1 of 21

Persediaan

2 of 21

Tujuan

  1. Mengikhtisarkan dan memberikan contoh-contoh prosedur pengendalian internal atas persediaan.
  2. Menjelaskan pengaruh kesalahan persediaan terhadap laporan keuangan.
  3. Menjelaskan tiga asumsi arus biaya persediaan dan bagaimana asumsi-asumsi tersebut mempengaruhi laporan laba rugi dan neraca.
  4. Menghitung biaya persediaan menurut sistem persediaan perpetual, dengan menggunakan metode perhitungan biaya berikut: masuk pertama, keluar pertama (first-in, first-out―FIFO), masuk terakhir, keluar pertama (last-in, first-out―LIFO), dan biaya rata-rata.

3 of 21

Tujuan (Lanjutan)

  1. Menghitung biaya persediaan menurut sistem persediaan periodik, dengan menggunakan metode perhitungan biaya berikut: masuk pertama, keluar pertama (first-in, first-out―FIFO), masuk terakhir, keluar pertama (last-in, first-out―LIFO), dan biaya rata-rata.
  2. Membandingkan dan membedakan penggunaan tiga metode perhitungan biaya persediaan.
  3. Menghitung nilai persediaan yang tepat selain harga pokok, dengan menggunakan konsep mana yang lebih rendah antara harga pokok dengan harga pasar dan nilai realisasi bersih.

4 of 21

Tujuan (Lanjutan)

  1. Membuat penyajian persediaan barang dagangan di neraca.
  2. Mengestimasikan biaya persediaan dengan menggunakan metode ritel dan metode laba kotor.
  3. Menghitung dan menginterpretasikan rasio perputaran persediaan dan jumlah hari penjualan dalam persediaan.

5 of 21

Inventory menurut PSAK no 14 Revisi 2008

  • Inventory adalah
  • persediaan barang yang diselenggarakan untuk dijual dalam kegiatan usaha biasa
  • dalam proses produksi untuk penjualan tersebut;
  • dalam bentuk bahan atau perlengkapan untuk digunakan dalam proses produksi atau pemberian jasa.

6 of 21

Apakah Persediaan

Minggu 6: Pengendalian persediaan 1

Persediaan

Stock

Inventory

Adalah barang (item) yang disimpan terlebih dahulu untuk pemakaian kemudian

Bahan baku (raw material)

Komponen atau Sub-assembly atau Work In Process

Suku cadang

(spare part)

Supplies (oli, minyak, kertas, dll)

Produk jadi

(finished good)

7 of 21

Mengapa perlu dikelola ?

Minggu 6: Pengendalian persediaan 1

    • Jika tidak ada persediaan bahan baku; proses produksi bisa terganggu terutama pada saat permintaan meningkat sehingga menimbulkan kerugian
    • Jika ada persediaan dalam jumlah besar; ada jaminan tinggi produksi dapat memenuhi setiap perubahan namun membutuhkan biaya besar

8 of 21

Summary

Merchandise

Balance Sheet Items

Income

Statement

Items

Retailer

Cost of Goods Sold

Sale

Manufacturer

Raw Materials

Cost of Goods Sold

Sale

Finished Goods

Work in Process

Overhead

Direct

Labor

9 of 21

Work in Process

  1. Direct materials mengacu pada biaya material langsung diidentifikasi dengan produksi barang.
  1. Manufacturing overhead mengacu pada porsi overhead pabrik yang dialihkan ke produksi barang.
  1. Direct labor mengacu pada biaya tenaga kerja langsung teridentifikasi dengan produksi barang

10 of 21

Finished Goods

Finished goods are the manufactured products awaiting sale.

11 of 21

Inventory Systems

Dua jenis sistem persediaan untuk memastikan pemantauan berapa banyak persediaan telah dijual dan berapa harganya adalah:

  • Periodic system— memerlukan perhitungan fisik dari inventarisasi secara berkala dan titik penjualan hanya mendata harga jual.
  • Perpetual system—at point of sale dicatat penjualan harga dan jenis barang yang dijual. Contoh: analisis kode bar sistem.

12 of 21

Susieworld melaporkan transaksi berikut pada 2004:

Tanggal Pembelian Biaya beli

12 Mei 100 unit $1.000

14 Aug 200 unit 2.200

18 Sep 120 unit 1.800

420 unit $5.000

Pada 31 Des, perusahaan memiliki 20 unit di tangan dan menggunakan sistem persediaan periodik.

Berapa nilai HPP dan persediaan akhir?

Asumsi Arus Biaya: Contoh

13 of 21

Data tersedia:

Tanggal Pembelian Biaya

Mei 12 100 unit $1.000

Aug 14 200 unit $2.200

Sep 18 120 unit $1.800

420 unit $5.000

Langkah:

  1. Hitung biaya rata-rata per unit : $5.000/420 = $11.905
  2. Aplikasikan biaya rata-rata per unit pada jumlah yang terjual untuk memperoleh HPP: (420-20) x $11.905 = $4.762
  3. Aplikasikan biaya rata-rata per unit pada jumlah yang tersisa di persediaan untuk menentukan Persediaan Akhir: 20 x $11,91 = $238

Metode Average (Weighted)

14 of 21

Data diberikan:

Tanggal Pembelian Biaya

Mei 12 100 unit @ $10 $1.000

Aug 14 200 unit @ $11 $2.200

Sep 18 120 unit @ $15 $1.800

420 $5.000

HPP

$4.700

20 * $15 = $300

Persediaan Akhir

$5,000

Biaya Barang

Siap Jual

HPP (FIFO)

$1.000 (100 terjual)

$2.200 (200 terjual)

$1.500 (100 terjual; 20 sisa)

$4.700

Metode First-In, First-Out (FIFO)

15 of 21

Harga Pokok Penjualan

$4.800

20 * $10 = $200

Persediaan Akhir

$5.000

Biaya Barang

Siap Jual

Harga Pokok Penjualan (LIFO)

$ 800 (80 terjual; 20 sisa)

$2.200 (200 terjual)

$1.800 (120 terjual)

$4.800

Data diberikan:

Tanggal Pembelian Biaya

Mei 12 100 unit @ $10 $1.000

Aug 14 200 unit @ $11 $2.200

Sep 18 120 unit @ $15 $1.800

420 $5.000

Metode Last-In, First-Out (LIFO)

16 of 21

First-In, First-Out (FIFO) Method

  • FIFO menetapkan biaya historis biaya unit barang yang dijual di urutan biaya.
  • Menyediakan korespondensi yang erat antara aliran produk fisik dan aliran biaya produk
  • Hasil dalam penilaian persediaan yang sama dan harga pokok penjualan terlepas dari apakah Anda menggunakan persediaan periodik atau terus-menerus.

17 of 21

Cost Flow Methods in Perpetual Systems

SO 7 Apply the inventory cost flow methods to perpetual inventory records.

Assuming the Perpetual Inventory System, compute Cost of Goods Sold and Ending Inventory under FIFO and Average cost.

Appendix 6A

Illustration 6A-1

18 of 21

Cost Flow Methods in Perpetual Systems

SO 7 Apply the inventory cost flow methods to perpetual inventory records.

“First-In-First-Out (FIFO)”

Cost of Goods Sold

Ending Inventory

Illustration 6A-2

Answer on notes page

19 of 21

Average Cost Method

  • The average cost method pada perpetual methode memberikan biaya rata-rata untuk setiap unit yang terjual dan setiap item dalam persediaan.
  • For periodic inventory, the unit cost is the weighted average for the entire period.

20 of 21

Cost Flow Methods in Perpetual Systems

SO 7 Apply the inventory cost flow methods to perpetual inventory records.

“Average Cost” (Moving-Average System)

Illustration 6A-3

Cost of Goods Sold

Ending Inventory

Answer on notes page

21 of 21

Inventory Cost Flow

LO 2 Distinguish between perpetual and periodic inventory systems.

Illustration:. Asumsikan bahwa pada akhir periode pelaporan, saldo akun persediaan perpetual melaporkan persediaan sebesar $ 4.000. Namun, jumlah fisik menunjukkan $ 3,800 persediaan aktual di tangan.

Penjurnalan penyesuaian adalah sebagai berikut:

Inventory Over and Short 200

Inventory 200

Note: Inventory Over and Short adjusts Cost of Goods Sold. In practice, companies sometimes report Inventory Over and Short in the “Other income and expense” section of the income statement.