Capaian dan Dampak
Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)
30 Juli 2024
Research & Quality Assurance
Kampus Merdeka
KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN,
RISET DAN TEKNOLOGI
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Kemendikbudristek telah menetapkan 8 Indikator Kinerja Utama (IKU) bagi Perguruan Tinggi Negeri untuk mengarahkan transformasi pendidikan tinggi
2
Mahasiswa mendapat pengalaman di luar kampus
Magang, proyek desa, mengajar, riset, berwirausaha, pertukaran pelajar
Lulusan mendapat pekerjaan yang layak
Pekerjaan dengan upah di atas UMR, menjadi Wirausaha, atau melanjutkan studi
Dosen berkegiatan di luar kampus
Mencari pengalaman industri atau berkegiatan di kampus lain
Praktisi mengajar di dalam kampus
Merekrut dosen dengan pengalaman industri
Hasil kerja dosen digunakan�masyarakat dan dapat rekognisi internasional
Hasil riset dan pengabdian yang dimanfaatkan
Program studi bekerjasama dengan mitra kelas dunia
Dalam kurikulum, magang, dan penyerapan lulusan
Kelas yang kolaboratif dan partisipatif
Evaluasi menggunakan metode studi kasus dan kerja kelompok
Program studi berstandar internasional
Memperoleh akreditasi tingkat internasional
1
2
3
4
5
6
7
8
Kualitas Lulusan
Kualitas Kurikulum
Kualitas Dosen
& Pengajar
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Kampus Merdeka sudah merubah lebih dari 1.000.000+* hidup mahasiswa dengan memberikan mereka kesempatan belajar diluar kampus
3
Mahasiswa dari seluruh Indonesia mengikuti program
yang diselenggarakan oleh Kementerian*
400.000+
Mahasiswa dari seluruh Indonesia
mengikuti program yang
diselenggarakan mandiri oleh Perguruan Tinggi*
800.000+
Program unggulan
MBKM
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
MBKM Flagship Learning Outcomes
4
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Tahun 2024, enam program unggulan Kampus Merdeka
dihadirkan kembali
5
..Akumulasi capaian kepesertaan hingga tahun 2024..
17.500
.Kelas kolaborasi.
..Target jumlah mahasiswa peserta tahun 2024..
15.000
Mahasiswa magang atau melakukan studi independen bersama profesional
Mahasiswa pergi belajar di perguruan tinggi luar negeri
Mahasiswa sebagai mitra guru di sekolah membantu proses pembelajaran bagi siswa
Mahasiswa pergi belajar di perguruan tinggi nusantara
Memantik minat dan semangat mahasiswa dalam berwirausaha
Praktisi membawa pengalaman industri dengan mengajar mahasiswa di kelas
90.000
3.000
51.500
15.505
28.925
176.447
6.896
142.611
55.390
30.254
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Pertumbuhan pendaftar dan peserta terus meningkat pesat hingga H1 2024 dan capaian pendaftar tahun ini diperkirakan akan melampaui capaian tahun sebelumnya
6
Pendaftar
Mahasiswa
Mahasiswa
1 : 2.6
85.806
132.359
49.019
184.617
Peserta
2023 H1
2023 H2
254.779
99.573
2024 H1
Pertumbuhan pendaftar dan peserta
Jumlah pendaftar program dan penerima manfaat Program MBKM Flagship (Non-Praktisi),
Dalam # mahasiswa/i, 2023-2024
1 : 2.6
1 : 2.5
Perbandingan Peserta & pendaftar
Program
Total Kampus Merdeka
Unit
Praktisi
Pendaftar
86.486
178.486
22.799
27.072
15.462
9.470
339.775
Peserta*
42.454
62.718
14.838
15.276
12.393
1.984
149.663
Pendaftar
57.257
151.724
29.161
35.255
Pendaftaran belum dibuka
11.341***
284.738
Peserta*
32.577
47.984
7.340
16.250
3.136***
107.287
Pendaftaran belum dibuka
Program belum berjalan
2023
2024 H1
*=Data sesuai SK, capaian peserta belum dikurangi peserta yang mengundurkan diri
**=Berdasarkan hasil pleno kelas kolaborasi pada tanggal 13 Maret 2024 �***=Data peserta IISMA reguler, afirmasi, co-funding, dan IISMA Entrepreneurship
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Pada sisi kemitraan, terdapat penambahan kerjasama dengan mitra industri dan perguruan tinggi untuk mengakomodasi peningkatan target tahun 2024
Capaian Kepesertaan dan Kemitraan
7
Sebaran jenis mitra industri
Mitra BUMN
Mitra Kementerian/ Lembaga
Dalam 24 K/L
Mitra Perusahaan
Mitra NGO
19
Mitra
Contoh Mitra
76
Mitra K/L
Contoh Mitra
308
Mitra
Contoh Mitra
27
Mitra NGO
Contoh Mitra
Sumatera
1.619 sekolah & 26 PTDN
Jawa
3.359 sekolah & 72 PTDN
Kalimantan
344 sekolah
& 4 PTDN
Bali-Nusa
617 sekolah
& 9 PTDN
Sulawesi
991 sekolah & 13 PTDN
Maluku-Papua
76 sekolah
& 4 PTDN
165+
30+
5
Universitas
Negara
Benua
Sebaran jenis mitra Dalam Negeri*
Sebaran jenis mitra Luar Negeri
*PTDN terdiri dari data PT Penerima Program PMM, PTDN akan bertambah setelah proses SK PTP PM selesai
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Sejak program MSIB diluncurkan pada tahun 2021, jumlah peserta mahasiswa MSIB bertambah 4x dari yang ditargetkan pada semester ganjil tahun 2023
8
Dokumen rahasia
Jumlah mahasiswa per gelombang
12.837
24.873
27.977
Mitra: 121
PT: 543
Mitra: 152
PT: 638
Mitra: 219
PT: 645
Mitra: 220
PT: 650
32.517
28.000
Mitra: 300
PT: 800
2021
Agustus
2022
Januari
2022
Agustus
2023
Januari
2023
Agustus
300+
Mitra: 283
PT: 971
2024
Januari
47.984
mitra perusahaan
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Dampak ketika mahasiswa terjun ke lingkungan DUDI untuk pengalaman pembelajaran berbasis proyek
*Sumber: Hasil Survey Endpoint Program Tahun 2023
Mobilitas vertikal
Sebanyak 33.0% berasal dari keluarga kurang mampu, 63.50% memiliki orang tua yang tidak pernah kuliah sebelumnya dan 12.44% memiliki orang tua yang hanya lulusan SD atau tidak lulus SD sama sekali.
Golden ticket
Sebanyak 16.52% peserta magang dan 6.25% peserta studi independen menerima tawaran pekerjaan langsung dari mitra (golden ticket).
Social Return on Investment (SROI)
Nilai potensi kebermanfaatan dari MSIB 5 yang dirasakan oleh mahasiswa mencapai Rp 94,7 miliar.
Perguruan Tinggi
Mitra
Employability
Korelasi positif dengan employability mahasiswa di masa depan terutama pada kemampuan teknis (hardskill), etika profesional (professional ethics), dan problem solving.
Golden ticket
Kompetensi dan skill yang didapat dari program yaitu meningkatkan ekspektasi gaji dan adanya probabilitas mendapatkan golden ticket dari perusahaan tempat magang.
DAMPAK EKONOMI SOSIAL
DAMPAK KELEMBAGAAN
DAMPAK KOMPETENSI
“Saya memberikan inovasi dengan merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring stock handling warehouse. Project tersebuta menjadi portofolio kerja pertama saya, yang saya present dan show sehingga saya mendapatkan pekerjaan tetap sebelum wisuda.“
(WDP, Alumni UI)
Alumni
“MSIB memberikan kesempatan untuk belajar dengan pihak eksternal dan memberikan kesempatan kepada perguruan tinggi untuk bisa berkolaborasi dengan berbagai pihak. Dimulai dari stakeholder perguruan tinggi lain dan pihak swasta terkait.”(Miftahur Rachman, S.H., M.Kn., Univ. Muhammadiyah Riau)”
(MR, Univ. Muhammadiyah Riau)
Perguruan Tinggi
“Bisa mendapatkan pengalaman berharga dalam membantu banyak mahasiswa di Indonesia yang ingin upskilling. Kami juga bisa mencari talenta yang berkualitas melalui program ini.”
(CM, PT Jobhun Membangun Indonesia)
Mitra
“Berhasil mencapai target project dan mengerjakan project secara tepat waktu selain itu inovasi peserta magang juga memberikan perspektif baru bagi organisasi mitra.”
(ARSP, BPJS Ketenagakerjaan)
“Saya membuat sebuah aplikasi yang berguna bagi UMKM dalam memasarkan produknya.”
(AS, Universitas Bina Sarana Informatika)
Mahasiswa
“...membuat alat berbasis teknologi degester portable dalam pembuatan biogas berbahan baku sampah organik.”
(CA, Universitas Borneo Tarakan)
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Mahasiswa mendapat pengalaman dan peningkatan keterampilan soft skills melalui program Kampus Mengajar
Berperan aktif dalam mencerdaskan anak bangsa untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi
Menjadi mitra guru untuk berinovasi dalam pengembangan model pembelajaran yang kreatif dan inovatif
Membangun rasa empati dan kepekaan sosial terhadap kehidupan masyarakat sekitar
Seiring dengan terus berkembangnya jumlah peserta, semakin banyak pula jumlah mahasiswa yang mendaftar dan mengikuti program Kampus Mengajar.
Kampus Mengajar membantu peningkatan literasi dan numerasi siswa SD, SMP, dan SMK melalui kontribusi mahasiswa sebagai mitra guru di sekolah
140.000+
27.000+
Peserta Mahasiswa*
Mitra
SD, SMP, SMK*
*=Data sesuai SK per Q2 Tahun 2024
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Dampak ketika mahasiswa berkontribusi sebagai mitra guru di sekolah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia
“Perubahan karakter, semangat belajar, dan besarnya rasa ingin tahu yang mendorong siswa menjadi lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran.”
(S, M. Pd., Uptd. SDN Petapan 1)
*Sumber: Hasil Survey Endpoint Program Tahun 2023
Nilai Kebermanfaatan
Nilai manfaat sosial (SROI) yang diterima para guru melalui program yang dibuat mahasiswa mencapai Rp262.8 miliar
Inklusivitas Program
Program bersifat inklusif dengan mayoritas (55%) peserta program KM berasal dari keluarga berpendapatan rendah, dengan orang tua berpendidikan SD dan SMP.
Manfaat bagi seluruh pihak
Program KM memiliki dampak sosial yang paling luas bagi seluruh pihak yang terlibat (siswa, guru, kepala sekolah, dan masyarakat sekitar sekolah)
Perguruan Tinggi
Sekolah
Peningkatan Kompetensi Mahasiswa
Mahasiswa peserta program Kampus Mengajar mengalami peningkatan pada kompetensi umum dan kompetensi khusus, terutama pada aspek:
DAMPAK EKONOMI SOSIAL
DAMPAK KELEMBAGAAN
DAMPAK KOMPETENSI
“Program Kampus Mengajar memberi ruang pengabdian, penerapan berbagai kajian inovasi dan kreativitas yang dihasilkan dosen dalam peningkatan mutu pendidikan.”
(IW, Universitas Sulawesi Barat)
Perguruan Tinggi
“Mahasiswa menerapkan pembelajaran menggunakan teknologi serta mengajarkan kepada guru terkait aplikasi canva yang membantu dalam pembuatan media pembelajaran.”
(S, SD negeri 2 Ladongi Jaya)
“Sistem asesmen sekolah, menginisiasi teknologi laptop dan tablet pada siswa kelas 5 sebagai asesmen pengganti ujian sekolah dan nasional.”
(SAPN, Universitas Negeri Makassar)
Mahasiswa
*Sumber: Hasil Survey Endpoint Program Tahun 2023
“Saya menciptakan sebuah aplikasi literasi dasar untuk anak usia pra-sekolah sebagai solusi inovatif atas rendahnya tingkat literasi baca tulis di Indonesia (didanai oleh program MBKM Bangkit Academy & Kedaireka)”
(MF, Univ. Negeri Semarang)
Mahasiswa
Mitra
“Sekolah banyak mendapat masukan dari mahasiswa terkait dengan inovasi metode pembelajaran.”
(NLPS, SD Negeri 14 Pemecutan)
Mitra
Mitra
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Setiap perguruan tinggi pelaksana merancang program untuk menjawab masalah kewirausahaan di daerah masing-masing
Wirausaha Merdeka bekerjasama dengan 34 perguruan tinggi dengan program wirausaha terbaik untuk melatih >12.000 mahasiswa dari >400 perguruan tinggi
34 Perguruan Tinggi
Pelaksana Program WMK 2023
Jumlah mahasiswa per angkatan
11.535
12.393
2022
Angkatan 1
2023
Angkatan 2
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Dokumen rahasia
Dampak ketika mahasiswa melakukan praktik kegiatan wirausaha untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam penciptaan kewirausahaan
*Sumber: Hasil Survey Endpoint Program Tahun 2023
Mobilitas Vertikal
52,8% mahasiswa peserta WMK berasal dari keluarga kurang mampu. 23,32% mahasiswa peserta WMK bahkan memiliki orang tua yang hanya lulusan SD atau tidak lulus SD sama sekali.
Pengurangan Pengangguran
Terciptanya lapangan pekerjaan dan naiknya aktivitas ekonomi
Inspirasi Wirausaha
Kenaikan intensi orang di sekitar mahasiswa peserta (peer group) untuk ikut berwirausaha
Perguruan Tinggi
Peningkatan Kompetensi Khusus
DAMPAK EKONOMI SOSIAL
DAMPAK KELEMBAGAAN
DAMPAK KOMPETENSI
“Sangat banyak, terutama bisa membangun relasi dengan pelaku usaha, merubah mindset mahasiswa menjadi Entrepreneurship.”
(YU, Universitas Sam Ratulangi)
Perguruan Tinggi
“...ketika expo dan demo day, saya merasa mendapat pengalaman untuk praktik langsung memasarkan produk saya kepada konsumen.”
(FAA, Universitas Dian Nuswantoro)
Mahasiswa
“Saya dapat memperkenalkan Inovasi produk khas Kabupaten Sumenep yakni Pentol Ghepek dan memiliki kesempatan untuk membuka lapangan pekerjaan melalui usaha yg dijalankan.”
(FP, Alumni Universitas Trunojoyo)
Alumni
“Memaksimalkan sumber daya yang belum sepenuhnya digunakan untuk menjadi peluang kerja yaitu pemanfaatan Anggur Laut sebagai Sustainable Business.”
(MBN, Alumni Universitas Wahid Hasyim)
Alumni
“Memberi kesempatan pendidikan kewirausahaan bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.”
(EM, Universitas Airlangga)
Perguruan Tinggi
“...mendapat ilmu baru dalam dunia nyata yang tidak di dapat di kuliah terkait dengan customer segment dan operasional.”
(RJ, Institut Pertanian Bogor)
Mahasiswa
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Dampak ketika mahasiswa mengikuti pembelajaran berbasis kasus dan proyek di dalam kelas dari kolaborasi praktisi industri dan dosen
“Pengalamannya karena berhasil membuat mahasiswa mampu mempraktikkan pembelajaran pada mata kuliah.”
(I, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Enrekang)
Mitra
Nilai Kebermanfaatan
Nilai kebermanfaatan PM menurut perspektif praktisi mencapai Rp104,6 miliar.
Tawaran Pekerjaan
Mobilitas Vertikal
Setengah mahasiswa peserta PM berasal dari keluarga kurang mampu, dan pendidikan terakhir orang tua peserta didominasi oleh SMA/MA dan SD/MI.
*Sumber: Hasil Survey Endpoint Program Tahun 2023
Perguruan Tinggi
Mitra/ Praktisi
DAMPAK EKONOMI SOSIAL
DAMPAK KELEMBAGAAN
DAMPAK KOMPETENSI
“Dua mahasiswa saya rekrut, memiliki kriteria khusus yakni tanggung jawab, berdedikasi tinggi, sabar, dan terampil sesuai bidangnya.”
(DN, Sosialisasi Seni Keraton Yogyakarta Instruktur Tari Jawa)
Mitra
“Pelaksanaan Praktisi Mengajar dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa yang dikolaborasikan dari pengalaman praktisi pada kompetensi atau bidang yang dikuasai.”
(ES, Politeknik Negeri Media Kreatif)
Perguruan Tinggi
“Saya melihat ada potensi mahasiswa yang baik yang dapat bermanfaat mengembangkan instansi saya.”
(DS, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional)
Perguruan Tinggi
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka mengajak mahasiswa untuk belajar dan mengalami keragaman budaya di Indonesia
Mahasiswa dapat merasakan berbagai manfaat dengan bergabung di program PMM
Mengenal keberagaman Indonesia
Mengasah kemampuan kepemimpinan
Membangun jejaring di tempat baru
Jumlah mahasiswa per gelombang
11.464
12.930
PMM 2021
PMM 2022
PMM 2024
15.276
16.250
PMM 2023
“Bertukar sementara, bermakna selamanya”
*Terdapat PT yang berperan sebagai PT Penerima dan PT Pengirim
Perguruan Tinggi Pengirim
766*
Perguruan Tinggi Penerima
128*
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Dampak ketika mahasiswa diajak untuk belajar keragaman budaya di Indonesia (diversity experience)
Dampak ekonomi mahasiswa
PMM mendukung terjadinya Mobilitas vertikal dengan 52,6% Mahasiswa berasal dari keluarga kurang mampu dan 49% peserta setuju Program PMM memiliki dampak ekonomi.
Kolaborasi antara dosen dan mahasiswa
41% mahasiswa PMM melakukan kolaborasi dengan dosen di PT Penerima, Namun lebih banyak mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang melakukan kolaborasi dengan mahasiswa/ PT Penerima.
Peningkatan kompetensi umum dan khusus
3 peningkatan kompetensi umum tertinggi:
3 peningkatan kompetensi khusus tertinggi:
Mahasiswa berkolaborasi
*Sumber: Hasil Survey Endpoint Program Tahun 2023
Ketercapaian IKU 2
Program Mahasiswa Merdeka mendorong Perguruan Tinggi yang terlibat dalam mencapai IKU 2
Kerjasama antar Perguruan Tinggi
Terdapat potensi yang sangat besar akan terjadinya kerjasama antara Perguruan Tinggi Pengirim dengan Perguruan Tinggi Penerima
Mahasiswa bermigrasi
Mahasiswa berkontribusi
DAMPAK EKONOMI
DAMPAK KELEMBAGAAN
DAMPAK KOMPETENSI
“Saya menawarkan sistem perpustakaan barcode yang saya rancang bersama teman-teman. Hal ini terinspirasi dari perpustakaan di PT tempat saya diterima waktu mengikuti program pertukaran mahasiswa.”
(SDM, Alumni Universitas Cokroaminoto Palopo)
Alumni
“Saya berkesempatan mengenalkan ragam budaya Aceh kepada peserta. Selain itu, saya juga berkesempatan memperkenalkan salah satu hewan langka yang terancam punah yaitu tuntong laut. Melalui kegiatan inspirasi, mahasiswa tergerak untuk berpartisipasi dalam pelestarian tuntong laut dan habitatnya melalui kegiatan kontribusi sosial.”
(MAD, Universitas Samudra)
Perguruan Tinggi
“Dengan menjadi dosen Modul Nusantara saya mengenal berbagai karakter mahasiswa yang berasal dari luar Pulau Jawa dan sekaligus mengenal budaya mereka. Pada kegiatan yang telah dirancang selama pelaksanaan program dapat membantu saya untuk melakukan kegiatan penelitian maupun pengabdian.”
(M, Universitas Jenderal Soedirman)
Perguruan Tinggi
“Saya berkunjung ke Masjid Raya Baiturrahman, saya juga pergi ke Museum Aceh, Museum Tsunami. Selain itu, saya juga mendapat banyak teman di sini, sehingga saya mampu mempelajari banyak kebudayaan yang ada di Indonesia ini dan itu bagi saya sangat seru.”
(AAA, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo ke Universitas Syiah Kuala)
Mahasiswa
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Angkatan terbaru Program IISMA yaitu 2023 telah berjalan dengan 1.980 mahasiswa sarjana dan vokasi
Host Universities di 26 Negara berpartisipasi dalam Program
IISMA tahun 2023
126
Jawa &
Bali (1,703)
Sumatera (139)
Sulawesi, Maluku,
NTP & NTT (66)
Kalimantan (46)
Papua (2)
AS & Chile
(246)
Asia
(479)
Australia
(2220��Eropa Barat
& Utara (301)
Eropa Tenggara
& Selatan (148)
Eropa Timur
& Tengah (219)
Inggris
(341)
Mobilisasi Mahasiswa dari berbagai daerah Indonesia
*Terdapat PT yang berperan sebagai PT Penerima dan PT Pengirim
Home University
162
Mahasiswa awardee
1.980
Mobilisasi Program IISMA
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
Dampak ketika melakukan kerjasama sinergis untuk mendorong pendidikan berkualitas dunia
Peningkatan kompetensi
Peningkatan self-value
Program IISMA berkontribusi memberikan international exposure bagi mahasiswa Indonesia sehingga mampu mendorong peningkatan self-value mahasiswa, dan menumbuhkan keinginan untuk berkontribusi di dalam negeri, terutama di daerah asal.
*Sumber: Hasil Survey Endpoint Program Tahun 2023
Perguruan Tinggi Pengirim
Host University
Menjalin kolaborasi yang baik dalam bentuk kolaborasi akademik, kolaborasi jangka panjang, dan visitasi
DAMPAK EKONOMI SOSIAL
DAMPAK KELEMBAGAAN
DAMPAK KOMPETENSI
“Mata kuliah "The Geographies of Uneven Development" di universitas IISMA saya sangat berdampak pada pilihan studi lanjut saya yang membuat saya pindah dari Ilmu Ekonomi ke Development Studies. Final project dari kelas ini saya lanjutkan menjadi skripsi saya dan dipublikasikan di SSRN. Mata kuliah ini juga sangat membantu dalam pekerjaan saya sebagai konsultan Asian Development Bank
(AMSi, Alumni Universitas Gadjah Mada)
Alumni
- biru: alumni
- merah: PT
- hijau: mitra (perusahaan/sekolah/dll)
- kuning: mahasiswa
“…memperluas jejaring dan kerja sama luar negeri, membantu mengenalkan nama baik kampus di kancah internasional, membantu akreditasi, dan lain sebagainya.”
(RAH., Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta)
Perguruan Tinggi Pengirim
"...Yang paling berkesan adalah ketika saya mengikuti program ESN atau Erasmus in Schools, di mana saya mempresentasikan budaya Indonesia kepada anak SD. Selain itu, saya juga berkesempatan mendampingi adik-adik TK dengan autistic spectrum dalam kegiatan belajar mereka.”(Stephanie Jessie Margaret Sihombing, Universitas Telkom ke Palacký University Olomouc)
“Setelah mendapatkan pengalaman belajar selama satu semester, setelah kembali ke Indonesia saya mendapatkan pekerjaan sebagai education consultant di sebuah start-up sebelum saya lulus dari universitas. Saya membantu teman-teman untuk mendapatkan kesempatan belajar di luar negeri dengan menggunakan beasiswa yang tersedia.
(FNP, Alumni Univ. Muhammadiyah Surakarta)
Alumni
"...Yang paling berkesan adalah ketika saya mengikuti program ESN atau Erasmus in Schools, di mana saya mempresentasikan budaya Indonesia kepada anak SD. Selain itu, saya juga berkesempatan mendampingi adik-adik TK dengan autistic spectrum dalam kegiatan belajar mereka.”
(SJMS, Universitas Telkom ke Palacký University Olomouc)
Alumni
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi
89.3%
UMK
2.8
bulan
Waktu yang diperlukan untuk alumni Kampus Merdeka mendapatkan pekerjaan setelah lulus (dalam bulan)
Payback Period
Waktu Dapat Kerja Setelah Lulus
Sakernas*
Gaji setelah lulus
(dalam kelipatan Rata-rata Nasional)
1.67x
IDR 2.779.002
10
8.15
Sakernas*
*Data rata-rata nasional tentang waktu menunggu dan gaji utama diambil dari Sakernas (Survei Angkatan Kerja Nasional).
Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan luar kampus memiliki waktu tunggu yang lebih singkat dan mendapatkan gaji yang lebih tinggi.
Alumni
MBKM
Alumni
MBKM
*Data rata-rata nasional tentang waktu menunggu dan gaji utama diambil dari Sakernas (Survei Angkatan Kerja Nasional).
*Data rata-rata nasional tentang waktu menunggu dan gaji utama diambil dari Sakernas (Survei Angkatan Kerja Nasional).
Seluruh pihak diharapkan menjalin kolaborasi dan sinergi untuk mengimplementasikan Program MBKM, sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman dan manfaat belajar di luar kampus
*new program launching in 2022
Data comes from enrollment recap per program until November 2022
*
Jumlah mahasiswa yang belajar di luar kampus
Program flagship
MBKM Mandiri
115.500
60.000
250.000
100.000
3.000
150.000
175.000
500.000
825.000
+2.7x
Ke depan, kebijakan MBKM diharapkan menjadi sebuah gerakan yang masif untuk memfasilitasi mahasiswa melaksanakan pembelajaran di luar kampus.
Kolaborasi seluruh pihak sangat dinanti untuk mensukseskan akselerasi implementasi MBKM Mandiri.
160.000
365.500
650.000
1.000.000
21
Terima kasih!
Dampak Kebermanfaatan Program MBKM
22
| | | | | |
|
| IISMA berkontribusi memberikan international exposure bagi mahasiswa Indonesia sehingga mampu mendorong peningkatan self-value mahasiswa, dan menumbuhkan keinginan untuk berkontribusi di dalam negeri, terutama di daerah asal. |
|
|
|
Bagi Perguruan Tinggi: Ketercapaian IKU 1 dan atau IKU 6, Kerja sama dengan mitra DUDI, Sarana branding/promosi Perguruan Tinggi ke masyarakat/public Bagi Mitra: inovasi berdampak peserta magang, meningkatkan value added, Nilai kebermanfaatan setara dengan 4,3 bulan Program M | Bagi Perguruan Tinggi: peluang Kerjasama PT & sekolah, Penyesuaian kurikulum pada PT/prodi, Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi (pengabdian masyarakat) Bagi Sekolah: peningkatan capaian pembelajaran dan peningkatan motivasi siswa | Bagi Perguruan Tinggi Pengirim: potensi Kerjasama dengan host university, Meningkatkan reputasi, pencapaian IKU Perguruan Tinggi, dan memperluas jejaring Bagi Host University: potensi kolaborasi akademik, kolaborasi jangka Panjang, dan visitasi | Bagi Perguruan Tinggi:
| Bagi Perguruan Tinggi:
| Bagi Perguruan Tinggi: ketercapaian IKU 4 (praktisi mengajar di kampus) dan IKU 1 (pekerjaan layak), peningkatan link & match perguruan tinggi dan dunia industri Bagi Mitra: potensi praktisi merekrut mahasiswa PM ke perusahaan/ institusi dan potensi kerja sama dengan perguruan tinggi. |
Kompetensi employability mahasiswa meningkat, terutama kemampuan teknis (hardskill), etika profesional (professional ethics), dan problem solving | Peningkatan employability skills dan kompetensi khusus terutama dent Initiatives, kerja sama, kemampuan adaptasi, dan social awareness | Peningkatan employability skills dan kompetensi khusus (kompetensi efikasi diri, kepekaan sosial, kecerdasan budaya, toleransi terhadap ambigu, keterlibatan proses kreatif, dan kepercayaan diri dalam bahasa asing) | Peningkatan employability skills terutama Communication and interpersonal ability, Self management, Self esteem) dan kompetensi khusus terutama Time management, System thinking, dan Social awareness. | Peningkatan kompetensi mahasiswa terkait dengan employability skills (kompetensi umum) dan kompetensi khusus (perilaku wirausaha, niat berwirausaha, efikasi diri wirausaha, kemampuan dan mindset wirausaha). |
|
Dampak Ekonomi Sosial
Dampak Kelembagaan
Dampak Kompetensi
*Sumber: Hasil Survey Endpoint Program Tahun 2023
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi