1 of 30

TEKS �DRAMA

Kelas 8 ABC

Bersama

Aji Aprilius Z., S.Pd.

2 of 30

Tujuan Pembelajaran:

  1. Peserta didik mampu menentukan unsur-unsur pembangun dalam teks drama.
  2. Perserta didik mampu menulis teks draman dengan memperhatikan unsur dan strutur teks drama.

3 of 30

Bacalah cuplikan teks drama berikut.

4 of 30

Pulang Sekolah

Tokoh - tokoh yang diperankan adalah :

Andika: Preman 1

Arief: Preman 2

Vikko: Pelayan Kafe

Igo: Murid sekolah

Ryan: Murid sekolah

Setelah bel pulang sekolah berbunyi, Ryan dan Igo pulang bersama, karena cuaca terik mereka merasa lapar dan haus, dan igo pun mengajak Ryan untuk pergi makan ke kafe Level Pedas.

Igo : Yan, dari tadi, aku ngerasa lapar belum makan, di depan ada kafe baru buka

kemarin, mampir kesana, yuk!

Ryan : Iya, aku dari ngerasain lapar juga, yaudah, yu mampir.

(Igo dan Ryan pun masuk ke kafe Level Pedas tersebut, setelah masuk mereka memesan makanan kepada pelayan kafe)

Pelayan : Mau pesan apa, Dek?

Igo : Saya mau pesan mie goreng level 1 saja, Mas.

Ryan : Wah bayi kamu, Go, masak pesannya cuma level 1? Saya pesan mie goreng

level 10, Mas. Cabainya banyakin ya, Mas.

5 of 30

Lanjutan.

Igo : Yaudah, aku ganti menu, mie goreng level 10 cabainya dibanyaki, tapi jangan terlalu banyak. Kalo bisa gak pakai cabai.

Pelayan : Iya, Dek, minumnya apa?

Ryan & Igo : Ini...! (Mengeluarkan air mineral yang mereka bawa)

Pelayan : Dasar duo pelit. (sambil menggerutu pelan)

Ryan : Udah, Mas, itu aja, jangan pakai lama ya, Mas.

Igo : Sambil menunggu, nih Ry, kita makan cemilan dulu.

Ryan : Yey, enak, nih.

Igo : Makannya jangan mengecap, ya. Tidak sopan. (Etika budaya masyarakat Indonesia)

Ryan : Ya, ya, oke.

Igo : Kok lama banget sih, Mas, masaknya di Arab, ya?

Pelayan : Maaf, Dek, kokinya tadi masak sambil move on.

6 of 30

Lanjutan.

Ryan : Ada-ada saja, Mas.

Igo : Udah, Mas kita gak jadi makan, ini kita bayar saja.

....

Dikutip dari situs mautidur.com

7 of 30

PERTANYAAN

  1. Unsur apa saja yang terdapat pada cuplikan teks drama tersebut?
  2. Stuktur apa saja yang terdapat pada cuplikan teks drama tersebut?

8 of 30

Bacalah teks drama berikut.

9 of 30

Ulangan Harian

Tokoh - tokoh yang diperankan adalah :

Lionel: Guru

Chiva: Rara

Mila: Reni

Aurel: Rina

(Prolog)

Narator : Dalam suasana belajar mengajar di dalam kelas, dan sedang dilakukan ulangan mendadak, serta dalam kondisi mengumpulkan tugas kepada guru.

(Dialog)

Guru : Anak-anak, silakan dikumpulkan tugas karya tulis minggu kemarin!

Narator : Kemudian, satu persatu siswa naik mengumpulkan tugas karya tulis masing-masing.

Guru : Karena ini merupakan tugas perorangan, maka penilian akan dilakukan berdasarkan isi dari karya tulis kalian. Oke, masukkan  buku kalian semua. Bapak akan mengadakan ulangan.

Reni           : Hah, ulangan apa lagi pak? Baru saja 2 hari yang lalu diadakan ulangan. (sambal menampilkan wajah mengeluh)

Guru : Rara, tolong dibagikan kertas folio ini ke semua siswa.

Rara : Baik, Pak.

Narator : Sambil berjalan membagikan kertas folio. Suasana ruang kelas berubah menjadi gaduh karena setiap siswa mengeluh tentang diadakannya ulangan mendadak ini.

Guru          : Pada ulangan kali ini, Bapak ingin kalian menulis ulang pokok-pokok, dan kesimpulan dari karya tulis yang kalian buat.

10 of 30

Lanjutan…

Narator : Kemudian siswa hening, dan sibuk mengerjakan ulangan. Sedangkan pak guru sibuk memeriksa tugas karya tulis yang tadi dikumpulkan. Pak guru menemukan keanehan pada tugas karya tulis milik Rara, isinya sama persis dengan karya tulis milik Rina. Setelah 20 menit berlalu, kemudian kertas ulangan dikumpulkan.

Guru : Baiklah, yang lain bisa istirahat. Tolong Rara dan Rina tetap disini, Bapak mau bicara. (semua siswa keluar ruang kelas,kecuali Rara dan Rina)

Guru          : Bapak minta kalian berdua jujur kepada bapak. Kenapa  tugas kalian bisa sama persis, bahkan titik dan komanya juga?

Rara : Aku mengerjakan karya tulis itu sendiri, Pak.

Rina : Hushh, gak boleh ngomong pake ‘aku’, Ra. Gak sopan (etika budaya masyarakat Indonesia). Saya juga mengerjakan karya tulis saya sendiri, Pak.

Guru : Lalu, Mengapa isi dari jawaban ulangan kalian tadi tidak sama dengan isi karya tulis kalian? (lama Rara dan Rina terdiam, takut-takut untuk memulai bercara)

Guru : Kalau begitu, Bapak anggap kalian tidak mengerjakan tugas karya tulis, dan tidak mengikuti ulangan tadi.

11 of 30

Lanjutan…

Rina : Maaf, Pak. Kalau saya jujur, apakah kalau saya berkata jujur, Bapak  akan memaafkan saya? (sambal menampilkan wajah ketakutan)

Guru : Tentu!

Rina : Saya mendapatkan materi untuk tugas karya tulis dari internet, Pak. Saya langsung copy paste, dan tidak saya baca lagi. Itulah mengapa ulangan tadi tidak sama dengan isi karya tulis saya.

Guru : Baiklah, alasan bisa Bapak terima. terus kamu Rara?

Rara : Saya minta tolong Reni mengerjakan tugas karya tulis itu, Pak. Dan kelihatannya, dia mencari sumber dari internet.

Guru : Kalau begitu tolong panggilkan Reni.

Rara : Baik, Pak. (Rara pun keluar memanggil Reni)

Reni : Bapak memanggil saya?

Guru : Iya, Bapak ingin bertanya, apa benar Rara minta tolong pada kamu untuk mengerjakan tugasnya?

Reni : Iya, Pak, maafkan saya, Pak. Rara bilang, dia tidak mengerti tugas dari Bapak, terlebih dia bilang, dia tidak bisa mencari tugas tersebut dari internet karena dia tidak punya uang untuk ke warnet

Guru : Baiklah kalau begitu. Tugas karya tulis dan ulangan kalian Bapak kembalikan. Kalian harus membuat karya tulis lagi dan dikumpulkan dalam 3 hari.

Rara dan Rina : Baik, Pak (terima kasih).

(Epilog)

Narator : Akhirnya, mereka bertigapun menyesali perbuatannya, dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatan tidak jujur lagi.

12 of 30

PERTANYAAN

  1. Apa tema teks drama tersebut?
  2. Siapa saja tokoh dalam teks drama tersebut? Bagaimana penokohannya?
  3. Di mana latar (tempat, waktu, suasana) teks drama tersebut?
  4. Apa alur yang digunakan pada teks drama tersebut?
  5. Konflik apa yang terjadi pada teks drama tersebut?
  6. Apa amanat dari teks drama tersebut?

13 of 30

PENGERTIAN MENURUT KBBI:

Teks Drama?

  1. n Sas komposisi syair atau prosa yang diharapkan dapat menggambarkan kehidupan dan watak melalui tingkah laku (akting) atau dialog yang dipentaskan.

  • n Sas cerita atau kisah, terutama yang melibatkan konflik atau emosi, yang khusus disusun untuk pertunjukan teater.

14 of 30

Pengertian Teks Drama dari Berbagai Sumber:

Drama adalah karya sastra yang ditulis dalam bentuk dialog dengan maksud dipertunjukkan. Drama dapat dipertunjukkan dalam berbagai bentuk, seperti pementasan teater, sandiwara, lenong, film, sinetron, dan sebagainya. Semua bentuk drama itu tercipta dari dialog-dialog yang diperankan mengidentifikasi peristiwa, pelaku, dan perwatakan oleh pemain-pemain dengan didukung latar yang sesuai. Drama dapat memukau penonton jika pemain berhasil memerankan tokoh drama dengan karakter yang sesuai.

Sumber: https://www.dosenpendidikan.co.id/pengertian-drama/

15 of 30

Menurut website:

Drama adalah kisah kehidupan manusia yang dijadikan sebuah pertunjukan atau dipentaskan berdasarkan naskah, gerak laku, unsur-unsur pembantu (kostum, lampu, musik, dekorasi), menggunakan percakapan, dan dapat disaksikan oleh penonton.

Jadi, drama adalah kisah kehidupan manusia yang dijadikan sebuah pertunjukan yang dapat disaksikan oleh penonton.

Sumber: https://bobo.grid.id/read/082702352/pengertian-drama-lengkap-beserta-ciri-ciri-dan-unsur-unsur-drama?page=all�

16 of 30

Jenis-Jenis Drama

Tradisional

Modern

17 of 30

Unsur-Unsur Teks Drama

Unsur Intrinsik

Unsur Ekstrinsik

18 of 30

Unsur Intrinsik Drama

1

Tema

2

Tokoh dan Penokohan

3

Latar (tempat, waktu, suasana)

4

Alur (orientasi, komplikasi, resolusi)

5

6

Dialog

Konflik

7

Amanat

19 of 30

Unsur Ekstrinsik Drama

1

Latar Belakang Pengarang

2

Nilai Agama dan Kepercayaan

3

Kondisi Politik Negara

4

Psikologis Pengarang

5

Etika Budaya di Masyarakat

20 of 30

Dialog

Epilog

�Struktur Teks Drama

Prolog

(Orientasi, Komplikasi, Resolusi)

21 of 30

Penjelasan Struktur Drama

PROLOG

DIALOG

Epilog

Prolog merupakan pembukaan atau pengantar di awal cerita drama. Biasanya

bagian ini disampaikan oleh narator atau dalang (pembawa cerita). Tujuan

prolog adalah untuk menjelaskan gambaran pemain, gambaran penonton, dan

lain-lain.

Dialog adalah percakapan antara satu tokoh dan tokoh lainnya. Dialog juga

menggambarkan berbagai permasalahan yang dihadapi oleh para tokoh dan cara

peneyelesaian permasalahan tokoh. Di dalam dialog tersaji urutan peristiwa

yang dimulai dengan orientasi, komplikasi, dan resolusI.

Epilog adalah bagian penutup yang berfungsi untuk menyampaikan intisari

cerita atau menafsirkan maksud cerita. Epilog dapat disamapaikan oleh seorang

aktor atau dalang pada akhir cerita.

22 of 30

Ulangan Harian

Tokoh - tokoh yang diperankan adalah :

Lionel: Guru

Chiva: Rara

Mila: Reni

Aurel: Rina

Prolog:

Narator : Dalam suasana belajar mengajar di dalam kelas, dan sedang dilakukan ulangan mendadak, serta dalam kondisi mengumpulkan tugas kepada guru.

Dialog:

Orientasi:

Guru : Anak-anak, silakan dikumpulkan tugas karya tulis minggu kemarin!

Narator : Kemudian, satu persatu siswa naik mengumpulkan tugas karya tulis masing-masing.

Guru : Karena ini merupakan tugas perorangan, maka penilian akan dilakukan berdasarkan isi dari karya tulis kalian. Oke, masukkan  buku kalian semua. Bapak akan mengadakan ulangan.

Reni           : Hah, ulangan apa lagi pak? Baru saja 2 hari yang lalu diadakan ulangan. (sambal menampilkan wajah mengeluh)

Guru : Rara, tolong dibagikan kertas folio ini ke semua siswa.

Rara : Baik, Pak.

Narator : Sambil berjalan membagikan kertas folio. Suasana ruang kelas berubah menjadi gaduh karena setiap siswa mengeluh tentang diadakannya ulangan mendadak ini.

Guru          : Pada ulangan kali ini, Bapak ingin kalian menulis ulang pokok-pokok, dan kesimpulan dari karya tulis yang kalian buat.

23 of 30

Lanjutan…

Komplikasi:

Narator : Kemudian siswa hening, dan sibuk mengerjakan ulangan. Sedangkan pak guru sibuk memeriksa tugas karya tulis yang tadi dikumpulkan. Pak guru menemukan keanehan pada tugas karya tulis milik Rara, isinya sama persis dengan karya tulis milik Rina. Setelah 20 menit berlalu, kemudian kertas ulangan dikumpulkan.

Guru : Baiklah, yang lain bisa istirahat. Tolong Rara dan Rina tetap disini, Bapak mau bicara. (semua siswa keluar ruang kelas,kecuali Rara dan Rina)

Guru          : Bapak minta kalian berdua jujur kepada bapak. Kenapa  tugas kalian bisa sama persis, bahkan titik dan komanya juga?

Rara : Aku mengerjakan karya tulis itu sendiri, Pak.

Rina : Hushh, gak boleh ngomong pake ‘aku’, Ra. Gak sopan (etika budaya masyarakat Indonesia). Saya juga mengerjakan karya tulis saya sendiri, Pak.

Guru : Lalu, Mengapa isi dari jawaban ulangan kalian tadi tidak sama dengan isi karya tulis kalian? (lama Rara dan Rina terdiam, takut-takut untuk memulai bercara)

Guru : Kalau begitu, Bapak anggap kalian tidak mengerjakan tugas karya tulis, dan tidak mengikuti ulangan tadi.

24 of 30

Lanjutan…

Rina : Maaf, Pak. Kalau saya jujur, apakah kalau saya berkata jujur, Bapak  akan memaafkan saya? (sambal menampilkan wajah ketakutan)

Guru : Tentu!

Resolusi:

Rina : Saya mendapatkan materi untuk tugas karya tulis dari internet, Pak. Saya langsung copy paste, dan tidak saya baca lagi. Itulah mengapa ulangan tadi tidak sama dengan isi karya tulis saya.

Guru : Baiklah, alasan bisa Bapak terima. terus kamu Rara?

Rara : Saya minta tolong Reni mengerjakan tugas karya tulis itu, Pak. Dan kelihatannya, dia mencari sumber dari internet.

Guru : Kalau begitu tolong panggilkan Reni.

Rara : Baik, Pak. (Rara pun keluar memanggil Reni)

Reni : Bapak memanggil saya?

Guru : Iya, Bapak ingin bertanya, apa benar Rara minta tolong pada kamu untuk mengerjakan tugasnya?

Reni : Iya, Pak, maafkan saya, Pak. Rara bilang, dia tidak mengerti tugas dari Bapak, terlebih dia bilang, dia tidak bisa mencari tugas tersebut dari internet karena dia tidak punya uang untuk ke warnet

Guru : Baiklah kalau begitu. Tugas karya tulis dan ulangan kalian Bapak kembalikan. Kalian harus membuat karya tulis lagi dan dikumpulkan dalam 3 hari.

Rara dan Rina : Baik, Pak (terima kasih).

(Epilog)

Narator : Akhirnya, mereka bertigapun menyesali perbuatannya, dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatan tidak jujur lagi.

25 of 30

Kaidah Kebahasaan Teks Drama

Bahasa pada dialog boleh tidak baku.

Banyak menggunakan kata kerja (verba).

Teks drama menggunakan kata ganti (orang).

Banyak menggunakan kata sifat untuk menggambarkan tokoh, tempat, suasana.

Banyak menggunakan kalimat seru, perintah, dan tanya.

Banyak menggunakan kata benda (nomina).

26 of 30

Kaidah Kebahasaan Teks Drama

Bahasa

    • Bahasa pada dialog boleh tidak baku.
    • Contoh: kok, sih, nggak, ndak, oh, dan lainnya.

Kata Kerja

    • Banyak menggunakan kata kerja (verba).
    • Contoh: menerjang, mengambil, memarahi, dikejar, dan lainnya.

Kata Ganti

    • Teks drama menggunakan kata ganti (orang).
    • Contoh: saya, aku, kami, kamu, Anda, dia, mereka, Kak, Dik

27 of 30

Kaidah Kebahasaan Teks Drama

Kata Sifat

    • Banyak menggunakan kata sifat untuk menggambarkan tokoh, tempat, suasana.
    • Contoh: ramah, pemberani, gagah, cantik, indah, gelap, bersih, dan lainnya.

Kalimat

    • Banyak menggunakan kalimat seru, perintah, dan tanya.
    • Contoh: Cepat pergi! Selamat pagi, anak-anak! Mau kemana kita, nih?

Kata Benda

    • Banyak menggunakan kata benda (nomina).
    • Contoh: kelas, kapur, hutan, rumah, kantin, lapangan, dan lainnya.

28 of 30

Tugas:

Carilah minimal 3 etika budaya yang ada di masyarakat Indonesia dari berbagai sumber!

29 of 30

PERTANYAAN PROYEK 5; MAPEL B. INDONESIA:

Buatlah teks drama dengan tema “Etika Budaya di Masyarakat Indonesia”!

Kolaborasi Mapel B. Indonesia (Naskah Drama) dan Mapel BK (Etika Budaya di Masyarakat Indonesia)

30 of 30

TERIMA KASIH

Email;

ajiapriliusz@gmail.com

Please keep this slide for attribution.

CREDITS: This presentation template was created by Slidesgo, including icons by Flaticon, and infographics & images by Freepik.