1 of 31

PENAWARAN DAN PERMINTAAN�(SUPPLY DAN DEMAND)�

Materi ke-3

2 of 31

PENAWARAN DAN PERMINTAAN

(SUPPLY DAN DEMAND)

Dalam ilmu ekonomi, PENAWARAN DAN PERMINTAAN adalah penggambarkan atas hubungan di pasar, antara para calon pembeli dan penjual dari suatu BARANG/PRODUK/JASA

MODEL

PENAWARAN dan PERMINTAAN digunakan untuk menentukan HARGA dan KUANTITAS (Jumlah) yang terjual di pasar

MODEL

PENAWARAN dan PERMINTAAN memperkirakan bahwa dalam suatu pasar yang kompetitif, HARGA akan berfungsi sebagai penyeimbang antara kuantitas yang diminta oleh konsumen dan kuantitas yang ditawarkan oleh produsen, sehingga terciptalah keseimbangan ekonomi antara harga dan kuantitas

GRAFIK BERIKUT

3 of 31

PENARAWAN DAN PERMINTAAN

( SUPPLY DAN DEMAND)

Harga dari suatu produk (P), ditentukan oleh keseimbangan antara tingkat produksi pada harga tertentu (yaitu penawaran: S) dan tingkat keinginan dari orang-orang yang memiliki kekuatan membeli pada harga tertentu (yaitu permintaan: D). Grafik ini memperlihatkan adanya peningkatan permintaan, dari D1 ke D2, seiring dengan peningkatan harga dan kuantitas (Q) produk yang terjual

Harga

Supply

Demand

Kuantitas

4 of 31

(A)

PERMINTAAN (DEMAND)

Adalah jumlah barang atau jasa yang ingin dan mampu dibeli oleh konsumen, pada berbagai tingkat harga, dan pada waktu tertentu

CONTOH

KEBUTUHAN BERAS

Satu Kepala Keluarga memerlukan beras 100 kg per bulan

Harga beras Kwalitas 1 Rp 15.000/kg, Kw II Rp 12500/kg dan Kw III Rp 10.000/kg

Uang tersedia untuk membeli beras Rp 1.000.000.- Per bulan

PILIHAN

BERAS KWALITAS III

(Harga Rp 10.000/kg)

LIHAT HUKUM PERMINTAAN

5 of 31

FUNGSI PERMINTAAN (DEMAND)

MATEMATIS

Fungsi permintaan adalah permintaan yang dinyatakan dalam hubungan matematis dengan faktor-faktor yang mempengaruhinya

Dengan fungsi permintaan kita dapat mengetahui hubungan antara variabel Terikat/Dipengaruhi (Dependen) dan variabel tak bebas /Mempengaruhi (Independen)

– -/+ + + + + + +

Dx = f(Px, Py, Y/cap, sel, Pen, Pp, Ydist, prom)

Dx : permintaan barang X

Px : harga X

Py : Harga Y (Barang Substitusi atau barang Komplemen

Y/cap : Penadapatan per kapita

Sel : Selera atau kebiasaan

Pen : Jumlah Penduduk

Ydist : Distribusi pendapatan

Prom : Upaya produsen meningkatkan penjualan (promosi)

Dimana :

6 of 31

FUNGSI PERMINTAAN (DEMAND)

MATEMATIS

– -/+ + + + + + +

Dx = f(Px, Py, Y/cap, sel, Pen, Pp, Ydist, prom)

Dx adalah variabel Terikat /Dipengaruhi (Dependen) dimana besaran nilainya ditentukan variavel Tak Bebas/Mempengaruhi (Independen) di sisi kanan .

Tanda (+) dan negatif (-) menunjukkan pengaruh masing-masing variabel bebas terhadap variabel tak bebas (Dx) yaitu permintaan barang X.

Tanda positif menunjukkan hubungan searah, sedangkan tanda negatif menunjukkan hubungan terbalik.

MISALNYA :

Pertambahan jumlah penduduk (pen) akan meningkatkan permintaan barang X. Sementara jika harga X (Px) naik, permintaan barang X turun.

7 of 31

HUKUM PERMINTAAN

“Semakin tinggi harga suatu barang, maka semakin sedikit jumlah barang yang diminta atau dijual dan sebaliknya

harga suatu barang berbanding terbalik terhadap jumlah barang yang diminta.”

Apabila harga suatu barang dinaikkan, maka semakin berkurang jumlah yang diminta

ARTINYA

Barang = Variabel Terikat

Harga = Variabel Bebas

MEMPENGARUHI

DIPENGARUHI

Jadi dalam hukum permintaan HARGA baranglah yang berubah dulu (naik atau turun) barulah diikuti berubahnya JUMLAH BARANG yang diminta dengan arah yang berlawanan (berkurang atau bertambah).

HUKUM PERMINTAAN BERLAKU

Jika yang berpengaruh faktor Harga, sedangkan faktor lain konstan (factor ceteris paribus)

(factor ceteris paribus)

8 of 31

KURVA PERMINTAAN

Suatu kurva yang menggambarkan sifat hubungan antara harga suatu barang tertentu dengan jumlah barang tersebut yang diminta para pembeli

Dalam menganalisis permintaan perlu diketahui perbedaan antara dua istilah yaitu permintaan dan jumlah barang yang diminta

Untuk menggambarkan kurva permintaan tolok ukur yang digunakan adalah faktor harga. Faktor-faktor lain dianggap tetap atau konstan (factor ceteris paribus)

Untuk lebih jelasnya, simaklah model skedul dan kurva permintaan berikut.

Skedul Permintaan

9 of 31

SKEDUL PERMINTAAN

KURVA PERMINTAAN

Hukum Permintaan Berlaku

PENGARUH

Faktor Harga

((factor ceteris paribus)

Kurva bergerak sepanjang Kurva Permintaan

10 of 31

SKEDUL PERMINTAAN

PENGARUH

Faktor Harga ((factor ceteris paribus )

Bulan

Harga Beras

Pendapatan Per bulan

Permintaan

(Rupiah/kg)

Tetap (Rp/bln)

Kilogram)

1

40000

2000000

50

2

25000

2000000

80

3

20000

2000000

100

4

12500

2000000

160

5

10000

2000000

200

6

5000

2000000

400

BAGAIMAN PERGERAKAN KURVA PERMINTAAN

CONTOH

GAMBARKAN

11 of 31

KURVA PERMINTAAN

PENGARUH

CONTOH

Faktor Harga ((factor ceteris paribus )

12 of 31

HUKUM PERMINTAAN TAK BERLAKU

ADA PENGARUH FAKTOR BUKAN HARGA

(Faktor Ceteris Paribus)

Kurva Pemnitaan akan menurun ke kanan atau ke kiri apabila terdapat perubahan-perubahan terhadap permintaan yang ditimbulkan oleh factor-faktor bukan harga misalnya harga barang substitusi, pendapatan dll.

Pada saat harga Tetap dan pendapatan Normal permintaan sebesar Q1

Pada saat harga Tetap dan pendapatan Naik permintaan sebesar Q3

Pada saat harga Tetap dan pendapatan Berkurang permintaan sebesar Q2

Dipengaruhi

Faktor Harga (P) dan Bukan Faktor Ceteris Paribus (Pendapatan)

13 of 31

LATIHAN PERGESERAN KURVA

PENGARUH

ADA PENGARUH FAKTOR BUKAN HARGA

(Faktor Ceteris Paribus) DENGAN FAKTOR HARGA TETAP

Bulan

Harga

Pendapatan

Permintaan

(Rp/kg)

(Rp/bulan)

(kg/bln)

1

10000

200000

20

2

10000

300000

30

3

10000

150000

15

Skedul Permintaan

14 of 31

LATIHAN PERGESERAN KURVA

PENGARUH

ADA PENGARUH FAKTOR HARGA DAN FAKTOR BUKAN HARGA (Faktor Ceteris Paribus)

Skedul Permintaan

Bulan

Harga

Pendapatan

Permintaan

(Rp/kg)

(Rp/bulan)

(kg/bln)

1

10000

3000000

300

2

12500

3250000

260

3

15000

7500000

500

15 of 31

HUKUM PERMINTAAN BERLAKU

ASUMSI

Pendapatan tetap

Tidak ada barang pengganti dan pelengkap

Selera tetap

Kebutuhan tetap

Barang tsb bukan kebutuhan prestise

Ada perubahan harga

16 of 31

HUKUM PERMINTAAN TAK BERLAKU

Adakalanya hukum permintaan tidak berlaku, yaitu kalau harga suatu barang naik justru permintaan terhadap barang itu meningkat

Maksudnya adalah barang dibeli dengan harga tinggi, diharapkan dijual kemudian harga lebih tinggi dari harga beli

Contoh : Emas, Tanah, Saham

Paling tidak ada 3 hukum permintaan tidak berlaku

(1) Barang yang memiliki unsur spekulasi

17 of 31

HUKUM PERMINTAAN TAK BERLAKU

Barang yang dapat menambah prestisi seseorang yang memilikiknya

CONTOH

Mobil Mewah, Lukisan Pelukis Terkenal, Barang Antik

(2) Barang Prestise

(3) Barang Giffen

Barang giffen adalah barang yang apabila harganya turun justru permintaannya ikut turun. Naiknya harga barang giffen justru menaikkan jumlah barang yang diminta

CONTOH BARANG GIFFEN

adalah Pakaian yang dijual oleh penjual pakaian bekas, apabila harga pakaian bekas tersebut rendah/ turun permintaan akan barang tersebut turun juga karena asumsi di masyarakat dengan harga yang rendah berarti mutu pakaian tersebut juga rendah dan sebaliknya apabila harganya naik/ tinggi berarti mutu dari pakaian bekas tersebut juga tinggi / baik sehingga permintaan dari konsumen juga tinggi.

Giffen Goods adalah barang yang banyak dibeli ketika tingkat pendapatan rendah, tetapi akan ditinggalkan ketika pendapatan masyarakat mulai meningkat

18 of 31

FAKTOR MEMPENGARUHI PERMINTAAN (DEMAND)

(1) Harga Barang Itu Sendiri (Px)

Jika harga suatu barang semakin murah/rendah, maka permintaan terhadap barang tersebut bertambah, atau sebaliknya.

HUKUM PERMINTAAN

“Bila harga suatu barang naik,, ceteris paribus (hal lain tetap), maka jumlah barang yang diminta akan berkurang, dan sebalinya”

19 of 31

FAKTOR MEMPENGARUHI PERMINTAAN (DEMAND)

(2) Harga Barang Lain Yang Terkait (Py)

Harga barang lain dapat mempengaruhi permintaan suatu barang, jika kedua barang tersebut mempunyai keterkaitan.

CONTOH BARANG SUBSITUSI

Daging Sapi Substitusnya Daging Ayam

KETERKAITAN BERSIFAT

1. Barang Bersifat Substitusi (Pengganti)

Jika harga barang substitusi (Daging Ayam) meningkat, maka harga relatif daging sapi menjadi lebih murah, sehingga permintaan daging sapi meningkat

20 of 31

FAKTOR MEMPENGARUHI PERMINTAAN (DEMAND)

(2) Harga Barang Lain Yang Terkait (Py)

Harga barang lain dapat mempengaruhi permintaan suatu barang, jika kedua barang tersebut mempunyai keterkaitan.

CONTOH BARANG KOMPLEMEN

Daging Sapi Komplemen dari Beras

KETERKAITAN BERSIFAT

2. Barang Bersifat Komplemen (Penggenap)

Jika harga barang pokok Beras turun permintaan terhadap beras meningkat , maka harga relatif daging sapi menjadi lebih murah, sehingga permintaan daging sapi mungkin akan meningkat pula

21 of 31

FAKTOR MEMPENGARUHI PERMINTAAN (DEMAND)

(3) Tingkat Pendapatan Per Kapita (Y/Cap)

Pendapatan per kapita adalah pendapatan rata-rata penduduk suatu negara (wilayah) pada periode tertentu (umumnya satu tahun).

RUMUS

Menghitung Pendapatan per kapita

22 of 31

MENGHITUNG PENDAPATAN PER KAPITA

Ada dua cara untuk menghitung pendapatan per kapita, yaitu :

  1. berdasarkan harga yang sedang berlaku (Pendapatan per kapita Nominal)
  2. berdasarkan harga tetap/Konstan ( Pendapatan per kapita riil)

Pendapatan per kapita nominal adalah pendapatan per kapita yang tidak memperhitungkan tingkat kenaikan harga atau inflasi

Pendapatan per kapita riil adalah pendapatan per kapita yang sudah memperhitungkan tingkat kenaikan harga atau inflasi.

23 of 31

MENGHITUNG PENDAPATAN PER KAPITA PENDUDUK INDONESIA TAHUN 2000

Jumlah Penduduk Indonesia Tahun 2000 sebesar 250 juta jiwa

24 of 31

MENGHITUNG PENDAPATAN PER KAPITA

Pendapatan per Kapita Riil Penduduk Indonesia Tahun 2000

Pendapatan per Kapita Riil Penduduk Indonesia Tahun 2000 sebesar Rp 1.819.871.

25 of 31

MENGHITUNG PENDAPATAN PER KAPITA

Pendapatan per Kapita Nominal Penduduk Indonesia Tahun 2000

Pendapatan per Kapita Nominal Penduduk Indonesia Tahun 2000 sebesar

Rp 5.860.623,-

Pendapatan per kapita nominal yang lebih besar jika dibandingkan dengan pendapatan per kapita riil menunjukkan telah terjadi kenaikan harga-harga (inflasi) yang besarnya mencapai tiga kali lipat

Tingkat pendapatan per kapita dapat mencerminkan daya beli. Makin tinggi tingkat pendapatan, daya beli makin kuat, sehingga permintaan permintaan suatu barang meningkat.

26 of 31

FAKTOR MEMPENGARUHI PERMINTAAN (DEMAND)

(4) Selera atau Kebiasaan (Sel)

Selera atau kebiasaan juga dapat mempengaruhi permintaan suatu barang. Beras misalnya. Walaupun harganya sama, permintaan beras di provinsi Maluku lebih rendah di banding dengan di Sumatra Utara.

(5) Jumlah Penduduk (Pen)

Kita ambil contoh beras lagi. Sebagai makanan pokok rakyat Indonesia, maka permintaan beras berhubungan positif dengan jumlah penduduk. Makin banyak jumlah penduduk, permintaan beras makin banyak

27 of 31

FAKTOR MEMPENGARUHI PERMINTAAN (DEMAND)

(6) Perkiraan Harga Di Masa Mendatang (Pp)

(7) Distribusi Pendapatan (Ydist)

Bila kita memperkirakan bahwa harga dimasa mendatang akan naik, adalah lebih baik membeli barang itu sekarang, sehingga mendorong orang untuk membeli lebih banyak saat ini guna menghemat belanja dimasa mendatang

Tingkat pendapatan per kapita bisa memberikan kesimpulan yang salah bila distribusi pendapatan buruk

Artinya sebagian kecil kelompok masyarakat menguasai sebagian besar perekonomian

Jika distribusi pendapatan buruk, berarti daya beli secara umum melemah, sehingga permintaan suatu barang menurun

28 of 31

FAKTOR MEMPENGARUHI PERMINTAAN (DEMAND)

(8) Usaha-Usaha Produsen Meningkatkan Penjualan (promosi)

Dalam perekonomian yang modern, bujukan para penjual untuk membeli barang besar sekali peranannya dalam memengaruhi masyarakat

Usaha meningkatkan penjualan melalui Promosi, Iklan dll

TUJUAN

(1) Meyakinkan Konsumen akan keistimawaan produknya

(2) Membuat konsumen lebih berminat terhadap produknya

(3) Harapannya penjualan produk meningkat

29 of 31

MACAM-MACAM PERMINTAAN (DEMAND)

(A) PERMINTAAN MENURUT DAYA BELI

(1) Permintaan efektif

adalah permintaan masyarakat terhadap suatu barang atau jasa yang disertai dengan daya beli atau kemampuan membayar

Pada permintaan jenis ini, seorang konsumen memang membutuhkan barang itu dan ia mampu membayarnya.

(2) Permintaan potensial

adalah permintaan masyarakat terhadap suatu barang dan jasa yang sebenarnya memiliki kemampuan untuk membeli, tetapi belum melaksanakan pembelian barang atau jasa tersebut

(3) Permintaan absolut

adalah permintaan konsumen terhadap suatu barang atau jasa yang tidak disertai dengan daya beli.

30 of 31

MACAM-MACAM PERMINTAAN (DEMAND)

(B) PERMINTAAN MENURUT SUBJEK PENDUKUNGNYA

(1) Permintaan individu

adalah permintaan yang dilakukan oleh seseorang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

(2) Permintaan kolektif (Permintaan Pasar)

Permintaan kolektif atau permintaan pasar adalah kumpulan dari permintaan-permintaan perorangan/individu atau permintaan secara keseluruhan para konsumen di pasar.

Lihat Skedul dan Kurva Permintaan Individu dan Pasar

31 of 31

CONTOH SKEDUL DAN KURVA PERMINTAAN INDIVIDU DAN PASAR

Model

Kurva Permintaan Ali

Model

Kurva Permintaan Ade

Model

Kurva Permintaan Pasar