Keamanan Brankas Menggunakan Sandi Papan Tombol Berbasis Mikrokontroller ATMEGA8535
KELOMPOK 3
Latar Belakang
Pada saat ini teknologi berkembang sangat cepat. Segala upaya dilakukan demi mempermudah pekerjaan manusia dari waktu kewaktu yang membutuhkan mobilitas tinggi dalam melakukan pekerjaan serta otomatisasi sehingga manusia mendapat kemudahan dari teknologi tersebut. Perkembangan teknologi untuk sebuah sistem keamanan juga diperlukan, khususnya sistem keamanan terhadap penyimpanan barang dan surat-surat berharga seperti brankas, Brankas sendiri merupakan lemari atau kotak besi yang biasa dipergunakan untuk melindungi barang-barang berharga dari bahaya pencurian/pembongkaran.
Penggunaan brankas yang telah beredar dan dijual dipasaran tidak selalu dapat menjawab kebutuhan setiap orang untuk mengamankan barang berharga miliknya. Tindak pencurian terkait brankas terjadi dengan beberapa modus yakni penggandaan kunci, pembobolan pintu brankas dan beberapa modus lainnya ratar ata terjadi saat pemilik brankas tidak berada ditempat sehingga siapapun dapat mencoba untuk membuka brankas dan mengambil isi brankas karena akses untuk membuka brankas tersebut tergolong mudah. Oleh karena itu untuk mengatasi masalah tersebut kami memiliki inovasi Keamanan Brankas Menggunakan Sandi Keypad Berbasis Mikrokontroller ATMEGA3585 yang memiliki system keamanan yang lebih terjamin.
Rumusan Masalah
Tujuan
Kelebihan
Kekurangan
PAPAN TOMBOL 4X4
Papan Tombol 4 x 4 terdiri dari 16 tombol yang merupakan input pada mikrokontroler. Susunannya terdiri dari tombol 0 sampai dengan 9, tombol * dan tombol #.Serta Abjad A-D, Bentuk keypad ini adalah berupa beberapa tombol tekan yang tersusun secara matrik. Cara kerja keypad adalah dengan menekan tombol-tombol yang tersedia dan mengalirkan tegangan ke salah satu line output
KOMPONEN MASUKAN
Penampil elektronik
1
Penampil elektronik adalah salah satu komponen elektronika yang berfungsi sebagai tampilan suatu data, baik karakter, huruf ataupun grafik. Penampil Elektronik adalah salah satu jenis display elektronik yang dibuat dengan teknologi CMOS logic yang bekerja dengan tidak menghasilkan cahaya tetapi memantulkan cahaya yang ada di sekelilingnya terhadap front-lit atau mentransmisikan cahaya dari back-lit. Penampil Elektronik berfungsi sebagai penampil data baik dalam bentuk karakter, huruf, angka ataupun grafik.
KOMPONEN LUARAN
Solenoid Pengunci
2
Selenoid Pengunci merupakan perangkat elektronik yang prinsip kerjanya menggunakan elektromagnetik. Selenoid Pengunci umumnya menggunakan tegangan kerja 12 volt. Pada kondisi normal perangkat ini dalam kondisi tertutup (mengunci pintu), ketika diberi tegangan 12 volt maka kunci akan terbuka.
KOMPONEN LUARAN
Tombol Tekan
1
Tombol tekan adalah perangkat / saklar sederhana yang berfungsi untuk menghubungkan atau memutuskan aliran arus listrik dengan sistem kerja tekan tidak mengunci. Sistem kerja tidak mengunci disini berarti saklar akan bekerja sebagai perangkat penghubung atau pemutus aliran arus listrik saat tombol ditekan, dan saat tombol tidak ditekan (dilepas), maka saklar akan kembali pada kondisi normal.
KOMPONEN PENDUKUNG
Saklar ON/OFF
2
Tombol tekan adalah perangkat / saklar sederhana yang berfungsi untuk menghubungkan atau memutuskan aliran arus listrik dengan sistem kerja tekan tidak mengunci. Sistem kerja tidak mengunci disini berarti saklar akan bekerja sebagai perangkat penghubung atau pemutus aliran arus listrik saat tombol ditekan, dan saat tombol tidak ditekan (dilepas), maka saklar akan kembali pada kondisi normal.
KOMPONEN PENDUKUNG
Potensiometer
3
Potensiometer (POT) adalah salah satu jenis Resistor yang Nilai Resistansinya dapat diatur sesuai dengan kebutuhan Rangkaian Elektronika ataupun kebutuhan pemakainya. Potensiometer merupakan Keluarga Resistor yang tergolong dalam Kategori Variable Resistor. Secara struktur, Potensiometer terdiri dari 3 kaki Terminal dengan sebuah shaft atau tuas yang berfungsi sebagai pengaturnya. Gambar dibawah ini menunjukan Struktur Internal Potensiometer beserta bentuk dan Simbolnya.
KOMPONEN PENDUKUNG
ATMega 8535
1
ATMega8535 adalah mikrokontroler CMOS 8 bit daya rendah berbasis arsitektur RISC. Instruksi dikerjakan pada satu siklus clock, ATMega8535 mempunyai throughput mendekati 1 MIPS per MHz, hal ini membuat ATMega8535 dapat bekerja dengan kecepatan tinggi walaupun dengan penggunaan daya rendah. Mikrokontroler ATmega8535 memiliki beberapa fitur atau spesifikasi yang menjadikannya sebuah solusi pengendali yang efektif untuk berbagai keperluan. Fitur-fitur tersebut antara lain:
KOMPONEN PEMROSES
DIAGRAM BLOK
SOLENOID PENGUNCI
FLOWCHART
PROGRAM
Rangkaian
Diagram Pengawatan
Kesimpulan
Alat ini dibuat untuk tujuan keamanan dalam menyimpan barang sehingga manusia tidak perlu susah untuk menggunakan pengunci konvensional seperti gembok. Menggunakan perangkat masukan berupa papan tombol 4x4, perangkat pemroses berupa Atmega 8535, dan Perangkat luaran berupa Penampil Kristal Cair dan Solenoid Pengunci. Dan dari hasil pengujian dalam pembuatan Pengaman Brankas Menggunakan Papan Tombol Berbasis Mikrokontroler ATMEGA8535 ini dapat diambil kesimpulan sebagai berikut.