1 of 10

ANUGERAH GURU PRIMA 2025

JURUS

MATA ELANG SAKTI

Oleh:

UPT SMP NEGERI 14 GRESIK

HIDUP GURU....HIDUP

HIDUP PGRI.... HIDUP

SOLIDARITAS....YES

Samsul Arifin, S.Pd

JURUS

MATA ELANG SAKTI

2 of 10

Saya mengantuk pak..!!

REFLEKSI GURU

    • SITUASI

Kondisi kelas sepi, motivasi belajar rendah

Apakah strategi dan model pembelajaran yang saya kurang sesuai?

Apakah cara penyampaiannya saya belum menarik bagi murid?

PEMBELAJARAN IPA

MURID KELAS VIII A

PERUBAHAN NYATA

3 of 10

HASIL SURVEI 7 KEBIASAAN ANAK INDONESIA HEBAT

Analisis kebutuhan murid melalui angket terkait kebiasaan makan bergizi, olahraga, dan kebugaran tubuh

88% murid tidak sarapan

76% sering mengonsumsi makanan cepat saji

79% jarang makan buah dan sayur

KEBIASAAN MAKAN SEHAT DAN BERGIZI

4 of 10

2. TANTANGAN

Tujuan sederhana

Murid Pasif

Saya menantang diri sendiri untuk menciptakan pembelajaran IPA yang tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga pada proses yang menyenangkan dan bermakna.

membangkitkan kembali minat belajar murid melalui penerapan prinsip pembelajaran mendalam berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan yang menekankan pada pengalaman belajar yaitu memahami, mengaplikasi, dan merefleksi

Murid Aktif

Hasil belajar meningkat

Orientasi proses pembelajaran

Partisipasi murid

5 of 10

3. AKSI

    • PRODUK INOVASI

Inovasi ini mengintegrasikan konsep, keterampilan, dan nilai dari beberapa mata pelajaran IPA, Matematika, Informatika, dan PJOK untuk mencapai tujuan belajar yang lebih kontekstual dan bermakna.

“Jurus Mata Elang Sakti”

Langkah integrasi:

    • Analisis kebutuhan murid melalui angket terkait kebiasaan makan bergizi, olahraga, dan kebugaran tubuh.
    • Pemilihan tema dan integrasi antar mata pelajaran. Tema yang saya munculkan adalah “Gizi, Kebugaran, dan Kesehatan Tubuh.”
    • Merumuskan tujuan pembelajaran lintas mapel yang menghubungkan konsep sains, perhitungan matematis, teknologi informasi, dan praktik olahraga.
    • Merancangan aktivitas pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning).
    • Menyusun instrumen penilaian autentik yang menilai pengetahuan, keterampilan, dan sikap murid.
    • Melaksanakan pembelajaran secara kolaboratif bersama tim guru lintas mata pelajaran

6 of 10

4. HASIL

ANALYSIS 1

Penerapan inovasi pembelajaran lintas mata pelajaran melalui Jurus Mata Elang Sakti menunjukkan perubahan yang bermakna pada murid dan guru. Murid menjadi aktif, antusias, dan menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis dalam menganalisis keterkaitan gizi, kebugaran, dan kesehatan tubuh

ANALYSIS 2

Hasil analisis nilai sumatif menggunakan Analysis tool:t-Test: Paired to sample for means dari aplikasi Excel.

“Jurus Mata Elang Sakti”

Murid memahami teori lebih dari satu mata pelajaran, yang mampu memberikan relevansi pembelajaran dalam konteks kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan proyek, murid belajar mengolah data gizi secara matematis, menampilkannya dalam bentuk infografis menggunakan aplikasi, menghubungkannya dengan aktivitas olahraga yang mereka lakukan

7 of 10

KUMPULAN HASIL PEMBELAJARAN

INFO GRAFIS NILAI GIZI MAKANAN

DAFTAR MENU HARIAN

8 of 10

Perubahan perilaku terlihat nyata:

sebagian besar murid mulai membiasakan sarapan sebelum sekolah, mengurangi makanan cepat saji, dan lebih sadar pentingnya menjaga kebugaran tubuh

Dari sisi guru, pembelajaran ini menumbuhkan budaya kolaborasi, komunikasi, dan refleksi bersama. Guru tidak hanya mengajar, tetapi juga belajar satu sama lain untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Secara keseluruhan, Jurus Mata Elang Sakti berhasil menciptakan suasana belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan serta membentuk karakter murid yang kreatif, kritis, dan mampu berkolaborasi lintas disiplin ilmu

9 of 10

5. REFLEKSI

    • Saya belajar berkolaborasi dengan guru lintas mapel dari IPA, Matematika, Informatika, dan PJOK dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi murid.

Jelajahi konsep dan masalah nyata

Ungkapkan gagasan

Rancang proyek bermakna dan kolaboratif

Ukir kreativitas melalui teknologi

Sajikan hasil belajar dengan refleksi

J

U

R

U

S

    • saya menyadari pentingnya memahami kebutuhan dan karakteristik murid sebelum menentukan strategi pembelajaran. Melalui angket dan observasi awal, saya mendapatkan gambaran nyata tentang kebiasaan dan tantangan murid dalam menjaga kesehatan, yang kemudian menjadi dasar penyusunan kegiatan belajar berbasis proyek

10 of 10

PENGOLAHAN DATA

Data signifikansi antara sebelum perlakuan dengan sesudah perlakuan penggunaan “Jurus Mata Elang Sakti”dalam pembelajaran. Data ini didapatkan dari nilai Asesmen Sumatif Bab 1 Materi Pengenalan Sel (sebelum perlakuan) dibandingkan dengan hasil nilai Asesmen Sumatif Bab 2 Materi Sistem Pencernaan manusia. Sampel penelitian berjumlah 34 Murid kelas 8A, data diolah menggunakan aplikasi Data Analysis dengan pilihan Analysis tool:t-Test: Paired to sample for means dari aplikasi Excel.

​

Penjelasan:

intervensi yang diberikan memiliki pengaruh yang nyata dan signifikan terhadap hasil yang diperoleh

Nilai rata-rata yang meningkat secara signifikan menandakan bahwa kegiatan atau strategi pembelajaran yang diterapkan memberikan dampak positif terhadap peningkatan hasil belajar.

Nilai korelasi Pearson sebesar 0,023 menunjukkan hubungan yang sangat lemah antara kedua variabel, yang berarti peningkatan nilai lebih disebabkan oleh efek perlakuan langsung daripada hubungan alami antar data

Berdasarkan hasil uji t berpasangan dengan nilai t(33) = -10,531 dan p < 0,05, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil sebelum dan sesudah perlakuan

    • Simpulan : perlakuan atau strategi pembelajaran yang diterapkan berpengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa.

​