http://www.spi.uinsaid.ac.id
EXPOSE
HASIL PENGISIAN
RISK REGISTER
UIN RADEN MAS SAID SURAKARTA
SATUAN PENGAWASAN INTERNAL
PEMILAHAN SASARAN RISIKO
Peningkatan Persentase dosen
01
Tracer study bagi Alumni
02
Peningkatan kualitas Kurikulum
03
Sistem Informasi Teknologi yang terintegrasi
04
Pengakuan lulusan bagi alumni PTKIN
05
Peningkatan kapasitas alumni
06
Peningkatan standar Akreditas pada tingkat Internasional
07
Memaksimalkan Penyerapan Anggaran
08
Tatakelola SDM dan Sarana Prasarana Pendidikan
09
Hubungan Kerjasama Luar Negeri
10
Peningkatan Persentase dosen berpendidikan strata tiga (S3)/Lektor/Lektor Kepala/GB
Kurangnya Dosen yang telah berpendidikan S3 dan berpangkat Lektor/Lektor Kepala/GB
Akar Penyebab
Sebagian dosen belum mau melanjutkan studi S3
Syarat untuk pengajuan usulan kenaikan pangkat terlalu rumit
03
02
01
Dosen yang telah melanjutkan S3 dengan ijin belajar masih mendapat tugas yang sama dengan yang tidak sedang lanjut S3
INDIKATOR RISIKO :
Rasio Dosen yang berpendidikan strata tiga (S3)/Lektor/Lektor Kepala/GB masih kurang ketika Akreditasi
Mendorong dosen yang belum kuliah untuk kuliah dan memotivasi agar yang telah kuliah segera menyelesaikan pendidikan S3 dan mengajukan usulan kenaikan jabatan setiap periodenya
(Wujud kegiatan/ Dokumen yang relevan untuk mendorong dosen tersebut apa?)
Faktor Positif
Tidak bisa meningkatkan kualitas akreditasi Instansi dan prodi
Dampak Kualitatif
Penanganan Risiko
Tracer study bagi Alumni
Minimnya jumlah alumni yang mengisi tracer study
Kurangnya sosialisasi tentang tracer studi
Sistem teknologi kurang mendukung
Akar Penyebab
Belum adanya kebijakan yang jelas terkait pengisian tracer study di Pascasarjana dan Fakultas
Indikator Risiko
Membuat kebijakan yang jelas dan mengikat yang mengharuskan setiap lulusan untuk mengisi tracer studi
Menyediakan Sistem pengisian tracer studi yang terintegrasi dari prodi ke lembaga
Meningkatkan sosialisasi tentang tracer study bagi Mahasiswa
Dampak Kualitatif
Kurangnya evaluasi terhadap lembaga dari stakeholder
Faktor Positif
Penanganan Risiko
PENINGKATAN KUALITAS KURIKULUM
Indikator Risiko
Faktor Positif
Deskripsi Risiko
Ketidakseragaman dokumen kurikulum dan Implentasinya di semua prodi
Akar Penyebab
Kurikulum prodi belum mendukung percepatan kelulusan mahasiswa, sebaran makul masih ada yang belum sesuai di tiap semester, ketidaksamaan format RPS masing-masing prodi
Dampak Kualitatif
PENANGANAN RISIKO
01
02
Melakukan review kurikulum
Monev ketercapaian profil lulusan dan Capaian Pembelajaran Lulusan
Akar Penyebab
Belum bisa melakukan pengembangan sistem informasi secara maksimal
Indikator Risiko
Melakukan pengembangan sistem melalui pihak ketiga
Faktor Positif
05
02
03
04
01
Sistem Informasi Teknologi yang terintegrasi
Proses update aplikasi membutuhkan waktu yang lama karena melalui pihak ketiga
Dampak Kualitatif
Unit belum bisa memenuhi permintaan kebutuhan sistem informasi yang terintegrasi dari pusat ke semua unit kerja
Diskripsi Risiko
PENANGANAN RISIKO
02
01
Menambah SDM terkait pengembangan sistem informasi
Membuat divisi riset dan pengembangan sistem informasi
Membangun IT yang terintegrasi
03
Pengakuan lulusan
bagi alumni PTKIN
Deskripsi Risiko :
Tidak ada pengakuan lulusan yang bergelar keislaman di seleksi administrasi CPNS di beberapa formasi
Alumni PTKIN yang mendaftar CPNS di beberapa formasi tidak bisa mendaftar karena tidak ada formasi yang menerima gelar keislaman
Indikator Risiko
Faktor Positif
Akar Penyebab
Dampak Kualitatif
Penanganan Risiko
Perlunya koordinasi di tingkat Universitas ke seluruh Kementerian dengan pengajuan surat kepada Kementerian PAN RB
Peningkatan kapasitas alumni
Akar Penyebab
Faktor Positif
Dampak Kualitatif
Identifikasi Risiko
01
02
03
04
Diskripsi Risiko :
Rerata masa tunggu lulusan yang lama, kesesuaian pekerjaan kurang tinggi, penilaian stakeholder dan diterima di industri Nasional/Internasional masih kurang
Penanganan Risiko
Melakukan Intensifikasi link and match, dan CDP
D
D
D
D
D
Deskripsi Risiko :
Kecilnya Persentase Program Studi yang memenuhi Standar Akreditasi Internasional
Peningkatan standar Akreditas pada tingkat Internasional
Belum memenuhi standar akreditasi Internasional
Akar Penyebab
Secara manajerial sudah memenuhi standar internasional namun secara akademik belum dapat diukur
Faktor Positif
Belum ada program studi yang memenuhi Standar Akreditasi Internasional
Indikator Risiko
Terhambatnya capaian penkin universitas mengenai program studi yang memiliki standar akreditasi internasional
Dampak Kualitatif
START
PENANGANAN RISIKO
Meningkatkan standar akreditasi internasional program studi melalui internasionalisasi kegiatan, submit ke lembaga akreditasi internasional
Akar Penyebab
Memaksimalkan Penyerapan Anggaran
Indikator Risiko
Penyerapan anggaran tidak sesuai dengan renacan awal
Faktor Positif
Melakukan kontrol terhadap program kerja yang sudah direncanakan dalam rkakl
Dampak Kualitatif
Penanganan Risiko
Tatakelola SDM dan Sarana Prasarana Pendidikan
01
02
03
04
Indikator Risiko
Dampak Kualitatif
Akar Penyebab
Penerimaan mahasiswa baru yang tidak sesuai dengan ketersediaan SDM (Dosen/tendik) dan Sarpras
Faktor Positif
Memenuhi kebutuhan SDM baik Dosen maupun tendik serta sarana dan prasaran pendidikan yang memadai
Estimasi kuota penerimaan mahasiswa baru yang tidak disertai dengan peningkatan jumlah dosen
Perbaikan/penyediaan sarana prasarana pendidikan Gedung, Ruang kelas, laboratorium, Lahan parkir, dll.
PENANGANAN RISIKO
Hubungan Kerjasama Luar Negeri
Rendahnya nilai akreditasi universitas
Dampak Kualitatif
Faktor Positif
Akar Penyebab
Jumlah mahasiswa asing yang masih terlalu sedikit
Indikator Risiko
Deskripsi Risiko:
Minimnya pelaksanaan serta tindak lanjut MoU dan MoA kerjasama luar negeri
PENGOLAHAN SASARAN RISIKO
“ Di tengah lautan pengetahuan, manajemen risiko menjadi kompas yang membimbing perguruan tinggi melintasi gelombang ketidakpastian menuju pantai keunggulan. “
TERIMA
KASIH