1 of 14

LANJUT USIA BERDAYA (SIDAYA)

2 of 14

WHO

01

142.000.000 (8%) populasi lansia di Asia Tenggara

Indonesia

02

2021 Indonesia sudah masuk Ageing Population. 2024 penduduk lansia telah mencapai 12% didominasi oleh Perempuan, tinggal perkotaan, lansia muda.

Provinsi

03

21 provinsi yang AGEING POPULATION dengan presentase penduduk lansia lebih dari 10% antara lain DIY (16,28), JATIM (16,02%), Jateng(15,46%), Sulut(14,18%), Bali(14,01%), Sulsel(12,36%),

Lampung(11,54%),

Kalsel(11,36%),JaBar(11,25%),Papua(11,02%),

Gorontalo(10,92%,Bengkulu(10,88%), Jambi(10,70%), Sumbar(10,67%), DKI

Jakarta(10,64%),Kep.Babel(10,41%), NTB(10,36%),Sumsel(10,23%),KalBar(10,21%),NTT(

10,19%), Sumut(10,16%)

Peningkatan Kualitas Hidup Lansia

05

berbasis Komunitas : Bina Keluarga Lansia (BKL) dan Sekolah Lansia BKL dalam mewujudkan lansia tangguh dan berdaya.

Latar belakang

lansia dapat menjadi tantangan pembangunan ketika tidak produktif dan menjadi bagian dari penduduk rentan. lansia harus diberi peluang untuk berkontribusi dalam mencapai visi Indonesia Emas 2045

Tantangan

04

3 of 14

KONDISI PENUAAN PENDUDUK

1

rasio ketergantungan lansia sebesar 17,76, bahwa setiap 100 penduduk usia produktif (usia 15–59 tahun) harus menanggung setidaknya 17 penduduk lansia.

(Susenas, 2024)

2

77,75% lansia telah tercakup dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). (Susenas, 2024)

3

35,73%lansia tinggal bersama 3 generasi, 34,45 % lansiatinggal bersama keluarga inti, 21,71% lansia tinggal bersama pasangan

(Susenas, 2024)

7

2 dari 5 (42,81%) lansia mengalami keluhan kesehatanselama 1 bulan, angka morbiditas 20,71% (Susenas,

2024)

4

Perubahan struktur keluarga, meningkatnya konflik, kesepian

5

84,75 % lansia bekerja pada sektor informal dan 75,21 % merupakan pekerja rentan

(Susenas, 2024)

6

Lansia yang belum mempersiapkan finansial untuk kehidupan di hari tua, sehingga muncul sandwich generation

8

Lansia dengan PJP 2,8% dari 97.339 lansia (SKI 2023)

4 of 14

AGEING POPULATION

Suatu penduduk dapat disebut sebagai penduduk tua jika angka ketergantungan penduduk tua sebesar 10 persen atau lebih

5 of 14

Kebijakan

RENSTRA 2025-2029

Undang-Undang No 13/1998

Lansia adalah orang yang berusia 60 tahun ke atas

Undang-Undang N0.52/2009

Pasal 48

ayat (1) hurud (c) peningkatan kualitas hidup lansia agar tetap produktif

dan berguna bagi keluarga dan masyarakat dengan pemberian

kesempatan untuk berperan dalam kehidupan keluarga

PerPres No 88 Tahun 2021

Tujuan mewujudkan lansia mandiri sejahtera dan bermartabat

Perban BKL No 13/2019

Juknis Sekolah Lansia BKL

PP No 87/2014

PerPres No 180 dan 181/2024

Pasal 22

Pengembangan ketahanan dan kesejahteraan keluarga

dilakukan dengan cara membentuk dan mengembangkan: (c) pembinaan ketahanan keluarga lansia

KEPMEN tentang SIDAYA

SIDAYA

6 of 14

TUJUAN PANDUAN

Sebagai acuan bagi pengelola program kelanjutusiaan di berbagai tingkatan dan mitra kerja dalam melakukan kegiatan SIDAYA, untuk meningkatkan kualitas hidup lansia di Indonesia

SASARAN PANDUAN

  • Pengelola program kelanjutusiaan di tingkat pusat,

kecamatan dan

provinsi, kabupaten/kota, desa/kelurahan

  • Mitrakerja Pentahelix

7 of 14

KONSEP PEMBERDAYAAN

Berdaya, artinya berkekuatan, berkemampuan, bertenaga, kemampuan melakukan sesuatu atau kemampuan bertindak untuk mengatasi masalah (KBBI).

Pemberdayaan merupakan upaya yang dilakukan untuk membuat lansia mampu membangun dirinya sendiri, sehingga bisa memperbaiki kehidupannya.

Pemberdayaan lansia, dapat ditunjukkan dengan potensi lansia yang dapat dioptimalkan agar berdaya dari setiap aspek.

PENERAPAN 7 DIMENSI LANSIA TANGGUH

8 of 14

KERANGKA PIKIR SIDAYA

9 of 14

PELAKSANAAN GERAKAN LANJUT USIA BERDAYA (SIDAYA)

A. TUJUAN SIDAYA

  1. Terwujudnya lansia berdaya yang Sehat, Merasa aman dan Partisipasi;
  2. Meningkatnya kualitas hidup lansia; dan
  3. Meningkatnya kepedulian dan peran serta multisektor dalam

pendampingan lansia.

C. PENERIMA SIDAYA

    • Lansia

B. SASARAN SIDAYA

  1. Sasaran langsung yaitu lansia.
  2. Sasaran tidak langsung yaitu mitra kerja pentahelix

D. BENTUK KEGIATAN

  • Pelayanan Pemeriksaan Kesehatan
  • Keikutsertaan lansia dalam Sekolah Lansia
  • Pendampingan Perawatan Jangka Panjang

10 of 14

MEKANISME ALUR SIDAYA

Perencanaan

  • Arahan dari Kemendukbangga/BKKBN diteruskan pengelola program Provinsi dan Kab/Kota;
  • Melakukan koordinasi dengan stakeholder;
  • Melakukan pemetaan sasaran penerima bantuan per wilayah; dan
  • Melakukan pemetaan mitrakerja pemberi dukungan SIDAYA.

Pelaksanaan

  • Pelayanan Pemeriksaan Kesehatan, berupa pemeriksaan tekanan darah, gula darah, asam urat, kolesterol oleh tenaga kesehatan, bekerjasama dengan Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan mitra kerja lain; dan
  • Keikutsertaan Lansia dalam Sekolah Lansia, Fasilitasi kegiatan berupa sosialisasi sekolah lansia, pendampingan pengembangan sekolah lansia, pendampingan pemberian pelatihan kepada pengelola sekolah lansia, pendampingan penyusunan kurikulum, pendampingan pelaksanaan sampai dengan wisuda sekolah lansia; dan
  • Pelatihan dan Pendampingan PJP

11 of 14

PANCADAYA

12 of 14

OUTPUT & PENGUKURAN SIDAYA

OUTPUT

Meningkatnya kualitas hidup lansia melalui peningkatan indeks lansia berdaya berdasarkan indikator 7 Dimensi Lansia Tangguh

INDIKATOR LANSIA BERDAYA DIHITUNG BERDASARKAN 7 DIMENSI LANSIA TANGGUH

Indikator ini diukur melalui Indeks Lansia Berdaya, merupakan indeks komposit yang menggambarkan tentang lansia yang memenuhi indikator dari 7 (tujuh) dimensi lansia tangguh

13 of 14

LOKUS PILOT PROJECT SIDAYA

14 of 14

TERIMA

KASIH

Hidup Hanya Sekali, Jangan Menua Tanpa Arti