PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5)
Suparman
Pengawas Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII
“... perlulah anak anak [Taman Siswa] kita dekatkan hidupnya kepada perikehidupan rakyat, agar supaya mereka tidak hanya memiliki ‘pengetahuan’ saja tentang hidup rakyatnya, akan tetapi juga dapat ‘mengalaminya’ sendiri , dan kemudian tidak hidup berpisahan dengan rakyatnya.” Ki Hadjar Dewantara
PROFIL PELAJAR PANCASLA
PROFIL PELAJAR PANCASLA
Projek penguatan profil pelajar pancasila
Mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya pelajar Pancasila.
“Pelajar Indonesia merupakan pelajar sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter, dan berperilaku sesuai nilainilai Pancasila”
VISI PENDIDIKAN INDONESIA
PROFIL PELAJAR PANCASILA
DIMENSI PROFIL PELAJAR PANCASLA
Gambaran pencapaian profil pelajar pancasila
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Budaya Satuan Pendidikan
Pembelajaran Intrakurikuler
1
2
3
4
Ekstrakurikuler
Profil pelajar Pancasila adalah karakter dan kemampuan yang dibangun dalam keseharian dan dihidupkan dalam diri setiap individu peserta didik melalui
PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA
Projek Lintas Disiplin Ilmu yang kontekstual dan berbasis pada kebutuhan masyarakat atau permasalahan di lingkungan satuan pendidikan.
Projek penguatan profil pelajar Pancasila adalah pembelajaran lintas disiplin ilmu dalam mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitar untuk menguatkan berbagai kompetensi dalam Profil Pelajar Pancasila.
Gambaran pencapaian profil pelajar pancasila
“Pelajar Indonesia merupakan pelajar sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter, dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila.”
Gambaran Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar pancasila
Dirancang terpisah dari intrakurikuler. (Tujuan, muatan, dan kegiatan pembelajaran projek profil tidak harus dikaitkan dengan tujuan dan materi pelajaran intrakurikuler.)
Mars
Pelaksanaannya dilakukan secara fleksibel, dari segi muatan, kegiatan, dan waktu pelaksanaan
Merupakan kegiatan kokurikuler berbasis projek
Satuan pendidikan dapat melibatkan masyarakat dan/ atau dunia kerja untuk merancang dan menyelenggarakan projek penguatan profil pelajar Pancasila
Jupiter
Berbagai wajah projek penguatan profil pelajar Pancasila
Bagaimana wajah projek profil di satuan pendidikan Anda? Mari jalankan projek profil sesuai keunikan konteks satuan pendidikan, dan bantu peserta didik kita bertumbuh kembang menjadi pelajar Pancasila
- Keterlambatan siswa masuk sekolah�- Jarang mengumpulkan tugas mata pelajaran�- Membuang sampah sembarangan di lingkungan sekolah�- KEBERSIHAN TOILET SISWA�- KEBERSIHAN DAN KERAPIHAN KELAS�- KETERLAMBATAN SISWA MENGIKUTI UPACARA�- sedikit yang mengikuti eksktrakurikuler pramuka, paskibra dan pmr�- sedikit yang berkunjung ke perpustakaan�- telat masuk ke kelas, setelah istirahat belajar�- motivasi belajar yang kurang�- sering tidak masuk sekolah���
Prinsip-prinsip projek penguatan profil pelajar Pancasila
holistik
EKSPLORATIF
Berpusat pada peserta didik
KOntekstual
Prinsip-prinsip projek penguatan profil pelajar Pancasila
Prinsip-prinsip projek penguatan profil pelajar Pancasila
Prinsip-prinsip projek penguatan profil pelajar Pancasila
Prinsip-prinsip projek penguatan profil pelajar Pancasila
ALUR PERENCANAAN PROJEK PROFIL
Tugas Koordinator Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Membentuk Tim Fasilitator Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Untuk Tugas Fasilitator Lihat Panduan-Penguatan-Projek-Profil-Pancasila hal 24-25
Identifikasi kesiapan satuan pendidikan
*) satuan pendidikan yang memiliki sistem: satuan pendidikan memiliki evaluasi berkala, pengayaan pendidik menyelenggarakan pembelajaran berbasis projek yang memberikan otonomi lebih besar kepada peserta didik
Identifikasi kesiapan satuan pendidikan
TAHAP AWAL | TAHAP BERKEMBANG | TAHAP LANJUTAN |
Satuan pendidikan belum memiliki sistem dalam mempersiapkan dan melaksanakan pembelajaran berbasis projek). | Satuan pendidikan sudah memiliki sistem untuk menjalankan pembelajaran berbasis projek | Pembelajaran berbasis projek sudah menjadi kebiasaan satuan pendidikan |
Konsep pembelajaran berbasis projek baru diketahui pendidik. | Konsep pembelajaran berbasis projek sudah dipahami sebagian pendidik | Konsep pembelajaran berbasis projek sudah dipahami semua pendidik. |
Satuan pendidikan menjalankan projek secara internal (tidak melibatkan pihak luar | Satuan pendidikan mulai melibatkan pihak di luar satuan pendidikan untuk membantu salah satu aktivitas projek | Satuan pendidikan sudah menjalin kerjasama dengan pihak mitra di luar satuan pendidikan agar dampak projek dapat diperluas secara berkelanjutan |
Menentukan Dimensi dan Tema Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Sub
Elemen 1a
Sub
Elemen 1b
Sub
Elemen 2a
Sub
Elemen 2b
Sub
Elemen 3a
Sub
Elemen 3b
Tema Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Dimensi
Elemen 1
Elemen 2
Elemen 3
Untuk Tema Lihat Keputusan Kepala BSKP Kemidbudristek Nomor 009/H/KR/2022
Menentukan Dimensi dan Tema Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Tema Projek Profil SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK dan sederajat
Tema Projek Profil SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK dan sederajat
Gaya Hidup Berkelanjutan | Peserta didik memahami dampak aktivitas manusia, baik jangka pendek maupun panjang, terhadap kelangsungan kehidupan di dunia maupun lingkungan sekitarnya. Peserta didik juga membangun kesadaran untuk bersikap dan berperilaku ramah lingkungan, mempelajari potensi krisis keberlanjutan yang terjadi di lingkungan sekitarnya serta mengembangkan kesiapan untuk menghadapi dan memitigasinya. Tema ini ditujukan untuk jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK, dan sederajat. |
| Contoh kontekstualisasi tema: • Jakarta: situasi banjir • Kalimantan: hutan sebagai paru-paru dunia • Daerah pedesaan: pemanfaatan sampah organik |
Tema Projek Profil SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK dan sederajat
Bangunlah Jiwa dan Raganya | Peserta didik membangun kesadaran dan keterampilan memelihara kesehatan fisik dan mental, baik untuk dirinya maupun orang sekitarnya. Peserta didik melakukan penelitian dan mendiskusikan masalah-masalah terkait kesejahteraan diri (wellbeing), perundungan (bullying), serta berupaya mencari jalan keluarnya. Mereka juga menelaah masalah-masalah yang berkaitan dengan kesehatan dan kesejahteraan fisik dan mental, termasuk isu narkoba, pornografi, dan kesehatan reproduksi. Tema ini ditujukan untuk jenjang SD/MI, SMP/ MTs, SMA/MA, SMK/MAK, dan sederajat |
| Contoh kontekstualisasi tema: Mencari solusi untuk masalah cyber bullying yang marak di kalangan remaja. Jenjang SMPLB/SMALB: Pengembangan kemandirian dalam merawat diri dan menjaga kesehatan |
Tema Projek Profil SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK dan sederajat
Kearifan Lokal | Peserta didik membangun rasa ingin tahu dan kemampuan inkuiri melalui eksplorasi budaya dan kearifan lokal masyarakat sekitar atau daerah tersebut, serta perkembangannya. Peserta didik |
| Contoh kontekstualisasi tema: • Jawa Barat: sistem masyarakat di Kampung Naga • Papua: sistem masyarakat di Lembah Baliem • SMK tata kecantikan: eksplorasi seni pranata acara adat Jawa |
Tema Projek Profil SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK dan sederajat
Bhinneka Tunggal Ika | Peserta didik mengenal dan mempromosikan budaya perdamaian dan anti kekerasan, belajar membangun dialog penuh hormat tentang keberagaman serta nilai-nilai ajaran yang dianutnya. Peserta didik juga mempelajari perspektif berbagai agama dan kepercayaan, secara kritis dan reflektif menelaah berbagai stereotip negatif dan dampaknya terhadap terjadinya konflik dan kekerasan. Tema ini ditujukan untuk jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK, dan sederajat. |
| Contoh kontekstualisasi tema: Menangkap isu-isu atau masalah keberagaman di lingkungan sekitar dan mengeksplorasi pemecahannya (contoh: kisah Bu Mondang di halaman …). |
Tema Projek Profil SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK dan sederajat
Suara Demokrasi | Peserta didik menggunakan kemampuan berpikir sistem, menjelaskan keterkaitan antara peran individu terhadap kelangsungan demokrasi Pancasila. Melalui pembelajaran ini peserta didik merefleksikan makna demokrasi dan memahami implementasi demokrasi serta tantangannya dalam konteks yang berbeda, termasuk dalam organisasi sekolah dan/atau dalam dunia kerja. Tema ini ditujukan untuk jenjang SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK, dan sederajat |
| Contoh kontekstualisasi tema: Sistem musyawarah yang dilakukan masyarakat adat tertentu untuk memilih kepala desa. |
Tema Projek Profil SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK dan sederajat
Rekayasa dan Teknologi | Peserta didik melatih daya pikir kritis, kreatif, inovatif, sekaligus kemampuan berempati untuk berekayasa membangun produk berteknologi yang memudahkan kegiatan diri dan sekitarnya. Peserta didik dapat membangun budaya smart society dengan menyelesaikan persoalan-persoalan di masyarakat sekitarnya melalui inovasi dan penerapan teknologi, mensinergikan aspek sosial dan aspek teknologi. Tema ini ditujukan untuk jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/ MAK, dan sederajat |
| Contoh kontekstualisasi tema: Membuat desain inovatif sederhana yang menerapkan teknologi untuk menjawab permasalahan di sekitar satuan pendidikan. |
Tema Projek Profil SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK dan sederajat
Kewirausahaan | Peserta didik mengidentifikasi potensi ekonomi di tingkat lokal dan masalah yang ada dalam pengembangan potensi tersebut, serta kaitannya dengan aspek lingkungan, sosial dan kesejahteraan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kreativitas dan budaya kewirausahaan akan ditumbuhkembangkan. Peserta didik juga membuka wawasan tentang peluang masa depan, peka akan kebutuhan masyarakat, menjadi problem solver yang terampil, serta siap untuk menjadi tenaga kerja profesional penuh integritas. Tema ini ditujukan untuk jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, dan sederajat. (Karena jenjang SMK/MAK sudah memiliki mata pelajaran Projek Kreatif dan Kewirausahaan, maka tema ini tidak menjadi pilihan untuk jenjang SMK.) |
| Contoh kontekstualisasi tema: Membuat produk dengan konten lokal yang memiliki daya jual. |
PENENTUAN JUMLAH TEMA
PAUD | 1 s.d 2 projek profil dengan tema berbeda |
SD/MI/SDLB/Paket A | 2 s.d 3 projek profil dengan tema berbeda |
SMP/MTs/ SMPLB/Paket B | 3 s.d 4 projek profil dengan tema berbeda |
SMA/MA/SMALB/Paket C kelas X | 3 s.d 4 projek profil dengan tema berbeda |
SMA/MA/SMALB/Paket C kelas XI dan XII | 2 s.d 3 projek profil dengan tema berbeda |
SMK/MAK kelas X | 3 projek profil dengan 2 tema pilihan dan 1 tema Kebekerjaan |
SMK/MAK kelas Xi | 2 projek profil dengan 1 tema pilihan dan 1 tema Kebekerjaan |
SMK/MAK kelas Xii | 1 projek profil dengan tema Kebekerjaan |
SPK | 2 s.d 3 projek profil dengan tema berbeda |
Alokasi Waktu Mata Pelajaran SMA/MA Kelas X
Asumsi 1 Tahun = 36 minggu; 1JP=45 menit | Alokasi per tahun (minggu) | Alokasi Projek per tahun | TOTAL JP PER TAHUN |
Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti* | 72 (2) | 36 | 108 |
Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti* | 72 (2) | 36 | 108 |
Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti* | 72 (2) | 36 | 108 |
Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti* | 72 (2) | 36 | 108 |
Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti* | 72 (2) | 36 | 108 |
Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti* | 72 (2) | 36 | 108 |
Pendidikan Pancasila | 54 (2) ** | 18 | 72 |
Bahasa Indonesia | 108 (3) | 36 | 114 |
Matematika | 108 (3) | 36 | 114 |
IPA: Fisika, Kimia, Biologi | 216 (6) | 108 | 324 |
IPS: Sosiologi, Ekonomi, Sejarah, Geografi | 288 (8) | 144 | 432 |
Bahasa Inggris | 54 (2) ** | 18 | 72 |
PJOK | 72 (2) | 36 | 108 |
Informatika | 72 (2) | 36 | 108 |
Seni dan Prakarya***: (Seni Musik; Seni Rupa; Seni Teater; Seni Tari; Prakarya adn kewirausahaan) | 54 (2) ** | 18 | 72 |
Muatan Lokal | 72 (2) **** | - | 72** |
Total*****: | 1098 (32) | 486 | 1584 |
* Diikuti oleh peserta didik sesuai dengan agama/kepercayaan masing-masing.
** Maksimal 2 JP perminggu atau 72 JP pertahun.
*** Pembelajaran reguler tidak penuh 36 minggu untuk memenuhi alokasi projek (27 minggu untuk PPKn, Bahasa Inggris, Informatika, serta Seni dan Prakarya).
**** Satu JP beban belajar di SMP adalah 45 menit.
Minggu Efektif
Bulan | Juli | Agustus | September | Oktober | Nopember | Desember | Jumlah |
Jumlah Minggu Efektif | 1 | 5 | 4 | 4 | 5 | 3 | 22 |
Semester Ganjil 2023/2024
Bulan | Januari | Februari | Maret | April | Mei | Juni | Jumlah |
Jumlah Minggu Efektif | 4 | 4 | 3 | 2 | 5 | 4 | 22 |
Semester Genap 2023/2024
ALPHAWAVE INSTITUTE
serve not to be served
Jadwal Pelajaran P5
Jam Ke | Senin | Selasa | Rabu | Kamis | Jumat | Sabtu |
1 | IPS (Geografi) | Matematika | IPA (Fisika) | IPS (Sejarah) | Projek | |
2 | IPS (Geografi) | Matematika | IPA (Fisika) | IPS (Sejarah) | Projek | |
3 | IPA (Kimia) | Matemarika | Pancasila | PJOK | Projek | |
4 | IPA (Kimia) | IPS (Sosiologi) | Pancasila | PJOK | Projek | |
5 | Bhs Indonesia | IPS (Sosiologi) | Bhs Inggris | Agama | Projek | |
6 | Bhs Indonesia | IPA (Biologi) | Bhs Inggris | Agama | Projek | |
7 | Bhs Indonesia | IPA (Biologi) | Informatika | Bhs Sunda | Projek | |
8 | Seni Budaya | IPS (Ekonomi) | Informatika | Bhs Sunda | Projek | |
9 | Seni Budaya | IPS (Ekonomi) | | | | |
Menentukan satu hari dalam seminggu untuk pelaksanaan projek profil (misalnya hari Jumat). Seluruh jam belajar pada hari itu digunakan untuk projek profil.
ALPHAWAVE INSTITUTE
serve not to be served
Jadwal Pelajaran P5
Jam Ke | Senin | Selasa | Rabu | Kamis | Jumat | Sabtu |
1 | IPS (Geografi) | Matematika | IPA (Fisika) | IPS (Sejarah) | Informatika | |
2 | IPS (Geografi) | Matematika | IPA (Fisika) | IPS (Sejarah) | Informatika | |
3 | IPA (Kimia) | Matemarika | Pancasila | PJOK | Seni Budaya | |
4 | IPA (Kimia) | IPS (Sosiologi) | Pancasila | PJOK | Seni Budaya | |
5 | Bhs Indonesia | IPS (Sosiologi) | Bhs Inggris | Agama | IPS (Ekonomi) | |
6 | Bhs Indonesia | IPA (Biologi) | Bhs Inggris | Agama | IPS (Ekonomi) | |
7 | Bhs Indonesia | IPA (Biologi) | Projek | Bhs Sunda | Projek | |
8 | Projek | Projek | Projek | Bhs Sunda | Projek | |
9 | Projek | Projek | Projek | Projek | Projek | |
Mengalokasikan 1-2 jam pelajaran di akhir hari, khusus untuk mengerjakan projek profil. Bisa digunakan untuk eksplorasi di sekitar satuan pendidikan sebelum peserta didik pulang
ALPHAWAVE INSTITUTE
serve not to be served
Jadwal Pelajaran P5
Minggu | Senin | Selasa | Rabu | Kamis | Jumat | Sabtu |
1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 |
8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 |
15 | 16 Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila | 17 Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila | 18 Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila | 19 Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila | 20 Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila | 21 Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila |
22 | 23 Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila | 24 Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila | 25 Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila | 26 Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila | 27 Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila | 28 Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila |
29 | 30 | 31 | | | | |
Mengumpulkan dan memadatkan pelaksanaan tema dalam satu periode waktu (misalnya 2 minggu atau 1 bulan - tergantung jumlah jam tatap muka yang dialokasikan pada setiap projek profil),
Nopember 2023
ALPHAWAVE INSTITUTE
serve not to be served
Menyusun Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
| |
Profil Modul | Tema dan topik atau judul modul |
Fase atau jenjang sasaran | |
Durasi kegiatan | |
Tujuan | Pemetaan dimensi, elemen, sub elemen Profil Pelajar Pancasila yang menjadi tujuan projek profil |
Rubrik pencapaian berisi rumusan kompetensi yang sesuai dengan fase peserta didik (Untuk Pendidikan Dasar dan Menengah) | |
Aktivitas | Alur aktivitas projek profil secara umum |
Penjelasan detail tahapan kegiatan dan asesmennya | |
Asesmen | Instrumen pengolahan hasil asesmen untuk menyimpulkan pencapaian projek profil |
Menyusun Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Profil Modul |
|
Tujuan |
|
Aktivitas |
|
Asesmen |
menyimpulkan pencapaian projek |
Tahapan pengembangan modul projek profil
Merancang modul projek profil secara mandiri: Melakukan penyusunan modul projek profil dari tahap pemilihan tema dan tujuan hingga pengembangan aktivitas dan asesmen secara mandiri.
Tahapan lanjutan
Menggunakan modul projek profil yang sudah tersedia: Melakukan modifikasi di beberapa bagian modul, baik dari topik, tujuan, aktivitas, maupun asesmennya sehingga lebih sesuai dengan kondisi dan kebutuhan peserta didik
Tahapan berkembang
Menggunakan modul projek profil yang sudah tersedia: Melakukan adaptasi modul dengan kondisi sekolah
Tahapan Awal
Mengadaptasi/memodifikasi modul:
IDENTIFIKASI | MODIFIKASI | SELARASKAN |
Pilih modul yang sudah tersedia sesuai dengan fase perkembangan peserta didik | Tentukan bagianbagian dari konten modul yang perlu disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan sekolah/peserta didik (Penyesuaian bisa mencakup topik, tujuan, aktivitas, dan asesmen) | Selaraskan kesinambungan antara isu atau tema yang dibahas, sub elemen (tujuan projek profil), serta kondisi dan kebutuhan sekolah/ peserta didik. |
Pelajari dan diskusikan modul pilihan bersama tim fasilitator projek profil | Tuliskan rencana penyesuaian yang akan dilakukan | Periksa kembali kesesuaian tujuan, aktivitas, dan asesmen modul |
Identifikasi kesesuaian modul projek profil dengan kondisi sekolah | | |
Merancang modul secara mandiri:
Merancang Tujuan dan Asesmen | Mengembangkan Aktivitas | Melengkapi dan Menyelaraskan Modul |
Tentukan sub-elemen yang akan menjadi tujuan projek profil | Kembangkan gambaran alur aktivitas yang perlu dilakukan untuk mencapai tujuan projek profil | Lengkapi komponen lain yang dirasa diperlukan (Pertanyaan pemantik, lembar kerja, daftar referensi, dsb) |
Susun rubrik pencapaian berisi rumusan kompetensi yang sesuai dengan fase peserta didik | Detailkan penjelasan untuk setiap tahap aktivitas (Dilengkapi kegiatan asesmen yang perlu dilakukan) | Periksa kembali kesesuaian tujuan, aktivitas, dan asesmen modul |
Rancang indikator dan strategi asesmen | | Selaraskan kesinambungan antara isu atau tema yang dibahas, sub elemen (tujuan projek profil), serta kondisi dan kebutuhan sekolah/ peserta didik |
Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Catatan:
Tujuan
Berisi: Dimensi, Elemen dan Sub elemen Profil Pelajar Pancasilaan
Aktivitas
Menyesuaikan dengan tujuan Modul projek
Asesmen
Mengukur tujuan modul projek (bukan menilai produknya)
ALPHAWAVE INSTITUTE
serve not to be served
Contoh Pengembangan Alur Aktivitas Projek
Langkah
Pendidik bekerjasama dengan Tim fasilitator Projek membuat alur projek yang berisi kegiatan projek, menggunakan struktur aktivitas yang disepakati bersama.
Hal-hal yang sudah ditentukan dalam tahap merancang projek, disusun sesuai alur dengan menambahkan strategi-strategi pembelajaran, alat ajar, dan narasumber yang dibutuhkan untuk pengembangan serta pendalaman dimensi
1
2
Beberapa CONTOH ALUR (sequence) projek
1. Pengenalan | 2. Kontekstualisasi | 3. Aksi | 4. Refleksi | 5. Tindak lanjut |
Mengenali dan membangun kesadaran peserta didik terhadap tema dan topik yang sedang dipelajari. | Menggali permasalahan di lingkungan sekitar yang terkait dengan topik pembahasan. | Merumuskan peran yang dapat dilakukan melalui aksi nyata. | Menggenapi proses dengan berbagi karya serta melakukan evaluasi dan refleksi. | Menyusun langkah strategis. |
Contoh 1
Merumuskan tujuan | Tindak lanjut | |||
1. Mengamati | 2. Mendefinisikan | 3. Menggagas | 4. Memilih | 5. Merefleksikan |
Apa yang terjadi? | Oh, ternyata itu yang hendak dicapai | Bagaimana aku bisa menjadi bagian dari solusi? | Bagaimana aku bisa mewujudkannya tujuan? | Bagaimana supaya ide ini menjadi lebih baik? |
|
|
|
|
|
Contoh 2
1. Temukan | 2. Bayangkan | 3. Lakukan | 4. Bagikan |
Mengenali dan membangun kesadaran peserta didik terhadap tema dan topik yang sedang dipelajari
Menggali permasalahan di lingkungan sekitar yang terkait dengan topik pembahasan.
Mewujudkan pelajaran yang mereka dapat melalui aksi nyata.
Menggenapi proses dengan berbagi karya serta melakukan evaluasi dan refleksi.
(FIDS atau Find-Imagine-Do-Share digagas oleh Kiran Bir Sethi dalam program I Can!)
Contoh 3
Contoh alur aktivitas dan asesmen projek
Sub-elemen yang disasar
Modul Projek Fase D Tema: Gaya Hidup Berkelanjutan
Topik: Sampahku, Tanggungjawabku Total waktu: 57 JP
Dimensi Profil Pelajar Pancasila:
Asesmen Formatif Awal. Dilakukan sebelum projek dimulai untuk mengukur kompetensi awal peserta didik yang dipakai untuk menentukan kebutuhan diferensiasi, pengembangan alur dan kegiatan projek, dan penentuan perkembangan sub-elemen antarfase | ||||
Tahap Pengenalan. Mengenali dan membangun kesadaran peserta didik terhadap isu pengelolaan sampah dan implikasinya terhadap perubahan iklim | ||||
1. Perkenalan: Perubahan Iklim dan Masalah Pengelolaan Sampah | 2. Eksplorasi Isu | 3. Refleksi awal | 4. Kunjungan ke TPA/ Komunitas Peduli Sampah | 5. Diskusi Kritis Masalah Sampah |
Tahap Kontekstualisasi. mengkontekstualisasi masalah di lingkungan terdekat | ||||
6. | 7. | 8. | 9. | |
Pengumpulan, | Trash Talk: | Pengorganisasian Data | Asesmen Formatif | |
Pengorganisasian, dan Penyajian Data | Sampah di sekolahku | Secara Mandiri | Presentasi: Sampah di sekolahku | |
Tahap aksi. bersama-sama mewujudkan pelajaran yang mereka dapat melalui aksi nyata | ||||
10. | 11. | 12. | 13. | 14. Asesmen Formatif Simulasi Pameran Poster Aksi Nyata Sayangi Sekolahku |
Poster Aksi Nyata | Poster Aksi Nyata | Poster Aksi Nyata | Poster Aksi Nyata | |
Sayangi Sekolahku: | Sayangi Sekolahku: | Sayangi Sekolahku: | Sayangi Sekolahku: | |
Eksplorasi program | Peranku dan Solusiku | Menentukan | Membuat Poster | |
pengelolaan sampah | | Karakteristik Poster | | |
yang ada | | yang Baik | | |
Tahap Refleksi dan Tindak Lanjut. Menggenapi proses dengan berbagi karya, evaluasi dan refleksi, serta menyusun langkah strategis | ||||
15. | 16. | 17. | | |
Asesmen Sumatif | Asesmen Sumatif | Mari Beraksi Sambil | ||
Pameran Poster Aksi | Evaluasi Solusi Yang | Refleksi | ||
Nyata Sayangi Sekolahku | Ditawarkan | Mengelola Sampah di Sekolah | ||
CONTOH 1
ALPHAWAVE INSTITUTE
serve not to be served
CONTOH ASESMEN
28
Asesmen Formatif
Asesmen Sumatif
Note:
Peran Asesmen Formatif dan Sumatif dalam Projek Profil ada pada panduan halaman 73-75 (versi terbaru tahun 2022)
ALPHAWAVE INSTITUTE
serve not to be served
ttps://kurikulum.kemdikbud.go.id/kurikulum-merdeka/rujukan/profil-pelajar-pancasila-dan-capaian- pembelajaran#filter-rujukan
Panduan Projek Profil Penguatan Pelajar Pancasila
https://kurikulum.kemdikbud.go.id/kurikulum- merdeka/rujukan/profil-pelajar-pancasila-dan-capaian- pembelajaran#filter-rujukan
Dimensi, Elemen, dan Sub-Elemen Profil Pelajar Pancasila
https://kurikulum.kemdikbud.go.id/kurikulum- merdeka/rujukan/profil-pelajar-pancasila-dan-capaian- pembelajaran#filter-rujukan