1 of 14

� Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Respon Radiasi Sistemik

Radiobiology - Putri Pradita Nuramalia, M.Tr.ID.

2 of 14

  • Respon radiasi sistemik merupakan respon yang ditunjukkan oleh sistem organ pada seluruh tubuh terhadap radiasi.
  • Respon sistemik tergantung kepada organ-organ penyusun sistem tersebut.
  • Respon organ tergantung dari sensitifitas kompartemen jaringan (parenkim & stroma) yang merupakan jaringan.
  • Tigkat keparahan, jenis respon da waktu munculnya efek;tergantung dosis radiasi

3 of 14

Dosis Radiasi

Rendah : 0-100 Rad

Sedang : 100-1000 Rad

Tinggi : >1000 Rad

100 Rad = 1 Gray

Pemberian Dosis

  • Bila tidak ada catatan, berarti pemberian dosis tunggal.
  • Bila ada catatan berarti pemberian dosis total diberikan secara bertahap (dosis fraksi)

4 of 14

  • Respon radiasi sistemik biasanya dihubungkan dengan 3 spesialisasi yaitu:
  • Radiodiagnostik
  • Kedokteran Nuklir
  • Radioterapi
  • Dosis rendah < 10 rad biasanya terjadi pada radiografi, fluoroscopy dan kedokteran nuklir.
  • Pada radioterapi dosis lebih besar,4000-6000 rad tapi diberikan secara fraksi sekitar 200 rad perharo selama 4-6 minggu.

5 of 14

Pengertian Respon

  • Respon sisteik atau organ terhadap radiasi dapat didefinisikan sebagai perubahan yang tampak atau dapat terdeteksi secara morfologik dan / atau fungsional yang merupakan hasil dari pemberian dosis radiasi didalam waktu pemberian dosis.
  • Respon merupakan fungsi dari dosis dan waktu evaluasi pasca pemberian dosis.

6 of 14

Respon Morfologik Organ Terhadap Radiasi

1. Perubahan Segera (Early Change)

  • Terjadi selama 6 bulan pasca radiasi
  • Merupakan perubahan seluler (Division delay, reproductive failure, Interphase death)
  • Terjadi pada kedua kompartemen (parenkim dan stroma)
  • Dapat/tidak dapat pulih, tergantung jumlah dosis

7 of 14

2. Perubahan Lambat (Late Change)

  • Terjadi pada lebih dari 6 bulan post radiasi
  • Biasanya bersifat irreversibell (tidak dapat pulih), dan bersifat progresif
  • Merupakan fungsi dari jenis pemulihan yang terjadi pada organ

8 of 14

Healing (Penyembuhan)

  1. Regenerasi
  2. Regenerasi terjadi dalam sebgaian atau keseluruhan dari perubahan segera akibat radiasi (early change).
  3. Biasanya dapat mengembalikan baik morfologi maupun fungsional organ pada keadaan sebelum penyinaran.
  4. Terjadi setelah penyinaran dengan dosis rendah, moderat bahkan dosis tinggi pada organ-organ yang sel-selnya aktif membelah atau data mempertahankan kemampuan pembelahannya sepert kuliat, usus halus, maupu bone marrow.

9 of 14

2. Repair

  • Pergantian sel-sel yang rusak dengan sel-sel yang berbeda type selnya
  • Pada keadaan lanjut, repair diakhiri dengan terbentuknya ‘scar’ yang disebut fibrosis.
  • Biasanya tidak memberi kontribusi terhadap kemampuan organ untukmenjalankan fungsinya.
  • Repair tidak dapat mengembalikan keadaan organ sama dengan keadaan sebelum terkena radiasi.
  • Repair dapat terjadi pada organ yang radiosensitive maupun radioresistan.

10 of 14

  • Type penyembuhan yang terjadi dan respon yang terjadi pada organ adalah fungsi dari dosis, jenis organ spesifik yang diradiasi , dan waktu evaluasi.
  • Healing atau penyembuhan ini bukan kejadian mutlak, bila kerusakan bersifat masif dan ekstensif dapat menimbulkan kematian jaringan (nekrosis)
  • Respon radiasi yang diberikan oleh organ sensitive akan menunjukkan perubahan yang lebih cepat daripada organ radioresisten, pada penyinaran dengan dosis yang sama.

11 of 14

Faktor –Faktor Klinik yang Mempengaruhi Respon

1. Jumlah Dosis

2. Volume Organ

  • Dosis rendah (< 10 rad) pada radiodiagnostik, fluoroscopy, dan kedokteran nuklir.
  • Dosis lebih tinggi padapada radioterapi (4000-6000 rad yang diberikan secara fraksi) kebanyakan organ responnya kurang bila dosis diberikan secara fraksi dibandingkan dosis total.
  • Secara umum penyinaran pada sebagian atau keseluruhan organ akan mendatangkan respon morfologik yang sama

12 of 14

Perubahan Organ secara Umum

  • Perubahan morfologik segera:
  • Inflamasi
  • Edema
  • Hemorage
  • Perubahan yang sama, organ radioresisten perlu dosis lebih tinggi daripada organ radiosensitive.
  • Pada keadaan lanjut, perubahan segera ini dapat menjadi perubahan tertunda:
  • Atrofi (ukuran organ tubuh mengecil)
  • Ulkerasi (tukak)
  • Nekrosis

13 of 14

Perubahan Organ Spesifik

  • Perubahan sistem, karena respon umum dari sistem ditentukan oleh organ yang paling sensitive dalam sistem.
  • Sistem dalam tubuh : hemopoetik, kulit, disgetivus, reprodukso, kardiovaskuler, tulang, liver, urinarius, respiratorius, syaraf pusat

14 of 14

Thank you