1 of 30

DESIGN THINKING

DISUSUN OLEH:

M. ARIZA EKA YUSENDRA

Institut Informatika & Bisnis Darmajaya Lampung

Pemahaman dan Penjabaran Fundamental Bagaimana Melakukan Design Thinking

Dosen pengajar : Niken Paramitasari, SE., MM.

2 of 30

Institut Informatika & Bisnis Darmajaya Lampung

DEFINISI “DESIGN THINKING”

VERSI WIKIPEDIA

Design Thinking refers to the cognitive, strategic and practical processes by which design concepts (proposals for new products, buildings, machines, etc.) are developed. Many of the key concepts and aspects of design thinking have been identified through studies, across different design domains, of design cognition and design activity in both laboratory and natural contexts.

3 of 30

Institut Informatika & Bisnis Darmajaya Lampung

DEFINISI “DESIGN THINKING”

VERSI WIKIPEDIA

Design thinking is also associated with prescriptions for the innovation of products and services within business and social contexts. Some of these prescriptions have been criticized for oversimplifying the design process and trivializing the role of technical knowledge and skills

4 of 30

Institut Informatika & Bisnis Darmajaya Lampung

DESIGN THINKING is a user-centered approach to problem solving

5 of 30

Institut Informatika & Bisnis Darmajaya Lampung

MAIN ISSUES OF DESIGN THINKING

Actually design thinking is less about thinking and more about DOING

6 of 30

Institut Informatika & Bisnis Darmajaya Lampung

PERBEDAAN PRINSIP

ANTARA

DIGITAL DESIGN

(MARKETING)

DENGAN

DESIGN

THINKING

7 of 30

Institut Informatika & Bisnis Darmajaya Lampung

SITUASI YANG DIHADAPI

DESIGN THINKING hanya diperuntukkan untuk memecahkan masalah yang sulit kompleks dan menantang – dimana metoda linear biasa tidak dapat dipergunakan untuk memperoleh hasil yang diinginkan

8 of 30

Institut Informatika & Bisnis Darmajaya Lampung

9 of 30

MENGAPA KITA PERLU

“DESIGN THINKING”

The Era of Design Thinking

Institut Informatika & Bisnis Darmajaya Lampung

10 of 30

MENGAPA KITA PERLU

“DESIGN THINKING”

“People adopt new technology, discover new solutions and develop differenct expectations”

The Era of Design Thinking

Institut Informatika & Bisnis Darmajaya Lampung

11 of 30

Contoh Masalah Kompleks Sehari-hari!

The Era of Design Thinking

Produk/layanan apa yang harus diciptakan agar dapat berdaya saing tinggi?

Bagaimana cara membuat inovasi baru tapi tidak melawan regulasi?

Apa yang harus dilakukan agar dapat segera keluar dari krisis yang dihadapi?

Mengapa jumlah pelanggan turun dari hari ke hari? Apa yang harus dilakukan?

Model Perubahan seperti apa yang bisa cepat namun tepat dan selamat?

Institut Informatika & Bisnis Darmajaya Lampung

12 of 30

Apa Resiko Bila Tidak Menggunakan Metoda “Design Thinking”???

The Era of Design Thinking

Hasil tidak sesuai dengan yang diinginkan (dari kacamata pengguna)

Masalah kompleks tidak menemui solusi yang optimum (atau tidak ada jawabannya)

Kalah Terus Ketika bersaing dengan pihak lain karena tidak ada sesuatu yang baru

Tidak keluar dari jebakan status quo (atau kondisi nyaman yang sudah dimiliki)

Ditinggalkan pelanggannnya karena tidak up-to-date denagn kondisi terbaru

Institut Informatika & Bisnis Darmajaya Lampung

13 of 30

ELEMEN PENTING DALAM DESIGN THINKING!!

1. People-Centered

2. Highly Creative

3. Hands-on

I4. TERATIVE

Institut Informatika & Bisnis Darmajaya Lampung

14 of 30

Institut Informatika & Bisnis Darmajaya Lampung

ELEMEN PENTING DALAM DESIGN THINKING!!

PRINSIP

Mulailah dari mereka yang akan menggunakan hasil dari yang dikeluarkan dari proses DT (Design Thinking)

Hanya bisa dilakukan apabila memiliki empati atau bertanya langsung kepada yang bersangkutan

Kepekaan dan Keterbukaan adalah kunci keberhasilan dalam DT

15 of 30

Institut Informatika & Bisnis Darmajaya Lampung

ELEMEN PENTING DALAM DESIGN THINKING!!

PRINSIP

DT merupakan instrument yang memberikan stimulus untuk melihat sesuatu dari perspektif yang berbeda

Berfikir kreatif dan inovatif merupakan kunci memandang sesuatu dari berbagai sudut yang belum pernah terpikirkan sebelumnya

16 of 30

Institut Informatika & Bisnis Darmajaya Lampung

ELEMEN PENTING DALAM DESIGN THINKING!!

PRINSIP

DT bukan masalah teori, tukar pikiran, atau diskusi semata – tapi lebih pada bekerja riil memecahkan masalah

Gagal berkali-kali adalah sesuatu yang diharapkan, karena merupakan bagian dari proses

Kuncinya adalah eksperimen berbasis “Trial-and-error

17 of 30

Institut Informatika & Bisnis Darmajaya Lampung

ELEMEN PENTING DALAM DESIGN THINKING!!

PRINSIP

Jarang terjadi satu kali mencoba langsung berhasil, sehingga proses iterasi adalah keniscayaan

Kecepatan iterasi adalah kunci dari eksperimen dimaksud – dan keterlibatan pengguna sangat dharapkan

18 of 30

Institut Informatika & Bisnis Darmajaya Lampung

“SIKLUS DESIGN THINKING”

19 of 30

Institut Informatika & Bisnis Darmajaya Lampung

“POLA PENGEMBANGAN DESIGN THINKING”

20 of 30

Institut Informatika & Bisnis Darmajaya Lampung

BERBAGAI METODE/TAHAPAN DESIGN THINKING

21 of 30

Institut Informatika & Bisnis Darmajaya Lampung

BERBAGAI METODE/TAHAPAN DESIGN THINKING

22 of 30

Institut Informatika & Bisnis Darmajaya Lampung

STANDFORD DESIGN THINKING PROCESS

23 of 30

Institut Informatika & Bisnis Darmajaya Lampung

Langkah 1.

  • Membangun empati dapat dilakukan apabila mampu menempatkan diri pada posisi mereka yang mengalami masalah dan membutuhkan solusi

  • Melakukan observasi, terlibat dalam proses, serta melihat dan mendengarkan adalah proses yang harus dilakukan

24 of 30

Institut Informatika & Bisnis Darmajaya Lampung

Langkah 2.

  • Mendefinisikan dan memahami lebih lanjut mengenai pengguna solusi perlu dilakukan untuk menghilangkan asumsi dan persepsi

  • Fokus pada kebutuhan inti dan ekspektasi yang diharapkan dari solusi

  • Pastikan prinsip-prinsip yang harus dipegang teguh dideskripsikan

25 of 30

Institut Informatika & Bisnis Darmajaya Lampung

Langkah 3.

  • Galilah ide sebanyak mungkin untuk mencari solusi

  • Tidak dikenal istilah solusi terbaik, karena belum diujicobakan ke para penggunanya

  • Kreativitas dalam dinamika kelompok merupakan kunci dalam menelurkan ide-ide kreatif

26 of 30

Institut Informatika & Bisnis Darmajaya Lampung

Langkah 4.

  • Prototip berupa artefak merupakan solusi yang coba ditawarkan untuk mendapatkan “feel” yang tepat

  • Intinya adalah tersedianya fitur-fitur utama yang sudah didefinisikan sebelumnya

  • Storyboard diperlukan untuk mengahayati “customer experience” atau “customer journey”

27 of 30

Institut Informatika & Bisnis Darmajaya Lampung

Langkah 5.

  • Biarkan pengguna mencoba prototip anda dan dengarkan umpan balik atau feedbacknya

  • Hindari berargumentasi yang secara defensive, namun dengarkan perspektif mereka

  • Dengarkan perasaan dan pengalaman mereka menggunakan solusi yang ditawarkan

28 of 30

Institut Informatika & Bisnis Darmajaya Lampung

29 of 30

KESIMPULAN- MAJOR PINPOINT

Design thinking ia a user –centered approach to problem solving. EMPATHY IS KEY

Design thinking is especially helpful for “wicked” problems

Design thinking is a step-by-step process that is repeated over multiple iterations

Design thinking is about doing. LET START TOGETHER TODAY

30 of 30

END OF SLIDE