1 of 55

FORENSIK TEKNOLOGI INFORMASI

- CONDRO WIBAWA -

2 of 55

Pada Teori Locard Exchange dikatakan bahwa :

“Every Contact Leaves a Trace”

Setiap kontak yang terjadi akan meninggalkan jejak

Pada teknologi digital, jejak digital bisa ditemukan pada beberapa tempat seperti : Hardisk, Memory, Jaringan, dll.

3 of 55

MEDIA PENYIMPANAN DISK�DAN FILE SYSTEM

4 of 55

Hard disk adalah media penyimpanan magnetik yang digunakan untuk menyimpan dan mengakses data digital.

Hardisk menyimpan data dalam bentuk biner (0 dan 1) dan dapat menyimpan berbagai jenis file, seperti sistem operasi, aplikasi, dan dokumen.

5 of 55

  1. HDD (Hard Disk Drive): �Memiliki komponen mekanis dan lebih lambat dibandingkan SSD, tetapi biasanya menawarkan kapasitas penyimpanan yang lebih besar dengan biaya lebih rendah.
  2. SSD (Solid State Drive): �Meski bukan hard disk dalam pengertian tradisional, SSD menggunakan memori flash untuk penyimpanan, menawarkan kecepatan baca/tulis yang lebih tinggi dan ketahanan yang lebih baik.

Jenis-jenis Hardisk

6 of 55

File System

Setiap media penyimpanan pada komputer harus memiliki File System

File system (sistem berkas) adalah metode dan struktur yang digunakan oleh sistem operasi untuk mengatur, menyimpan, dan mengelola data dalam media penyimpanan, seperti hard drive, SSD, atau flash drive.

Fungsi File System :

Organisasi Data: �Mengatur data dalam bentuk file dan direktori (folder) sehingga mudah diakses dan dikelola.

Penyimpanan: �Mengelola bagaimana data disimpan di media fisik, termasuk alokasi ruang penyimpanan.

Pengelolaan Akses: �Menyediakan mekanisme untuk mengontrol akses ke file, termasuk izin dan keamanan.

7 of 55

File System

File System merupakan penjembatan antara sistem operasi dengan file-file yang kita kelola.

8 of 55

Jenis File System

Terdapat banyak jenis file system

Setiap File System memiliki cara kerja, kelebihan, dan kekurangan masing-masing.

  1. NTFS (New Technology File System)
  2. ext (Extended File System)
  3. exFAT (Extended File Allocation Table)
  4. HFS+ (Hierarchical File System Plus)
  5. APFS (Apple File System)
  6. XFS

9 of 55

Jenis File System : FAT

FAT (File Allocation Table)

Versi: FAT12, FAT16, FAT32.

Karakteristik:

Kompatibilitas: Sangat kompatibel dengan berbagai sistem operasi dan perangkat, termasuk Windows, macOS, dan Linux.

Batas Ukuran File: FAT32 memiliki batas maksimum file 4 GB dan partisi 2 TB.

Sederhana: Struktur yang sederhana, tetapi kurang efisien dalam manajemen ruang.

10 of 55

Jenis File System : NTFS

NTFS (New Technology File System)

Karakteristik:

Keamanan: Mendukung izin akses file, enkripsi, dan kompresi.

Batas Ukuran: Mendukung file dan partisi yang sangat besar (hingga 16 exabyte).

Journaling: Memiliki fitur journaling untuk membantu pemulihan data setelah kerusakan.

11 of 55

Jenis File System : ext

  • ext (Extended File System)
  • Versi: ext2, ext3, ext4.
  • Karakteristik:
  • Umum di Linux: Sistem file yang paling umum digunakan di distribusi Linux.
  • Journaling: ext3 dan ext4 memiliki fitur journaling, sedangkan ext2 tidak.
  • Batas Ukuran: ext4 mendukung file hingga 16 TB dan partisi hingga 1 exabyte.

12 of 55

Jenis File System : APFS

APFS (Apple File System)

Karakteristik:

Modern dan Efisien: Sistem file yang dirancang untuk kecepatan dan efisiensi pada perangkat Apple.

Keamanan: Mendukung enkripsi yang kuat dan pemisahan data.

Snapshot: Fitur snapshot untuk pemulihan data dan pengelolaan ruang.

13 of 55

PHYSICAL DISK �VS �LOGICAL DISK

14 of 55

Physical Disk vs Logical Disk

Hardisk fisik (hardware) pada sistem komputer disebut sebagai Physical Disk.��Akan tetapi di dalam sistem operasi, perlu adanya pengelolaan yang terpisah, karena beberapa alasan seperti efektifitas, efisiensi, keamanan, dll. Sehingga dikenal pula istilah Logical Disk.

Logical disk merujuk pada pembagian ruang penyimpanan fisik di dalam hard disk atau SSD yang dipresentasikan sebagai unit terpisah kepada sistem operasi

Disk logis dapat terdiri dari satu atau lebih partisi yang membagi ruang penyimpanan fisik menjadi bagian yang lebih kecil dan lebih mudah dikelola.

15 of 55

Physical Disk vs Logical Disk

Pada contoh di samping,�jumlah Physical Disk adalah 3 (bahkan bisa ditambah menjadi 5)��Kapasitas disk dari ketiga hardisk ini ditampung menjadi satu yang disebut Volume Grup��Volume Grup, yang merupakan gabungan dari beberapa disk, kemudian dipecah menjadi 2 Logical Disk.

#Saat menyimpan File, kita tidak benar-benar tahu, di hardisk mana file kita disimpan

16 of 55

CARA KERJA FILE SYSTEM�(SECARA UMUM)

17 of 55

Cara Kerja File System

Cari cara kerja File System !!

18 of 55

LOKASI BUKTI FILE DIGITAL

19 of 55

Lokasi Pencarian Bukti Digital

Bukti Digital bisa ditemukan di beberapa lokasi, diantaranya adalah

LIVE DATA

DELETED DATA

SLACK SPACE

ARTEFAK DATA

20 of 55

Lokasi Pencarian Bukti Digital : Live Data

Live Data merupakan lokasi dimana dapat ditemukannya barang bukti dengan mudah.

Live Data adalah jenis data biasa yang dapat diakses oleh user atau oleh software biasa dengan cara normal.

Live Data memiliki nilai sebagai barang bukti yang lebih tinggi karena datanya dapat secara langsung dianalisis

Selain Konten (isi file),�informasi yang sering digunakan pada Live Data adalah : Time Stamp (Created Time, Modified Time, Accessed Time)

21 of 55

Lokasi Pencarian Bukti Digital : Deleted Data

Deleted Data atau File yang telah terhapus.�Ada dua jenis metode penghapusan file yaitu : � Temporary� Permanent

Temporary, artinya file dipindah ke Recycle Bin�Permanent, artinya file dihapus dari file system��File yang telah dihapus, meskipun bisa di-Recovery, terkadang terdapat informasi yang hilang

22 of 55

Lokasi Pencarian Bukti Digital : Slack Space

Slack Space itu adalah ruang kosong dalam harddisk yang sudah terpakai oleh file.

Dalam sebuah media penyimpanan, biasa dibagi-bagi menjadi blok-blok area tertentu, ada Minimum Allocation Unit atau MAU, yang berguna sebagai berapa ukuran blok-blok area tersebut yang nantinya tiap blok itu akan menentukan berapa minimum kapasitas sebuah data akan disimpan dalam media penyimpanan seperti harddisk

23 of 55

Lokasi Pencarian Bukti Digital : Slack Space

Ketika ada file yang dihapus dengan ukuran yang berbeda, slack space ini akan tetap kosong. Sehingga diketahui ada jejak penghapusan file.

24 of 55

Lokasi Pencarian Bukti Digital : Artefak Data/File

Adalah data, informasi, atau jejak yang dihasilkan dan disimpan oleh sistem, aplikasi, atau perangkat. Artefak ini dapat memberikan wawasan berharga dalam penyelidikan, membantu mengungkap aktivitas pengguna, serta konteks di balik penggunaan perangkat

File Log�Catatan yang dihasilkan oleh aplikasi atau sistem operasi yang mencatat aktivitas pengguna dan sistem.�Contoh: Log sistem yang mencatat saat file dibuka, diedit, atau dihapus.

Thumbnail dan Cache�Gambar mini atau versi sementara dari file yang disimpan untuk mempercepat akses dan tampilan.�Contoh: Thumbnail gambar atau dokumen yang dapat memberikan gambaran tentang konten tanpa membuka file secara langsung.

25 of 55

Lokasi Pencarian Bukti Digital : Artefak Data/File

Adalah data, informasi, atau jejak yang dihasilkan dan disimpan oleh sistem, aplikasi, atau perangkat. Artefak ini dapat memberikan wawasan berharga dalam penyelidikan, membantu mengungkap aktivitas pengguna, serta konteks di balik penggunaan perangkat

File Temp dan Cache�File sementara yang dibuat oleh aplikasi untuk menyimpan data sementara saat bekerja.�Contoh: File temp yang dibuat saat pengeditan dokumen yang mungkin masih memiliki informasi berharga.

History dan Recent Files�Daftar file yang baru saja diakses atau dibuka oleh pengguna.�Contoh: Daftar file yang terlihat di aplikasi seperti Microsoft Office atau PDF reader.

Registry Entries (Windows)�Informasi yang disimpan di Windows Registry yang mencatat konfigurasi dan pengaturan sistem.�Contoh: Entri yang menunjukkan aplikasi yang diinstal dan terakhir digunakan, serta lokasi file.

26 of 55

Lokasi Pencarian Bukti Digital : Artefak Data/File

27 of 55

ANALISA DISK�MENGGUNAKAN APLIKASI NTFSWALKER

28 of 55

MFT pada File NTFS

MFT (Master File Table) adalah struktur data yang digunakan oleh sistem file NTFS (New Technology File System) di Windows.

MFT berfungsi sebagai pusat informasi untuk semua file dan direktori yang ada di dalam volume NTFS

Struktur MFT

Entri MFT: Setiap entri MFT memiliki ID unik dan menyimpan informasi seperti:

Nama file

Tipe file

Ukuran file

Waktu dan tanggal pembuatan, modifikasi, dan akses

Lokasi fisik blok penyimpanan di disk

File Sistem dan Direktori: Selain file pengguna, MFT juga menyimpan informasi tentang file sistem dan direktori.

29 of 55

MFT pada File NTFS

MFT (Master File Table) adalah struktur data yang digunakan oleh sistem file NTFS (New Technology File System) di Windows.

MFT berfungsi sebagai pusat informasi untuk semua file dan direktori yang ada di dalam volume NTFS

Ukuran MFT: MFT biasanya dimulai di awal volume NTFS dan dapat tumbuh sesuai dengan kebutuhan seiring bertambahnya file. Ukuran MFT dapat bervariasi tergantung pada jumlah dan ukuran file.

Lokasi Fisik: MFT disimpan di disk dalam bentuk blok, dan dapat terdiri dari beberapa blok tergantung pada volume.

Journaling: NTFS menggunakan journaling, yang berarti perubahan pada MFT dicatat sebelum diterapkan. Ini membantu dalam pemulihan data jika terjadi kerusakan

Investigasi Forensik: MFT sangat penting dalam analisis forensik, karena menyimpan jejak lengkap tentang semua file dan aktivitas di disk. Informasi yang ada di MFT dapat membantu penyidik melacak perubahan, menentukan waktu akses file, dan menemukan file yang telah dihapus.

30 of 55

MFT pada File NTFS

Investigasi Forensik: �MFT sangat penting dalam analisis forensik, karena menyimpan jejak lengkap tentang semua file dan aktivitas di disk.

Informasi yang ada di MFT dapat membantu penyidik melacak perubahan, menentukan waktu akses file, dan menemukan file yang telah dihapus.

31 of 55

Analisa Deleted File

Investigasi Forensik: �Deleted File bisa dilihat juga pada Data MFT,�Akan tetapi tidak semuanya bisa di-recovery.��Jika tidak bisa direcovery menggunakan aplikasi NTFSWalker, bisa dicoba menggunakan aplikasi lain seperti Recuva, Autopsy, dll.

32 of 55

Tugas !

  1. Siapkan Flashdisk Kosong, Format dengan Tipe File System NTFS
  2. Buat tiga file .docx ke dalam flashdisk tersebut
  3. File 1 biarkan. File 2, buka dan edit isinya. File 3, hapus.
  4. Copy 1 file dari komputer Anda ke Flashdisk ini
  5. Jalankan aplikasi NTFS Walker, untuk Analisa flashdisk ini
  6. Ketik Analisa/simpulan Anda di Pengolah kata, cetak, dan tempelkan pada buku tugas.

33 of 55

ANALISA FILE

34 of 55

Analisa Metadata

Apa saja yang di-Analisa pada Analisa File ?

35 of 55

Analisa File : Metadata

Analisa Standar pada File,�bisa dilihat pada Metada File (Klik Kanan, Properties pada Windows)

atau

C:> attrib [nama file]

36 of 55

Analisa File : Metadata

Beberapa File, terkadang memiliki metadata yang lebih lengkap, seperti berikut :

37 of 55

Analisa File : Pemeriksaan Konten

Pemeriksaan Konten berarti melihat isi file.��Pada Analisa isi file, seoarang ahli forensic harus dapat menemukan :�kata kunci, pola, kata kiasan, atau fakta apapun yang berkaitan dengan sebuah kasus.

Berikut beberapa kendala yang sering dihadapi pada pemeriksaan konten :

  1. Data diberi proteksi (seperti password)
  2. Data terenkripsi
  3. Data disembunyikan (menggunakan alias, istilah, atau sandi-sandi yang hanya diketahui oleh pelaku kejahatan)
  4. Data dalam bentuk steganographi
  5. Pada data hasil recovery, data tidak lengkap, atau terbaca sebagai kode ASCII.

38 of 55

Analisa File : Pemeriksaan Konten

39 of 55

Analisa File : Struktur Data

Struktur Data adalah kerangka/format yang umum digunakan pada file.��Contoh :�Pada dokumen perkantoran/pemerintahan sering ada Header/Footer dokumen, No Form, struktur umum seperti kepada, tanggal, lampiran, penggunaan salam pembuka dan penutup, penomoran, adanya watermark,dll.��Struktur data dapat memberikan informasi, atau bahkan kejanggallan yang mungkin ada.

40 of 55

Tugas !

  1. Copy File Gambar 1-1 sampai 1-5
  2. Menggunakan Teknik Hashing dan Metadata, tentukan mana gambar yang asli dan tidak
  3. Dari poin nomor 2, tentukan file mana yang layak dilakukan Analisa Forensik
  4. Dari informasi Metadata yang Anda, informasi apa yang bisa Anda sajikan

41 of 55

Tugas !

  1. Copy File Gambar 2-1 sampai 2-2
  2. Menggunakan Teknik Hashing dan Metadata, tentukan mana gambar yang asli dan tidak
  3. Dari informasi Metadata yang Anda baik dari gambar 2-1 dan 2-2, �informasi apa yang bisa Anda sajikan ?

42 of 55

ANALISA ARTEFAK FILE

43 of 55

Analisa Artefak File

Analisis artefak file melibatkan pemeriksaan elemen atau jejak yang ditinggalkan oleh file di sistem atau perangkat. Artefak ini bisa berupa data yang berkaitan dengan penggunaan file, perubahan, atau interaksi dengan sistem

File Log Akses�Catatan akses terhadap file, termasuk waktu, tanggal, dan identitas pengguna yang mengakses file.

File Temporer�Memeriksa file temporer yang mungkin menyimpan versi sementara dari file yang sedang dianalisis.

Cache Aplikasi�Menganalisis cache untuk menemukan data yang mungkin tersimpan sementara oleh aplikasi, termasuk informasi terkait penggunaan file.

Riwayat Aplikasi�Menelusuri riwayat penggunaan aplikasi yang berhubungan dengan file, termasuk dokumen yang dibuka dan disimpan.

44 of 55

Analisa Artefak File

lanjutan…

File Sistem (sudah dibahas sebelumnya)�Memeriksa file sistem, seperti MFT (Master File Table) pada NTFS, untuk mendapatkan informasi tentang file yang ada, termasuk yang telah dihapus.

Backup dan Restore Points�Mencari salinan cadangan atau titik pemulihan yang mungkin menyimpan versi sebelumnya dari file.

Registry (untuk Windows)�Memeriksa entri registry yang berkaitan dengan aplikasi yang digunakan untuk mengakses file, yang bisa memberikan informasi tambahan tentang aktivitas pengguna.

Jejak Digital di Jaringan�Mengidentifikasi jejak yang ditinggalkan di jaringan, termasuk transfer file dan akses jarak jauh.

File dan Folder yang Terkait�Menganalisis file dan folder lain yang mungkin terkait dengan file yang dianalisis, untuk menemukan hubungan yang relevan.

45 of 55

Analisa Artefak File File : Log Access

Log adalah Catatan akses terhadap file, termasuk waktu, tanggal, dan identitas pengguna yang mengakses file.

Ada banyak jenis log yang bisa dianalisa, diantaranya adalah :

Log Access Device�Log Access File�Log Access Browser (History)�Log Access Pada Registry�Log Access pada Database�

46 of 55

Analisa Artefak File File : Log Access -> Log Access Device

Log Akses Device adalah catatan di sistem operasi mengenai kontak dengan device tertentu.

47 of 55

Analisa Artefak File File : Log Access -> Log Access File

Log access File adalah catatan di sistem operasi mengenai pengaksesan file��Log access bisa dilihat pada metadata file, versioning pada aplikasi, atau cara lain yang mungkin

48 of 55

Analisa Artefak File File : Log Access -> Log Access File

Log access File adalah catatan di sistem operasi mengenai pengaksesan file��Log access bisa dilihat pada metadata file, versioning pada aplikasi (GitHub, MS Word, dll), atau cara lain yang mungkin

49 of 55

Analisa Artefak File File : Log Access -> Log Access File

Recent Files pada aplikasi Ms Word bisa menjadi informasi untuk Forensik juga

50 of 55

Analisa Artefak File File : Log Access -> Log Access Web Browser

Log access browser adalah catatan yang biasanya ada pada browser atau yang lebih dikenal dengan History

History ini bisa digunakan juga untuk Analisa forensik

51 of 55

Analisa Artefak File File : Log Access -> Log Access Cache App

Cache aplikasi adalah penyimpanan sementara data yang digunakan oleh aplikasi untuk mempercepat proses akses dan meningkatkan performa.

Ketika kamu menggunakan aplikasi, data tertentu disimpan dalam cache agar aplikasi dapat memuat informasi dengan lebih cepat pada kunjungan berikutnya.

52 of 55

Tugas !

  1. Siapkan 1 komputer/handphone dari teman Anda !
  2. Lakukan Forensik pada Data Artefak pada perangkat teman Anda dan sajikan informasi mengenai :
    1. Kegiatan utama yang dilakukan dalam 2 bulan terakhir
    2. Ketertarikan teman Anda dalam 2 bulan terakhir
    3. Kegiatan anomali/tidak biasa yang dilakukan dalam 2 bulan terakhir
    4. Apakah fakta yang ditemukan sesuai dengan karakteristik yang Anda kenal selama ini ?
    5. kegiatan belakangan ini (1 minggu terakhir)
    6. Analisa semua poin (1-5). Apakah ada yang mencurigakan dari teman Anda ?

53 of 55

ada pertanyaan

?

54 of 55

55 of 55