WIYATA KINARYA PERPUSNAS
Menumbuhkan Ekosistem Pembelajaran sebagai Strategi Pengembangan Kompetensi Berkelanjutan Pustakawan
Mengapa kompetensi Pustakawan harus dikembangkan ?
From Training to Learning Ecosystem
Sosialisasi Wiyata Kinarya
7
PERGESERAN PARADIGMA PENGEMBANGAN KOMPETENSI
VIDEO ELDIKA PUSDIKLAT
VIDEO PANDAWA PUSDIKLAT
KOMPETENSI PUSTAKAWAN ERA DIGITAL
ANALISIS
Kebutuhan organisasi Perkembangan IPTEK dan informasi
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI
ASESMEN
Menentukan gap (celah) antara kompetensi seharusnya dengan kompetensi yang dimiliki saat ini
BENTUK PENGEMBANGAN KOMPETENSI
Menentukan bentuk pengembangan kompetensi yang sesuai.
IMPLEMENTASI
Menyusun prioritas pengembangan kompetensi Menerapkan hasil pengembangan kompetensi
SETELAH ASESMEN
DAMPAK
Mengukur perubahan yang dihasilkan setelah hasil pengembangan kompetensi diterapkan
EVALUASI PENGEMBANGAN KOMPETENSI
Pelaksanaan bangkom Dampaknya bagi organisasi
DESIGN
Mendesain pengembangan kompetensi yang sejalan dengan tujuan organisasi
Dampaknya bagi organisasi
MEMBANGUN EKOSISTEM PEMBELAJARAN
Pelaksanaan bangkComONNECT
IMPACT
Pengembangan kompetensi
Menghubungkan
berdampak langsung terhadap pencapaian tujuan organisasi
pengembangan kompetensi dengan pengalaman kerja
AKTIVITAS
Contoh Kasus:
“Pemustaka semakin banyak menggunakan AI untuk mencari informasi.
Perpustakaan ingin meningkatkan kemampuan pustakawan memberikan layanan referensi berbasis AI dan literasi AI.”
Kompetensi apa yang diperlukan?
dalam
Bagaimana membangun ekosistem pembelajarannya ? 10% (Pelatihan Formal)
70% (Experiential Learning)
KESIMPULAN
Perubahan informasi dan ilmu pengetahuan mengakibatkan perubahan kebutuhan dan perilaku pemustaka. Untuk itu, kompetensi pustakawan juga perlu terus dikembangkan.
Cara pengembangan kompetensi Pustakawan juga memerlukan strategi baru yang lebih terpadu dan berkelanjutan sehingga hasil pengembangan kompetensi dapat menunjang tujuan perpustakaan dan organisasi tempat perpustakaan berada.
Pengembangan kompetensi bukan hanya belajar di kelas-kelas pelatihan. Kini belajar juga dapat dilakukan bersama rekan kerja, komunitas, memanfaatkan teknologi, serta belajar dari pekerjaan itu sendiri.
Terima kasih