1 of 29

Jelas Profilnya Tepat Pelatihannya

DIREKTORAT PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM

KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA

2023

2 of 29

PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI

Oleh: TIM PPKB PEDAGOGIK 1

PROGRAM PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN

GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

3 of 29

Latar Belakang

Permendikbud Nomor 16 Tahun 2022 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.

Pembelajaran yang memperhatikan keragaman kemampuan belajar siswa

Guru dapat memberikan pembelajaran yang tepat sesuai kondisi dan kebutuhan siswa mereka

Keputusan Menteri Agama RI N0. 211 Tahun 2011 Pedoman Pengembangan Standar Nasional Pendidikan Agama Islam pada Sekolah

4 of 29

Tujuan Pembelajaran

  1. Peserta mampu memahami konsep pembelajaran berdiferensiasi.
  2. Peserta dapat menganalisis konsep pembelajaran berdiferensiasi.
  3. Peserta mampu mengimplementasikan konsep pembelajaran berdiferensiasi.

5 of 29

Pertanyaan Pemantik

Bagaimana saya dapat mengelola kelas untuk memenuhi kebutuhan belajar murid?

Apa konsekuensi dari keragaman murid-murid yang ada di kelas saya?

6 of 29

7 of 29

Silahkan simak tayangan berikut:

8 of 29

Pentingnya mengetahui kebutuhan belajar dan lingkungan yang memfasilitasi seluruh individu di sekolah agar dapat meningkatkan kompetensinya secara aman dan nyaman

Pembelajaran berdiferensiasi untuk mengakomodasi kebutuhan belajar murid yangberbeda

Strategi pembelajaran berdiferensiasi: diferensiasi konten, diferensiasi proses, dan

diferensiasi produk

WHY??

9 of 29

Menganalisis Rencana Pembelajaran Berdiferensiasi

10 of 29

Kebutuhan Belajar

  • Kesiapan belajar murid
  • Minat murid
  • Profil Belajar murid

Murid

Carol Ann Tomlinson

How to DifferentiateInstruction in Mixed Ability Classroom

11 of 29

Kesiapan Belajar

Bersifat mendasar-

transformatif

Konkret-Abstrak

Sederhana- kompleks

Terstruktur-terbuka

Tergantung-mandiri

Lambat-cepat

12 of 29

Kesiapan Belajar

Adaptasi dari “The Equalizer” (Tomlinson 2001: 47)

13 of 29

MINAT

Situasional

Individu

Tergantung pada situasi/cara seorang guru

menyampaikan sesuatu

Tertarik belajar karena materi/media sesuai

dengan minatnya

14 of 29

Area Minat

15 of 29

Menarik minat murid

  • menciptakan situasi pembelajaran yang menarik perhatian murid (misalnyadengan humor, menciptakan kejutan-kejutan)
  • menciptakan konteks pembelajaran yang dikaitkan dengan minat individumurid
  • mengkomunikasikan nilai manfaat dari apa yang dipelajari murid
  • menciptakan kesempatan-kesempatan belajar di mana murid dapat memecahkan persoalan (problem- based learning).

16 of 29

PROFIL BELAJAR

Preferensi terhadap lingkungan

Pengaruh Budaya

Preferensi Gaya belajar

Kecerdasan Majemuk

17 of 29

GAYA BELAJAR

AUDITORI

11

Belajar dengan mendengarkan

VISUAL

Belajar dengan melihat

KINESTETIK

Belajar sambil melakukan

18 of 29

Kecerdasan Majemuk

  1. Verbal Linguistik
  2. Logis Matematis
  3. Visual-spasial
  4. Musik
  5. Kinestetik
  6. Interpersonal
  7. Intrapersonal
  8. Naturalis
  9. Spiritual-eksistensial

Howard Gardner:

Frame of mind : The Theory of Multiple Intelligence. 1983, 1998

19 of 29

Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi

20 of 29

Pembelajaran�Berdiferensiasi

Diferensiasi PROSES

Diferensiasi KONTEN

Diferensiasi PRODUK

Gaya belajar

Minat & Kecerdasan majemuk

Kemampuan

Awal Siswa

21 of 29

Diferensiasi

Proses

  • Bervariasi PROSES-nya dalam memahami materi
  • Memperhatikan gaya belajar murid.
  • Membaca buku, melihat video, wawancara, mengamati lingkungan, dll
  • Belajar mandiri, berkelompok, tutor sebaya, dll

22 of 29

Diferensiasi

Konten

  • Bervariasi KONTEN-nya
  • Aktivitas bisa sama dengan konten yang berbeda. Contoh: Bercerita tentang tema yang dibahas dengan konten yang berbeda (misal: pengalaman naik kendaraan)

23 of 29

Diferensiasi

Produk

  • Bervariasi PRODUK-nya
  • Memperhatikan minat dan kecerdasan majemuk murid.
  • Contoh: Membuat karya tentang toleransi beragama.

Murid bisa membuat karya sesuai minatnya seperti puisi, lagu, membuat video short, tik tok, Snake Video, menulis cerita, membuat poster atau Komik tentang toleransi beragama. dll

24 of 29

Pembelajaran berdiferensiasi

  • Berpusat pada murid
  • Bersifat proaktif
  • Lebih memperhatikan kualitas
  • Menggunakan pembelajaran yang bervariasi
  • Bersifat dinamis
  • Menjadi rujukan untuk asesmen diagnostik
  • Perspektif penilaian: Assessment for learning, Assessment of learning, Assessment as learning

25 of 29

PERSPEKTIF PENILAIAN

  1. Assessment for learning - Penilaian yang dilakukan selama berlangsungnya proses pembelajaran dan biasanya digunakan sebagai dasar untuk melakukan perbaikan proses belajar mengajar. Berfungsi sebagai penilaian formatif. Sering disebut sebagai penilaian yang berkelanjutan (ongoingassessment)
  2. Assessment of learning - Penilaian yang dilaksanakan setelah proses pembelajaran selesai. Berfungsi sebagai penilaian sumatif
  3. Assessment as learning - Penilaian sebagai proses belajar dan melibatkan murid-murid secara aktif dalam kegiatan penilaian tersebut. Penilaian ini juga dapat berfungsi sebagai penilaian formatif.

26 of 29

01

LK 1. Lembar kerja ringkasan materi dari kegiatan expert group

02

LK 2. Lembar kerja bentuk pembelajaran berdiferensiasi

Tagihan/Produk

27 of 29

LEMBAR KERJA 1

KONSEP PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI

Petunjuk Pengisian Lembar Kerja:

Tiap-tiap kelompok berdiskusi, dan hasil diskusi tersebut tuangkan dalam peta konsep ,atau infografis, atau video tentang:

  1. Latar Belakang Perubahan Kurikulum Merdeka
  2. Konsep Pembelajaran Berdiferensiasi
  3. Implementasi Kurikulum Merdeka pada PAI

Kelompok : ______________________________

Nama Kelompok : ______________________________

28 of 29

LEMBAR KERJA 2

Menganalisis bentuk pembelajaran terdiferensiasi

Petunjuk Pengisian Lembar Kerja:

  1. Menentukan 3 bentuk diferensiasi
  2. Menjelaskan kegiatan pada 3 bentuk diferensiasi

Kelompok : ______________________________

Nama Kelompok : ______________________________

Bentuk

Diferensiasi

Kegiatan

29 of 29

Terima kasih