1 of 9

PENGGUNAAN SPILL KIT

UPT PUSKESMAS TAROGONG

Sosialisasi

Cleaning Service & Security

Tahun 2026

2 of 9

Pengertian Spill Kit

  • Spill Kit adalah seperangkat alat untuk menangani tumpahan cairan infeksius seperti darah, urine, muntahan, cairan serebrospinal (cairan bening yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang), dan cairan infeksius lainnya, agar tidak menimbulkan risiko penularan.

3 of 9

Maksud & Tujuan

  • • Mencegah penularan infeksi
  • • Melindungi petugas
  • • Menjaga keselamatan kerja
  • • Mendukung program PPI dan K3

4 of 9

Komponen Utama Spill Kit Medis

Menurut standar kesehatan seperti yang dijelaskan oleh KMS Kemenkes, isi spill kit meliputi:

  • APD: Masker, sarung tangan, google (kacamata), dan apron.
  • Bahan Penyerap: Absorbent pads, tisu, atau serbuk kayu/pasir.
  • Disinfektan: Cairan klorin 0,5 % atau alkohol.
  • Wadah Limbah: Kantong plastik kuning dengan label B3.

5 of 9

6 of 9

Langkah 3 - Proses Desinfeksi

Langkah Pembersihan Tumpahan (Tepi ke Tengah) :

  1. Isolasi & APD: Pasang tanda peringatan dan gunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap seperti sarung tangan, masker, apron, dan pelindung mata.
  2. Lokalisir Tumpahan: Gunakan bahan penyerap seperti absorbent socks atau pasir untuk mengelilingi tumpahan agar tidak menyebar lebih luas.
  3. Aplikasi Disinfektan: Semprotkan cairan disinfektan (seperti klorin 0,5%) di sekeliling dan pada area tumpahan, lalu diamkan selama 5–10 detik.
  4. Penyerapan (Luar ke Dalam): Letakkan kain atau bahan penyerap pada tumpahan. Lakukan pembersihan dengan gerakan memutar dari arah luar (tepi) menuju ke pusat (tengah) tumpahan agar kontaminan terkumpul di satu titik dan tidak meluas.
  5. Pembuangan: Masukkan semua bahan penyerap yang terkontaminasi ke dalam kantong plastik kuning (limbah infeksius/B3).
  6. Dekontaminasi Akhir: Pel ulang area bekas tumpahan dengan cairan disinfektan, tetap menggunakan gerakan memutar dari luar ke dalam.

7 of 9

Tutorial Singkat Spilkit

8 of 9

Jangan Lupa - Cuci Tangan�6 Langkah Menurut WHO

Metode: Handrub (berbasis alkohol) selama 20-30 detik jika tangan tidak terlihat kotor, atau handwash (sabun dan air mengalir) selama 40-60 detik jika tangan kotor.

9 of 9

Penutup

  • Gunakan Spill Kit sesuai SOP.
  • Keselamatan adalah tanggung jawab bersama.