1 of 20

Keamanan Brankas Menggunakan Sandi Papan Tombol Berbasis Mikrokontroller ATMEGA8535

KELOMPOK 3

  1. Aditya Ikbar (03)
  2. Eka Fitria Syifa (10)
  3. Madhani Rizki M (15)
  4. Salsabila Arpita (22)

2 of 20

Latar Belakang

Pada saat ini teknologi berkembang sangat cepat. Segala upaya dilakukan demi mempermudah pekerjaan manusia dari waktu kewaktu yang membutuhkan mobilitas tinggi dalam melakukan pekerjaan serta otomatisasi sehingga manusia mendapat kemudahan dari teknologi tersebut. Perkembangan teknologi untuk sebuah sistem keamanan juga diperlukan, khususnya sistem keamanan terhadap penyimpanan barang dan surat-surat berharga seperti brankas, Brankas sendiri merupakan lemari atau kotak besi yang biasa dipergunakan untuk melindungi barang-barang berharga dari bahaya pencurian/pembongkaran.

Penggunaan brankas yang telah beredar dan dijual dipasaran tidak selalu dapat menjawab kebutuhan setiap orang untuk mengamankan barang berharga miliknya. Tindak pencurian terkait brankas terjadi dengan beberapa modus yakni penggandaan kunci, pembobolan pintu brankas dan beberapa modus lainnya ratar ata terjadi saat pemilik brankas tidak berada ditempat sehingga siapapun dapat mencoba untuk membuka brankas dan mengambil isi brankas karena akses untuk membuka brankas tersebut tergolong mudah. Oleh karena itu untuk mengatasi masalah tersebut kami memiliki inovasi Keamanan Brankas Menggunakan Sandi Keypad Berbasis Mikrokontroller ATMEGA3585 yang memiliki system keamanan yang lebih terjamin.

3 of 20

Rumusan Masalah

  1. Apa saja komponen sistem keamanan brankas menggunakan sandi papan tombol berbasis ATMEGA8535?
  2. Bagaimana Rangkaian sistem keamanan brankas menggunakan sandi papan tombol berbasis ATMEGA8535?
  3. Bagaimana program assembly sistem keamanan brankas menggunakan sandi papan tombol berbasis ATMEGA8535?
  4. Bagaimana prinsip kerja dari sistem keamanan brankas menggunakan sandi papan tombol berbasis ATMEGA8535?

4 of 20

Tujuan

  1. Mengetahui komponen dalam sistem keamanan brankas menggunakan sandi papan tombol berbasis ATMEGA8535
  2. Mengetahui bagaimana rangkaian sistem keamanan brankas menggunakan sandi papan tombol berbasis ATMEGA8535
  3. Mengetahui program assembly sistem keamanan brankas menggunakan sandi papan tombol berbasis ATMEGA8535
  4. Mengetahui prinsip kerja dari sistem keamanan brankas menggunakan sandi papan tombol berbasis ATMEGA8535

5 of 20

Kelebihan

Kekurangan

  • Komponen mudah di dapat di pasaran
  • Harga terjangkau
  • Memiliki fungsi keamanan yang baik

  • Alat tidak tahan dengan guncangan yang keras

6 of 20

PAPAN TOMBOL 4X4

Papan Tombol 4 x 4 terdiri dari 16 tombol yang merupakan input pada mikrokontroler. Susunannya terdiri dari tombol 0 sampai dengan 9, tombol * dan tombol #.Serta Abjad A-D, Bentuk keypad ini adalah berupa beberapa tombol tekan yang tersusun secara matrik. Cara kerja keypad adalah dengan menekan tombol-tombol yang tersedia dan mengalirkan tegangan ke salah satu line output

KOMPONEN MASUKAN

7 of 20

Penampil elektronik

1

Penampil elektronik adalah salah satu komponen elektronika yang berfungsi sebagai tampilan suatu data, baik karakter, huruf ataupun grafik. Penampil Elektronik adalah salah satu jenis display elektronik yang dibuat dengan teknologi CMOS logic yang bekerja dengan tidak menghasilkan cahaya tetapi memantulkan cahaya yang ada di sekelilingnya terhadap front-lit atau mentransmisikan cahaya dari back-lit. Penampil Elektronik berfungsi sebagai penampil data baik dalam bentuk karakter, huruf, angka ataupun grafik.

KOMPONEN LUARAN

8 of 20

Solenoid Pengunci

2

Selenoid Pengunci merupakan perangkat elektronik yang prinsip kerjanya menggunakan elektromagnetik. Selenoid Pengunci umumnya menggunakan tegangan kerja 12 volt. Pada kondisi normal perangkat ini dalam kondisi tertutup (mengunci pintu), ketika diberi tegangan 12 volt maka kunci akan terbuka.

KOMPONEN LUARAN

9 of 20

Tombol Tekan

1

Tombol tekan adalah perangkat / saklar sederhana yang berfungsi untuk menghubungkan atau memutuskan aliran arus listrik dengan sistem kerja tekan tidak mengunci. Sistem kerja tidak mengunci disini berarti saklar akan bekerja sebagai perangkat penghubung atau pemutus aliran arus listrik saat tombol ditekan, dan saat tombol tidak ditekan (dilepas), maka saklar akan kembali pada kondisi normal.

KOMPONEN PENDUKUNG

10 of 20

Saklar ON/OFF

2

Tombol tekan adalah perangkat / saklar sederhana yang berfungsi untuk menghubungkan atau memutuskan aliran arus listrik dengan sistem kerja tekan tidak mengunci. Sistem kerja tidak mengunci disini berarti saklar akan bekerja sebagai perangkat penghubung atau pemutus aliran arus listrik saat tombol ditekan, dan saat tombol tidak ditekan (dilepas), maka saklar akan kembali pada kondisi normal.

KOMPONEN PENDUKUNG

11 of 20

Potensiometer

3

Potensiometer (POT) adalah salah satu jenis Resistor yang Nilai Resistansinya dapat diatur sesuai dengan kebutuhan Rangkaian Elektronika ataupun kebutuhan pemakainya. Potensiometer merupakan Keluarga Resistor yang tergolong dalam Kategori Variable Resistor. Secara struktur, Potensiometer terdiri dari 3 kaki Terminal dengan sebuah shaft atau tuas yang berfungsi sebagai pengaturnya. Gambar dibawah ini menunjukan Struktur Internal Potensiometer beserta bentuk dan Simbolnya.

KOMPONEN PENDUKUNG

12 of 20

ATMega 8535

1

ATMega8535 adalah mikrokontroler CMOS 8 bit daya rendah berbasis arsitektur RISC. Instruksi dikerjakan pada satu siklus clock, ATMega8535 mempunyai throughput mendekati 1 MIPS per MHz, hal ini membuat ATMega8535 dapat bekerja dengan kecepatan tinggi walaupun dengan penggunaan daya rendah. Mikrokontroler ATmega8535 memiliki beberapa fitur atau spesifikasi yang menjadikannya sebuah solusi pengendali yang efektif untuk berbagai keperluan. Fitur-fitur tersebut antara lain:

  1. Saluran I/O sebanyak 32 buah, yang terdiri atas Port A, B, C dan D
  2. ADC (Analog to Digital Converter)
  3. Tiga buah Timer/Counter dengan kemampuan perbandingan
  4. CPU yang terdiri atas 32 register
  5. Watchdog Timer dengan osilator internal
  6. SRAM sebesar 512 byte
  7. Memori Flash sebesar 8kb dengan kemampuan read while write
  8. Unit Interupsi Internal dan External
  9. Port antarmuka SPI untuk men-download program ke flash
  10. EEPROM sebesar 512 byte yang dapat diprogram saat operasi
  11. Antarmuka komparator analog
  12. Port USART untuk komunikasi serial.

KOMPONEN PEMROSES

13 of 20

DIAGRAM BLOK

SOLENOID PENGUNCI

14 of 20

FLOWCHART

15 of 20

PROGRAM

16 of 20

17 of 20

18 of 20

Rangkaian

19 of 20

Diagram Pengawatan

20 of 20

Kesimpulan

Alat ini dibuat untuk tujuan keamanan dalam menyimpan barang sehingga manusia tidak perlu susah untuk menggunakan pengunci konvensional seperti gembok. Menggunakan perangkat masukan berupa papan tombol 4x4, perangkat pemroses berupa Atmega 8535, dan Perangkat luaran berupa Penampil Kristal Cair dan Solenoid Pengunci. Dan dari hasil pengujian dalam pembuatan Pengaman Brankas Menggunakan Papan Tombol Berbasis Mikrokontroler ATMEGA8535 ini dapat diambil kesimpulan sebagai berikut.

  1. Program yang telah di masukkan ke Mikrokontroler Atmega 8535 telah bekerja dengan baik dan sesuai Logic yang telah ditentukan
  2. Pengaman Brankas Menggunakan Papan Tombol Berbasis Mikrokontroler ATMEGA8535  ini mampu bekerja sesuai dengan fungsinya. Mulai dari fungsi pengunci, fungsi sandi, dan fungsi penampilnya
  3. Kekuatan bahan yang dipilih juga mempengaruhi kinerja dari alat ini.