1 of 20

LEISA: SUATU PERTANIAN ALTERNATIF

High Yielding

Variety

POLUSI AKIBAT PUPUK ANORGANIK DAN PESTISIDA YANG TINGGI: MEMATIKAN MUSUH ALAMI HPT DAN MENYEBABKAN KETERGANTUNGAN PETANI TERHADAP INPUT DARI LUAR

HILANGNYA PLASMA NUTFAH VARIETAS LOKAL

KULTIVAR PADI DARI IRRI: LEDAKAN HAMA WERENG DAN PENYAKIT VIRUS TUNGRO

TEKNOLOGI PRODUKSI PERTANIAN, PERIKANAN,, PETERNAKAN : BOROS ENERGI dan MAHAL

VARIETAS LOKAL TERDESAK

DAMPAK:

REVOLUSI HIJAU

Dr. IWAN SASLI, SP., M.Si

2 of 20

Kajian dan Fakta:

  • Adanya ancaman-ancaman yang bersifat ekologi dan sosial akibat teknologi Revolusi Hijau
  • Bahaya-bahaya akibat produksi yg bergantung kepada sumber-sumber energi yg tidak dapat diperbaharui
  • Keterbatasan petani thd input eksternal/buatan

MAKA:

Penggunaan High Eksternal Input Agriculture dalam pengembangan pertanian PERLU DIPERTANYAKAN

Apakah mungkin memproduksi pangan yg cukup tanpa menggunakan input-input eksternal JUGA PERLU DIPERTANYAKAN

3 of 20

POLEMIK: � Produktivitas VS Kelestarian

  • SOLUSI :

Kembali ke cara-cara pertanian yang tidak memerlukan biaya tinggi

Penggunaan input internal-eksternal rendah :

Pemanfaatan secara optimal sumberdaya lokal, termasuk

kearifan dan pengetahuan tradisional

Memanfaatkan keanekaragaman hayati

Meningkatkan kesuburan tanah melalui proses daur ulang alami

Penggunaan input eksternal secara minimal,

kecuali ada defisiensi yang serius

4 of 20

Mengatasi Polemik, � Muncul beberapa istilah :

  • Sustainable Agriculture
  • Low Input Sustainable Agriculture (LISA)
  • Low Eksternal Input Sustainable Agriculture (LEISA)
  • Dan kelompok masyarakat secara mandiri:
  • Pertanian Organik
    • Pertanian Hemat Energi
    • Pertanian konservasi
  • Pertanian Pekarangan
        • Pertanian Terpadu

5 of 20

PENGERTIAN DAN FILOSOFI LEISA

  • LEISA merupakan suatu pilihan yang sesuai bagi banyak petani dan merupakan pelengkap dari bentuk produksi pertanian yang lain
  • Kebayakan petani tidak sanggup menggunakan input-input buatan, jika sanggup, hanya dalam jumlah sedikit, maka sangat perlu mengembangkan teknologi-teknologi yang dapat memanfaatkan sumberdaya setempat secara efisien.
  • Dengan menerapkan beberapa teknik LEISA, maka petani yg selama ini menggunakan HEIA dapat: mengurangi pencemaran, mengurangi biaya, dan meningkatkan efisiensi input eksternal

6 of 20

LEISA berkenaan dengan bentuk-bentuk �pertanian yang:

  1. Mengoptimalkan penggunaan sumberdaya setempat/lokal/internal yang tersedia, dengan cara menggabungkan komponen sistem pertanian yang berbeda:
    • Tanaman-tanaman
    • Hewan-hewan
    • Tanah
    • Air
    • Iklim, dan;
    • Manusia

SALING MELENGKAPI , DAN SECARA

BERSAMA-SAMA MEMILIKI

PENGARUH BESAR YANG POSITIF

7 of 20

  1. Menggunakan input-input eksternal hanya jika input-input tersebut diperlukan untuk menyediakan unsur-unsur yang kurang dalam ekosistem, dan meningkatkan ketersediaan sumberdaya yang bersifat biologi, fisik, dan manusia.

MAKA:

LEISA: MERUPAKAN SUATU PERTANIAN YG MENGGUNAKAN SECARA OPTIMAL SUMBERDAYA SETEMPAT YG TERSEDIA DAN SESUAI SECARA EKONOMI MAUPUN EKOLOGI SERTA DAPAT DIADAPTASIKAN SECARA SOSIAL BUDAYA

8 of 20

LEISA:

  • Penggunaan input eksternal tdk dikesampingkan, tetapi merupakan pelengkap dlm menggunakan sumberdaya setempat.
  • Dalam menggunakan input-input eksternal, perhatian utama ditujukan thd memaksimumkan daur ulang dan meminimalkan pengaruh buruk terhadap lingkungan (Reintjes et.al., 1992)
  • Penerapan pengetahuan secara agroekologi yang berasal dari ILMUAN dan PETANI adalah mungkin sehingga penggabungan input eksternal dan internal dpt mempertahankan dan meningkatkan sumberdaya alam, menambah produktivitas, dan keamanan serta menghindari pengaruh-pengaruh negatif

9 of 20

LEISA

  • LEISA menyatukan komponen-komponen terbaik dari pengetahuan dan praktik-praktik petani tradisional, pertanian berwawasan ekologi, ilmu pengetahuan konvensional, dan pendekatan-pendekatan baru dalam ilmu pengetahuan (misal: agroekologi, bioteknologi)
  • LEISA tidak bertujuan memaksimumkan hasil dalam waktu singkat tetapi mencapai tingkat produksi yang stabil untuk waktu yang panjang/berkelanjutan

10 of 20

LEISA

  • LEISA berusaha untuk memelihara dan jika mungkin meningkatkan sumberdaya alam dan memaksimumkan pemakaian proses-proses alami.
  • Pada saat produksi dipasarkan, kemungkinan-kemungkinan untuk mengembalikan hara yang terbawa pada saat memasarkan harus dipikirkan/ditinjau.

11 of 20

PRINSIP DASAR EKOLOGI LEISA

  • Menjamin kondisi tanah yang baik

untuk pertumbuhan tanaman

  • Mengoptimalkan ketersediaan hara & menyeimbangkan aliran hara
  • Meminimalkan kehilangan/kerugian usahatani dari radiasi matahari, udara, dan air.

Pengelolaan bahan organik dan meningkatkan umur/kehidupan tanah

Fiksasi nitrogen, pemanfaatan hara, pendauran ulang hara, penggunaan secara komplementer pupuk-pupuk eksternal

Pengelolaan iklim mikro,

manajemen air, dan pengendalian erosi

12 of 20

  • Meminimalkan kerugian karena Hama Penyakit Tanaman dan hewan ternak

Pencegahan dan perlakuan

secara aman (save traetment)

  • Mengeksploitasi yang saling melengkapi dan bersama-sama dalam penggunaan sumber-sumber genetik

Penggabungan dlm sistem pertanian terpadu dengan tingkat keanekaragaman yang tinggi

13 of 20

KETERGANTUNGAN

THD BERAS

PERLU PENGANEKARAGAMAN

PANGAN

PENGEMBANGAN DAN �PENERAPAN LEISA

FAKTA:

  • PRODUKSI BERAS HRS MAKIN DITINGKATKAN

DAMPAK:

Intensitas pertanaman padi

meningkat

Menghilangkan pergiliran tanaman

Penggunaan varietas unggul yg makin

homogen

Penggunaan masukan agrokimia (pupuk

dan pestisida) makin meningkat

14 of 20

SOLUSI ??!

  • Ciri khas tradisional (termasuk agroforestry)
  • Resiko kerusakan yg besar oleh HPT dan erosi tanah akan berkurang
  • Kebutuhan akan pupuk juga akan berkurang, jika polyculture mencakup jenis kacang-kacangan dan limbah pertanian dipakai sebagai mulsa dan didaur ulang sebagai kompos bersama dengan kotoran hewan
  • Kebutuhan pestisida berkurang.
  • Mengurangi biaya dan resiko pencemaran
  • Erosi gen menurun
  • Hasil pertanian menciptakan nilai tambah

POLYCULTURE

15 of 20

MAKA:

  • TEKNIK BUDIDAYA POLYCULTURE Merupakan salah-satu model pertanian yang mengarah ke PERTANIAN BERKELANJUTAN

16 of 20

CONTOH LAIN:� “TALUN”

  • Merupakan sistem pertanian asli yang dipraktekkan di Jawa Barat
  • TALUN : “ sebuah kebun yang terdiri dari tanaman tahunan” (Kamus Lembaga Bahasa dan Sastra Sunda,1985)
  • Dibandingkan dengan sistem pertanian lain, TALUN dicirikan oleh:
  1. Budidaya di atas lahan yang terletak di luar rumah
  2. Ditanami dengan berbagai jenis tanaman (buah-buahan, tanaman industri, tanaman kayu, dan tanaman setahun
  3. Pengelolaannya tidak intensif
  4. Berisi berbagai macam tanaman dengan kanopi menutupi seluruh permukaan tanah

17 of 20

CONTOH LAIN YANG TERMASUK KONSEP LEISA:PENGENDALIAN HAMA TERPADU

  • Namun demikian, dalam pengembangannya menuju LEISA, Talun masih perlu perbaikan dalam aspek-aspek agronomi:
    • Pengaturan jarak tanam
    • Aspek-aspek ekonomi: hasil panen bisa dijual, tidak hanya untuk kebutuhan sendiri

18 of 20

  • Rendahnya tingkat pendidikan/SDM (petani), mempengaruhi adopsi teknologi yang akan diterapkan
  • Penyediaan dan penyiapan sarana penunjang, seperti transportasi yang belum lancar dari produsen ke konsumen
  • Hambatan dalam merubah kebiasaan petani yg selama ini telah terbiasa dengan penggunaan input eksternal yang tinggi
  • Kurangnya informasi tentang zone agroekologi dan jenis-jenis tanaman yang cocok pada zone tersebut, sehingga kesulitan dalam menentukan teknologi LEISA yg spesifik lokasi
  • Hambatan dalam menyatukan petani melalui kelompok tani/gapoktan

HAMBATAN DAN �KEBERHASILAN LEISA

HAMBATAN:

19 of 20

Untuk menunjang Keberhasilan Program LEISA, PERLU:

  • Meningkatkan peran para penyuluh pertanian dlm membimbing secara kontinu dan sebagai penghubung antara lembaga penelitian dengan petani dalam memperlancar transfer teknologi
  • Meningkatkan peran balai-balai penelitian dan perguruan tinggi untuk melatih para petani dan melaksanakan demplot-demplot percobaan lapang pada lahan milik petani.
  • Keterpaduan peran serta semua sektor pertanian, peternakan dan perikanan
  • Dukungan/bantuan sektor lain: perdagangan dan perbankan yang dapat memberikan dukungan finansial berupa pinjaman lunak, terutama bagi petani kecil
  • Kesadaran petani untuk menerapkan LEISA

20 of 20

  1. LEISA sebagai pertanian alternatif sesungguhnya adalah gabungan antara cara-cara tradisional yang pernah dilakukan petani setempat dan temuan teknologi yang pernah dikembangkan di tempat itu
  2. LEISA bukan OBAT tertentu, tetapi konsep yang menyadarkan manusia tidak hanya meningkatkan produksi dalam jangka pendek tapi memproduksi dalam jumlah yang cukup dan berkelanjutan
  3. Penerapan LEISA tergantung pada kondisi agroekologi setempat

KESIMPULAN