1 of 24

PENGANTAR E-BUSINESS

DR. MASWADI, SP, MSC

2 of 24

PEMBAHASAN

Agar dapat beroperasi bisnis harus berhubungan dengan banyak bagian berbeda dari informasi�mengenai pemasok, pelanggan, karyawan, tagihan, dan pembayaran. Dan tentu saja produk dan jasa mereka. Mereka harus mengelola aktifitas kerja yang menggunakan informasi ini untuk beroperasi dengan efisien, dan meningkatkan kinerja keseluruhan perusahaan. Sistem informasi memungkinkan perusahaan untuk mengelola seluruh informasinya, membuat keputusan yang lebih baik, dan meningkatkan pelakasanaan proses bisnis mereka. �

3 of 24

PEMBAHASAN

Perkembangan teknologi komputer dan telekomunikasi (teknologi informasi) yang sangat pesat dewasa ini telah mengakibatkan terjadinya revolusi di dunia perdagangan dan industri. Jika dahulu transaksi bisnis yang harus dilakukan secara tatap muka (face-to-face), melibatkan sejumlah fasilitas dan sumber daya fisik (office and paper), dan mempertukarkan barang dan jasa terkait dengan uang kertas atau receh; maka pada saat ini transaksi serupa dapat dilakukan�oleh siapa saja dan dari mana saja secara fleksibel (tanpa harus bertemu muka), dilakukan�dengan menggunakan peralatan elektronik (komputer, personal digital assistant, dan�sebagainya) dan internet, dimana proses pembayaran dilakukan melalui mekanisme transfer�informasi keuangan (credit card, digital money, dan sebagainya). �

4 of 24

PEMBAHASAN

Para praktisi bisnis harus melihat fenomena ini sebagai suatu tawaran kesempatan untuk dapat�meningkatkan kinerja bisnis dari berbagai segi secara signifikan, karena banyak sekali hal yang�dapat dilakukan seperti: memperbaiki efisiensi, efektivitas, transformasi industri, dan lain�sebagainya. Intinya adalah, jika praktisi bisnis melihat adanya sumber daya fisik atau proses�bisnis yang saat ini dapat didigitaliasikan, maka disitulah kesempatan konsep e-Business dapat�diimplementasikan. �

5 of 24

SYARAT UTAMA E-BUSINESS

Syarat utama yang harus dipenuhi oleh sebuah perusahaan yang ingin mengimplementasikan�konsep e-Bussiness adalah bahwa manajemen perusahaan benar-benar memahami filosofi�dasar dari konsep e-Business (bukan sekedar ikut-ikutan atau latah belaka). Setelah itu, barulah�dua hal penting yang harus dimiliki, masing-masing adalah: kemauan dan kemampuan.�“Kemauan” artinya adanya keinginan, inisiatif, komitmen, dan dukungan dari segenap pimpinan dan manajemen perusahaan untuk mengimplementasikan konsep e-Business di institusi yang dikelolanya �

6 of 24

SYARAT UTAMA E-BUSINESS

Mengapa aspek “kemauan” tersebut diperlukan karena sering kali inisiatif penerapan prinsip e-Business memerlukan paradigma dan pandangan baru terhadap bagaimana cara-cara mengelola bisnis (misalnya: prosedur kerja berbasis proses yang sifatnya lintas fungsi) dari segenap sumber daya manusia perusahaan. Bahkan tidak jarang ditemukan�proyek penerapan eBusiness yang dilakukan secara simultan dengan program manajemen�perubahan (change management). �

7 of 24

SYARAT UTAMA E-BUSINESS

“Kemampuan” berarti perusahaan memiliki sumber daya yang cukup untuk mewujudkan “kemauan” tersebut, seperti: sumber daya manusia dengan kompetensi dan keahlian yang dibutuhkan, dukungan finansial yang memadai, keberadaan fasilitas teknologi informasi terkait (aplikasi, database, komputer, internet, dan infrastruktur), dan kerjasama kondusif dengan berbagai mitra bisnis. �

8 of 24

DEFENISI E-BUSINESS�(IBM)

e-bisnis adalah pemanfaatan emampuan teknologi dan jaringan untuk berinteraksi dan bertransaksi dengan pelanggan, pemasok, mitra, dan karyawan dalam rangka mencapai dan mempertahankan keunggulan kompetitif �

Industri

Didirikan

Endicott, New York, A.S.�(16 Juni 1911)

Pendiri

Kantor�pusat

Armonk, New York

, A.S.

Wilayah operasi

Seluruh dunia

9 of 24

DEFENISI E-BUSINESS��(STEVEN ALTER. INFORMATION SYSTEM: FOUNDATION OF E-BUSINESS. PRENTICE HALL. 2002)

E-business adalah praktek pelaksanaan dan pengelolaan proses bisnis utama seperti perancangan produk, engelolaan pasokan bahan baku, manufaktur, penjualan, pemenuhan pesanan, dan penyediaan servis melalui penggunaan teknologi komunikasi,�komputer, dan data yang telah terkomputerisasi.

STEVEN ALTER

PROFESSOR

10 of 24

DEFENISI E-BUSINESS��(SID L. HUFF, DKK. 2000. CASES IN ELECTRONIC COMMERCE. MCGRAWHILL)

E-business meliputi semua hal yang harus dilakukan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) untuk melakukan kegiatan bisnis antar organisasi maupun dari organisasi ke konsumen. �

SID L. HUFF

PROFESSOR

11 of 24

DEFENISI E-BUSINESS��(KENNETH C. LAUDON DAN JANE P. LAUDON. 2001. ESSSENTIALS OF MANAGEMENT INFORMATION SYSTEMS: ORGANIZATION AND TECHNOLOGY IN NETWORKED ENTERPRISE. PRENTICE HALL)

Penggunaan internet dan teknologi digital lainnya untuk komunikasi, koordinasi, dan manajemen organisasi. �

KENNETH C. LAUDON PROFESSOR

12 of 24

DEFENISI E-BUSINESS SEDERHANA���

Definisi e-business secara sederhana adalah penggunaan internet untuk berhubungan dengan konsumen, rekan bisnis, dan supplier. Penggunaan internet menyebabkan proses bisnis menjadi lebih efisien. Dalam penggunaan e-business, perusahaan perlu untuk membuka data pada sistem informasi mereka agar perusahaan dapat berbagi informasi dengan konsumen, rekan bisnis, dan supplier dan dapat bertransaksi secara elektronik dengan mereka memanfaatkan internet. Beda e-business dengan e-commerce adalah ecommerce hanya berupa transaksi secara elektronik di internet sedangkan ebusiness termasuk juga pertukaran informasi secara online misalnya sebuah perusahaan manufaktur membagi informasi persediaan bahan baku ke supplier, sebuah lembaga keuangan membagi informasi tentang perbankan, credit card, dan lain-lain dengan konsumen mereka, dan sebagainya.

13 of 24

PERSPEKTIF E-BUSINESS

1 PELAKU E BUSINESS

2 ALAT/ MEDIA/SUMBER DAYA LAIN

3 KEGIATAN SASARAN

4 TUJUAN

5 KEUNTUNGAN

14 of 24

1 PELAKU BISNIS

  • Dari perspektif ini, kesamaan yang diperoleh adalah bahwa pelaku ebisnis terdiri dari organisasi, konsumen, perusahaan, pemasok, pekerja, dan rekan bisnis �

15 of 24

2 ALAT/MEDIA/SUMBER DAYA YANG DIGUNAKAN �

 teknologi informasi dan komunikasi� komputer� data� internet �

16 of 24

3 KEGIATAN SASARAN

  • 1. Operasi Bisnis
  • 2. Proses bisnis utama
  • 3 Pembelian, penjualan, pelayanan, transaksi
  • 4 Operasi bisnis utama �

17 of 24

4 TUJUAN

  •  koordinasi, komunikasi, dan pengelolaan organisasi� transformasi proses bisnis� berbagi informasi�

18 of 24

5 KEUNTUNGAN

  •  pendekatan yang aman, fleksibel dan terorganisasi� memberikan nilai bisnis yang berbeda� efisien� peningkatan produktivitas dan keuntungan �

19 of 24

SIMPULAN DARI DEFINISI E BUSINESS

  • Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi oleh organisasi, individu, atau pihakpihak terkait untuk menjalankan dan mengelola proses bisnis utama sehingga dapat memberikan keuntungan berupa keamanan, fleksibilitas, integrasi, optimasi, efisiensi, dan/atau peningkatan produktivitas dan profit”. �

20 of 24

CONTOH KASUS

  • Harian Kompas yang juga memiliki e-bisnis Kompas Online. Kompas�menjalankan proses bisnis utamanya berupa penyediaan berita dan distribusinya, tidak lagi hanya melalui media cetak saja tetapi juga melalui internet. Keutungan yang dapat diberikan Kompas online dapat diakses oleh seluruh penduduk di Indonesia (bahkan dunia), up to date,�memangkas biaya kertas, dapat diakses 24 jam, dan lain-lain. �

21 of 24

EFEK POSITIF DAN NEGATIVE E -BUSINESS

  • Positif:
  • a. Revenue Stream (aliran pendapatan) baru yang mungkin lebih menjanjikan dan tidak bisa ditemui di sistem transaksi tradisional.�b. Dapat meningkatkan market exposure (pangsa pasar).�c. Menurunkan biaya operasional (operating cost).�d. Melebarkan jangkauan (global reach).�e. Meningkatkan customer loyality.�f. Memperpendek waktu produksi.�g. Meningkatkan value chain (mata rantai pendapatan) �

22 of 24

EFEK POSITIF DAN NEGATIVE E -BUSINESS

Negatif:

  • a. Pencurian informasi rahasia yang berharga. Gangguan yang timbul bisa menyingkap semua informasi rahasia tersebut kepada pihak-pihak yang tidak berhak dan dapat mengakibatkan kerugian yang besar bagi si korban.
  • b. Kehilangan kesempatan bisnis karena gangguan pelayanan. Kesalahan ini bersifat kesalahan non-teknis seperti aliran listrik tiba-tiba padam atau jaringan yang tidak berfungsi.

  • c. Kehilangan kepercayaan dari para konsumen. Ini karena berbagai macam faktor seperti usaha yang dilakukan dengan sengaja oleh pihak lain yang berusaha menjatuhkan reputasi perusahaan tersebut.
  • d. Penggunaan akses ke sumber oleh pihak yang tidak berhak. Misalkan pembobolan sebuah sistem perbankan oleh hacker, kemudian memindahkan sejumlah rekening orang lain ke rekeningnya sendiri. ��

23 of 24

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KEGAGALAN E-BUSINESS

  • a. Tidak ada komitmen yang utuh dari manajemen puncak.�b. Penerapan e-business tidak diikuti proses change management.�c. Tidak profesionalnya vendor teknologi informasi yang menjadi mitra bisnis�d. Buruknya infrastruktur komunikasi�e. Tidak selarasnya strategi TI dengan strategi perusahaan.�f. Adanya masalah keamanan dalam bertransaksi�g. Kurangnya dukungan financial�h. Belum adanya peraturan yang mendukung dan melindungi pihak-pihak yang�bertransaksi (cyberlaw),�i. Menggunakan target jangka pendek sebagai pijakan investasi e-business. �

24 of 24

TUGAS 1

  • Buatlah Contoh kasus E-Business dimana sebuah perusahaan mengembangkan konsep E-Business tidak hanya secara tradisional melainkan juga mengembangkan dengan elektronik dan analisalah seberapa besar keuntungan perusahaan tersebut dalam mengembangkan konsep E-Business pada Proses bisnis utamanya.
  • 1. Buat dalam bentuk Makalah
  • 2. dikumpul di Google classroom
  • 3. file berekstensi PDF
  • 4. perusahaan tidak boleh sama/ kalua sama analisa harus berbeda