1 of 52

Relasi dan Fungsi

2 of 52

    • Mendeskripsikan dan menyatakan relasi dan fungsi dengan menggunakan berbagai representasi (kata-kata, tabel, grafik, diagram, dan persamaan).
    • Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan relasi dan fungsi dengan menggunakan berbagai representasi.

KOMPETENSI DASAR

3 of 52

    • Menyatakan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan relasi dan fungsi.
    • Menyatakan fungsi dengan diagram panah, koordinat Cartesius, dan himpunan pasangan berurutan.
    • Menyatakan suatu fungsi dalam bentuk notasi dan rumus.
    • Menyusun tabel berisi hubungan antara anggota daerah asal dengan nilai fungsinya.
    • Menggambar grafik fungsi pada bidang koordinat Cartesius.

PENGALAMAN BELAJAR

4 of 52

Hampir semua negara termasuk dalam Perserikatan Bangsa- Bangsa (PBB). PBB didirikan untuk memfasilitasi dalam hukum Internasional, hak asasi, dan mempertahankan perdamaian serta keamanan dunia.

Di depan kantor pusat PBB di New York, semua bendera negara anggota dikibarkan. Antara himpunan negara anggota PBB dengan himpunan benderanya berkorespondensi satu-satu, karena setiap negara memiliki hanya satu bendera negara.

5 of 52

3.1 RELASI

3.1.1 Pengertian Relasi

Empat orang anak yaitu Ria, Rian, Reni, dan Revi memilih jenis musik yang mereka sukai. Data yang diperoleh sebagai berikut:

Ria dan Rian memilih musik pop,

Ria, Rian, dan Reni memilih musik country,

Rian, Reni, dan Revi memilih musik jazz.

Jika A = {Ria, Rian, Reni, Revi} dan

B = {pop, country, jazz}

6 of 52

Pada relasi dari himpunan A ke himpunan B tersebut, masing-masing anggota himpunan A dapat dipasangkan dengan satu atau beberapa anggota himpunan B, bahkan dapat terjadi ada anggota himpunan A yang tidak memiliki pasangan dengan anggota himpunan B.

7 of 52

3.1.2 Menyatakan Relasi

Untuk memudahkan cara membaca, relasi antara dua himpunan yang ditentukan dapat dinyatakan dengan cara-cara berikut.

a. Diagram panah,

b. Diagram Cartesius, dan

c. Himpunan pasangan berurutan

A. Diagram Panah

Misalnya antara himpunan anak: A = {Aldi, Shifa, Nadia, Dani} dan himpunan permainan: B = {voli, basket, tenis}

terdapat relasi “gemar bermain”. �

Anggota himpunan A yang berelasi dengan anggota himpunan B ditunjukkan dengan arah panah.

Aldi → voli berarti Aldi gemar bermain voli. Shifa → voli dan Shifa → basket, berarti Shifa gemar bermain voli dan basket, dan seterusnya.

8 of 52

Contoh:

Jawab:

9 of 52

Kamu bisa menguji pemahaman dengan mengerjakan soal

Latihan 1 pada halaman 88

10 of 52

B. Diagram Cartesius

Pada diagram Cartesius, relasi antara anggota dua himpunan A dan B dapat dinyatakan dengan cara berikut:

  • Anggota himpunan A sebagai himpunan pertama ditempatkan pada sumbu mendatar (horizontal).
  • Anggota himpunan B sebagai himpunan kedua ditempatkan pada sumbu tegak (vertikal).
  • Setiap pasangan anggota himpunan pertama yang berelasi dengan anggota himpunan kedua dinyatakan dengan sebuah noktah (•).

Contoh:

11 of 52

C. Himpunan Pasangan Berurutan

 

Relasi yang ditunjukkan dengan diagram panah dapat dinyatakan sebagai himpunan pasangan berurutan, yaitu {(Azri, IPA), (Azri, PKn) (Meta, IPA), (Meta, PKn), (Meta, IPS), (Mila, PKn), (Mila, IPS), (Rani, IPS)}.

12 of 52

gzgc

Kamu bisa menguji pemahaman dengan mengerjakan soal

Latihan 2 pada halaman 90

13 of 52

3.2 FUNGSI ATAU PEMETAAN

3.2.1 Pengertian Fungsi atau Pemetaan

Setiap anggota A dipasangkan dengan tepat satu anggota B (tidak kurang dan tidak lebih dari 1). Relasi seperti itu merupakan relasi khusus yang disebut fungsi atau pemetaan.

Contoh:

Relasi “anak dari” dari himpunan anak: A = {Dina, Reza, Andri, Irma, Dedi}

ke himpunan ibu:

B = {Bu Nia, Bu Wati, Bu Nina, Bu Ida}.

14 of 52

Contoh:

Jawab:

15 of 52

Penamaan pada Fungsi

 

16 of 52

3.2.2 Menyatakan Fungsi (Pemetaan)

Pada bahasan tentang pengertian fungsi, telah dikemukakan bahwa fungsi adalah relasi khusus. Oleh karena itu, fungsi pun dapat dinyatakan dengan cara-cara seperti menyatakan relasi, yaitu dengan tiga cara berikut.

1. Diagram panah

2. Diagram Cartesius

3. Himpunan pasangan berurutan

Kerjakan!

Kegiatan Siswa Halaman 93

17 of 52

3.2.3 Banyak Fungsi dari Dua Himpunan

Berikut ini akan dibahas mengenai cara menentukan banyak semua fungsi (pemetaan) yang mungkin terjadi dari dua himpunan yang banyak anggotanya diketahui

Kerjakan!

Kegiatan Siswa Halaman 95

 

18 of 52

Contoh:

Jawab:

19 of 52

gzgc

Kamu bisa menguji pemahaman dengan mengerjakan soal

Latihan 3 pada halaman 96

20 of 52

3.3 KORESPODENSI SATU – SATU

3.3.1 Pengertian Korespondensi Satu-Satu

Setiap negara dipasangkan dengan tepat satu ibu kotanya, dan sebaliknya setiap ibu kota dipasangkan dengan tepat satu negaranya.

Jadi, antara himpunan P dan Q terjadi pemetaan timbal balik, sehingga terdapat korespondensi satu-satu atau perkawanan satu-satu antara himpunan negara dan himpunan ibu kotanya.

21 of 52

Demikian pula, setiap negara memiliki hanya satu lagu kebangsaan, sehingga terdapat korespondensi satu-satu antara himpunan negara dengan himpunan lagu kebangsaan.

22 of 52

Jawab:

Contoh:

Jawab:

23 of 52

3.3.2 Banyak Korespondensi Satu-Satu

1. Korespondensi satu-satu dengan dua anggota

ada 2 cara

2. Korespondensi satu-satu dengan tiga anggota

ada 6 cara

24 of 52

3. Korespondensi satu-satu dengan empat anggota

Perhatikan Gambar 3.19!

  • a dapat dipasangkan dengan 4 kemungkinan, yaitu dengan p, q, r, atau s.
  • b dapat dipasangkan dengan 3 kemungkinan, karena salah satu anggota Q sudah dipasangkan dengan
  • c dapat dipasangkan dengan 2 kemungkinan, karena dua anggota Q sudah dipasangkan dengan a dan b.
  • d tentu saja hanya dapat dipasangkan dengan 1 kemungkinan pada anggota Q.

Dengan demikian, banyak korespondensi satu-satu dari P ke Q adalah (4 × 3 × 2 × 1) cara.

25 of 52

26 of 52

Kamu bisa menguji pemahaman dengan mengerjakan soal

Latihan 4 pada halaman 99

27 of 52

3.4 NOTASI FUNGSI

3.4.1 Merumuskan Suatu Fungsi

28 of 52

Contoh:

29 of 52

3.4.2 Variabel Bebas dan Variabel Bergantung

 

 

30 of 52

3.5 NILAI FUNGSI

3.5.1 Menghitung Nilai Suatu Fungsi

 

31 of 52

Contoh:

Jawab:

32 of 52

Jawab:

33 of 52

34 of 52

Jawab:

35 of 52

Kamu bisa menguji pemahaman dengan mengerjakan soal

Latihan 5 pada halaman 103

36 of 52

3.5.2 Menentukan Bentuk Fungsi

Untuk menentukan bentuk suatu fungsi linear jika diketahui nilai dan data fungsi, dapat dilakukan dengan menggunakan rumus umum fungsi linear, yaitu f(x) = ax + b dengan salah satu cara berikut.

a. Menentukan hubungan nilai f(x) dengan nilai x.

b. Membentuk persamaan dalam a dan b dengan cara mengganti nilai x

dengan nilai yang ditentukan.

Contoh:

37 of 52

Jawab:

38 of 52

Jawab:

39 of 52

Jawab:

40 of 52

41 of 52

Kamu bisa menguji pemahaman dengan mengerjakan soal

Latihan 6 pada halaman 106

42 of 52

3.6 GRAFIK FUNGSI

 

43 of 52

44 of 52

Contoh:

Jawab:

45 of 52

46 of 52

Jawab:

47 of 52

Jawab:

48 of 52

Kamu bisa menguji pemahaman dengan mengerjakan soal

Latihan 7 pada halaman 109

49 of 52

3.7 PENERAPAN RELASI DAN FUNGSI

Untuk menyelesaikan soal cerita yang berkaitan dengan relasi dan fungsi (pemetaan), dapat ditempuh langkah-langkah berikut.

(1) Menentukan domain (daerah asal) dan kodomain (daerah

kawan).

(2) Menyatakan relasi, umumnya dengan diagram panah.

(3) Menentukan jawaban berdasarkan diagram panah yang telah

dibuat.

50 of 52

Contoh:

Jawab:

51 of 52

Jawab:

52 of 52

Kamu bisa menguji pemahaman dengan mengerjakan soal

Latihan 8 pada halaman 111