1 of 39

Atom, Molekul, dan Ion

Bab 2

2 of 39

Teori Atom Dalton (1808)

  1. Unsur tersusun atas partikel yang sangat kecil, yang disebut atom. Semua atom unsur tertentu adalah identik, yaitu mempunyai ukuran, masa dan sifat kimia yang sama. Atom satu unsur tertentu berbeda dari atom semua unsur yang lain.
  1. Senyawa tersusun atas atom-atom dari dua unsur atau lebih. Dalam setiap senyawa perbandingan antara jumlah atom dari setiap dua unsur yang ada bisa merupakan bilangan bulat atau pecahan sederhana.
  1. Yang terjadi dalam reaksi kimia hanyalah pemisahan, penggabungan, atau penyusunan ulang atom-atom; reaksi kimia tidak mengakibatkan penciptaan atau pemusnahan atom-atom.

2.1

3 of 39

2

2.1

apabila dua unsur bereaksi membentuk dua atau lebih senyawa, maka perbandingan berat salah satu unsur yang bereaksi dengan berat tertentu dari unsur yang lain pada kedua senyawa selalu merupakan perbandingan bilangan bulat sederhana.

4 of 39

8 X2Y

16 X

8 Y

+

2.1

massa dari suatu sistem tertutup akan konstan meskipun terjadi berbagai macam proses di dalam sistem tersebut(dalam sistem tertutup. Massa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama (tetap/konstan)

5 of 39

J.J. Thomson, menentukan perbandingan muatan listrik terhadap massa elektron tunggal e- (e/m = -1,76 x 108 C/g)

(Pemenang Hadiah Nobel bidang Fisika tahun 1906)

2.2

6 of 39

Tabung Sinar Katoda

2.2

7 of 39

2.2

8 of 39

tegangan e- = -1,60 x 10-19 C

tegangan/massa e- Thomson = -1,76 x 108 C/g

massa e- = 9,11 x 10-28 g

Pengukuran massa

elektron tunggal (e-)

(Pemenang Hadiah Nobel

bidang Fisika tahun 1923)

2.2

9 of 39

(Uranium compound)

2.2

Awal abad ke 19

10 of 39

  1. muatan positif atom seluruhnya terkumpul dalam inti.
  2. proton (p) memiliki muatan yang berlawanan (+)

dari muatan elektron (-).

  • massa proton 1,840 x massa elektron (1,67 x 10-24 g).

kecepatan partikel α ~ 1,4 x 107 m/dt

(~5% dari kecepatan cahaya)

(Pemenang Hadiah Nobel di bidang Kimia tahun 1908)

2.2

11 of 39

Thomson

Rutherford

12 of 39

jari-jari atom ~ 100 pm = 1 x 10-10 m

Jari-jari inti atom ~ 5 x 10-3 pm = 5 x 10-15 m

Model Atom

Rutherford

2.2

“Jika suatu atom seukuran Gelora Senayan, maka volume intinya akan sebanding dengan ukuran kelereng.”

13 of 39

massa p = massa n = 1,840 x massa e-

2.2

14 of 39

Nomor Atom (Z) = jumlah proton dalam inti setiap atom

suatu unsur.

Nomor Massa (A) = jumlah total proton + neutron dalam inti

atom suatu unsur.

= nomor atom (Z) + jumlah neutron.

Isotop adalah atom-atom yang memiliki nomor atom yang sama tetapi berbeda nomor massanya.

X

A

Z

H

1

1

H (D)

2

1

H (T)

3

1

U

235

92

U

238

92

Nomor Massa

Nomor Atom

Simbol Unsur

2.3

15 of 39

2.3

16 of 39

6 proton, 8 (14 - 6) neutron, 6 elektron

6 proton, 5 (11 - 6) neutron, 6 elektron

Contoh

2.3

Berapa jumlah proton, neutron, dan elektron pada

C

14

6

?

Berapa jumlah proton, neutron, dan elektron pada

C

11

6

?

17 of 39

Periodik

Golongan

Logam Alkali

Gas Mulia

Halogen

Logam Alkali Bumi

2.4

18 of 39

Kimia Dalam Kehidupan

Unsur mineral alam dalam perut Bumi

Unsur mineral alam pada tubuh manusia

2.4

19 of 39

Molekul adalah suatu agregat (kumpulan) yang terdiri dari sedikitnya dua atom dalam susunan tertentu yang terikat bersama oleh gaya-gaya kimia (disebut juga ikatan kimia).

H2

H2O

NH3

CH4

Molekul diatomik mengandung hanya dua atom

H2, N2, O2, Br2, HCl, CO

Molekul poliatomik mengandung lebih dari dua atom

O3, H2O, NH3, CH4

2.5

20 of 39

Ion adalah sebuah atom atau sekelompok atom yang mempunyai muatan total positif atau negatif.

kation – ion dengan muatan total positif.

Atom netral yang kehilangan satu atau lebih

elektronnya akan menghasilkan kation.

anion – ion dengan muatan total negatif.

Atom netral yang bertambah satu atau lebih

elektronnya akan menghasilkan anion.

Na

11 proton

11 elektron

Na+

11 proton

10 elektron

Cl

17 proton

17 elektron

Cl-

17 proton

18 elektron

2.5

21 of 39

Ion monatomik mengandung hanya satu atom

Ion poliatomik mengandung lebih dari satu atom

2.5

Na+, Cl-, Ca2+, O2-, Al3+, N3-

OH-, CN-, NH4+, NO3-

22 of 39

13 proton, 10 (13 – 3) elektron

34 proton, 36 (34 + 2) elektron

Contoh

2.5

Berapa jumlah proton dan elektron pada ?

Al

27

13

3+

Berapa jumlah proton dan elektron pada ?

Al

78

34

2-

23 of 39

2.5

24 of 39

2.6

25 of 39

Rumus molekul menunjukkan jumlah eksak atom-atom dari setiap unsur di dalam unit terkecil suatu zat.

Rumus empiris menunjukkan unsur-unsur yang ada

dan perbandingan bilangan bulat paling sederhana

pada atom-atomnya.

H2O

H2O

molekular

empiris

C6H12O6

CH2O

O3

O

N2H4

NH2

2.6

26 of 39

Rumus senyawa ionik terdiri atas kombinasi dari kation dan anion.

  • biasanya sama dengan rumus empirisnya.
  • perbandingan kation dan anion di setiap senyawa adalah 1:1

sehingga senyawa tersebut bermuatan listrik netral.

rumus senyawa ionik senyawa NaCl

2.6

27 of 39

Rumus Senyawa Ionik

Al2O3

2.6

2 x +3 = +6

3 x -2 = -6

Al3+

O2-

CaBr2

1 x +2 = +2

2 x -1 = -2

Ca2+

Br-

Na2CO3

1 x +2 = +2

1 x -2 = -2

Na+

CO32-

28 of 39

2.6

29 of 39

2.7

30 of 39

Kation

Anion

Aluminium (Al3+)

Bromida (Br-)

Karbonat (CO32-)

Klorat (ClO3-)

Klorida (Cl-)

Kromat (CrO42-)

Sianida (CN-)

Dikromat (Cr2O72-)

Dihidrogen fosfat (H2PO4-)

Fluorida (F-)

Hidrida (H-)

Hidrogen karbonat atau bikarbonat (HCO3-)

Hidrogen fosfat (HPO42-)

Hidrogen fosfat (HPO42-)

Hidrogen sulfat atau bisulfat (HSO4-)

Hidroksida (OH-)

Iodida (I-)

Nitrat (NO3-)

Nitrida (N3-)

Nitrit (NO2-)

Oksida (O2-)

31 of 39

Kation

Anion

Permanganat (MnO4-)

Peroksida (O22-)

Fosfat (PO43-)

Sulfat

32 of 39

Penamaan Senyawa

  • Senyawa Ionik
    • biasanya logam + non-logam.
    • anion (non-logam), menambahkan “ida” pada nama senyawa.

BaCl2

barium klorida

K2O

potassium oksida

Mg(OH)2

magnesium hidroksida

KNO3

potassium nitrat

2.7

33 of 39

  • Senyawa Ionik logam transisi
    • Menunjukkan kation-kation berbeda dari unsur yang sama dengan menggunakan angka Romawi.

FeCl2

2 Cl- = -2, >> Fe adalah +2

besi(II) klorida

FeCl3

3 Cl- = -3, >> Fe adalah +3

besi(III) klorida

Cr2S3

3 S-2 = -6, >> Cr adalah +3 (6/2)

kromium(III) sulfida

2.7

34 of 39

HI

hidrogen iodida

NF3

nitrogen trifluorida

SO2

sulfur dioksida

N2Cl4

dinitrogen tetraklorida

NO2

nitrogen dioksida

N2O

dinitrogen monoksida

Senyawa Molekular

2.7

RACUN!

Gas Tawa

35 of 39

Asam dapat digambarkan sebagai zat yang

menghasilkan ion hidrogen (H+) ketika dilarutkan ke air.

HCl

    • Cairan murni (gas), hidrogen klorida
    • Ketika dilarutkan ke air (H+ Cl-), asam klorida

Asam okso merupakan asam yang mengandung hidrogen, oksigen, dan unsur lain (unsur pusat).

HNO3

Asam nitrat

H2CO3

Asam karbonat

H2SO4

Asam sulfat

2.7

HNO3

36 of 39

2.7

37 of 39

2.7

38 of 39

Basa dapat digambarkan sebagai zat yang menghasilkan

ion hidroksida (OH-) ketika dilarutkan dalam air.

NaOH

sodium hidroksida

KOH

potasium hidroksida

Ba(OH)2

barium hidroksida

2.7

39 of 39

2.7