PENAWARAN DAN PERMINTAAN�(SUPPLY DAN DEMAND)�
Materi ke-3
PENAWARAN DAN PERMINTAAN
(SUPPLY DAN DEMAND)
Dalam ilmu ekonomi, PENAWARAN DAN PERMINTAAN adalah penggambarkan atas hubungan di pasar, antara para calon pembeli dan penjual dari suatu BARANG/PRODUK/JASA
MODEL
PENAWARAN dan PERMINTAAN digunakan untuk menentukan HARGA dan KUANTITAS (Jumlah) yang terjual di pasar
MODEL
PENAWARAN dan PERMINTAAN memperkirakan bahwa dalam suatu pasar yang kompetitif, HARGA akan berfungsi sebagai penyeimbang antara kuantitas yang diminta oleh konsumen dan kuantitas yang ditawarkan oleh produsen, sehingga terciptalah keseimbangan ekonomi antara harga dan kuantitas
GRAFIK BERIKUT
PENARAWAN DAN PERMINTAAN
( SUPPLY DAN DEMAND)
Harga dari suatu produk (P), ditentukan oleh keseimbangan antara tingkat produksi pada harga tertentu (yaitu penawaran: S) dan tingkat keinginan dari orang-orang yang memiliki kekuatan membeli pada harga tertentu (yaitu permintaan: D). Grafik ini memperlihatkan adanya peningkatan permintaan, dari D1 ke D2, seiring dengan peningkatan harga dan kuantitas (Q) produk yang terjual
Harga
Supply
Demand
Kuantitas
(A)
PERMINTAAN (DEMAND)
Adalah jumlah barang atau jasa yang ingin dan mampu dibeli oleh konsumen, pada berbagai tingkat harga, dan pada waktu tertentu
CONTOH
KEBUTUHAN BERAS
Satu Kepala Keluarga memerlukan beras 100 kg per bulan
Harga beras Kwalitas 1 Rp 15.000/kg, Kw II Rp 12500/kg dan Kw III Rp 10.000/kg
Uang tersedia untuk membeli beras Rp 1.000.000.- Per bulan
PILIHAN
BERAS KWALITAS III
(Harga Rp 10.000/kg)
LIHAT HUKUM PERMINTAAN
FUNGSI PERMINTAAN (DEMAND)
MATEMATIS
Fungsi permintaan adalah permintaan yang dinyatakan dalam hubungan matematis dengan faktor-faktor yang mempengaruhinya
Dengan fungsi permintaan kita dapat mengetahui hubungan antara variabel Terikat/Dipengaruhi (Dependen) dan variabel tak bebas /Mempengaruhi (Independen)
– -/+ + + + + + +
Dx = f(Px, Py, Y/cap, sel, Pen, Pp, Ydist, prom)
Dx : permintaan barang X
Px : harga X
Py : Harga Y (Barang Substitusi atau barang Komplemen
Y/cap : Penadapatan per kapita
Sel : Selera atau kebiasaan
Pen : Jumlah Penduduk
Ydist : Distribusi pendapatan
Prom : Upaya produsen meningkatkan penjualan (promosi)
Dimana :
FUNGSI PERMINTAAN (DEMAND)
MATEMATIS
– -/+ + + + + + +
Dx = f(Px, Py, Y/cap, sel, Pen, Pp, Ydist, prom)
Dx adalah variabel Terikat /Dipengaruhi (Dependen) dimana besaran nilainya ditentukan variavel Tak Bebas/Mempengaruhi (Independen) di sisi kanan .
Tanda (+) dan negatif (-) menunjukkan pengaruh masing-masing variabel bebas terhadap variabel tak bebas (Dx) yaitu permintaan barang X.
Tanda positif menunjukkan hubungan searah, sedangkan tanda negatif menunjukkan hubungan terbalik.
MISALNYA :
Pertambahan jumlah penduduk (pen) akan meningkatkan permintaan barang X. Sementara jika harga X (Px) naik, permintaan barang X turun.
HUKUM PERMINTAAN
“Semakin tinggi harga suatu barang, maka semakin sedikit jumlah barang yang diminta atau dijual dan sebaliknya
“harga suatu barang berbanding terbalik terhadap jumlah barang yang diminta.”
Apabila harga suatu barang dinaikkan, maka semakin berkurang jumlah yang diminta
ARTINYA
Barang = Variabel Terikat
Harga = Variabel Bebas
MEMPENGARUHI
DIPENGARUHI
Jadi dalam hukum permintaan HARGA baranglah yang berubah dulu (naik atau turun) barulah diikuti berubahnya JUMLAH BARANG yang diminta dengan arah yang berlawanan (berkurang atau bertambah).
HUKUM PERMINTAAN BERLAKU
Jika yang berpengaruh faktor Harga, sedangkan faktor lain konstan (factor ceteris paribus)
(factor ceteris paribus)
KURVA PERMINTAAN
Suatu kurva yang menggambarkan sifat hubungan antara harga suatu barang tertentu dengan jumlah barang tersebut yang diminta para pembeli
Dalam menganalisis permintaan perlu diketahui perbedaan antara dua istilah yaitu permintaan dan jumlah barang yang diminta
Untuk menggambarkan kurva permintaan tolok ukur yang digunakan adalah faktor harga. Faktor-faktor lain dianggap tetap atau konstan (factor ceteris paribus)
Untuk lebih jelasnya, simaklah model skedul dan kurva permintaan berikut.
Skedul Permintaan
SKEDUL PERMINTAAN
KURVA PERMINTAAN
Hukum Permintaan Berlaku
PENGARUH
Faktor Harga
((factor ceteris paribus)
Kurva bergerak sepanjang Kurva Permintaan
SKEDUL PERMINTAAN
PENGARUH
Faktor Harga ((factor ceteris paribus )
Bulan | Harga Beras | Pendapatan Per bulan | Permintaan |
(Rupiah/kg) | Tetap (Rp/bln) | Kilogram) | |
1 | 40000 | 2000000 | 50 |
2 | 25000 | 2000000 | 80 |
3 | 20000 | 2000000 | 100 |
4 | 12500 | 2000000 | 160 |
5 | 10000 | 2000000 | 200 |
6 | 5000 | 2000000 | 400 |
BAGAIMAN PERGERAKAN KURVA PERMINTAAN
CONTOH
GAMBARKAN
KURVA PERMINTAAN
PENGARUH
CONTOH
Faktor Harga ((factor ceteris paribus )
HUKUM PERMINTAAN TAK BERLAKU
ADA PENGARUH FAKTOR BUKAN HARGA
(Faktor Ceteris Paribus)
Kurva Pemnitaan akan menurun ke kanan atau ke kiri apabila terdapat perubahan-perubahan terhadap permintaan yang ditimbulkan oleh factor-faktor bukan harga misalnya harga barang substitusi, pendapatan dll.
Pada saat harga Tetap dan pendapatan Normal permintaan sebesar Q1
Pada saat harga Tetap dan pendapatan Naik permintaan sebesar Q3
Pada saat harga Tetap dan pendapatan Berkurang permintaan sebesar Q2
Dipengaruhi
Faktor Harga (P) dan Bukan Faktor Ceteris Paribus (Pendapatan)
LATIHAN PERGESERAN KURVA
PENGARUH
ADA PENGARUH FAKTOR BUKAN HARGA
(Faktor Ceteris Paribus) DENGAN FAKTOR HARGA TETAP
Bulan | Harga | Pendapatan | Permintaan |
(Rp/kg) | (Rp/bulan) | (kg/bln) | |
1 | 10000 | 200000 | 20 |
2 | 10000 | 300000 | 30 |
3 | 10000 | 150000 | 15 |
Skedul Permintaan
LATIHAN PERGESERAN KURVA
PENGARUH
ADA PENGARUH FAKTOR HARGA DAN FAKTOR BUKAN HARGA (Faktor Ceteris Paribus)
Skedul Permintaan
Bulan | Harga | Pendapatan | Permintaan |
(Rp/kg) | (Rp/bulan) | (kg/bln) | |
1 | 10000 | 3000000 | 300 |
2 | 12500 | 3250000 | 260 |
3 | 15000 | 7500000 | 500 |
HUKUM PERMINTAAN BERLAKU
ASUMSI
Pendapatan tetap
Tidak ada barang pengganti dan pelengkap
Selera tetap
Kebutuhan tetap
Barang tsb bukan kebutuhan prestise
Ada perubahan harga
HUKUM PERMINTAAN TAK BERLAKU
Adakalanya hukum permintaan tidak berlaku, yaitu kalau harga suatu barang naik justru permintaan terhadap barang itu meningkat
Maksudnya adalah barang dibeli dengan harga tinggi, diharapkan dijual kemudian harga lebih tinggi dari harga beli
Contoh : Emas, Tanah, Saham
Paling tidak ada 3 hukum permintaan tidak berlaku
(1) Barang yang memiliki unsur spekulasi
HUKUM PERMINTAAN TAK BERLAKU
Barang yang dapat menambah prestisi seseorang yang memilikiknya
CONTOH
Mobil Mewah, Lukisan Pelukis Terkenal, Barang Antik
(2) Barang Prestise
(3) Barang Giffen
Barang giffen adalah barang yang apabila harganya turun justru permintaannya ikut turun. Naiknya harga barang giffen justru menaikkan jumlah barang yang diminta
CONTOH BARANG GIFFEN
adalah Pakaian yang dijual oleh penjual pakaian bekas, apabila harga pakaian bekas tersebut rendah/ turun permintaan akan barang tersebut turun juga karena asumsi di masyarakat dengan harga yang rendah berarti mutu pakaian tersebut juga rendah dan sebaliknya apabila harganya naik/ tinggi berarti mutu dari pakaian bekas tersebut juga tinggi / baik sehingga permintaan dari konsumen juga tinggi.
Giffen Goods adalah barang yang banyak dibeli ketika tingkat pendapatan rendah, tetapi akan ditinggalkan ketika pendapatan masyarakat mulai meningkat
FAKTOR MEMPENGARUHI PERMINTAAN (DEMAND)
(1) Harga Barang Itu Sendiri (Px)
Jika harga suatu barang semakin murah/rendah, maka permintaan terhadap barang tersebut bertambah, atau sebaliknya.
HUKUM PERMINTAAN
“Bila harga suatu barang naik,, ceteris paribus (hal lain tetap), maka jumlah barang yang diminta akan berkurang, dan sebalinya”
FAKTOR MEMPENGARUHI PERMINTAAN (DEMAND)
(2) Harga Barang Lain Yang Terkait (Py)
Harga barang lain dapat mempengaruhi permintaan suatu barang, jika kedua barang tersebut mempunyai keterkaitan.
CONTOH BARANG SUBSITUSI
Daging Sapi Substitusnya Daging Ayam
KETERKAITAN BERSIFAT
1. Barang Bersifat Substitusi (Pengganti)
Jika harga barang substitusi (Daging Ayam) meningkat, maka harga relatif daging sapi menjadi lebih murah, sehingga permintaan daging sapi meningkat
FAKTOR MEMPENGARUHI PERMINTAAN (DEMAND)
(2) Harga Barang Lain Yang Terkait (Py)
Harga barang lain dapat mempengaruhi permintaan suatu barang, jika kedua barang tersebut mempunyai keterkaitan.
CONTOH BARANG KOMPLEMEN
Daging Sapi Komplemen dari Beras
KETERKAITAN BERSIFAT
2. Barang Bersifat Komplemen (Penggenap)
Jika harga barang pokok Beras turun permintaan terhadap beras meningkat , maka harga relatif daging sapi menjadi lebih murah, sehingga permintaan daging sapi mungkin akan meningkat pula
FAKTOR MEMPENGARUHI PERMINTAAN (DEMAND)
(3) Tingkat Pendapatan Per Kapita (Y/Cap)
Pendapatan per kapita adalah pendapatan rata-rata penduduk suatu negara (wilayah) pada periode tertentu (umumnya satu tahun).
RUMUS
Menghitung Pendapatan per kapita
MENGHITUNG PENDAPATAN PER KAPITA
Ada dua cara untuk menghitung pendapatan per kapita, yaitu :
Pendapatan per kapita nominal adalah pendapatan per kapita yang tidak memperhitungkan tingkat kenaikan harga atau inflasi
Pendapatan per kapita riil adalah pendapatan per kapita yang sudah memperhitungkan tingkat kenaikan harga atau inflasi.
MENGHITUNG PENDAPATAN PER KAPITA PENDUDUK INDONESIA TAHUN 2000
Jumlah Penduduk Indonesia Tahun 2000 sebesar 250 juta jiwa
MENGHITUNG PENDAPATAN PER KAPITA
Pendapatan per Kapita Riil Penduduk Indonesia Tahun 2000
Pendapatan per Kapita Riil Penduduk Indonesia Tahun 2000 sebesar Rp 1.819.871.
MENGHITUNG PENDAPATAN PER KAPITA
Pendapatan per Kapita Nominal Penduduk Indonesia Tahun 2000
Pendapatan per Kapita Nominal Penduduk Indonesia Tahun 2000 sebesar
Rp 5.860.623,-
Pendapatan per kapita nominal yang lebih besar jika dibandingkan dengan pendapatan per kapita riil menunjukkan telah terjadi kenaikan harga-harga (inflasi) yang besarnya mencapai tiga kali lipat
Tingkat pendapatan per kapita dapat mencerminkan daya beli. Makin tinggi tingkat pendapatan, daya beli makin kuat, sehingga permintaan permintaan suatu barang meningkat.
FAKTOR MEMPENGARUHI PERMINTAAN (DEMAND)
(4) Selera atau Kebiasaan (Sel)
Selera atau kebiasaan juga dapat mempengaruhi permintaan suatu barang. Beras misalnya. Walaupun harganya sama, permintaan beras di provinsi Maluku lebih rendah di banding dengan di Sumatra Utara.
(5) Jumlah Penduduk (Pen)
Kita ambil contoh beras lagi. Sebagai makanan pokok rakyat Indonesia, maka permintaan beras berhubungan positif dengan jumlah penduduk. Makin banyak jumlah penduduk, permintaan beras makin banyak�
FAKTOR MEMPENGARUHI PERMINTAAN (DEMAND)
(6) Perkiraan Harga Di Masa Mendatang (Pp)
(7) Distribusi Pendapatan (Ydist)
Bila kita memperkirakan bahwa harga dimasa mendatang akan naik, adalah lebih baik membeli barang itu sekarang, sehingga mendorong orang untuk membeli lebih banyak saat ini guna menghemat belanja dimasa mendatang
Tingkat pendapatan per kapita bisa memberikan kesimpulan yang salah bila distribusi pendapatan buruk
Artinya sebagian kecil kelompok masyarakat menguasai sebagian besar perekonomian
Jika distribusi pendapatan buruk, berarti daya beli secara umum melemah, sehingga permintaan suatu barang menurun
FAKTOR MEMPENGARUHI PERMINTAAN (DEMAND)
(8) Usaha-Usaha Produsen Meningkatkan Penjualan (promosi)
Dalam perekonomian yang modern, bujukan para penjual untuk membeli barang besar sekali peranannya dalam memengaruhi masyarakat
Usaha meningkatkan penjualan melalui Promosi, Iklan dll
TUJUAN
(1) Meyakinkan Konsumen akan keistimawaan produknya
(2) Membuat konsumen lebih berminat terhadap produknya
(3) Harapannya penjualan produk meningkat
MACAM-MACAM PERMINTAAN (DEMAND)
(A) PERMINTAAN MENURUT DAYA BELI
(1) Permintaan efektif
adalah permintaan masyarakat terhadap suatu barang atau jasa yang disertai dengan daya beli atau kemampuan membayar
Pada permintaan jenis ini, seorang konsumen memang membutuhkan barang itu dan ia mampu membayarnya.
(2) Permintaan potensial
adalah permintaan masyarakat terhadap suatu barang dan jasa yang sebenarnya memiliki kemampuan untuk membeli, tetapi belum melaksanakan pembelian barang atau jasa tersebut
(3) Permintaan absolut
adalah permintaan konsumen terhadap suatu barang atau jasa yang tidak disertai dengan daya beli.
MACAM-MACAM PERMINTAAN (DEMAND)
(B) PERMINTAAN MENURUT SUBJEK PENDUKUNGNYA
(1) Permintaan individu
adalah permintaan yang dilakukan oleh seseorang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
(2) Permintaan kolektif (Permintaan Pasar)
Permintaan kolektif atau permintaan pasar adalah kumpulan dari permintaan-permintaan perorangan/individu atau permintaan secara keseluruhan para konsumen di pasar.
Lihat Skedul dan Kurva Permintaan Individu dan Pasar
CONTOH SKEDUL DAN KURVA PERMINTAAN INDIVIDU DAN PASAR
Model
Kurva Permintaan Ali
Model
Kurva Permintaan Ade
Model
Kurva Permintaan Pasar