PSAK 58 �ASET TIDAK LANCAR YANG DIMILIKI UNTUK DIJUAL DAN OPERASI YANG DIHENTIKAN �IFRS 5 (2009): Non-current Assets Held for Sale and Discontinued Operation�
58
Perbedaan dengan PSAK 58 dan IFRS 5
Tujuan
Ruang lingkup
Ruang Lingkup
Klasifikasi Aset Tidak Lancar Dimiliki untuk Dijual
Aset tidak lancar dimiliki untuk dijual
Jumlah tercatatnya akan dipulihkan melalui transaksi penjualan daripada melalui pemakaian berlanjut
JIKA
Klasifikasi Aset Tidak Lancar
Klasifikasi Aset Tidak Lancar
Klasifikasi Aset Tidak Lancar
Pengukuran
Selisih antara nilai tercatat kini dengan perolehan (proceed) diakui sebagai keuntungan/kerugian pelepasan aset, bukan penyesuaian atas impairment yang diakui sebelumnya
Pengukuran – contoh 1
11
Pengukuran – contoh 1
12
Contoh 1
Dr. Aset dimiliki untuk dijual Rp73juta
Dr. Akumulasi depresiasi Rp27juta
Cr. Aset tetap Rp100juta
Dr. Kas Rp77juta
Cr. Aset dimiliki utk dijual Rp73juta
Cr. Keuntungan penjualan aset Rp4juta
13
Pengukuran – Contoh 2
14
Pengukuran – Contoh 2
Dr. Aset dimiliki untuk dijual Rp38juta
Dr. Akumulasi penyusutan Rp27juta
Dr. Rugi penurunan nilai Rp35juta
Cr. Aset tetap Rp100juta
Cr. Aset dimiliki untuk dijual Rp38juta
Tahap Pengukuran Awal
Keputusan untuk menjual
Sesaat sebelum reklasifikasi
Pada saat reklasifikasi
Pengukuran selanjutnya
17
Masih memenuhi kriteria Aset Dimiliki untuk Dijual?
Ya
Nilai Tercatat?
Nilai Wajar dikurangi biaya menjual?
Rugi Penurunan Nilai atau Pemulihan ??
Pemulihan terbatas pada akumulasi rugi yang telah diakui
Pengukuran selanjutnya
18
Masih memenuhi kriteria Aset Dimiliki untuk Dijual?
Tidak
Dihentikan pengklasifikasiannya sebagai dimiliki untuk dijual, dengan pengukuran yang lebih rendah antara:
Selisih dengan nilai tercatat kini diakui di Laba Rugi
Nilai terpulihkan
19
Operasi Dihentikan
20
Penyajian dan Pengungkapan
21
22
Penyajian dan Pengungkapan
Penyajian dan Pengungkapan
23
2005 Annual Report:
Penyajian dan Pengungkapan
24
2005 Annual Report:
Penyajian dan Pengungkapan
25
PT XYZ | ||
Laporan Laba Rugi Komprehensif | ||
Untuk periode xxxx | ||
| | |
Operasi yang dilanjutkan | | |
| Pendapatan | xxxx |
| Beban pokok penjualan | (xxx) |
| Laba Bruto | xxxx |
| Beban operasi | (xxx) |
| Laba Sebelum Pajak | xxxx |
| Beban Pajak Penghasilan | (xxx) |
Laba Periode dari Operasi yang Dilanjutkan | xxxx | |
| | |
Operasi yang dihentikan | | |
Laba periode dari operasi yang dihentikan | xxxx | |
Laba periode | xxxx | |
Review
26
Review
27
Review
28
Review
29
Review
30
Review
31
Review
Direktur PT UVW memutuskan dalam sebuah rapat direksi tanggal 28 Februari 2007 untuk menjual sebuah mesin pabrik. Data publikasi menunjukkan adanya transaksi terakhir untuk mesin yang serupa terjadi pada harga Rp500juta, namun direksi memutuskan bahwa harga penawaran sebesar Rp750 juta. Direksi juga memutuskan dilakukannya perbaikan dan tidak akan dijual sampai perbaikan diharapkan selesai 31 Mei 2007.
Pada tanggal 31 Juli 2007, Direksi menyetujui menurunkan harga penawaran menjadi sebesar Rp500juta. Terdapat kesepakatan dengan pihak pembeli tanggal 31 Agustus 2007 dan penyelesaian transaksi jual beli terjadi pada 30 November 2007.
Sesuai dengan PSAK 58, aset harus diklasifikasi sebagai “dimiliki untuk djual” pada:
32
Review
Direktur PT UVW memutuskan dalam sebuah rapat direksi tanggal 28 Febrauri 2007 untuk menjual sebuah mesin pabrik. Data publikasi menunjukkan adanya transaksi terakhir untuk mesin yang serupa terjadi pada harga Rp500juta, namun direksi memutuskan bahwa harga penawaran sebesar Rp750 juta. Direksi juga memutuskan dilakukannya perbaikan dan tidak akan dijual sampai perbaikan diharapkan selesai 31 Mei 2007.
Pada tanggal 31 Juli 2007, Direksi menyetujui menurunkan harga penawaran menjadi sebesar Rp500juta. Terdapat kesepakatan dengan pihak pembeli tanggal 31 Agustus 2007 dan penyelesaian transaksi jual beli terjadi pada 30 November 2007.
Sesuai dengan PSAK 58, aset harus diklasifikasi sebagai “dimiliki untuk djual” pada:
33
Review
34
Satu tahun kemudian PT ATA memutuskan untuk membatalkan rencana penjualan dan menggunakan kendaraan untuk operasional
Rencana penjualan telah memenuhi kriteria untuk diklasifikasi sebagai aset dimiliki untuk dijual, dengan nilai wajar dikurangi biaya menjual sama dengan nilai tercatatnya
Pada tanggal tersebut nilai terpulihkan diestimasikan sebesar:
1) Rp750juta, atau
2) Rp600juta
Hitung penyesuaian yang diperlukan
Review
35
Satu tahun kemudian PT ATA memutuskan untuk membatalkan rencana penjualan dan menggunakan kendaraan untuk operasional
Rencana penjualan telah memenuhi kriteria untuk diklasifikasi sebagai aset dimiliki untuk dijual, dengan nilai wajar dikurangi biaya menjual sama dengan nilai tercatatnya
Pada tanggal tersebut nilai terpulihkan diestimasikan:
1) Rp750juta, atau
2) Rp600juta
Kendaraan diklasifikasikan sebagai “dimiliki untuk dijual” disajikan pada nilai Rp800juta
Dihentikan klasifikasi sebagai “dimiliki untuk dijual”Jika tidak diklasifikasi sebagai “dimiliki untuk dijual”, nilai tercatat saat ini adalah Rp720juta (10% depresiasi)
Kendaraan dicatat Rp720juta dan penyesuaian rugi Rp80juta
Kendaraan dicatat Rp600juta dan penyesuaian rugi Rp200juta
Ketersediaan untuk dijual
36
Penyelesaian penjualan diharapkan 1 tahun
37
Pengecualian jangka waktu 1 tahun
38
Aset ditinggalkan
39
Pengalokasian rugi penurunan nilai
40
Suatu entitas berencana untuk melepaskan suatu kelompok asetnya (sebagai aset yang dijual). Aset tersebut membentuk suatu kelompok lepasan dan diukur sebagai berikut:
| Jumlah tercatat pada tanggal pelaporan sebelum diklasifi kasikan sebagai dimiliki untuk dijual | Jumlah tercatat yang diukur kembali segera sebelum diklasifi kasikan sebagai dimiliki untuk dijual |
| Rp(a) | Rp |
Goodwill | 1,500 | 1,500 |
Aset tetap (pada jumlah revaluasian) | 4,600 | 4,000 |
Aset tetap (pada biaya perolehan) | 5,700 | 5,700 |
Persediaan | 2,400 | 2,200 |
Aset keuangan tersedia untuk dijual | 1,800 | 1,500 |
total | 16,000 | 14,900 |
Pengalokasian rugi penurunan nilai
41
Entitas Anak diperoleh untuk Dijual kembali
42
Entitas A memperoleh entitas H, sebagai induk perusahaan dengan dua entitas anak, yaitu S1 dan S2. S2 diperoleh secara khusus dengan tujuan untuk dijual kembali dan memenuhi kriteria untuk diklasifi kasikan sebagai dimiliki untuk dijual. Sesuai dengan paragraf 32(c), S2 juga merupakan operasi yang dihentikan.
Estimasi nilai wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual adalah Rp.135. Pencatatan untuk S2 adalah sebagai berikut:
Entitas Anak diperoleh untuk Dijual kembali
43
Tidak diperlukan analisis lebih lanjut atas aset dan kewajiban
atau perubahan nilai kelompok lepasan.
PENUTUP
44
TERIMA KASIH
Profesi kami
Untuk Mengabdi pada Negeri
Dwi Martani
081318227080
martani@ui.ac.id atau dwimartani@yahoo.com
http://staff.blog.ui.ac.id/martani/
Akuntan