1 of 10

Struktur Artikel Ilmiah (IMRAD)

Panduan Komprehensif untuk Penulisan Ilmiah Tingkat Lanjut

Mata Kuliah:

Penulisan Artikel Ilmiah (S2)

Dosen Pengampu:

Dr. Nofrizal, SE., MM

2 of 10

Tujuan Pembelajaran Sesi

Sesi ini dirancang untuk membekali mahasiswa pascasarjana dengan pemahaman mendalam tentang standar penulisan artikel ilmiah yang diterima secara internasional.

Memahami Struktur IMRAD

Menguasai format standar (Introduction, Methods, Results, and Discussion) yang mendasari publikasi ilmiah.

Menjelaskan Fungsi Bagian

Mampu mengidentifikasi peran dan konten esensial dari setiap segmen struktural dalam artikel.

Menyusun Draft Artikel

Mengaplikasikan pengetahuan IMRAD untuk menghasilkan draf artikel ilmiah yang logis dan koheren.

3 of 10

Definisi dan Signifikansi IMRAD

IMRAD adalah akronim yang mewakili kerangka kerja penulisan utama dalam sains dan akademisi.

I - Introduction

Mengapa studi dilakukan?

M - Methods

Bagaimana studi dilakukan?

R - Results

Apa yang ditemukan?

D - Discussion

Apa makna dari temuan tersebut?

Struktur ini diakui secara internasional dan memfasilitasi komunikasi ilmiah yang efektif, memungkinkan pembaca dengan cepat memahami alur logis penelitian.

4 of 10

Melengkapi Kerangka IMRAD

Selain empat bagian inti IMRAD, sebuah artikel ilmiah lengkap memerlukan beberapa elemen struktural pendukung untuk memastikan kejelasan dan kelengkapan referensi.

Judul & Penulis

Identitas utama penelitian dan kontributor. Judul harus informatif dan menarik.

Abstrak & Kata Kunci

Ringkasan padat dari seluruh penelitian, berfungsi sebagai pintu gerbang bagi pembaca.

Daftar Pustaka

Semua sumber yang disitasi harus dicantumkan, mengikuti gaya referensi yang konsisten.

Tambahan Opsional

Termasuk Ucapan Terima Kasih (pendanaan, bantuan teknis) dan Lampiran (instrumen survei, data mentah).

5 of 10

Bagian 1 – Pendahuluan (Introduction)

Pendahuluan berfungsi sebagai jembatan naratif, membawa pembaca dari masalah umum ke fokus penelitian spesifik Anda.

Konteks dan Masalah

Jelaskan secara luas masalah yang diteliti, dipersempit ke fenomena spesifik yang Anda kaji.

Tinjauan dan Gap

Sintesis studi terdahulu untuk menunjukkan apa yang telah diketahui dan mengidentifikasi kekosongan pengetahuan (gap) yang akan diisi oleh penelitian ini.

Tujuan dan Kontribusi

Nyatakan secara eksplisit tujuan penelitian dan jelaskan signifikansi serta kontribusi unik yang ditawarkan kepada disiplin ilmu.

6 of 10

Bagian 2 – Metode (Methods)

Bagian Metode adalah resep yang memungkinkan peneliti lain mereplikasi studi Anda. Kejelasan dan detail sangat penting.

Desain dan Sampel

Jelaskan pendekatan penelitian (kuantitatif, kualitatif, campuran) serta karakteristik populasi, sampel, dan teknik sampling yang digunakan.

Pengumpulan Data

Rincikan instrumen (survei, wawancara, observasi) dan prosedur yang dilakukan, termasuk lokasi dan durasi penelitian.

Analisis Data

Sebutkan secara spesifik metode statistik atau analisis tematik yang diterapkan (e.g., Regresi Linier Berganda, Analisis Naratif).

Kualitas Data

Uraikan langkah-langkah yang diambil untuk memastikan validitas dan reliabilitas hasil (e.g., uji coba instrumen, triangulasi).

7 of 10

Bagian 3 – Hasil (Results)

Fokus pada Temuan, Bukan Interpretasi

Bagian ini harus menyajikan data dan temuan penelitian secara faktual, lugas, dan terstruktur. Jangan campurkan hasil dengan opini atau diskusi.

  • Data Hasil Analisis: Tampilkan temuan utama dari analisis data yang relevan dengan tujuan penelitian.

Visualisasi Data: Gunakan Tabel, Grafik, atau Gambar untuk memperjelas dan meringkas data dalam format yang mudah dipahami.

Penjelasan Objektif: Deskripsikan visualisasi dan hasil uji secara singkat. Hindari pembahasan mengapa hasilnya demikian – itu tugas Pembahasan.

8 of 10

Bagian 4 – Pembahasan (Discussion)

Di sinilah temuan Anda berbicara. Pembahasan menginterpretasikan Hasil dan menghubungkannya kembali dengan Pendahuluan.

Interpretasi dan Konteks

Jelaskan makna temuan Anda. Bandingkan dan kontraskan hasil dengan teori dan literatur yang diulas dalam Pendahuluan.

Implikasi

Diskusikan implikasi Teoretis (bagaimana temuan mengubah/mendukung teori) dan Praktis (rekomendasi aplikasi nyata) dari penelitian.

Keterbatasan

Acknowledge batasan metodologi atau cakupan yang mungkin memengaruhi hasil. Ini menunjukkan integritas ilmiah.

Arah Penelitian Lanjutan

Berdasarkan batasan dan temuan, usulkan topik yang dapat dikembangkan oleh penelitian di masa depan.

9 of 10

Bagian Penutup: Kesimpulan dan Implikasi

Ringkasan Hasil Utama

Sajikan kembali jawaban atas pertanyaan penelitian Anda secara ringkas dan tegas, tanpa menyertakan data atau statistik baru.

Implikasi dan Manfaat

Tegaskan kembali kontribusi penelitian bagi perkembangan ilmu pengetahuan, kebijakan, atau praktik profesional.

Rekomendasi Lanjutan

Penutup harus memberikan kesan kuat dan menunjukkan relevansi temuan Anda di masa depan.

Kesimpulan harus bersifat akhir, namun membuka jendela bagi eksplorasi ilmiah lebih lanjut.

10 of 10

Tips Praktis Menulis Artikel IMRAD

Berikut adalah langkah-langkah penting untuk memastikan draf artikel Anda memenuhi standar publikasi yang tinggi.

Gaya Bahasa Akademik

Gunakan bahasa yang formal, jelas, objektif, dan ringkas. Hindari jargon atau bahasa sehari-hari. Fokus pada kebenaran dan logika.

Hindari Redundansi

Pastikan tidak ada pengulangan antara Hasil (presentasi data) dan Pembahasan (interpretasi dan diskusi konteks).

Manajemen Referensi

Wajib menggunakan alat bantu sitasi seperti Mendeley, Zotero, atau EndNote untuk konsistensi format dan akurasi Daftar Pustaka.

Cek Format Jurnal

Periksa secara teliti Author Guidelines dari jurnal target Anda (font, spasi, gaya sitasi) sebelum pengajuan.

Umpan Balik Kritis

Sebelum mengirimkan naskah, mintalah kolega atau dosen untuk meninjau draf Anda dan memberikan masukan konstruktif.