1 of 35

KD 5.1. TATA SURYA

  • SK : 5. Memahami sistem tata surya dan proses yang terjadi di

dalamnya

  • KD : 5.1 Mendeskripsikan karakteristik sistem tata surya
  • Indikator :
  • Mendiskripsikan anggota tata surya
  • Mendiskripsikan peredaran bulan mengelilingi bumi dan bumi mengelilingi matahari
  • Menjelaskan gravitasi sebagai gaya tarik antara matahari dan planet
  • Mendeskripsikan orbit planet mengitari matahari berdasarkan model tata surya
  • Mendeskripsikan perbandingan antar planet ditinjau dari massa, jari-jari, jarak rata-rata ke matahari, dan sebagainya dengan menggunakan tabel

2 of 35

3 of 35

PETA KONSEP

Tata Surya

Susunan Tata Surya

Gaya tarik antara matahari dan bulan

Orbit planet

Perbandingan antar planet

Benda-benda langit

Model Tata Surya

Gravitasi

Massa, jari-jari, jarak rata-rata ke Matahari

Komet, Asteroid, Meteor, Meteorit

Planet

4 of 35

A. Susunan Tata Surya

Tata Surya adalah susunan benda-benda langit yang terdiri dari Matahari sebagai pusatnya dan planet-planet, asteroid, komet dan meteorid yang mengelilinginya

Tata surya terdiri atas :

  • Matahari
  • delapan planet (Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter,

Saturnus, Uranus, Neptunus)

  • satelit-satelit pengiring planet
  • komet
  • asteroid dan
  • meteorid

5 of 35

B. Gaya Tarik Matahari dan Bulan

Claudius Ptolomeus (100-178 M) di Alexandria memperkenalkan geocentris system yang menyatakan bahwa bumi sebagai pusat peredaran tata surya

Nicolaus Copernicus (1473-1543), mempertanyakan asumsi dari Ptolomeus, Copernicus menyatakan bahwa bumi dan anggota tata surya yang lain beredar mengelilingi matahari, dan bumi berputar pada porosnya.

Teori atau asumsi Nicolaus Copernicus dituangkan dalam sebuah bukunya yang berjudul De Revolutionibus Orbium Coelestium ("Mengenai revolusi orbit langit") pada tahun 1543.

Teori yang beranggapan bahwa matahari sebagai pusat tata surya disebut heliosentris. Helios berasal dari bahasa Yunani yang berarti matahari.

6 of 35

Bulan merupakan satelit bumi, oleh karena itu bulan beredar mengelilingi bumi. Peredaran bulan mengelilingi bumi disebabkan gaya tarik-menarik antara bumi dan bulan yang disebut gaya gravitasi. Selain beredar mengelilingi bumi, bulan juga mengalami rotasi dan revolusi

Sebuah benda apapun jika dilempar ke atas akan jatuh kembali ke bumi. Hal ini disebabkan oleh gaya gravitasi.

Fg = G

Fg = G

7 of 35

Seorang ahli fisika Sir Isaac Newton menyelidikinya dan menyimpulkan bahwa besarnya gaya gravitasi berbanding lurus dengan hasil kali kedua massa benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara pusat massa dua benda tersebut. Gaya gravitasi (F) dinyatakan dengan persamaan:

Fg = G

Fg = G

Fg : gaya gravitasi (m/s2)

G : konstanta gravitasi (Nm2/Kg2)

m1 : massa matahari (kg)

m2 : massa bulan (kg)

r2 : jarak matahari-bulan (m)

Gaya Gravitasi

8 of 35

Dengan m1 dan m2 adalah massa masing-masing benda dinyatakan dalam satuan kg dan r adalah jarak antara pusat massa dua benda dinyatakan dalam satuan meter, dan G adalah konstanta gravitasi dinyatakan dalam satuan Nm2/kg2

Fg = G

Fg = G

9 of 35

C. Orbit Planet

Fg = G

Fg = G

Gaya gravitasi berpengaruh juga pada matahari dan planet. Massa dan gravitasi matahari yang besar selalu berusaha menarik planet-planet ke arah matahari.

Meskipun demikian, planet-planet juga berusaha mempertahankan geraknya yang cenderung lurus. Kombinasi gaya gravitasi dan gerak planet yang cenderung bergerak lurus menyebabkan planet senantiasa beredar mengelilingi matahari

10 of 35

C. Orbit Planet

Fg = G

Fg = G

Pada tahun 1609 Johannes Kepler yang mendukung dan terinspirasi oleh teori heliosentris dari Copernicus (1473-1543) mengemukakan tiga hukum gerak planet terhadap matahari :

1. Pergerakan planet mengedari matahari dengan lintasan elips.

2. Garis yang menghubungkan planet dengan matahari melewati bidang yang sama luasnya dengan jangka waktu yang sama.

3. Pangkat tiga jarak rata-rata dari matahari berbanding lurus dengan kuadrat kala revolusi sebuah planet, R3 ~ T2

11 of 35

C. Orbit Planet

Fg = G

Fg = G

Planet bumi yang mengelilingi matahari selama revolusinya, bumi kadang dekat kadang menjauh. Posisi bumi berada pada titik terdekat dengan matahari disebut perihelium sedangkan titik terjauhnya disebut aphelium.

Bumi berada pada aphelium yaitu pada tanggal 1 Juli dan berada pada perihelium tanggal 1 Januari. Jarak aphelium adalah 152 juta kilometer dan jarak perihelium adalah 147 juta kilometer

12 of 35

C. ORBIT PLANET

Merkurius

Venus

Bumi

Mars

Asteroid

Yupiter

Saturnus

Neptunus

Uranus

Komet

13 of 35

D. Perbandingan Planet

Fg = G

Fg = G

Planet merupakan objek langit yang mengitari matahari yang memiliki bidang orbit yang eksklusif, bersih dari objek lain di sekitarnya serta memiliki massa yang cukup untuk gaya gravitasi sehingga mampu mempertahankan bentuknya

Planet hanya ada delapan yaitu Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus

Jika dilihat dari sabuk asteroid, planet Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars disebut planet dalam, sedangkan Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus disebut planet luar

14 of 35

D. Perbandingan Planet

Fg = G

Fg = G

Tabel perbandingan antar planet :

Planet

Diameter Rata-rata

Jarak Rata-rata dari Matahari dalam km

Periode Revolusi

Periode Rotasi

Jumlah bulan

Susunan Atmosfer

Merkurius

Venus

Bumi

Mars

Jupiter

Saturnus

Uranus

Neptunus

4.862

12.190

12.725

6.780

142.680

120.000

50.100

48.600

58.000.000

108.000.000

149.600.000

228.000.000

779.000.000

1.428.000.000

2.875.000.000

4.500.000.000

88 hari

225 hari

365 hari

1,9 tahun

11,9 tahun

29,5 tahun

84 tahun

164,8 tahun

59 hari

- 243 hari*

23,9 hari

24,6 jam

9,8 jam

10,6 jam

24 jam

22 jam

0

0

1

2

16

17**

5

2

He

CO2

N2, O

CO2

NH3, CH4

NH3, CH4

CH4, H2

NH3, CH4

Catatan : * tanda minus menunjukkan arah rotasi berlawanan dengan planet lain

** ditemukan 21 tapi tidak disahkan

15 of 35

D. Perbandingan Planet

  1. Planet Merkurius

Ciri-ciri planet Merkurius :

a. Hampir tidak memiliki

atmosfer

b. Temperatur pada siang

hari sangat panas

c. Pada malam hari sangat

dingin

d. Planet yang ukurannya

paling kecil

16 of 35

2. Planet Venus

Ciri-ciri planet Venus :

a. Memiliki atmosfer yang

sangat tebal

b. Temperatur pada siang

hari sangat panas

c. Pada malam hari sangat

dingin

d. Warna mengkilap

e. Atmosfer terdiri dari

gas karbondioksida

D. Perbandingan Planet

17 of 35

3. Planet Bumi

Ciri-ciri planet Venus :

a. Memiliki atmosfer

b. Temperatur pada siang

dan malam tidak jauh

berbeda

c. Warna kebiruan bila

dilihat dari angkasa

d. Terdapat air

e. Ada kehidupan

D. Perbandingan Planet

18 of 35

4. Planet Mars

Ciri-ciri planet Mars :

  1. Permukaan berbatu – batu
  2. Memiliki kutub es seperti bumi
  3. Suhu permukaan lebih dingin dari bumi
  4. Memiliki gunung berapi dengan ketinggian 23.000 m dari permukaan tanah
  5. Warna kemerahan

D. Perbandingan Planet

19 of 35

5. Planet Jupiter

Ciri-ciri planet Jupiter :

  1. Planet terbesar
  2. Berdiameter 11 kali diameter bumi
  3. Atmosfer terdiri dari hidrogen dan helium
  4. Memiliki awan dari amonia dan kristal es

D. Perbandingan Planet

20 of 35

6. Planet Saturnus

Ciri-ciri planet Saturnus:

  1. Angkasanya diselimuti oleh sabuk yang kaya hidrogen
  2. Mempunyai cincin yang berlapis – lapis terdiri atas kristal es dengan lebar 402000 km dan tebal 15 km

D. Perbandingan Planet

21 of 35

7. Planet Uranus

Ciri-ciri planet Uranus:

  1. Terselubung kabut tebal terutama terdiri dari gas metan
  2. Garis tengahnya kira – kira empat kali garis tengah bumi

D. Perbandingan Planet

22 of 35

8. Planet Neptunus

Ciri-ciri planet Neptunus:

  1. Keadaannya hampir sama dengan uranus sehingga sering disebut planet kembar
  2. Suhu permukaan mencapai - 1200C

D. Perbandingan Planet

23 of 35

Planet-planet juga mempunyai satelit yang mengedarinya. Arah peredaran satelit sama dengan arah peredaran planetnya. Bidang edarnya hampir berimpitan dengan bidang edar planet.

Di dalam tata surya ada 32 satelit. Berikut penjabaran planet beserta satelitnya:

1. Bumi : 1 satelit (bulan)

2. Jupiter : 12 satelit

3. Uranus : 5 satelit

4. Mars dan Neptunus : 2 satelit

5. Saturnus : 10 satelit

D. Perbandingan Planet

24 of 35

Ukuran satelit yang dimiliki Jupiter adalah sama atau lebih besar daripada bulan. Belum diketahui planet yang lain mempunyai satelit atau tidak.

Tetapi saturnus mempunyai satelit yang berangkasa yaitu Titan begitu juga satelit yang dimiliki Jupiter yaitu Ganymeda juga berangkasa.

Ganymeda ini adalah satelit yang terbesar yang dimiliki oleh Jupiter. Selain satelit-satelit tadi ada juga satelit yang dibuat oleh manusia dengan tujuan yang bermacam-macam, sebagian besar digunakan untuk langkah ilmiah dan sebagian lagi untuk meneliti cuaca dan lain-lain

D. Perbandingan Planet

25 of 35

  1. Komet

Komet merupakan rangkaian cahaya yang bergerak dari satu konstelasi ke konstelasi lain di antara bintang-bintang. Rangkaian cahaya komet memperlihatkan seperti untaian rambut panjang, oleh karena itu komet sering disebut bintang berekor.

E. Perilaku Benda Langit

26 of 35

Ketika mendekati matahari, ekor komet selalu berada di depan, menjauhi matahari. Hal ini disebabkan karena adanya tekanan sorot pada cahaya matahari yang mendorong partikel-partikel terkecil selalu ke arah yang berlawanan dengan matahari.

E. Perilaku Benda Langit

Komet terdiri atas berbagai gas termasuk di dalamnya adalah Sianogen (S/CN), karbondioksida (CO2), karbon monoksida (CO), nitrogen (N2), hidroksil (OH), dan nitrogen hidrid (NH)

27 of 35

E. Perilaku Benda Langit

Pada tahun 1705 ahli atmosfer Edmund Halley menerapkan hukum gravitasi pada pengamatanpengamatan mengenai sejumlah komet. Ia mengetahui bahwa komet beredar menjelajahi wilayah sesuai hukum gravitasi. Sebagai contoh komet Halley yang muncul setiap 76 tahun sekali

28 of 35

E. Perilaku Benda Langit

Ketika komet Halley kembali pada tahun 1986, pesawat penjelajah antariksa Giotto dikirim untuk mencegat dan mempelajarinya.

Pesawat terbang dalam jarak 960 km dari komet, mengambil contoh uap dan ekornya dan menemukan bahwa nukleusnya adalah campuran kotoran dan es berukuran 16 × 8 km (10 × 5 mil).

29 of 35

E. Perilaku Benda Langit

  1. Asteroid

Asteroid adalah benda-benda langit kecil yang mengelilingi matahari

Lintasan pergerakan asteroid dalam mengelilingi matahari berbentuk lingkaran, tetapi kadang juga beberapa asteroid mempunyai lintasan pergerakan yang lonjong. Letak lintasan/orbit asteroid dekat dengan ekliptika. Pada dasarnya asteroid tidak mempunyai angkasa. Asteroid terbesar adalah Ceres dengan diameter 750 kilometer

30 of 35

E. Perilaku Benda Langit

Asteroid bergerak mengelilingi matahari mempunyai kala revolusi rata-rata 4 sampai 6 bulan. Ada sebuah asteroid yang berorbit lonjong dan pernah mendekat ke laut bumi, yaitu asteroid Icarus. Sebagian besar asteroid terkumpul atau berkerumun di orbit Mars dan Jupiter. Sekumpulan asteroid ini disebut sabuk asteroid. Sebanyak 23 asteroid mempunyai orbit yang memotong bumi yang disebut asteroid Apollo, 75 asteroid memotong orbit Mars dan 16 asteroid dinamakan Trojan karena mengikuti Jupiter dalam orbitnya.

31 of 35

E. Perilaku Benda Langit

  1. Meteor dan Meteorit

Komet yang terpecah-pecah membentuk meteor, pecahannya bisa mencapai jutaan. Kelompok meteor dari pecahan komet ini beredar mengikuti orbit yang tetap di angkasa. Pada umumnya meteor berukuran sangat kecil. Massa partikel-partikel meteor kurang dari 1 gram. Tetapi ada juga meteor dengan berat beberapa ton.

32 of 35

E. Perilaku Benda Langit

Sebelum mencapai permukaan bumi meteor

bergesekan dengan angkasa bumi atau atmosfer

sehingga menghasilkan panas yang akan membakar habis benda itu. Peristiwa itu yang sering kita kenal bintang beralih, bintang jatuh atau meteor.

33 of 35

E. Perilaku Benda Langit

Pada umumnya meteor hancur karena suhu panas pada saat mencapai atmosfer bumi. Meskipun jarang terjadi tetapi ada pula meteor yang mencapai permukaan bumi. Jika ada meteor yang mencapai permukaan bumi pastilah ukurannya besar. Meteor yang mencapai permukaan bumi itulah yang dinamakan meteorit. Contohnya seperti kawah Arizona yang diakibatkan jatuhnya meteor, tepatnya di Winslow, Arizona dan Kawah Deep Bay di Saskatchewan, Kanada yang berdiameter ± 12 km.

34 of 35

E. Perilaku Benda Langit

Meteorit terdiri atas dua jenis yaitu:

1. Meteorit logam (metalik)

Meteorit ini terdiri atas nikel.

2. Meteorit batu-batuan

Meteorit ini terdiri atas mineral dan menyerupai batuan beku.

35 of 35

Evaluasi

  1. Apakah yang dimaksud dengan tata surya ?
  2. Sebutkan anggota-anggota tata surya !