1 of 63

Kebijakan Kementerian Dasar dan Menengah

Melayani, Akuntabel, Normatif, Inovatif, Sinergis

Menuju Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi

bbgtkjateng.kemendikdasmen.go.id

Rumah Belajar Insan Pendidikan

@bbgtkjateng

2 of 63

Melayani

Akuntabel

Normatif

Inovatif

Sinergis

3 of 63

4 of 63

Terimakasih

TIDAK memberi

GRATIFIKASI

Atas layanan yang kami berikan

Dukung kami meraih ZI-WBK�(Zona Integritas-Wilayah Bebas dari Korupsi)

5 of 63

Asta Cita adalah delapan program prioritas atau cita-cita yang menjadi visi dan misi pemerintahan Prabowo-Gibran untuk mewujudkan Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045.

Asta Cita menjadi pedoman bagi pemerintah dalam menjalankan tugas dan mencapai tujuan pembangunan nasional.

6 of 63

7 of 63

8 of 63

Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK)

Provinsi Jawa Tengah

Dasar Hukum

Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 5 Tahun 2025 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan

Tugas : melaksanakan pengembangan dan pemberdayaan guru, kepala sekolah, pendidik lainnya, dan tenaga kependidikan

Fungsi :

1. pelaksanaan pemetaan kompetensi guru, kepala sekolah, pendidik lainnya, dan tenaga kependidikan;

2. pengembangan model peningkatan kompetensi guru kepala sekolah, pendidik lainnya, dan tenaga kependidikan;

3. pengembangan media pembelajaran guru, kepala sekolah, pendidik lainnya, dan tenaga kependidikan;

4. pelaksanaan peningkatan kompetensi guru, kepala sekolah, pendidik lainnya, dan tenaga kependidikan;

5. pelaksanaan fasilitasi peningkatan kompetensi guru, kepala sekolah, pendidik lainnya, dan tenaga kependidikan;

6. pelaksanaan supervisi peningkatan kompetensi guru, kepala sekolah, pendidik lainnya, dan tenaga kependidikan;

7. pelaksanaan pemantauan dan evaluasi pengembangan dan pemberdayaan gurLl, kepala sekolah, pendidik lainnya, dan tenaga kependidikan;

8. pelaksanaan kemitraan di bidang pengembangan dan pemberdayaan guru, kepala sekolah, pendidik lainnya, dan tenaga kependidikan; dan

9. pelaksanaan urusan administrasi.

9 of 63

Program Prioritas Kemdikdasmen :

Program Peningkatan Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan

1. Pelatihan Pembelajaran Mendalam bagi Guru, KS dan PS

2. Peningkatan Kompetensi Guru Mapel Pilihan Kading Kecerdasan Artifisial

3. Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS)

4. Pelatihan Bimbingan dan Konseling bagi Guru

5. Gerakan Numerasi Nasional

6. Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Inggris (PKGBI)

7. Peningkatan Kompetensi Tenaga Kependidikan

10 of 63

01

Pelatihan Pembelajaran Mendalam bagi Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah

11 of 63

12 of 63

Pembelajaran

Mendalam

Memuliakan

Dalam penerapan PM semua pihak yang terlibat saling menghargai dan

menghormati

dengan mempertimbangkan potensi,

martabat dan nilai-nilai

kemanusiaan

Olah Hati

Pembelajaran

Mendalam

Profil Lulusan

(8 Dimensi)

Bermakna

Mewujudkan

Olah Rasa

Menggembirakan

Olah Raga

13 of 63

Pembelajaran

e

Berkesadaran

Pengalaman belajar peserta didik yang

diperoleh ketika mereka memiliki kesadaran

untuk menjadi pembelajar yang aktif dan

mampu meregulasi diri. Peserta didik

memahami tujuan pembelajaran, termotivasi

secara intrinsik untuk belajar, serta aktif

mengembangkan strategi belajar untuk

mencapai tujuan.

Mendalam

@

Menggembirakan

Pembelajaran yang menggembirakan

merupakan suasana belajar yang positif,

menyenangkan, menantang, dan memotivasi.

Peserta didik merasa dihargai atas

keterlibatan dan kontribusinya pada proses

pembelajaran. Peserta didik terhubung

secara emosional, sehingga lebih mudah

memahami, mengingat, dan menerapkan

pengetahuan.

Bermakna

Peserta didik dapat merasakan manfaat dan

relevansi dari hal-hal yang dipelajari untuk

kehidupan. Peserta didik mampu

mengkonstruksi pengetahuan baru

berdasarkan pengetahuan lama dan

menerapkan pengetahuannya

dalam kehidupan nyata.

14 of 63

Pembelajaran

Mendalam

Olah hati

Adalah proses pendidikan untuk mengasah kepekaan batin,

membentuk budi pekerti, serta menanamkan nilai-nilai moral dan

spiritual

Olah pikir

Merupakan proses pendidikan yang berfokus pada pengasahan akal

budi dan kemampuan kognitif, seperti kemampuan untuk memahami,

menganalisa, dan memecahkan masalah

e

Olah rasa

Sebagai proses pendidikan yang bertujuan untuk mengembangkan

kepekaan estetika, empati, dan kemampuan menghargai keindahan

serta hubungan antarmanusia

0

Olah raga

Merupakan bagian dari pendidikan yang bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan fisik, kekuatan tubuh, serta membentuk

karakter melalui kegiatan jasmani

15 of 63

Pembelajaran

Mendalam

Dimensi profil lulusan merupakan fokus profil lulusan

yang akan dicapai yaitu keimanan dan ketakwaan

terhadap Tuhan YME, kewargaan, kreativitas,

penalaran kritis, kolaborasi, kemandirian, kesehatan,

dan komunikasi

Dimensi Profil

Lulusan

Prinsip Pembelajaran merupakan dasar karakteristik

pembelajaran mendalam yaitu berkesadaran,

bermakna, menggembirakan

Prinsip

Pembelajaran

PEMBELAJARAN MENOALAM

Pengalaman belajar sebagai proses yang dialami

peserta didik dalam pembelajaran yaitu memahami,

mengaplikasi, merefleksi

Pengalaman

Belajar

e

Komunikasi

Kerangka pembelajaran sebagai panduan sistematis

dalam menyusun desain pembelajaran, yaitu praktik

pedagogis, kemitraan pembelajaran, lingkungan

pembelajaran, dan pemanfaatan digital

Kerangka

Pembelajaran

Empat Kerangka Pembelajaran diadaptasi dari Four Elements of Learning Design

@ copyright 2018 Education in Motion (New Pedagogies for Deep Learning) https://deep- learning.global

16 of 63

Pemantauan & pendampingan

Pelatihan IN-2

  1. Berbagi hasil implementasi ON
  2. Refleksi
  3. RTL untuk Implementasi berkelanjutan.

Bimtek /ToT di Pusat (GTK dibantu BBGTK Jabar, Jateng, Jatim, Sulsel, Yogya, Sumut dan BGTK Papua)

  1. Materi Umum (Kebijakan dan Orientasi Kegiatan)
  2. Materi Inti
  3. Materi Penunjang (RTL & Evaluasi)

Sasaran: Calon NS Pelatihan Pengajar INON IN (WI, WP, PTP, Dosen, Praktisi)

Pendekatan: Pembelajaran Mendalam dengan prinsip Andragogi

Pelatihan IN-1

  1. Materi Umum (Kebijakan dan Orientasi Kegiatan)
  2. Materi Inti (disesuaikan dengan sasaran KS, PS, Guru atau Tendik lainnya)
  3. Materi Penunjang (RTL & Evaluasi)

Pelatihan ON

Pelaksanaan RTL

  1. Praktik Nyata sesuai sasaran
  2. Inkuiri Kolaboratif di kelompok kerja
  3. Refleksi

Memahami

Mengaplikasi

Merefleksi

KELOMPOK KERJA GURU, KS, PS

KKG/MGMP/MKKS/K3S/ MKPS

  1. Melakukan asesmen

2. Merencanakan

3. Menerapkan

4. Merefleksi &

Menilai

SIKLUS INKUIRI KOLABORATIF

Kegiatan lain yang dilakukan adalah

  • observasi pembelajaran guru model secara kolektif
  • penguatan substansi materi

KESINAMBUNGAN PASKA PELATIHAN DI KKG/MGMP/MKKS/MKPS

SECARA RUTIN DI 1 (SATU) HARI BELAJAR GURU

BIMTEK/ToT

PELATIHAN IN-ON-IN bertempat di Satdik atau tempat lainnya yang disepakati

17 of 63

Capaian ToT Calon Pengajar Pelatihan Pembelajaran Mendalam (PM)

Capaian ToT yang diharapkan yaitu calon pengajar Pelatihan PM mampu:

a. menerapkan pola pikir bertumbuh ketika berinteraksi dalam proses ToT;

b. menganalisis substansi modul pelatihan PM;

c. menggunakan pemahaman tentang PM untuk menyusun perencanaan Pelatihan PM;

d. menerapkan perencanaan Pelatihan PM dengan prinsip berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan pada peer teaching; dan

e. menunjukkan perilaku teladan sebagai peserta ToT/calon pengajar.

18 of 63

a. Daring

Peserta mengakses materi menggunakan platform digital dalam bentuk LMS. Peserta mengakses modul online (bahan bacaan), video pembelajaran. Aktivitas pembelajaran secara daring digunakan untuk memulai tahap memahami melalui teori dan pengenalan konsep dasar PM, sehingga peserta dapat menguasai pondasi sebelum beralih ke penerapan sesuai dengan pengalaman belajar memahami, menerapkan, dan merefleksikan.

b. Tatap Muka

Tatap muka secara luring melibatkan peserta secara aktif dalam diskusi langsung, praktik kelompok, dan pendampingan intensif dari pengajar pelatihan. Tatap muka luring dilakukan dengan pendekatan pembelajaran mendalam dengan pengalaman belajar memahami, mengaplikasi dan merefleksi dengan prinsip berkesadaran, bermakna dan menggembirakan. Pada konteks ToT Calon Pengajar Pelatihan PM, sesi tatap muka bisa digunakan untuk tahap penerapan praktis PM dan simulasi mengajar orang dewasa melalui peer teaching untuk membantu memastikan calon pengajar dapat membawakan materi pelatihan pembelajaran mendalam.

Pendekatan pembelajaran pada ToT Calon Pengajar Pelatihan PM menggunakan model flipped learning, yang diawali dengan peserta belajar mandiri, dilanjutkan dengan belajar tatap muka secara luring, dengan penjelasan sebagai berikut:

Strategi ToT Pelatihan Pembelajaran Mendalam (PM)

19 of 63

STRUKTUR PROGRAM TOT PM BAGI PENGAWAS SEKOLAH

20 of 63

Penilaian ToT Calon Pengajar Pelatihan PM

Penilaian terhadap peserta bertujuan untuk mengukur kompetensi peserta melalui ketercapaian indikator kompetensi dan keberhasilan tujuan pembelajaran. Aspek yang dinilai mencakup pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Penilaian dilakukan melalui tes untuk aspek pengetahuan, sedangkan untuk aspek sikap dan keterampilan menggunakan instrumen non-tes melalui pengamatan selama kegiatan berlangsung dengan menggunakan format dan lembar kerja yang telah disiapkan.

Nilai untuk masing-masing aspek penilaian diolah dengan formulasi berikut.

NA = 30% NS + 50% NP + 20% TA

Keterangan:

NS : Nilai Sikap/Komitmen (rerata dari semua aspek sikap yang dinilai)

NP : Nilai Penugasan (rerata dari nilai tugas)

TA : Nilai Tes Akhir

21 of 63

Nilai Akhir

Predikat

90 < Nilai ≤ 100

Amat Baik

80 < Nilai ≤ 90

Baik

70 < Nilai ≤ 80

Cukup

60 < Nilai ≤ 70

Kurang

≤ 60

Sangat Kurang

Kelulusan Peserta ToT Calon Pengajar Pelatihan PM

Peserta dinyatakan “LULUS” dalam ToT apabila:

  • mendapatkan Nilai Akhir (NA) lebih dari atau sama dengan 80,00 (≥ 80,00) dengan predikat Baik; dan
  • minimum kehadiran dalam ToT 95%.

Adapun peserta yang memperoleh skor kurang dari 80,00 (< 80,00) dinyatakan “TIDAK LULUS”.

Kategori predikat kelulusan dan skor akhir sebagai berikut.

22 of 63

SUMBER DANA PELATIHAN PM KE SASARAN

Berdasarkan Kepdirjen GTKPG Kemdikdasmen Nomor 13/B/HK.03.01/2025 tentang Petunjuk teknis pelatihan

Bagi guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah, pengelolaan dana pelaksanaan pelatihan PM diatur dengan

Ketentuan sebagai berikut :

  1. sumber dana berasal dari BOSP memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang dikelola

oleh UPT dilaksanakan melalui mekanisme PNBP Fungsional;

  1. sumber dana yang berasal dari APBD/sumber lain yang sah dikelola oleh:

1) UPT melalui mekanisme PNBP Fungsional; atau

2) Pemerintah Daerah/pihak lain yang mendanai Pelatihan PM melalui mekanisme swakelola oleh

sesuai dengan kesepakatan dalam kontrak kerjasama yang telah ditandatangani

Keterangan tambahan :

a. Pelatihan PM bagi Guru dan Kepala Sekolah dibiayai dengan dana BOSKIN atau BOSREG

b. Untuk saat ini pelatihan PM bagi Pengawas Sekolah yang dibiayai oleh APBN adalah untuk pelatihan

Pengajarnya, untuk pelatihan ke sasaran dibiaya dengan dana APBD jika daerah mempunyai anggaran

23 of 63

Peserta Pelatihan bagi Guru

24 of 63

Peserta Pelatihan bagi Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah

25 of 63

STRUKTUR PROGRAM PELATIHAN PM BAGI GURU

Catatan:

  • Pelaksanaan On-the Job Training (3 bulan) 2 JP per hari
  • 1 Jam Pelajaran = 45 Menit

26 of 63

STRUKTUR PROGRAM PELATIHAN PM BAGI KEPALA SEKOLAH

27 of 63

STRUKTUR PROGRAM PELATIHAN PM BAGI PENGAWAS SEKOLAH

28 of 63

CAPAIAN PELAITIHAN PEMBELAJARAN MENDALAM

29 of 63

02

Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) bagi Guru

30 of 63

31 of 63

32 of 63

33 of 63

34 of 63

35 of 63

36 of 63

03

Seleksi dan Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS)

37 of 63

38 of 63

39 of 63

40 of 63

41 of 63

42 of 63

43 of 63

44 of 63

45 of 63

04

Pengembangan Kompetensi Guru Bimbingan Konseling (BK)

46 of 63

47 of 63

48 of 63

49 of 63

50 of 63

05

Gerakan Numerasi Nasional (GNN)

51 of 63

52 of 63

53 of 63

06

Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Inggris

54 of 63

55 of 63

07

Peningkatan Kompetensi Tenaga Kependidikan

56 of 63

57 of 63

58 of 63

Capaian Pembelajaran bagi Tenaga Administrasi Sekolah

59 of 63

Capaian Pembelajaran bagi Tenaga Administrasi Sekolah

60 of 63

Capaian Pembelajaran bagi Tenaga Perpustakaan Sekolah

61 of 63

Capaian Pembelajaran bagi Tenaga Laboratorium Sekolah

62 of 63

63 of 63

Matur

nuwun

Jangan lupa ikuti media sosial BBGTK Provinsi Jawa Tengah!