara memiliki tren peningkatan dari tahun 2020 hingga tahun 2023.

Dari sisi produksi, sumber PDRB tertinggi Kabupaten Aceh Tenggara berasal dari sektor primer, yaitu lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 42,10. Selanjutnya disumbang dari sektor sekunder seperti industri pengolahan, konstruksi dan selebihnya disumbang dari sektor tersier.

Pertumbuhan ekonomi tahun 2023 di Kabupaten Aceh Tenggara sebesar 3,4% diiringi juga dengan penurunan tingkat kemiskinan tahun 2023 sebesar 0,38% dari tahun 2022 menjadi 18,45 persen dari sebelumnya 12,83 persen, penurunan tingkat pengangguran terbuka dan peningkatan IPM sebesar 0,75

16 of 29

Pertumbuhan PDRB Gayo Lues TA 2023

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Pertumbuhan Ekonomi pada Gayo Lues memiliki tren peningkatan dari tahun 2020 hingga tahun 2023.

Dari sisi produksi, sumber PDRB tertinggi Kabupaten Gayo Lues berasal dari sektor primer, yaitu lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 40,95. Selanjutnya disumbang dari sektor sekunder seperti industri pengolahan, konstruksi dan selebihnya disumbang dari sektor tersier.

Pertumbuhan ekonomi tahun 2023 di Kabupaten Gayo Lues sebesar 3,98% diiringi juga dengan penurunan tingkat kemiskinan tahun 2023 sebesar 0,05% dari tahun 2022 menjadi 18,82 persen dari sebelumnya 18,87 persen, penurunan tingkat pengangguran terbuka dan peningkatan IPM sebesar 2,57

17 of 29

17

Provinsi Aceh mengalami deflasi pada Oktober 2024 (m-to-m)

  • Tingkat Inflasi mtm Provinsi Aceh pada Oktober 2024 sebesar –0,08%, tingkat inflasi ytd Provinsi Aceh pada Oktober 2024 sebesar 1,22% dan yoy sebesar 1,69%.
  • Inflasi secara yoy didorong oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,90%, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 2,08%, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 1,45%, dan kelompok kesehatan sebesar 1,54%.
  • Berdasarkan komoditas, inflasi mtm Aceh didorong oleh komoditas seperti bawang merah, daging ayam ras, emas perhiasan, minyak goreng dan tomat. Sementara itu, komoditas seperti cabai rawit, bensin, beras, cabai merah dan ikan dencis tercatat mengalami deflasi terbesar.  

Inflasi

Minyak Goreng (0,06%)

Deflasi

Cabai Merah (0,06%)

Bensin(0,07%)

Beras (0,06%)

Bawang Merah

(0,08%)

Cabai Rawit(0,10)

Komoditas Andil Tinggi terhadap Inflasi/Deflasi mtm

Oktober 2024

inflasi m-to-m -0,08 %

Inflasi y-on-y 1,69 %

Inflasi y-to-d 1,22 %

Sumber: BPS (2024)

Daging Ayam Ras (0,07%)

Emas Perhiasan (0,06%)

Sumber: BPS (2024)

18 of 29

PERKEMBANGAN INFLASI DI KAB. ACEH TENGGARA DAN KAB. GAYO LUES SD Oktober 2024�

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

  1. Perekonomian daerah di Kab. Aceh Tenggara mengalami deflasi di bulan Oktober Untuk Kabupaten Aceh Tenggara mengalami penurunan IPH M5 September 24 sebesar -1,17, berada di urutan 9 untuk daerah yang mengalami deflasi kabupaten/kota di wilayah Provinsi Aceh. Komoditas yang memberi andil penurunan IPH Minggu 5 Oktober 24 di Aceh Tenggara adalah Cabe Merah sebesar -0,87, Beras sebesar -0,78 dan Daging Ayam Ras sebesar -0,18.
  2. Untuk di Kab. Gayolues mengalami deflasi IPH di Minggu 5 bulan Oktober sebesar -0,96 dan berada di urutan 8 untuk daerah yang mengalami deflasi kabupaten/kota di wilayah Provinsi Aceh. Komoditas yang memberi andil penurunan IPH Minggu 5 Oktober 24 di Gayolues adalah Cabe Merah sebesar -0,96, Cabe Rawit sebesar -0,33 dan Telur Ayam Ras sebesar -0,15.

19 of 29

19

Surplus Neraca Perdagangan: Tren Kenaikan Angka Ekspor dan Impor

  • Nilai ekspor September 2024 mencapai US$ 58,25 juta dan Nilai impor sebesar US$ 45,52 juta.
  • Ekspor didominasi komoditas bahan bakar mineral berupa batu bara, sementara komoditas impor meliputi gas.
  • Neraca perdagangan tercatat surplus sebesar US$ 12,72 juta.

Komoditas Utama Ekspor:

Komoditas Utama Impor:

Penerimaan Ekspor & Impor Triwulanan (Juta USD)

Sumber: BPS Aceh, 2024

Penerimaan Ekspor & Impor Bulanan (Juta USD)

Sumber: BPS Aceh, 2024

Batu Bara

Gas

20 of 29

20

NTP Aceh Oktober 2024 Turun dan Berada di atas NTP Nasional

NTP

Oktober 2024

121,79

-0,24%

Dibandingkan September 2024

Indeks Harga Terima Petani (It)

141,54

-0,35%

Komoditas Penyumbang:

  • Gabah Cabai Rawit
  • Kopi

Indeks Harga Bayar Petani (Ib)

116,21

-0,11%

Komoditas Penyumbang:

  • Cabai Rawit Cabai Hijau
  • Cabai Merah

NTP Subsektor

Sep 24

Okt 24

Perubahan (%)

Tanaman Pangan (NTPP)

101,67

100,84

-0,82

Hortikultura (NTPH)

100,14

94,27

-5,86

Tanaman Perkebunan Rakyat (NTPR)

159,18

160,21

0,64

Peternakan (NTPT)

97,12

97,47

0,36

Perikanan (NTNP)

107,93

107,44

-0,46

  • Nelayan

110,47

108,81

-1,51

  • Pembudidaya Ikan (NTPi)

103,72

105,18

1,40

Tren NTP Aceh dan Nasional

Sumber: BPS (2024)

21 of 29

21

Pengangguran dan Rasio Gini Mencatat Trend Penurunan

Tingkat kemiskinan tercatat sebesar 14,23%, mengalami penurunan dibandingkan semester 1 2023 yang disebabkan oleh inflasi umum yang rendah, pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, pertumbuhan pengeluaran kosumsi lebih tinggi, TPT yang rendah, peningkatan NTP secara umum, dan progress penyaluran bansos relative sudah tinggi dibandingkan semester I 2023

TPT tercatat sebesar 5,75%, atau mengalami penurunan sebesar 0,28 persen poin atau sebanyak empat ribu orang secara yoy

2021

2022

3,47%

2,95%

Angka Kemiskinan Ekstrem Aceh mengalami penurunan. Tahun 2023 terjadi penurunan sebesar 1,12% disbanding angka kemiskinan ekstrem tahun 2022

2023

1,83%

KEMISKINAN EKSTREM ACEH

Rasio Gini tercatat sebesar 0,294, lebih rendah bila dibandingkan tahun 2023

IPM tetap mengalami tren peningkatan. Pada tahun 2023 tercatat sebesar 74,70, meningkat 1,90 atau 2,61% secara yoy

Sumber: BPS (2024)

Sumber: BPS (2024)

Sumber: BPS (2024)

Sumber: BPS (2024)

Sumber: BPS (2023)

22 of 29

Indikator Sosial Kabupaten Aceh Tenggara

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

,

02

  1. IPM tetap mengalami tren peningkatan. Pada tahun 2023 tercatat sebesar 72,93 meningkat secara yoy;

  • Tingkat Kemiskinan mengalami penurunan dari tahun 2021 s.d. tahun 2023;

  • Garis kemiskinan meningkat dari tahun 2021 s.d. tahun 2023;

  • Tingkat Kemiskinan dibarengi dengan penurunan jumlah penduduk miskin setiap tahunnya

23 of 29

Indikator Sosial Kabupaten Gayo Lues

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

,

02

  1. Jumlah Penduduk miskin berkurang dari tahun ke tahun namun mengalami kenaikan pada tahun 2023 krn peningkatan jumlah penduduk dan meningkatnya garis kemiskinan;
  2. Tingkat Kemiskinan mengalami penurunan dari tahun 2017 s.d. tahun 2020, akan tetapi mengalami sedikit kenaikan pada tahun 2021 dan terus turun s.d tahun 2023;
  3. Garis kemiskinan meningkat seiring dengan kenaikan pendapat perkapita masyarakat dari tahun 2017 s.d. tahun 2023;
  4. IPM tetap mengalami tren peningkatan. Pada tahun 2023 tercatat sebesar 70,82 meningkat secara yoy.

24 of 29

Progres Penggunaan CMS – KPPN Kutacane

8

Progres Penggunaan CMS TA. 2024

Jumlah Satker

Penggunaan CMS

Perkembangan Transaksi CMS

Sudah digunakan

Belum digunakan

Transaksi s.d. 18 Oktober

Penambahan

Transaksi s.d. 31 Oktober

42

25

17

3.283

121

3.404

Jumlah transaksi CMS sudah sesuai target IKU.

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

25 of 29

Progres Penggunaan KKP Lingkup KPPN Kutacane

25

Progres Penggunaan KKP TA. 2024

Jumlah Satker Wajib KKP

Jumlah Satker yang Memiliki KKP

Penggunaan KKP

Perkembangan Transaksi KKP

Sudah digunakan

Belum digunakan

Transaksi s.d. 18 Oktober

Penambahan

Transaksi s.d. 31 Oktober

20

12

3

9

50

5

55

KKP menjadi bagian dari perhitungan IKPA Pengelolaan IKPA. Dengan kontribusi nilai 10% dari 100% untuk pengelolaan UP/TUP. Minimal satker memiliki KKP dan bertransaksi 1 kali dalam 1 triwulan agar Capaian IKPA maksimal. Kordinasi dengan BSI telah dilaksanakan agar seluruh satker dapat memiliki KKP pada Triwulan III 2024.

Satker yang telah menggunakan KKP :

  1. MTsN 1 Aceh Tenggara;
  2. KPPN Kutacane;
  3. BPS Kab. Gayo Lues;
  4. Mahkamah Syar’iyah Kutacane.

Jumlah Satker yang sudah disetujui KKP : 16 Satker

Jumlah Satker yang sudah mengusulkan KKP : 19 Satker

Jumlah Satker yang yang belum mengusulkan KKP : 5 Satker

Jumlah Satker yang tidak mengajukan KKP : 2 Satker (UP KKP sangat kecil)

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

26 of 29

Progres Implementasi Digipay – KPPN Kutacane

10

Satker yang telah menggunakan Digipay :

  1. Kejari Gayo Lues;
  2. Lapas Kutacane;
  3. KPPN Kutacane

Progres Implementasi Digipay Satu TA.2024

Jumlah Satker

Jumlah Satker Memiliki User

Jumlah Vendor

Satker Pengguna

Digipay Satu

Perkembangan Transaksi melalui Digipay Satu

Sudah

Belum

Transaksi s.d. 18 Oktober

Penambahan

Transaksi s.d. 31 Oktober

43

39

11

3

40

103

4

107

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

27 of 29

DAFTAR 10 SATKER DENGAN PERINGKAT IKPA

PERIODE OKTOBER 2024

27

No

Kode BA

Kode Satker

Uraian Satker

Nilai Akhir

1

066

061331

BADAN NARKOTIKA NASIONAL KABUPATEN GAYO LUES

99,96

2

013

405616

LEMBAGA PEMASYARAKATAN KUTACANE

99,4

3

060

665072

POLRES GAYO LUES

99,21

4

005

401709

MAHKAMAH SYAR'IYAH BLANGKAJEREN

99,17

5

054

667090

BADAN PUSAT STATISTIK KAB. GAYO LUES

99,12

6

054

019721

BADAN PUSAT STATISTIK KAB. ACEH TENGGARA

98,86

7

015

527610

KANTOR PELAYANAN PERBENDAHARAAN NEGARA KUTACANE

98,04

8

060

640207

POLRES ACEH TENGGARA

97,93

9

005

098544

PENGADILAN NEGERI BLANGKAJEREN

97,92

10

013

405622

LAPAS KELAS IIB BLANGKEJEREN

97,51

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

28 of 29

IKPA KPPN Kutacane - BUN

Per 31 Oktober 2024

12

SUMBER : OM-SPAN MONEV-PA

Capaian IKPA KPPN Kutacane sebagai Kuasa BUN periode Oktober 2024 sesuai reformulasi IKPA (Perdirjen Perbendaharaan No.5/PB/2024) diperoleh nilai 96,33. Deviasi Halaman III DIPA bulan Oktober 2024 dicapai nilai 84,84, Pengelolaan UP dan TUP dicapai nilai 99,33, Penyerapan anggaran sampai dengan Oktober 2024 dicapai nilai 94,44 dan Capaian Output periode Oktober 2024 yang dicapai nilai 99,13.

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

29 of 29

29

© 2022 Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Terima Kasih

www.djpb.kemenkeu.go.id

@ditjenperbendaharaan

DJPb.KemenkeuRI

Direktorat Jenderal Perbendaharaan

Selesai DJPb Kemenkeu RI

@DJPbKemenkeu_RI