IMPLEMENTASI
METODE PEMBELAJARAN INTERAKTIF
DALAM KTSP
DALAM PROGRAM IN HOUSE TRAINING
SD-SMP-SMA REGINA PACIS
SOLO SURAKARTA
2021
DISAMPAIKAN:
DIDANG SETIAWAN-LPMP DKI JAKARTA
TANTANGAN !
HARAPAN !
KONSEP PEMBELAJARAN
Dasar-dasar ��Pemilihan Pembelajaran
Pendekatan, Model, dan Metode
Pendekatan dan Model ��Pembelajaran Kompetensi
Model-Model �Pembelajaran
(Joice dan Weil, 2000)
Rumpun �Model Pembelajaran
- Model Bermain peran
- Model Klarifikasi nilai
- Model Berfikir induktif
- Model Pemerolehan konsep
- Model Latihan inkuiri
- Model Sinektik (pengembangan kreativitas)
- Model Non direktif
(siswa mencurahkan perasaan dan dibantu pemecahan masalahnya)
- Model Pembelajaran Langsung
- Model Pengelolaan Kontingensi (reaksi penguatan)
- Model Pembelajaran Pengendalian Diri
Metode Pembelajaran
- Pembelajaran ekspositori
(ceramah, tanya jawab, demonstrasi)
- Pembelajaran Kegiatan kelompok
(Diskusi, Kelompok Kerja, Simulasi, Bermain
Peran,Seminar)
- Pembelajaran Berbuat
(Eksperimen, Pengamatan, Penelitian Sederhana,
Pemecahan masalah)
- Pembelajaran Praktik
- Pembelajaran Magang di Lingungan kerja
Evaluasi Hasil dan� �Proses Pembelajaran
Ciri Pembelajaran Berbasis �Pengalaman
Pengalaman konkrit
Pengalaman Reflektif
Konseptualisasi abstrak
Percobaan aktif
Divergen
Konvergen
Akomodatif
Asimilatif
Tipe Pembelajaran Berbasis �Pengalaman
Prinsip �belajar kontekstual
Komponen Pembelajaran Kontekstual
Pembelajaran agar lebih bermakna
Belajar Mencari
Belajar Menghafal
Belajar Menerima
Belajar Bermakna
Empat Kutub Belajar dari Ausubel dan Robinson
I
II
III
IV
Langkah Pembelajaran �Mencari-Bermakna
Langkah Pembelajaran�Menerima-Bermakna
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN INTERAKTIF
DALAM KURIKULUM KTSP
Bio Asma
Bio T. Karang
Bio Jantung
Fis Doppler
Fis Mekanik
Fis Teropong
Mat Lingk.
Mat Sinkos
Mat Integral
S. Atom
S. Gaylus
S. Buffer
CONTOH DAPAT DARI KASUS/GAMBAR YANG RELEVAN DENGAN KD
Langkah-langkah :
Langkah-langkah :
(KEPALA BERNOMOR)
(SPENCER KAGAN, 1992)
Langkah-langkah :
(DANSEREAU CS., 1985)
Langkah-langkah :
Skrip kooperatif : metode belajar dimana siswa bekerja berpasangan dan bergantian secara lisan mengikhtisarkan, bagian-bagian dari materi yang dipelajari
Lanjut…….
Sementara pendengar :
(MODIFIKASI DARI NUMBER HEADS)
Langkah-langkah :
Misalnya : siswa nomor satu bertugas mencatat soal. Siswa nomor dua mengerjakan soal dan siswa nomor tiga melaporkan hasil pekerjaan dan seterusnya
TIM SISWA KELOMPOK PRESTASI� (SLAVIN, 1995)
Langkah-langkah :
(ARONSON, BLANEY, STEPHEN, SIKES, AND SNAPP, 1978)
Langkah-langkah :
(PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH)
Langkah-langkah :
Langkah-langkah :
Langkah-langkah :
Sangat baik digunakan untuk pengetahuan awal siswa atau untuk menemukan alternatif jawaban
(MENCARI PASANGAN)�(Lorna Curran, 1994)
Langkah-langkah :
(FRANK LYMAN, 1985)
Langkah-langkah :
Langkah-langkah :
Langkah-langkah :
(SHARAN, 1992)
Langkah-langkah :
Langkah-langkah :
Langkah-langkah :
Langkah-langkah :
Langkah-langkah :
Siswa/peserta mempresentasikan ide/pendapat pada rekan peserta lainnya
Langkah-langkah :
�(Khusus materi yang memerlukan peragaan atau percobaan misalnya Gussen)
Langkah-langkah :
(PENGAJARAN LANGSUNG)
(ROSENSHINA & STEVENS, 1986)
Langkah-langkah :
Pembelajaran langsung khusus dirancang untuk mengembangkan belajar siswa tentang pengetahuan proseduran dan pengetahuan deklaratif yang dapat diajarkan dengan pola selangkah demi selangklah
KOOPERATIF TERPADU MEMBACA DAN MENULIS
(STEVEN & SLAVIN, 1995)
Langkah-langkah :
OLEH SPENCER KAGAN
Langkah-langkah :
“Siswa saling membagi informasi pada saat yang bersamaan, dengan pasangan yang berbeda dengan singkat dan teratur”
�MEDIA :�* Buat kartu ukuran 10X10 cm dan isilah ciri-ciri atau kata-kata lainnya yang mengarah pada jawaban (istilah) pada kartu yang ingin ditebak.�* Buat kartu ukuran 5X2 cm untuk menulis kata-kata atau istilah yang mau ditebak (kartu ini nanti dilipat dan ditempel pada dahi ataudiselipkan ditelinga.��
CONTOH KARTU
NAH … SIAPA … AKU ?
JAWABNYA : PERUSAHAAN PERSEORANGAN
Media : * Siapkan blangko isian berupa paragraf yang kalimatnya belum lengkap
Struktur yang dapat digunakan untuk mengajarkan keterampilan sosial, untuk menghindari siswa mendominasi pembicaraan atau siswa diam sama sekali
Bentuk tim dalam pasangan-pasangan dua siswa dalam pasangan itu mengerjakan soal yang pas sebab semua itu akan membantu melatih
Apabila patner benar pelatih memberi kupon
Seluruh patner bertukar peran dan mengurangi langkah 1 – 3
Seluruh pasangan tim kembali bersama dan membandingkan jawaban
Guru mengarahkan jawaban /ide sesuai konsep
Maksudnya agar masing-masing anggota kelompok mendapat kesempatan untuk memberikan kontribusi mereka dan mendengarkan pandangan dan pemikiran anggota lainnya
Caranya………….?
1. Salah satu siswa dalam masing-masing kelompok menilai dengan memberikan pandangan dan pemikirannya mengenai tugas yang sedang mereka kerjakan
2. Siswa berikutnya juga ikut memberikan kontribusinya
3. Demikian seterusnya giliran bicara bisa dilaksanakan arah perputaran jarum jam atau dari kiri ke kanan
���
Agar siswa saling berbagi informasi pada saat yang bersamaan dengan pasangan yang berbeda dalam waktu singkat secara teratur strategi ini cocok untuk materi yang membutuhkan pertukaran pengalaman pikiran dan informasi antar siswa
�MEMBERI KESEMPATAN KEPADA KELOMPOK UNTUK MEMBAGIKAN HASIL DAN INFORMASI DENGAN KELOMPOK LAINNYA.�
Revolusi Dalam
Penyelenggaraan Pendidikan
Sekolah Dalam Peradaban
Manusia Saat (Dewasa) ini
Kompetensi dan Proses
Belajar dan Pembelajaran
Kompetensi Sebagai
Tujuan Pembelajaran
Misal: Kemampuan membuat hasil laporan pengamatan tentang komponen lingkungan dan hubungan mahluk hidup dengan lingkungannya
Misal: Mampu mengemukakan pendapat secara lisan dengan logis dan sistematis
Mampu menyampaikan pendapat secara tertulis dengan logis dan sistematis
Mampu mengumpulkan data, nefsirkannya dan menyimpulkannya.
Pengembangan Kompetensi
dan Prinsip Belajar
Kompetensi Guru
Kompetensi
Profesional Guru
- Merumuskan Kompetensi Dasar
- Rincian Bahan Belajar
- Kegiatan Belajar dan Pembelajaran (Metode pembelajaran, Kegiatan siswa)
- Media yang digunakan
- Evaluasi
- Sumber
Kompetensi
Profesional Guru
- Membuka pelajaran
- Menggunakan Teknik yang sesuai
- Encoding dan berkomunikasi
- Mampu bertanya dengan benar
- Memberi penguatan
- Menggunakan media pembelajaran
- Memotivasi siswa
- Menidagnosa kesulitan siswa
- Menutup pelajaran
INTEGRETED
EMPAT PILAR�YANG MENGIKAT PERSONEL DALAM SEBUAH CORPORATE CULTUR
Self Awareness
Kesadaran Diri
Afeksi
Saling Peduli
Ingenuity
Kecerdikan
Heroism
Semangat Juang Tinggi