1 of 22

KELEMBAGAAN PENYULUHAN PERTANIAN

Oleh :

Nia Permatasari, SP, MSi

Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian

Fakultas Pertanian - Universitas Tanjungpura

2 of 22

Organisasi Penyuluhan Pertanian

Organisasi merupakan upaya untuk mengkoordinasikan kegiatan yang dilaksanakan oleh setiap unit (kelompok) kegiatan yang terdapat dalam organisasi yang bersangkutan demi tercapainya tujuan organisasi”

(Mardikanto, 1993)

3 of 22

Pengorganisasian Penyuluhan Pertanian

Pengorganisasian penyuluhan pertanian harus tetap meiliki:

Hubungan vertical structural dengan organisasi pemerintahan

Hubungan horizontal fungsional dengan lembaga-lembaga seperti pendidikan, penelitian, organisasi profesi, dan masyarakat sasarannya

4 of 22

Pengorganisasian Penyuluhan Pertanian

Dalam pengorganisasian penyuluhan pertanian harus selalu memperhatikan pentingnya keterlibatan masyarakt sasaran, karena:

  1. Hanya masyarakat petani yang tahu pasti tentang masalah yang dihadapi, dan kegiatan yang perlu dilakukan
  2. Hanya petani sendiri yang mampu memberikan umpan balik yang terpercaya, tentang sebab-sebab kelambanan adopsi inovasi yang ditawarkan oleh penyuluhnya
  3. Petani sasaran yang seharusnya menilai kehandalan penyuluh dan keberhasilan program penyuluhan

5 of 22

Pentingnya Organisasi Penyuluhan (Claar dan Bentz, 1987)

  1. Di dalam kegiatan penyuluhan sebagai sisten pendidikan masyarakat dapat dengan bebas untuk menerima atau menolak informasi/inovasi yang ditawarkan kepadanya.
  2. Banyak informasi yang disebarluaskan oelh setiap penyuluh di luar organisasi penyuluh, sehingga hubungannya perlu dikembangkan sebaik-baiknya
  3. Kegiatan penyuluhan memiliki peran yang beragam sesuai dengan arah birokrasi pemerintahan
  4. Setiap penyuluhan harus memiliki mobilitas tinggi untuk melakukan kontak dengan berbagai pihak
  5. Setiap penyuluh harus memiliki hubungan timbal balik yang erat dengan lainnya
  6. Penyuluh pertanian perlu hubungan yang baik dengan semua sektor kegiatan yang dilaksanakan dalam pembangunan pertanian
  7. Efektivitas penyuluhan

6 of 22

Administrasi Penyuluhan Pertanian

“Administrasi adalah salah satu fungsi manajemen untuk merencanakan, melaksanakan, mengorganisasi, mengkoordinasi, dan mengawasifungsi-fungsi manajemen yang lain”

(Kaliski, 1983)

7 of 22

Fungsi Administrasi Penyuluhan Pertanian

Administrasi personalia

Kemudahan dan kelengkapan bagi penyuluh

Administrasi keuangan

Pelaporan dan evaluasi

Hubungan dg lembaga terkait lainnya

8 of 22

A. Administrasi Personalia

  1. Manajemen personalia penyuluhan pertanian

  • Adanya kebijakan personalia agar penyuluh dapat bekerja secara efektif
  • Adanya kebijakan personalia yang memungkinkan berlangsungnya kerjasama yang baik antar penyuluh
  • Adanya aturan yang jelas mengenai penerimaan, penempatan, aturan perilaku, serta promosi yang objektif
  • Setap staf penyuluhan harus diberi kesempatan untuk berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan tentang penyuluhan pertanian yang akan ditetapkan

9 of 22

  1. Personalia dinas penyuluhan pertanian

Pemimpin

administrator

penyuluh

10 of 22

  1. Kualifikasi dan fungsi personel penyuluhan

  1. Penyuluh lapang yang secara langsung melaksanakan penyuluhan kepada masyarakat sasarannya
  2. Penyuluh sepesialis, yang bertangung jawab untuk melaksanakan pelatihan guna pengembangan keahlian teknis penyuluhan lapang
  3. Staf administrasi dan supervisor, yang bertanggung jawab untuk melaksanakan surpervisi terhadap para penyuluh lapang dan staf lainnya

11 of 22

  1. Jumlah penyuluh yang diperlukan

Banyaknya penyuluh yang diperlukan bergantung pada :

  • Luas wilayah yang harus dilayani
  • Keragaman kegiatan pertanian yang ada
  • Kompleksitas dan ukuran usahatani
  • Jumlah dan tingkat perndidikan warga masyarakat sasaran
  • Kompleksitas dan cakupan program penyuluhan
  • Kemudahan komunikasi Nantar personel penyuluhan
  • Tingkat mobilitas tenaga penyuluhn
  • Tingkat pendidikan dan pengalaman penyuluh
  • Metoda-metoda penyuluhan yang diterapkan

12 of 22

  1. Tenaga-tenaga Penunjang

  • Setiap penyuluh lapangan adalah seorang generalis sehingga dapat melaksanakan fungsinya demi tercapainya perbaikan mutu hidup mastyarakatnya. Maka, perlu dibantu oleh tenaga-tenaga penyuluh spesialis yang harus secara berkelanjutan memberikan informasi-informasi baru kepada penyuluh lapang.
  • Penyuluh spesialis juga memiliki tugas utama sebagai perantara antara penyuluh dengan para peneliti.

13 of 22

  1. Kelompok-kelompok sukarela

Kelompok sukarela membantu untuk meningkatkan efektifitas penyuluhan, keleompok sukarela dilibatkan sebagai :

  • Kelompok penasehat
  • Penyampaian informasi, misalnya sebagai kontak tani dapat dimintai bantuannya untuk menyebarluaskan informasi datau sebagai demonstrator yang dilibatkan dalam pengujian-pengujian
  • Pemeliharan organisasi, ikut memelihara dan mengembangkan organisasi petani

14 of 22

Organisasi Kelompok Tani

“Kelompok adalah himpunan atau kesatuan manusia yang hidup bersama sehingga terdapat ubungan timbal balik dan saling pengaruh-mempengaruhi serta memiliki kesadaran untuk tolling menolong”

(Iver dan Page, 1961)

15 of 22

Kelompok berdasarkan tujuan yang ingin dicapai:

Kelompok sosial

    • Pemenuhan fungsi sosial (keagamaan, hobi, kesenian)
    • Tetap bertahan meskipun salah satu tugasnya sudah terselesaikan

Kelompok tugas

    • Pelaksanaan tugas-tugas tertentu yg harus diselesaikan dengan baik dalam jangka waktu ttt (kepanitiaan)
    • Kelompok bubar apabila tugasnya telah selesai

16 of 22

Kelompok berdasarkan proses pembentukannya:

Kelompok formal

    • Mengikuti aturan-aturan ttt
    • Memiliki struktur dan kedudukan yang jelas
    • Pembentukan kelompok dinyatakan tegas dan tertulis
    • Misal: kelompok profesi

Kelompok informal

    • Biasanya dibentuk tanpa melalui prosedur ttt
    • Struktur tugas tidak diatur secara jelas
    • Misal: kelompok belajar

17 of 22

Kelompok berdasarkan bentuk hubungan antar anggota dalam mencapai tujuan bersama:

Interacting group

    • Menuntut kerjasama antar anggotanya
    • Contoh: kelompok olah raga

Coaching group

    • Masing-masing anggota melaksanakan sendiri tugasnya sesau dengan peran yang telah ditetapkan tanpa harus bekerjasama dengan anggota lainngya
    • Contoh: kelompok pemetik teh

Counteracting group

    • Tujuan kemompok harus dicapai jika antar anggotanya melakukan kegiatan yang saling berlawanan
    • Contoh: kelompok diskusi

18 of 22

Kelompok berdasarkan hubungan antar anggotanya:

Kelompok primer

    • Anggotanya saling bertatap muka secara langsung
    • Contoh: keluarga

Kelompok sekunder

    • Anggota jarang dapat saling mengenal atau tidak pernah mengenalnya sama sekali
    • Cotoh: kelompok bangsa

19 of 22

Kelompok berdasarkan sifat ikatan antar anggota:

Paguyuban

    • Ikatan antar anggotanya
    • Contoh: keluarga, kekerabatan

Patembayan

    • Dilandasi pertimbangan pikiran
    • Contoh: ikatan dagang

20 of 22

Kelompok Tani

“kelompok tani adalah kumpulan petani yang terdiri atas petani dewasa (pria/wanita) maupun petani taruna (pemuda/pemudi) dalam suatu wilayah kelompok atas dasar keserasian dan kebutuhan bersama”

21 of 22

Alasan dibentuknya kelompok tani

  1. Semakin eratnya interaksi dalam kelompok dan semakin terbinanya kepemimpinan kelompok
  2. Semakinn terarahnya peninhkatan secara tepat tentang jiwa kerjasama antar petani
  3. Semakin cepat proses difusi inovasi
  4. Semakin meningkatnya orientasi pasar

22 of 22

TERIMA KASIH