ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
C. DINAMIKA KEPENDUDUKAN
ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
1. Dinamika Kependudukan di Indonesia
Penduduk suatu negara selalu mengalami pertambahan dan pengurangan dalam hal jumlah. Perubahan jumlah penduduk yang terjadi terus-menerus tiap tahunnya disebut dinamika penduduk.
a. Faktor yang Memengaruhi Dinamika Penduduk
Kelahiran atau natalitas merupakan faktor dinamika penduduk yang menambah jumlah penduduk.
Kematian atau mortalitas merupakan faktor yang mengurangi jumlah penduduk.
Perpindahan penduduk atau migrasi dapat menyebabkan jumlah penduduk berkurang atau bertambah.
ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Rumus Menghitung Pertumbuhan Penduduk Total
P = (L–M) + (I–E)
Keterangan:
P = jumlah pertumbuhan penduduk total di akhir tahun perhitungan
L = jumlah kelahiran dalam periode tahun tertentu
M = jumlah kematian dalam periode tahun tertentu
I = jumlah imigrasi dalam periode tahun tertentu
E. = jumlah emigrasi dalam periode tahun tertentu
ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
1. Dinamika Kependudukan di Indonesia
b. Piramida Penduduk
Piramida ini berbentuk limas dengan dasar yang luas dan bagian tengah cembung. Bagian atas cenderung meruncing ke satu titik.
Ciri-cirinya adalah sebagai berikut.
Piramida berbentuk seperti granat, menandakan jumlah angka kelahiran mirip atau hampir sama dengan kematian.
Ciri-cirinya adalah sebagai berikut.
Piramida berbentuk menyerupai batu nisan atau guci terbalik atau sarang tawon.
Ciri-cirinya adalah sebagai berikut.
ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Komposisi penduduk dapat dikelompokkan berdasarkan komposisi biologi, komposisi budaya, dan komposisi ekonomi. Contohnya, komposisi penduduk berdasarkan umur. Menurut BPS, persentase penduduk usia produktif (15–64 tahun) terus meningkat. Pada tahun 1971, menunjukkan bahwa proporsi penduduk usia produktif sebesar 53,39 persen dari total populasi. Sementara tahun 2020, menunjukkan bahwa proporsi pendudukn usia produktif sebesar 70,72 pesen dari total populasi. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia masih berada pada era bonus demografi.
Pertumbuhan penduduk dapat memengaruhi kualitas penduduk. Jumlah penduduk yang tinggi tanpa diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia yang baik akan menghasilkan output perekonomian yang rendah. Kualitas penduduk berkaitan dengan kemampuan sumber daya manusia yang sangat diperlukan untuk mempercepat proses pembangunan. Untuk mewujudkan pertumbuhan penduduk yang seimbang dan berkualitas, perlu ada upaya pengendalian pertumbuhan penduduk. Laju pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali dengan baik akan menimbulkan berbagai masalah, seperti ledakan penduduk dan sebaran penduduk yang tidak merata.
d. Pertumbuhan dan Komposisi Penduduk
c. Komposisi Penduduk