1 of 11

EJAAN DAN �TANDA BACA

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Tahun 2019

2 of 11

Halo!

Hari ini kita akan belajar penulisan ejaan, tanda baca, dan afiksasi dalam kalimat.

2

3 of 11

Perhatikanlah contoh soal berikut!

Berikut beberapa penulisan judul karya ilmiah.

  1. pengembangan nilai nilai karakter dalam bahasa indonesia.
  2. peningkatan kinerja dan karakter karyawan Pt. sejahtera abadi

3

EJAAN DAN TANDA BACA

4 of 11

PEMBAHASAN

Penulisan yang benar:

  1. Pengembangan Nilai-Nilai Karakter dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia
  2. Peningkatan Kinerja dan Karakter PT Sejahtera Abadi

4

5 of 11

Aturan ejaan penulisan judul

5

Huruf kapital digunakan di setiap awal kata, kecuali kata hubung (di, ke, dari, dan, yang, untuk, oleh).

Huruf kapital digunakan pada kata ulang bentuk sempurna, yakni “Nilai-Nilai, Azas-Azas, Bukti-Bukti”.

Huruf kapital digunakan untuk menyebutkan nama (negara dan perusahaan), yakni “bahasa Indonesia, PT Sejahtera Abadi”.

6 of 11

Aturan tanda baca penulisan judul

6

    • Tanda hubung (-) digunakan untuk menyambung unsur kata ulang, yakni “nilai-nilai, pura-pura, kemerah-merahan”.
    • Tanda titik tidak digunakan di akhir judul.

7 of 11

Berikut beberapa penulisan gelar.

  1. desa besuki, tempat kelahiran gubernur Jawa Barat sangat sejuk
  2. Seorang gubernur yang menjabat tidak harus lulusan s3

7

EJAAN DAN TANDA BACA

8 of 11

PEMBAHASAN

Penulisan yang benar:

  1. Desa Besuki, tempat kelahiran Gubernur Jawa Barat sangat sejuk.
  2. Seorang gubernur yang menjabat tidak harus lulusan S-3.

8

9 of 11

Aturan ejaan penulisan kalimat

9

Huruf kapital digunakan pada awal kalimat.

Huruf kapital digunakan untuk kata yang menunjukkan jabatan/pangkat seseorang, misal “Gubernur Jawa Barat itu…”

Huruf kapital tidak digunakan untuk kata benda, misal “gubernur, guru, dosen, dokter”.

10 of 11

Aturan tanda baca penulisan kalimat

10

Tanda koma digunakan jika kata keterangan (waktu, tempat, suasana) berada di awal kalimat, misal “Ke Desa Besuki, Gubernur…// Tadi pagi, Pak Guru berangkat.”

Tanda hubung (-) digunakan untuk merangkai, misal “S-3, ke-2, ber-KTP, se-Jawa Tengah”.

Tanda hubung (-) tidak digunakan untuk merangkai singkatan, missal “BP3K, LP3I, P3K”.

11 of 11

Terima Kasih!

Jika ada pertanyaan dapat dilanjutkan di forum diskusi.

11