1 of 12

AGRIBISNIS TANAMAN PANGAN �KELAS XII ATPH

3.20 Menganalisis kesuburan tanah untuk tanaman pangan

4.20 Memelihara kesuburan tanah tanaman pangan

2 of 12

Kesuburan tanah adalah kemampuan tanah untuk dapat menyediakan unsur hara dalam jumlah yang cukup dan berimbang untuk pertumbuhan dan hasil tanaman.

Kesuburan tanah dapat dipertahankan dengan melakukan pemupukan secara benar dan tepat.

3 of 12

Pemberian pupuk haruslah memenuhi enam prinsip utama yang sudah dicanangkan atau disebut 6T, yakni : tepat jenis, tepat jumlah, tepat harga, 

tepat tempat, tepat waktu, dan tepat mutu.

4 of 12

Pemupukan Pada Tanaman Padi Gogo

  • Jenis pupuk yang diberikan adalah urea, TSP atau SP 36, dan KCL.
  • Dosis yang digunakan untuk setiap hektar adalah urea 150 kg, TSP atau SP 36 135 kg, dan KC160 kg.
  • Dosis di atas dapat dijadikan patokan untuk bertanam padi gogo secara monokultur

5 of 12

  • Waktu pemupukan : Pupuk TSP atau SP 36 diberikan sekaligus pada saat penugalan benih atau awal penanaman. Demikian pula dengan pupuk KCL.
  • Jumlah yang diberikan adalah keseluruhan dosis.
  • Cara pemberian dengan memasukkan pupuk pada lubang yang dibuat dekat lubang tanam dan kemudian ditutup dengan tanah.

6 of 12

  • Pupuk urea diberikan 3 kali, masing-masing sepertiga dosis, yaitu pada 10,35, dan 55 hari setelah tanam.
  • Cara pemberian pupuk susulan ini dapat dengan disebarkan merata atau ditebarkan pada alur-alur yang dibuat di antara baris-baris tanaman dan ditutup dengan tanah kembali.
  • Jika pemupukan dilakukan dengan cara disebar sebaiknya pupuk segera diaduk ke dalam tanah dan diusahakan tidak mengenai daun karena dapat terbakar. Hal ini untuk menghindari kehilangan unsur nitrogen ke udara. Demikian juga pada pupuk yang telah dimasukkan ke dalam alur-alur sebaiknya segera ditutup dengan tanah.

7 of 12

  • Pemupukan dilakukan dengan dosis total 300 kg NPK (Ponska) ditambah 100 kg Urea/ ha
  • Waktu pemberian pupuk dilakukan empat kali, yaitu:
  • pada 10 hari setelah tanam dengan dosis 100 kg NPK/ ha;
  • pada 20 hari setelah tanam dengan dosis 100 kg NPK/ ha;
  • pada 35 hari setelah tanam dengan dosis 100 kg NPK/ha dan
  • pada saat Primordia bunga dengan dosis 100 kg Urea/ha.

8 of 12

Pemupukan pada tanaman jagung

  • Pemupukan bersamaan tanam (pupuk dasar) dapat membantu meningkatkan pertumbuhan dan ketahanan tanaman terhadap serangan hama lalat bibit dan penyakit bulai.
  • Berikan Pupuk Dasar : NPK 15:15:15 = 200 - 300 Kg/Ha.
  • Letakkan pupuk dengan jarak 5 cm disamping lubang benih
  • Dosis pupuk yang diletakkan : 3 - 5 gram/lubang.

9 of 12

  • Jika pemupukan bersamaan tanam (pupuk dasar) tidak dilakukan, pemupukan dapat dilakukan paling lama 10 HST dengan menggunakan pupuk UREA = 100 Kg/Ha dicampur NPK 15:15:15 = 200 Kg/Ha, dengan dosis perlubang tanam 3 - 5 gram.

10 of 12

Tahapan pemupukan susulan pertama tanaman jagung umur 25 – 35 hari sebagai berikut:

  1. Lakukan pemupukan susulan pertama dengan urea minimal 150 Kg/Ha.
  2. Letakkan pupuk dengan jarak 10 cm disamping tanaman dan tutup dengan tanah.
  3. Dosis pupuk yang digunakan: 2,5 - 5 gram/lubang.
  4. Lakukan penyiangan dan pembumbunan.
  5. Berikan pengairan secukupnya.
  6. Apabila timbul gejala hama/penyakit, semprotlah dengan menggunakan pestisida menurut anjuran

11 of 12

Tahapan pemupukan susulan kedua tanaman jagung umur 40 - 45 hari sebagai berikut:

  1. Lakukan pemupukan susulan kedua dengan urea 150 Kg/Ha dan KCL 50 Kg/Ha.
  2. Letakkan pupuk dengan jarak 15 cm disamping tanaman dan tutup dengan tanah.
  3. Dosis pupuk yang diletakkan : 2,5 - 5 gram/lubang tanaman.
  4. Lakukan penyiangan dan pembumbunan hingga akar semu tertutup oleh tanah.
  5. Berikan pengairan lebih banyak pada saat pembungaan dan pengisian biji.
  6. Bebaskan tanaman dari gulma selama masa pertumbuhan sampai menjelang panen.

12 of 12

Terima kasih

“Banyak orang yang tidak bertindak karena takut gagal, padahal tidak bertindak adalah kegagalan yang sudah jelas terjadi”