1 of 63

PENDAMPINGAN SATUAN PENDIDIKAN OLEH PENGAWAS SEKOLAH

2 of 63

PENDAMPINGAN TERHADAP PERENCANAAN PROGRAM SATUAN PENDIDIKAN

3 of 63

4 of 63

Prapenyusunan RKT dan RKAS

Pengawas sekolah memfasilitasi diskusi rapor pendidikan dengan kepala sekolah dampingannya. kegiatan ini dilaksanakan sebelum penyusunan

pada

merefleksi

RKT dan RKAS dengan fokus kesiapan sumber daya, potensi

tantangan dan

peluang yang dimiliki. Pengawas sekolah menggali informasi seputar peristiwa yang telah terjadi pada sekolah di masa lampau, mendalami harapan-harapan yang ingin diwujudkan para kepala sekolah, serta membahas ide-ide yang

serta untuk

mungkin direalisasikan menjadi program dukungan yang dibutuhkan merealisasikannya.

5 of 63

6 of 63

Penyusunan RKT dan RKAS

Pengawas sekolah menerapkan metode pendampingan yang telah ditentukan sebelumnya dalam membersamai kepala sekolah menyusun program kerja dan anggaran sekolah berikut target yang ingin dicapai. ragam metode pendampingan

(fasilitasi, dan/atau

konsultasi, training)

coaching, digunakan

mentoring,

dengan

menyesuaikan peta area kebutuhan kepala sekolah dalam menyusun RKT dan RKAS. luaran (output) yang diharapkan dari proses ini adalah

dokumen dampingan,

RKAS dan RKT yang disusun oleh

setiap kepala

sekolah sekolah

dengan didampingi oleh pengawas sekolah.

7 of 63

Hasil Pendampingan Perencanaan PrOgram

AKAR

MASALAH

POTENSI

HARAPAN

IDE

PROGRAM

8 of 63

9 of 63

Pendampingan Penyusunan RKT dan RKAS

10 of 63

4.

Pelaporan Pendampingan

1.

Perencanaan

Pendampingan

2.

Pendampingan terhadap Perencanaan Program Satuan Pendidikan

3.

Pendampingan terhadap Pelaksanaan Program Satuan Pendidikan

TAHAP SELANJUTNYA!

11 of 63

PENDAMPINGAN PELAKSANAAN PROGRAM

SATUAN PENDIDIKAN

12 of 63

Pendampingan Pelaksanaan Program Satuan Pendidikan

Mengapa pengawas sekolah perlu melaksanakan pendampingan terhadap pelaksanaan program satuan pendidikan?

Bagaimana jika pelaksanaan program Kepala Sekolah dilakukan tanpa pendampingan Pengawas Sekolah?

13 of 63

Mengapa Pendampingan Diperlukan?

Dirjen GTK Kemendikbudristek

Tujuan dari pendampingan pelaksanaan program satuan pendidikan adalah untuk memastikan setiap pelaksanaan program kerja pada satuan pendidikan dapat berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

14 of 63

Pemahaman Esensial Tahap Ini

Peran Pengawas Sekolah dalam pendampingan pelaksanaan adalah membangun percakapan yang menggerakkan dengan strategi umpan balik

Menentukan metode pendampingan dalam memfasilitasi penyelesaian hambatan dan mendampingi proses unjuk kerja

Laporan berkala sebagai bahan alat bantu pendampingan

15 of 63

Fokus Utama Dalam Tahap Ini

Berlatih memilih metode pendampingan sesuai kondisi Kepala Sekolah

2

Metode

Kekuatan laporan berkala sebagai alat bantu pendampingan

4

Laporan Berkala

Menyusun rencana pendampingan unjuk kerja Kepala Sekolah

3

Unjuk Kerja

Berlatih memberikan umpan balik kepada Kepala Sekolah

1

Umpan Balik

16 of 63

Diskusi Dengan Kepala Sekolah

Dalam melakukan pendampingan, hal pertama yang dilakukan adalah membuka diskusi dengan Kepala Sekolah untuk mendapatkan informasi mengenai:

  1. Tujuan program dalam satuan pendidikan
  2. Praktik baik dari satuan pendidikan
  3. Perbaikan praktik baik yang dilakukan oleh Kepala

Sekolah dalam satuan pendidikan

  1. Rencana tindak lanjut oleh Kepala Sekolah untuk satuan pendidikan

Dalam membangun diskusi, kita dapat menggunakan

panduan diskusi dan panduan pemberian umpan balik.

17 of 63

Panduan Diskusi - Instrumen 5

Panduan Diskusi

Topik Pertanyaan

Pertanyaan

Tujuan Program

Apa tujuan yang ingin dicapai oleh program/kegiatan yang dilaksanakan di sekolah?

Praktik Baik

Apa 3 - 5 praktik baik yang mengesankan dalam pelaksanaan program/kegiatan di sekolah Anda?

Apa saja yang mungkin dilakukan untuk menularkan praktik baik ke seluruh sekolah?

Apa tindakan yang bisa dilakukan untuk menularkan praktik baik?

Perbaikan Praktik Baik

Apa 3 - 5 praktik dalam pelaksanaan program/potensi sekolah yang perlu diperbaiki?

Apa saja yang bisa dilakukan untuk melakukan perbaikan praktik pelaksanaan program/kegiatan

sekolah?

Apa tindakan yang bisa dilakukan untuk melakukan perbaikan praktik?

Rencana Tindak Lanjut

Apa rencana yang bisa kita sepakati untuk mengoptimalkan pencapaian tujuan program/kegiatan tersebut?

18 of 63

Strategi Umpan Balik - Instrumen 6

Umpan Balik Pembangkit

Umpan Balik Penyemangat

Umpan Balik Pembentuk

Tujuan

Membantu kepala sekolah menyadari adanya persoalan dan menemukan solusi terhadap persoalan tersebut

Membantu kepala sekolah mengenali perubahan yang telah dicapai dan kebutuhan perubahan yang masih perlu dicapai

Membantu kepala sekolah semakin menguasai suatu keterampilan agar mencapai suatu sasaran atau standar tertentu

Peran Pengawas Sekolah

Menunjukkan bukti adanya persoalan disertai mengajukan pertanyaan reflektif

Menyebutkan kemajuan dan area perbaikan disertai mengajukan pertanyaan reflektif

Menyebutkan praktik baik yang sudah atau mengarah pada standar disertai mengajukan pertanyaan reflektif

Peran Kepala Sekolah

Memikirkan bukti adanya persoalan dan menilai kondisi secara akurat

Menjawab pertanyaan reflektif disertai penjelasan buktinya

Menjawab pertanyaan reflektif disertai perbandingan antara bukti dengan standar

Kesempatan

Kepala Sekolah

Kesempatan mengakui adanya kekeliruan tanpa takut disalahkan dan mengajukan usulan solusi

Kesempatan mengakui keberhasilan melakukan perubahan dan perbaikan yang perlu dilakukan

Kesempatan melakukan upaya menguasai suatu keterampilan untuk mencapai standar

Tindak Lanjut Kepala Sekolah

Rencana aksi melakukan perbaikan persoalan

Rencana perbaikan berdasar hasil refleksi

Tahapan dan rencana penguasaan keterampilan

Pemilihan strategi umpan balik disesuaikan dengan:

  1. Hasil diskusi dengan kepala sekolah mengenai pelaksanaan program di setiap pertemuan
  2. Kondisi dan kebutuhan kepala sekolah.

19 of 63

Ke ment erian

Ladder of Feedbask

Contoh praktik baik memberikan umpan balik secara berjenjang

20 of 63

COntOh Umpan Balik

Umpan Balik Pembangkit

Umpan Balik Penyemangat

Umpan Balik Pembentuk

Saya membayangkan bagaimana jika …

Idemu mengingatkan saya pada … bagaimana agar kita bisa meluaskan dampak dari program ini ya?

Apa yang bisa kita pelajari dari kesuksesan ini agar satuan pendidikan Bapak/Ibu bisa semakin berkembang?

Bagaimana kalau kita tambahkan..

Saya terinspirasi melihat hasil program ini.. apakah kita bisa ..

Saya melihat program ini juga bisa saya gunakan untuk …

Berefleksi dari pengalaman sebelumnya, kira-kira apa yang bisa kita lakukan secara berbeda ya..?

Kira-kira apakah keberhasilan ini bisa membantu area lainnya yang mungkin masih perlu ditingkatkan..?

Dari program ini saya belajar bahwa … , apa inspirasi yang Ibu/Bapak dapatkan dan dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan …

21 of 63

Fokus Utama Dalam Tahap Ini

Berlatih memilih metode pendampingan sesuai kondisi Kepala Sekolah

2

Metode

Kekuatan laporan berkala sebagai alat bantu pendampingan

3

Laporan Berkala

Menyusun rencana pendampingan unjuk kerja Kepala Sekolah

4

Unjuk Kerja

Berlatih memberikan umpan balik kepada Kepala Sekolah

1

Umpan Balik

22 of 63

Contoh Bentuk Laporan Metode Pendampinąan

23 of 63

Contoh Bentuk Laporan Metode Pendampinąan

24 of 63

Contoh Bentuk Laporan Metode Pendampinąan

25 of 63

Fokus Utama Dalam Tahap Ini

Berlatih memilih metode pendampingan sesuai kondisi Kepala Sekolah

2

Metode

Kekuatan laporan berkala sebagai alat bantu pendampingan

3

Laporan Berkala

Menyusun rencana pendampingan unjuk kerja Kepala Sekolah

4

Unjuk Kerja

Berlatih memberikan umpan balik kepada Kepala Sekolah

1

Umpan Balik

26 of 63

Pentingnya LapOran Berkala

Meningkatkan

  • Efisiensi kerja
  • Organisasi ide dan pikiran

Menurunkan

  • Kesibukan yang kurang esensial
  • Kebingungan

Dirjen GTK Kemendikbudristek

27 of 63

COntOh LapOran Berkala

Dirjen GTK Kemendikbudristek

28 of 63

COntOh LapOran Berkala

29 of 63

COntOh LapOran Berkala

Dirjen GTK Kemendikbudristek

30 of 63

Fokus Utama Dalam Tahap Ini

Berlatih memilih metode pendampingan sesuai kondisi Kepala Sekolah

2

Metode

Kekuatan laporan berkala sebagai alat bantu pendampingan

3

Laporan Berkala

Menyusun rencana pendampingan unjuk kerja Kepala Sekolah

4

Unjuk Kerja

Berlatih memberikan umpan balik kepada Kepala Sekolah

1

Umpan Balik

31 of 63

Mendampingi Kepala Sekolah dalam unjuk kerja

32 of 63

Mengenai Unjuk Kerja

Yang harus diingat:

Bentuk pelaksanaan unjuk kerja harus disesuaikan dengan kapasitas dan sumber daya yang tersedia di satuan pendidikan.

Contoh unjuk kerja:

  • Kerja bakti
  • Penyuluhan pendidikan
  • Berbagi praktik baik dengan orang tua dan komunitas sekitar
  • Kampanye
  • Lokakarya
  • Seminar
  • Pentas kesenian

Dirjen GTK Kemendikbudristek

33 of 63

COntOh Kegiatan Unjuk Kerja

Dirjen GTK Kemendikbudristek

34 of 63

COntOh Kegiatan Unjuk Kerja

Dirjen GTK Kemendikbudristek

35 of 63

Dirjen GTK Kemendikbudristek

36 of 63

Fokus Utama Dalam Tahap Ini

Berlatih memilih metode pendampingan sesuai kondisi Kepala Sekolah

2

Metode

Kekuatan laporan berkala sebagai alat bantu pendampingan

3

Laporan Berkala

Menyusun rencana pendampingan unjuk kerja Kepala Sekolah

4

Unjuk Kerja

Berlatih memberikan umpan balik kepada Kepala Sekolah

1

Umpan Balik

37 of 63

TAHAP SELANJUTNYA!

4.

Pelaporan Pendampingan

1.

Perencanaan

Pendampingan

2.

Pendampingan terhadap Perencanaan Program Satuan Pendidikan

3.

Pendampingan terhadap Pelaksanaan Program Satuan Pendidikan

38 of 63

PELAPORAN PENDAMPINGAN

39 of 63

Tugas pokok pengawas sekolah adalah melaksanakan

Tugas Pokok Pengawas Sekolah

(Pasal 5 Permenpan RB Nomor 21 Tahun 2010)

Dirjen GTK Kemendikbudristek

tugas

pengawasan akademik dan manajerial pada satuan pendidikan yang meliputipenyusunan program pengawasan, pelaksanaan

pembinaan, pemantauan pelaksanaan 8 (delapan)

Nasional Pendidikan, penilaian, pembimbingan dan profesional guru, evaluasi hasil pelaksanaan

Standar pelatihan program

pengawasan, dan pelaksanaan tugas kepengawasan di daerah khusus.

40 of 63

Jenis DOkumen dan LapOran Tugas POkOk Pengawas

SekOlah

(Permenpan RB 21/2010)

Dirjen GTK Kemendikbudristek

41 of 63

Perbandingan Jenis LapOran Kepengawasan

Dirjen GTK Kemendikbudristek

Permenpan RB NOmOr 21 Tahun 2010

Perdirjen GTK NOmOr 4831 Tahun 2023

Laporan pembinaan guru dan/kepala

sekolah

Laporan hasil pelaksanaan pendampingan

Laporan pemantauan pelaksanaan 8 SNP

Laporan penilaian kinerja guru dan/

kepala sekolah

Laporan pelaksanaan pembimbingan dan

pelatihan profesional guru dan/ kepala

sekolah

Laporan pelaksanaan pembimbingan

pengawas sekolah muda/pengawas sekolah madya

Laporan evaluasi hasil

pelaksanaan pengawasan

42 of 63

Manakah yang lebih sederhana?

Dirjen GTK Kemendikbudristek

43 of 63

Masalah LapOran Hasil Kepengawasan

  1. Terlalu banyaknya aspek yang harus dilaporkan
  2. Rendahnya tingkat keterbacaan
  3. Rendahnya tindak lanjut laporan hasil kepengawasan

Dirjen GTK Kemendikbudristek

44 of 63

Langkah-Langkah PelapOran Pendampingan

  1. Menyusun laporan hasil akhir pelaksanaan pendampingan
  2. Melaporkan hasil pendampingan
  3. Mengadvokasi rencana tindak lanjut
  4. Menyusun laporan berkala keterlaksanaan program kerja

Dirjen GTK Kemendikbudristek

45 of 63

Dirjen GTK Kemendikbudristek

46 of 63

KOmpOnen Minimal LapOran Pendampingan

Dirjen GTK Kemendikbudristek

1. Deskripsi komitmen perubahan sebelum dan

sesudah pelaksanaan pendampingan

  1. Hasil evaluasi atas pelaksanaan pendampingan
  2. Rekomendasi dukungan yang diperlukan dari dinas pendidikan.

47 of 63

Dirjen GTK Kemendikbudristek

48 of 63

Prinsip SMART

Rekomendasi harus jelas dan rinci (What dan Who)

Rekomendasi harus mudah diukur keberhasilannya (What dan How)

Rekomendasi harus mudah dicapai dengan

Membuat RekOmendasi Dukungan

Dirjen GTK Kemendikbudristek

Specific :

Measurable :

Achievable :

Relevant :

Time-bound :

cara/metode tertentu (How=metode)

Rekomendasi harus sesuai dengan tujuan pendampingan (What)

Rekomendasi harus mudah dilaksanakan dalam rentang waktu yang logis (When)

49 of 63

Data Hasil Pelaksanaan Pendampingan

Dirjen GTK Kemendikbudristek

50 of 63

Rancangan RekOmendasi Dukungan

Specific

Measurable

Achievable

Relevant

Time-bound

  • Siapa yang membutuhka n dukungan?
  • Siapa saja yang dapat memberikan dukungan?
  • Dalam bentuk apa dukungannya

?

  • Bagaimana cara mengetahui efektifitas dukungan?
  • Apa tujuannya?
  • Bagaimana cara

mencapainya?

  • Mengapa perlu dukungan?
  • Sesuaikah dukungan itu dengan tujuan pendampingan

?

  • Kapan dukungan itu dibutuhkan?
  • Berapa lama dukungan itu dibutuhkan?

  • Tuliskan kalimat/pernyataan/deskripsi rekomendasi dukungan lengkap berdasarkan

prinsip SMART.

Dirjen GTK Kemendikbudristek

51 of 63

Merancang Strategi AdvOkasi Tindak Lanjut RekOmendasi

Strategi Three Rules of Tipping Point

Dirjen GTK Kemendikbudristek

52 of 63

Dirjen GTK Kemendikbudristek

53 of 63

2. The Stickiness FactOr

Dirjen GTK Kemendikbudristek

54 of 63

  1. The POwer Of COntext
    • Konteks mengacu pada lingkungan, situasi, atau momen saat rekomendasi disampaikan.
    • Jika konteksnya tidak tepat, rekomendasi itu tidak akan diperhatikan/dianggap penting.

Dirjen GTK Kemendikbudristek

55 of 63

Strategi AdvOkasi Tindak Lanjut RekOmendasi

Dirjen GTK Kemendikbudristek

The Law of Few

  • The Maven
  • The Connector
  • The Salesman

Tuliskan orang-orang yang akan dilibatkan dalam mengadvokasi tindak lanjut rekomendasi.

Jelaskan alasan memilih orang-orang tersebut.

The Stickiness Factor

Identifikasi cara apa saja yang dapat dilakukan agar rekomendasi dukungan dapat sampai, dipahami oleh pemangku kepentingan Pendidikan. Apa saja yang harus dilakukan agar pesan itu dapat segera ditindaklanjuti?

The Power of Context

Identifikasi situasi, momen, atau waktu yang tepat untuk menyampaikan pesan kepada pemangku kepentingan.

Deskripsikan/gambarkan strategi advokasi pada kertas plano/flipchart yang tersedia

56 of 63

Merancang Karya Refleksi Pendampingan

Strategi Komunikasi 5K

Dirjen GTK Kemendikbudristek

57 of 63

Dirjen GTK Kemendikbudristek

58 of 63

Dirjen GTK Kemendikbudristek

59 of 63

Dirjen GTK Kemendikbudristek

60 of 63

61 of 63

62 of 63

Referensi/Bahan Bacaan

63 of 63

K A S I H

T E R I M A