1 of 22

Capaian dan Dampak

Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)

30 Juli 2024

Research & Quality Assurance

Kampus Merdeka

KEMENTERIAN PENDIDIKAN, KEBUDAYAAN,

RISET DAN TEKNOLOGI

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

2 of 22

Kemendikbudristek telah menetapkan 8 Indikator Kinerja Utama (IKU) bagi Perguruan Tinggi Negeri untuk mengarahkan transformasi pendidikan tinggi

2

Mahasiswa mendapat pengalaman di luar kampus

Magang, proyek desa, mengajar, riset, berwirausaha, pertukaran pelajar

Lulusan mendapat pekerjaan yang layak

Pekerjaan dengan upah di atas UMR, menjadi Wirausaha, atau melanjutkan studi

Dosen berkegiatan di luar kampus

Mencari pengalaman industri atau berkegiatan di kampus lain

Praktisi mengajar di dalam kampus

Merekrut dosen dengan pengalaman industri

Hasil kerja dosen digunakan�masyarakat dan dapat rekognisi internasional

Hasil riset dan pengabdian yang dimanfaatkan

Program studi bekerjasama dengan mitra kelas dunia

Dalam kurikulum, magang, dan penyerapan lulusan

Kelas yang kolaboratif dan partisipatif

Evaluasi menggunakan metode studi kasus dan kerja kelompok

Program studi berstandar internasional

Memperoleh akreditasi tingkat internasional

1

2

3

4

5

6

7

8

Kualitas Lulusan

Kualitas Kurikulum

Kualitas Dosen

& Pengajar

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

3 of 22

Kampus Merdeka sudah merubah lebih dari 1.000.000+* hidup mahasiswa dengan memberikan mereka kesempatan belajar diluar kampus

3

Mahasiswa dari seluruh Indonesia mengikuti program

yang diselenggarakan oleh Kementerian*

400.000+

Mahasiswa dari seluruh Indonesia

mengikuti program yang

diselenggarakan mandiri oleh Perguruan Tinggi*

800.000+

Program unggulan

MBKM

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

4 of 22

MBKM Flagship Learning Outcomes

4

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

5 of 22

Tahun 2024, enam program unggulan Kampus Merdeka

dihadirkan kembali

5

..Akumulasi capaian kepesertaan hingga tahun 2024..

17.500

.Kelas kolaborasi.

..Target jumlah mahasiswa peserta tahun 2024..

15.000

Mahasiswa magang atau melakukan studi independen bersama profesional

Mahasiswa pergi belajar di perguruan tinggi luar negeri

Mahasiswa sebagai mitra guru di sekolah membantu proses pembelajaran bagi siswa

Mahasiswa pergi belajar di perguruan tinggi nusantara

Memantik minat dan semangat mahasiswa dalam berwirausaha

Praktisi membawa pengalaman industri dengan mengajar mahasiswa di kelas

90.000

3.000

51.500

15.505

28.925

176.447

6.896

142.611

55.390

30.254

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

6 of 22

Pertumbuhan pendaftar dan peserta terus meningkat pesat hingga H1 2024 dan capaian pendaftar tahun ini diperkirakan akan melampaui capaian tahun sebelumnya

6

Pendaftar

Mahasiswa

Mahasiswa

1 : 2.6

85.806

132.359

49.019

184.617

Peserta

2023 H1

2023 H2

254.779

99.573

2024 H1

Pertumbuhan pendaftar dan peserta

Jumlah pendaftar program dan penerima manfaat Program MBKM Flagship (Non-Praktisi),

Dalam # mahasiswa/i, 2023-2024

1 : 2.6

1 : 2.5

Perbandingan Peserta & pendaftar

Program

Total Kampus Merdeka

Unit

Praktisi

Pendaftar

86.486

178.486

22.799

27.072

15.462

9.470

339.775

Peserta*

42.454

62.718

14.838

15.276

12.393

1.984

149.663

Pendaftar

57.257

151.724

29.161

35.255

Pendaftaran belum dibuka

11.341***

284.738

Peserta*

32.577

47.984

7.340

16.250

3.136***

107.287

Pendaftaran belum dibuka

Program belum berjalan

2023

2024 H1

*=Data sesuai SK, capaian peserta belum dikurangi peserta yang mengundurkan diri

**=Berdasarkan hasil pleno kelas kolaborasi pada tanggal 13 Maret 2024 �***=Data peserta IISMA reguler, afirmasi, co-funding, dan IISMA Entrepreneurship

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

7 of 22

Pada sisi kemitraan, terdapat penambahan kerjasama dengan mitra industri dan perguruan tinggi untuk mengakomodasi peningkatan target tahun 2024

Capaian Kepesertaan dan Kemitraan

7

Sebaran jenis mitra industri

Mitra BUMN

Mitra Kementerian/ Lembaga

Dalam 24 K/L

Mitra Perusahaan

Mitra NGO

19

Mitra

Contoh Mitra

76

Mitra K/L

Contoh Mitra

308

Mitra

Contoh Mitra

27

Mitra NGO

Contoh Mitra

Sumatera

1.619 sekolah & 26 PTDN

Jawa

3.359 sekolah & 72 PTDN

Kalimantan

344 sekolah

& 4 PTDN

Bali-Nusa

617 sekolah

& 9 PTDN

Sulawesi

991 sekolah & 13 PTDN

Maluku-Papua

76 sekolah

& 4 PTDN

165+

30+

5

Universitas

Negara

Benua

Sebaran jenis mitra Dalam Negeri*

Sebaran jenis mitra Luar Negeri

*PTDN terdiri dari data PT Penerima Program PMM, PTDN akan bertambah setelah proses SK PTP PM selesai

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

8 of 22

Sejak program MSIB diluncurkan pada tahun 2021, jumlah peserta mahasiswa MSIB bertambah 4x dari yang ditargetkan pada semester ganjil tahun 2023

8

Dokumen rahasia

Jumlah mahasiswa per gelombang

12.837

24.873

27.977

Mitra: 121

PT: 543

Mitra: 152

PT: 638

Mitra: 219

PT: 645

Mitra: 220

PT: 650

32.517

28.000

Mitra: 300

PT: 800

2021

Agustus

2022

Januari

2022

Agustus

2023

Januari

2023

Agustus

300+

Mitra: 283

PT: 971

2024

Januari

47.984

mitra perusahaan

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

9 of 22

Dampak ketika mahasiswa terjun ke lingkungan DUDI untuk pengalaman pembelajaran berbasis proyek

*Sumber: Hasil Survey Endpoint Program Tahun 2023

Mobilitas vertikal

Sebanyak 33.0% berasal dari keluarga kurang mampu, 63.50% memiliki orang tua yang tidak pernah kuliah sebelumnya dan 12.44% memiliki orang tua yang hanya lulusan SD atau tidak lulus SD sama sekali.

Golden ticket

Sebanyak 16.52% peserta magang dan 6.25% peserta studi independen menerima tawaran pekerjaan langsung dari mitra (golden ticket).

Social Return on Investment (SROI)

Nilai potensi kebermanfaatan dari MSIB 5 yang dirasakan oleh mahasiswa mencapai Rp 94,7 miliar.

Perguruan Tinggi

  • Ketercapaian IKU 1 dan atau IKU 6
  • Kerja sama dengan mitra DUDI
  • Meningkatkan akreditasi prodi dan kompetensi dosen
  • Sarana branding/promosi Perguruan Tinggi ke masyarakat/publik
  • Mahasiswa mendapatkan pengetahuan dan pengalaman untuk menjadi solusi dalam merespon kesenjangan antara dunia praktis dan akademi.

Mitra

  • Adanya inovasi berdampak yang dilakukan peserta magang dan meningkatkan value added di perusahaan mitra.
  • Nilai kebermanfaatan yang dirasakan oleh mitra dengan adanya peserta MSIB setara dengan 4,3 bulan Program Management Trainee/ODP.

Employability

Korelasi positif dengan employability mahasiswa di masa depan terutama pada kemampuan teknis (hardskill), etika profesional (professional ethics), dan problem solving.

Golden ticket

Kompetensi dan skill yang didapat dari program yaitu meningkatkan ekspektasi gaji dan adanya probabilitas mendapatkan golden ticket dari perusahaan tempat magang.

DAMPAK EKONOMI SOSIAL

DAMPAK KELEMBAGAAN

DAMPAK KOMPETENSI

“Saya memberikan inovasi dengan merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring stock handling warehouse. Project tersebuta menjadi portofolio kerja pertama saya, yang saya present dan show sehingga saya mendapatkan pekerjaan tetap sebelum wisuda.

(WDP, Alumni UI)

Alumni

“MSIB memberikan kesempatan untuk belajar dengan pihak eksternal dan memberikan kesempatan kepada perguruan tinggi untuk bisa berkolaborasi dengan berbagai pihak. Dimulai dari stakeholder perguruan tinggi lain dan pihak swasta terkait.”(Miftahur Rachman, S.H., M.Kn., Univ. Muhammadiyah Riau)”

(MR, Univ. Muhammadiyah Riau)

Perguruan Tinggi

“Bisa mendapatkan pengalaman berharga dalam membantu banyak mahasiswa di Indonesia yang ingin upskilling. Kami juga bisa mencari talenta yang berkualitas melalui program ini.”

(CM, PT Jobhun Membangun Indonesia)

Mitra

“Berhasil mencapai target project dan mengerjakan project secara tepat waktu selain itu inovasi peserta magang juga memberikan perspektif baru bagi organisasi mitra.”

(ARSP, BPJS Ketenagakerjaan)

“Saya membuat sebuah aplikasi yang berguna bagi UMKM dalam memasarkan produknya.”

(AS, Universitas Bina Sarana Informatika)

Mahasiswa

“...membuat alat berbasis teknologi degester portable dalam pembuatan biogas berbahan baku sampah organik.”

(CA, Universitas Borneo Tarakan)

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

10 of 22

Mahasiswa mendapat pengalaman dan peningkatan keterampilan soft skills melalui program Kampus Mengajar

Berperan aktif dalam mencerdaskan anak bangsa untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi

Menjadi mitra guru untuk berinovasi dalam pengembangan model pembelajaran yang kreatif dan inovatif

Membangun rasa empati dan kepekaan sosial terhadap kehidupan masyarakat sekitar

Seiring dengan terus berkembangnya jumlah peserta, semakin banyak pula jumlah mahasiswa yang mendaftar dan mengikuti program Kampus Mengajar.

Kampus Mengajar membantu peningkatan literasi dan numerasi siswa SD, SMP, dan SMK melalui kontribusi mahasiswa sebagai mitra guru di sekolah

140.000+

27.000+

Peserta Mahasiswa*

Mitra

SD, SMP, SMK*

*=Data sesuai SK per Q2 Tahun 2024

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

11 of 22

Dampak ketika mahasiswa berkontribusi sebagai mitra guru di sekolah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia

“Perubahan karakter, semangat belajar, dan besarnya rasa ingin tahu yang mendorong siswa menjadi lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran.”

(S, M. Pd., Uptd. SDN Petapan 1)

*Sumber: Hasil Survey Endpoint Program Tahun 2023

Nilai Kebermanfaatan

Nilai manfaat sosial (SROI) yang diterima para guru melalui program yang dibuat mahasiswa mencapai Rp262.8 miliar

Inklusivitas Program

Program bersifat inklusif dengan mayoritas (55%) peserta program KM berasal dari keluarga berpendapatan rendah, dengan orang tua berpendidikan SD dan SMP.

Manfaat bagi seluruh pihak

Program KM memiliki dampak sosial yang paling luas bagi seluruh pihak yang terlibat (siswa, guru, kepala sekolah, dan masyarakat sekitar sekolah)

Perguruan Tinggi

  • Membuka peluang PT dan prodi untuk bekerjasama dengan sekolah
  • Penyesuaian kurikulum pada PT dan/atau prodi
  • Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan pengabdian masyarakat

Sekolah

  • Peningkatan capaian pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran yang lebih bervariasi dan penggunaan teknologi yang lebih baik
  • Siswa mengalami peningkatan motivasi belajar, dan terdorong untuk memiliki pekerjaan yang berbeda dengan orang tua (mobilitas vertikal)

Peningkatan Kompetensi Mahasiswa

Mahasiswa peserta program Kampus Mengajar mengalami peningkatan pada kompetensi umum dan kompetensi khusus, terutama pada aspek:

  • Student Initiatives
  • Kerja sama,
  • Kemampuan adaptasi, dan;
  • Social awareness

DAMPAK EKONOMI SOSIAL

DAMPAK KELEMBAGAAN

DAMPAK KOMPETENSI

“Program Kampus Mengajar memberi ruang pengabdian, penerapan berbagai kajian inovasi dan kreativitas yang dihasilkan dosen dalam peningkatan mutu pendidikan.”

(IW, Universitas Sulawesi Barat)

Perguruan Tinggi

“Mahasiswa menerapkan pembelajaran menggunakan teknologi serta mengajarkan kepada guru terkait aplikasi canva yang membantu dalam pembuatan media pembelajaran.”

(S, SD negeri 2 Ladongi Jaya)

“Sistem asesmen sekolah, menginisiasi teknologi laptop dan tablet pada siswa kelas 5 sebagai asesmen pengganti ujian sekolah dan nasional.”

(SAPN, Universitas Negeri Makassar)

Mahasiswa

*Sumber: Hasil Survey Endpoint Program Tahun 2023

“Saya menciptakan sebuah aplikasi literasi dasar untuk anak usia pra-sekolah sebagai solusi inovatif atas rendahnya tingkat literasi baca tulis di Indonesia (didanai oleh program MBKM Bangkit Academy & Kedaireka)”

(MF, Univ. Negeri Semarang)

Mahasiswa

Mitra

“Sekolah banyak mendapat masukan dari mahasiswa terkait dengan inovasi metode pembelajaran.

(NLPS, SD Negeri 14 Pemecutan)

Mitra

Mitra

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

12 of 22

Setiap perguruan tinggi pelaksana merancang program untuk menjawab masalah kewirausahaan di daerah masing-masing

Wirausaha Merdeka bekerjasama dengan 34 perguruan tinggi dengan program wirausaha terbaik untuk melatih >12.000 mahasiswa dari >400 perguruan tinggi

34 Perguruan Tinggi

Pelaksana Program WMK 2023

Jumlah mahasiswa per angkatan

11.535

12.393

2022

Angkatan 1

2023

Angkatan 2

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Dokumen rahasia

13 of 22

Dampak ketika mahasiswa melakukan praktik kegiatan wirausaha untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam penciptaan kewirausahaan

*Sumber: Hasil Survey Endpoint Program Tahun 2023

Mobilitas Vertikal

52,8% mahasiswa peserta WMK berasal dari keluarga kurang mampu. 23,32% mahasiswa peserta WMK bahkan memiliki orang tua yang hanya lulusan SD atau tidak lulus SD sama sekali.

Pengurangan Pengangguran

Terciptanya lapangan pekerjaan dan naiknya aktivitas ekonomi

Inspirasi Wirausaha

Kenaikan intensi orang di sekitar mahasiswa peserta (peer group) untuk ikut berwirausaha

Perguruan Tinggi

  • Ketercapaian IKU 1 (pekerjaan layak, menjadi wirausaha)
  • Ketercapaian IKU 2 (pengalaman di luar kampus)

Peningkatan Kompetensi Khusus

  • Peningkatan kompetensi mahasiswa terkait dengan employability skills (kompetensi umum) dan kompetensi khusus (perilaku wirausaha, niat berwirausaha, efikasi diri wirausaha, kemampuan dan mindset wirausaha).
  • Sesuai hasil pengukuran dari Global Entrepreneurship Monitor (GEM), Program WMK lebih dominan mengembangkan aspek kognitif-psikologis dibandingkan aspek perilaku.

DAMPAK EKONOMI SOSIAL

DAMPAK KELEMBAGAAN

DAMPAK KOMPETENSI

“Sangat banyak, terutama bisa membangun relasi dengan pelaku usaha, merubah mindset mahasiswa menjadi Entrepreneurship.”

(YU, Universitas Sam Ratulangi)

Perguruan Tinggi

“...ketika expo dan demo day, saya merasa mendapat pengalaman untuk praktik langsung memasarkan produk saya kepada konsumen.”

(FAA, Universitas Dian Nuswantoro)

Mahasiswa

“Saya dapat memperkenalkan Inovasi produk khas Kabupaten Sumenep yakni Pentol Ghepek dan memiliki kesempatan untuk membuka lapangan pekerjaan melalui usaha yg dijalankan.”

(FP, Alumni Universitas Trunojoyo)

Alumni

Memaksimalkan sumber daya yang belum sepenuhnya digunakan untuk menjadi peluang kerja yaitu pemanfaatan Anggur Laut sebagai Sustainable Business.”

(MBN, Alumni Universitas Wahid Hasyim)

Alumni

“Memberi kesempatan pendidikan kewirausahaan bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.”

(EM, Universitas Airlangga)

Perguruan Tinggi

“...mendapat ilmu baru dalam dunia nyata yang tidak di dapat di kuliah terkait dengan customer segment dan operasional.”

(RJ, Institut Pertanian Bogor)

Mahasiswa

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

14 of 22

Dampak ketika mahasiswa mengikuti pembelajaran berbasis kasus dan proyek di dalam kelas dari kolaborasi praktisi industri dan dosen

  • Program PM berhasil meningkatkan indeks kompetensi umum dan indeks kompetensi khusus mahasiswa.
  • Peningkatan rerata indeks kompetensi umum dan khusus lebih tinggi dari sisi perspektif praktisi.

“Pengalamannya karena berhasil membuat mahasiswa mampu mempraktikkan pembelajaran pada mata kuliah.”

(I, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Enrekang)

Mitra

Nilai Kebermanfaatan

Nilai kebermanfaatan PM menurut perspektif praktisi mencapai Rp104,6 miliar.

Tawaran Pekerjaan

  • Sebagian besar praktisi (62,2%) berekspektasi untuk merekrut mahasiswa ke dalam institusinya.
  • Setelah mengikuti kelas PM, 25,7% mahasiswa mendapatkan tawaran magang dan 23,8% mendapatkan tawaran pekerjaan di instansi praktisi.

Mobilitas Vertikal

Setengah mahasiswa peserta PM berasal dari keluarga kurang mampu, dan pendidikan terakhir orang tua peserta didominasi oleh SMA/MA dan SD/MI.

*Sumber: Hasil Survey Endpoint Program Tahun 2023

Perguruan Tinggi

  • Ketercapaian IKU 4 (praktisi mengajar di kampus) dan IKU 1 (pekerjaan layak).
  • Peningkatan kualitas pembelajaran perguruan tinggi sesuai relevansi industri (link & match).
  • Kerja sama dengan perusahaan.

Mitra/ Praktisi

  • Kepuasan praktisi terhadap kinerja mahasiswa di kelas kolaborasi membuka kesempatan penawaran golden ticket.
  • Praktisi berekspektasi untuk merekrut mahasiswa PM ke perusahaan/ institusi
  • Potensi kerja sama dengan perguruan tinggi.

DAMPAK EKONOMI SOSIAL

DAMPAK KELEMBAGAAN

DAMPAK KOMPETENSI

Dua mahasiswa saya rekrut, memiliki kriteria khusus yakni tanggung jawab, berdedikasi tinggi, sabar, dan terampil sesuai bidangnya.”

(DN, Sosialisasi Seni Keraton Yogyakarta Instruktur Tari Jawa)

Mitra

“Pelaksanaan Praktisi Mengajar dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa yang dikolaborasikan dari pengalaman praktisi pada kompetensi atau bidang yang dikuasai.”

(ES, Politeknik Negeri Media Kreatif)

Perguruan Tinggi

“Saya melihat ada potensi mahasiswa yang baik yang dapat bermanfaat mengembangkan instansi saya.”

(DS, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional)

Perguruan Tinggi

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

15 of 22

Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka mengajak mahasiswa untuk belajar dan mengalami keragaman budaya di Indonesia

Mahasiswa dapat merasakan berbagai manfaat dengan bergabung di program PMM

Mengenal keberagaman Indonesia

Mengasah kemampuan kepemimpinan

Membangun jejaring di tempat baru

Jumlah mahasiswa per gelombang

11.464

12.930

PMM 2021

PMM 2022

PMM 2024

15.276

16.250

PMM 2023

“Bertukar sementara, bermakna selamanya”

*Terdapat PT yang berperan sebagai PT Penerima dan PT Pengirim

Perguruan Tinggi Pengirim

766*

Perguruan Tinggi Penerima

128*

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

16 of 22

Dampak ketika mahasiswa diajak untuk belajar keragaman budaya di Indonesia (diversity experience)

Dampak ekonomi mahasiswa

PMM mendukung terjadinya Mobilitas vertikal dengan 52,6% Mahasiswa berasal dari keluarga kurang mampu dan 49% peserta setuju Program PMM memiliki dampak ekonomi.

Kolaborasi antara dosen dan mahasiswa

41% mahasiswa PMM melakukan kolaborasi dengan dosen di PT Penerima, Namun lebih banyak mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang melakukan kolaborasi dengan mahasiswa/ PT Penerima.

Peningkatan kompetensi umum dan khusus

3 peningkatan kompetensi umum tertinggi:

  • Communication and interpersonal ability
  • Self management
  • Self esteem

3 peningkatan kompetensi khusus tertinggi:

  • Time management
  • System thinking
  • Social awareness

Mahasiswa berkolaborasi

*Sumber: Hasil Survey Endpoint Program Tahun 2023

Ketercapaian IKU 2

Program Mahasiswa Merdeka mendorong Perguruan Tinggi yang terlibat dalam mencapai IKU 2

Kerjasama antar Perguruan Tinggi

Terdapat potensi yang sangat besar akan terjadinya kerjasama antara Perguruan Tinggi Pengirim dengan Perguruan Tinggi Penerima

Mahasiswa bermigrasi

Mahasiswa berkontribusi

DAMPAK EKONOMI

DAMPAK KELEMBAGAAN

DAMPAK KOMPETENSI

“Saya menawarkan sistem perpustakaan barcode yang saya rancang bersama teman-teman. Hal ini terinspirasi dari perpustakaan di PT tempat saya diterima waktu mengikuti program pertukaran mahasiswa.”

(SDM, Alumni Universitas Cokroaminoto Palopo)

Alumni

“Saya berkesempatan mengenalkan ragam budaya Aceh kepada peserta. Selain itu, saya juga berkesempatan memperkenalkan salah satu hewan langka yang terancam punah yaitu tuntong laut. Melalui kegiatan inspirasi, mahasiswa tergerak untuk berpartisipasi dalam pelestarian tuntong laut dan habitatnya melalui kegiatan kontribusi sosial.”

(MAD, Universitas Samudra)

Perguruan Tinggi

“Dengan menjadi dosen Modul Nusantara saya mengenal berbagai karakter mahasiswa yang berasal dari luar Pulau Jawa dan sekaligus mengenal budaya mereka. Pada kegiatan yang telah dirancang selama pelaksanaan program dapat membantu saya untuk melakukan kegiatan penelitian maupun pengabdian.”

(M, Universitas Jenderal Soedirman)

Perguruan Tinggi

“Saya berkunjung ke Masjid Raya Baiturrahman, saya juga pergi ke Museum Aceh, Museum Tsunami. Selain itu, saya juga mendapat banyak teman di sini, sehingga saya mampu mempelajari banyak kebudayaan yang ada di Indonesia ini dan itu bagi saya sangat seru.”

(AAA, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo ke Universitas Syiah Kuala)

Mahasiswa

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

17 of 22

Angkatan terbaru Program IISMA yaitu 2023 telah berjalan dengan 1.980 mahasiswa sarjana dan vokasi

Host Universities di 26 Negara berpartisipasi dalam Program

IISMA tahun 2023

126

Jawa &

Bali (1,703)

Sumatera (139)

Sulawesi, Maluku,

NTP & NTT (66)

Kalimantan (46)

Papua (2)

AS & Chile

(246)

Asia

(479)

Australia

(2220�Eropa Barat

& Utara (301)

Eropa Tenggara

& Selatan (148)

Eropa Timur

& Tengah (219)

Inggris

(341)

Mobilisasi Mahasiswa dari berbagai daerah Indonesia

*Terdapat PT yang berperan sebagai PT Penerima dan PT Pengirim

Home University

162

Mahasiswa awardee

1.980

Mobilisasi Program IISMA

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

18 of 22

Dampak ketika melakukan kerjasama sinergis untuk mendorong pendidikan berkualitas dunia

Peningkatan kompetensi

  • Peningkatan employability skills kompetensi umum peserta IISMA
  • Peningkatan kompetensi khusus peserta IISMA diantaranya kompetensi efikasi diri, kepekaan sosial, kecerdasan budaya, toleransi terhadap ambigu, keterlibatan proses kreatif, dan kepercayaan diri dalam bahasa asing

Peningkatan self-value

Program IISMA berkontribusi memberikan international exposure bagi mahasiswa Indonesia sehingga mampu mendorong peningkatan self-value mahasiswa, dan menumbuhkan keinginan untuk berkontribusi di dalam negeri, terutama di daerah asal.

*Sumber: Hasil Survey Endpoint Program Tahun 2023

Perguruan Tinggi Pengirim

  • Menjalin perjanjian kerjasama (agreement) sebagai mitra akademik dengan host university penempatan mahasiswa IISMA
  • Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan pengabdian masyarakat, kegiatan akademik, riset, dan guest lecture
  • Meningkatkan reputasi, pencapaian IKU Perguruan Tinggi, dan memperluas jejaring

Host University

Menjalin kolaborasi yang baik dalam bentuk kolaborasi akademik, kolaborasi jangka panjang, dan visitasi

DAMPAK EKONOMI SOSIAL

DAMPAK KELEMBAGAAN

DAMPAK KOMPETENSI

“Mata kuliah "The Geographies of Uneven Development" di universitas IISMA saya sangat berdampak pada pilihan studi lanjut saya yang membuat saya pindah dari Ilmu Ekonomi ke Development Studies. Final project dari kelas ini saya lanjutkan menjadi skripsi saya dan dipublikasikan di SSRN. Mata kuliah ini juga sangat membantu dalam pekerjaan saya sebagai konsultan Asian Development Bank

(AMSi, Alumni Universitas Gadjah Mada)

Alumni

- biru: alumni

- merah: PT

- hijau: mitra (perusahaan/sekolah/dll)

- kuning: mahasiswa

“…memperluas jejaring dan kerja sama luar negeri, membantu mengenalkan nama baik kampus di kancah internasional, membantu akreditasi, dan lain sebagainya.”

(RAH., Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta)

Perguruan Tinggi Pengirim

"...Yang paling berkesan adalah ketika saya mengikuti program ESN atau Erasmus in Schools, di mana saya mempresentasikan budaya Indonesia kepada anak SD. Selain itu, saya juga berkesempatan mendampingi adik-adik TK dengan autistic spectrum dalam kegiatan belajar mereka.”(Stephanie Jessie Margaret Sihombing, Universitas Telkom ke Palacký University Olomouc)

“Setelah mendapatkan pengalaman belajar selama satu semester, setelah kembali ke Indonesia saya mendapatkan pekerjaan sebagai education consultant di sebuah start-up sebelum saya lulus dari universitas. Saya membantu teman-teman untuk mendapatkan kesempatan belajar di luar negeri dengan menggunakan beasiswa yang tersedia.

(FNP, Alumni Univ. Muhammadiyah Surakarta)

Alumni

"...Yang paling berkesan adalah ketika saya mengikuti program ESN atau Erasmus in Schools, di mana saya mempresentasikan budaya Indonesia kepada anak SD. Selain itu, saya juga berkesempatan mendampingi adik-adik TK dengan autistic spectrum dalam kegiatan belajar mereka.”

(SJMS, Universitas Telkom ke Palacký University Olomouc)

Alumni

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

19 of 22

89.3%

UMK

2.8

bulan

Waktu yang diperlukan untuk alumni Kampus Merdeka mendapatkan pekerjaan setelah lulus (dalam bulan)

Payback Period

Waktu Dapat Kerja Setelah Lulus

Sakernas*

Gaji setelah lulus

(dalam kelipatan Rata-rata Nasional)

1.67x

IDR 2.779.002

10

8.15

Sakernas*

*Data rata-rata nasional tentang waktu menunggu dan gaji utama diambil dari Sakernas (Survei Angkatan Kerja Nasional).

Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan luar kampus memiliki waktu tunggu yang lebih singkat dan mendapatkan gaji yang lebih tinggi.

Alumni

MBKM

Alumni

MBKM

*Data rata-rata nasional tentang waktu menunggu dan gaji utama diambil dari Sakernas (Survei Angkatan Kerja Nasional).

*Data rata-rata nasional tentang waktu menunggu dan gaji utama diambil dari Sakernas (Survei Angkatan Kerja Nasional).

20 of 22

Seluruh pihak diharapkan menjalin kolaborasi dan sinergi untuk mengimplementasikan Program MBKM, sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman dan manfaat belajar di luar kampus

*new program launching in 2022

Data comes from enrollment recap per program until November 2022

*

Jumlah mahasiswa yang belajar di luar kampus

Program flagship

MBKM Mandiri

115.500

60.000

250.000

100.000

3.000

150.000

175.000

500.000

825.000

+2.7x

Ke depan, kebijakan MBKM diharapkan menjadi sebuah gerakan yang masif untuk memfasilitasi mahasiswa melaksanakan pembelajaran di luar kampus.

Kolaborasi seluruh pihak sangat dinanti untuk mensukseskan akselerasi implementasi MBKM Mandiri.

160.000

365.500

650.000

1.000.000

21 of 22

21

Terima kasih!

22 of 22

Dampak Kebermanfaatan Program MBKM

22

  • Mobilitas Vertikal (33.0% berasal dari keluarga kurang mampu)
  • Peserta MSIB mendapat tawaran pekerjaan langsung
  • Nilai potensi kebermanfaatan mahasiswa: Rp 94,7 miliar
  • Nilai potensi kebermanfaatan mahasiswa: Rp 262.8 miliar
  • Inklusivitas program dengan mayoritas (55%) peserta program KM berasal dari keluarga berpendapatan rendah
  • Dampak sosial yang paling luas (bagi siswa, guru, kepala sekolah, dan masyarakat sekitar sekolah)

IISMA berkontribusi memberikan international exposure bagi mahasiswa Indonesia sehingga mampu mendorong peningkatan self-value mahasiswa, dan menumbuhkan keinginan untuk berkontribusi di dalam negeri, terutama di daerah asal.

  • Mobilitas vertikal dengan 52,6% Mahasiswa berasal dari keluarga kurang mampu
  • 41% mahasiswa PMM melakukan kolaborasi dengan dosen di PT Penerima
  • Mobilitas vertikal (52,8% mahasiswa peserta WMK berasal dari keluarga kurang mampu)
  • Terciptanya lapangan pekerjaan dan naiknya aktivitas ekonomi
  • Kenaikan intensi orang di sekitar mahasiswa peserta (peer group) untuk ikut berwirausaha
  • Nilai kebermanfaatan PM menurut perspektif praktisi mencapai Rp104,6 miliar
  • 25,7% mahasiswa mendapatkan tawaran magang dan 23,8% mendapatkan tawaran pekerjaan di instansi praktisi.
  • Mobilitas vertical

Bagi Perguruan Tinggi: Ketercapaian IKU 1 dan atau IKU 6, Kerja sama dengan mitra DUDI, Sarana branding/promosi Perguruan Tinggi ke masyarakat/public

Bagi Mitra: inovasi berdampak peserta magang, meningkatkan value added, Nilai kebermanfaatan setara dengan 4,3 bulan Program M

Bagi Perguruan Tinggi: peluang Kerjasama PT & sekolah, Penyesuaian kurikulum pada PT/prodi, Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi (pengabdian masyarakat)

Bagi Sekolah: peningkatan capaian pembelajaran dan peningkatan motivasi siswa

Bagi Perguruan Tinggi Pengirim: potensi Kerjasama dengan host university, Meningkatkan reputasi, pencapaian IKU Perguruan Tinggi, dan memperluas jejaring

Bagi Host University: potensi kolaborasi akademik, kolaborasi jangka Panjang, dan visitasi

Bagi Perguruan Tinggi:

  • Ketercapaian IKU 2 Perguruan Tinggi
  • potensi yang sangat besar akan terjadinya kerjasama antara Perguruan Tinggi Pengirim dengan Perguruan Tinggi Penerima

Bagi Perguruan Tinggi:

  • Ketercapaian IKU 1 (pekerjaan layak, menjadi wirausaha)
  • Ketercapaian IKU 2 (pengalaman di luar kampus)

Bagi Perguruan Tinggi: ketercapaian IKU 4 (praktisi mengajar di kampus) dan IKU 1 (pekerjaan layak), peningkatan link & match perguruan tinggi dan dunia industri

Bagi Mitra: potensi praktisi merekrut mahasiswa PM ke perusahaan/ institusi dan potensi kerja sama dengan perguruan tinggi.

Kompetensi employability mahasiswa meningkat, terutama kemampuan teknis (hardskill), etika profesional (professional ethics), dan problem solving

Peningkatan employability skills dan kompetensi khusus terutama dent Initiatives, kerja sama, kemampuan adaptasi, dan social awareness

Peningkatan employability skills dan kompetensi khusus (kompetensi efikasi diri, kepekaan sosial, kecerdasan budaya, toleransi terhadap ambigu, keterlibatan proses kreatif, dan kepercayaan diri dalam bahasa asing)

Peningkatan employability skills terutama Communication and interpersonal ability, Self management, Self esteem) dan kompetensi khusus terutama Time management, System thinking, dan Social awareness.

Peningkatan kompetensi mahasiswa terkait dengan employability skills (kompetensi umum) dan kompetensi khusus (perilaku wirausaha, niat berwirausaha, efikasi diri wirausaha, kemampuan dan mindset wirausaha).

  • Program PM berhasil meningkatkan indeks kompetensi umum dan indeks kompetensi khusus mahasiswa.
  • Peningkatan rerata indeks kompetensi umum dan khusus lebih tinggi dari sisi perspektif praktisi.

Dampak Ekonomi Sosial

Dampak Kelembagaan

Dampak Kompetensi

*Sumber: Hasil Survey Endpoint Program Tahun 2023

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi