1 of 56

PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5)

Suparman

Pengawas Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII

2 of 56

“... perlulah anak anak [Taman Siswa] kita dekatkan hidupnya kepada perikehidupan rakyat, agar supaya mereka tidak hanya memiliki ‘pengetahuan’ saja tentang hidup rakyatnya, akan tetapi juga dapat ‘mengalaminya’ sendiri , dan kemudian tidak hidup berpisahan dengan rakyatnya.” Ki Hadjar Dewantara

3 of 56

PROFIL PELAJAR PANCASLA

  • pendidik dan praktisi pendidikan di seluruh dunia mulai menyadari bahwa mempelajari hal-hal di luar kelas dapat membantu peserta didik memahami bahwa belajar di satuan pendidikan memiliki hubungan dengan kehidupan sehari- hari

  • Projek penguatan profil pelajar Pancasila, sebagai salah satu sarana pencapaian profil pelajar Pancasila, memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk “mengalami pengetahuan” sebagai proses penguatan karakter sekaligus kesempatan untuk belajar dari lingkungan sekitarnya

  • projek profil ini, peserta didik memiliki kesempatan untuk mempelajari isu penting seperti perubahan iklim, anti radikalisme, kesehatan mental, budaya, wirausaha, teknologi, dan kehidupan berdemokrasi sehingga peserta didik dapat melakukan aksi nyata dalam menjawab isu-isu tersebut sesuai dengan tahapan belajar dan kebutuhannya.
  • Projek penguatan profil pelajar Pancasila diharapkan dapat menginspirasi peserta didik untuk berkontribusi bagi lingkungan sekitarnya

4 of 56

PROFIL PELAJAR PANCASLA

  • Profil pelajar Pancasila dirancang untuk menjawab satu pertanyaan besar, yakni peserta didik dengan kompetensi. Kompetensi seperti apa yang ingin dihasilkan oleh sistem pendidikan Indonesia

  • Pelajar Indonesia diharapkan memiliki kompetensi untuk menjadi warga negara yang demokratis serta menjadi manusia unggul dan produktif di Abad ke-21

  • Kompetensi profil pelajar Pancasila memperhatikan faktor internal yang berkaitan dengan jati diri, ideologi, dan cita-cita bangsa Indonesia, serta faktor eksternal yang berkaitan dengan konteks kehidupan dan tantangan bangsa Indonesia di Abad ke-21 yang sedang menghadapi masa revolusi industri 4.0

  • Pelajar Indonesia diharapkan dapat berpartisipasi dalam pembangunan global yang berkelanjutan serta tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan

5 of 56

Projek penguatan profil pelajar pancasila

Mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya pelajar Pancasila.

“Pelajar Indonesia merupakan pelajar sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter, dan berperilaku sesuai nilainilai Pancasila”

VISI PENDIDIKAN INDONESIA

PROFIL PELAJAR PANCASILA

6 of 56

DIMENSI PROFIL PELAJAR PANCASLA

  • Dimensi-dimensi tersebut menunjukkan bahwa profil pelajar Pancasila tidak hanya fokus pada kemampuan kognitif, tetapi juga sikap dan perilaku sesuai jati diri sebagai bangsa Indonesia sekaligus warga dunia

7 of 56

Gambaran pencapaian profil pelajar pancasila

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Budaya Satuan Pendidikan

Pembelajaran Intrakurikuler

1

2

3

4

Ekstrakurikuler

Profil pelajar Pancasila adalah karakter dan kemampuan yang dibangun dalam keseharian dan dihidupkan dalam diri setiap individu peserta didik melalui

8 of 56

PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA

Projek Lintas Disiplin Ilmu yang kontekstual dan berbasis pada kebutuhan masyarakat atau permasalahan di lingkungan satuan pendidikan.

Projek penguatan profil pelajar Pancasila adalah pembelajaran lintas disiplin ilmu dalam mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitar untuk menguatkan berbagai kompetensi dalam Profil Pelajar Pancasila.

9 of 56

Gambaran pencapaian profil pelajar pancasila

“Pelajar Indonesia merupakan pelajar sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter, dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila.”

10 of 56

Gambaran Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar pancasila

Dirancang terpisah dari intrakurikuler. (Tujuan, muatan, dan kegiatan pembelajaran projek profil tidak harus dikaitkan dengan tujuan dan materi pelajaran intrakurikuler.)

Mars

Pelaksanaannya dilakukan secara fleksibel, dari segi muatan, kegiatan, dan waktu pelaksanaan

Merupakan kegiatan kokurikuler berbasis projek

Satuan pendidikan dapat melibatkan masyarakat dan/ atau dunia kerja untuk merancang dan menyelenggarakan projek penguatan profil pelajar Pancasila

Jupiter

11 of 56

Berbagai wajah projek penguatan profil pelajar Pancasila

12 of 56

13 of 56

14 of 56

15 of 56

Bagaimana wajah projek profil di satuan pendidikan Anda? Mari jalankan projek profil sesuai keunikan konteks satuan pendidikan, dan bantu peserta didik kita bertumbuh kembang menjadi pelajar Pancasila

16 of 56

- Keterlambatan siswa masuk sekolah�- Jarang mengumpulkan tugas mata pelajaran�- Membuang sampah sembarangan di lingkungan sekolah�- KEBERSIHAN TOILET SISWA�- KEBERSIHAN DAN KERAPIHAN KELAS�- KETERLAMBATAN SISWA MENGIKUTI UPACARA�- sedikit yang mengikuti eksktrakurikuler pramuka, paskibra dan pmr�- sedikit yang berkunjung ke perpustakaan�- telat masuk ke kelas, setelah istirahat belajar�- motivasi belajar yang kurang�- sering tidak masuk sekolah���

17 of 56

Prinsip-prinsip projek penguatan profil pelajar Pancasila

holistik

EKSPLORATIF

Berpusat pada peserta didik

KOntekstual

18 of 56

Prinsip-prinsip projek penguatan profil pelajar Pancasila

19 of 56

Prinsip-prinsip projek penguatan profil pelajar Pancasila

20 of 56

Prinsip-prinsip projek penguatan profil pelajar Pancasila

21 of 56

Prinsip-prinsip projek penguatan profil pelajar Pancasila

22 of 56

ALUR PERENCANAAN PROJEK PROFIL

23 of 56

Tugas Koordinator Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

  • mengembangkan kemampuan, kepemimpinan, dalam mengelola projek penguatan profil pelajar Pancasila di satuan Pendidikan;
  • mengelola sistem yang dibutuhkan oleh pendidik sebagai fasilitator projek penguatan profil pelajar Pancasila dan peserta didik untuk menyelesaikan projek penguatan profil pelajar Pancasila dengan sukses, dengan dukungan dan kolaborasi dari koordinator dan pimpinan satuan pendidikan;
  • memastikan kolaborasi pembelajaran terjadi di antara para pendidik dari berbagai mata pelajaran; dan
  • memastikan tujuan dan asesmen pembelajaran yang diberikan sesuai dengan capaian profil pelajar Pancasila dan kriteria kesuksesan yang sudah ditetapkan.

24 of 56

Membentuk Tim Fasilitator Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

  • Tim fasilitator projek profil terdiri dari sejumlah pendidik yang berperan merencanakan, menjalankan, dan mengevaluasi projek profil.

  • Tim fasilitator dibentuk dan dikelola oleh kepala satuan pendidikan dan koordinator projek profil.

  • Jumlah tim fasilitator projek profil dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan satuan pendidikan

Untuk Tugas Fasilitator Lihat Panduan-Penguatan-Projek-Profil-Pancasila hal 24-25

25 of 56

Identifikasi kesiapan satuan pendidikan

*) satuan pendidikan yang memiliki sistem: satuan pendidikan memiliki evaluasi berkala, pengayaan pendidik menyelenggarakan pembelajaran berbasis projek yang memberikan otonomi lebih besar kepada peserta didik

26 of 56

Identifikasi kesiapan satuan pendidikan

TAHAP AWAL

TAHAP BERKEMBANG

TAHAP LANJUTAN

Satuan pendidikan belum memiliki sistem dalam mempersiapkan dan melaksanakan pembelajaran berbasis projek).

Satuan pendidikan sudah memiliki sistem untuk menjalankan pembelajaran berbasis projek

Pembelajaran berbasis projek sudah menjadi kebiasaan satuan pendidikan

Konsep pembelajaran berbasis projek baru diketahui pendidik.

Konsep pembelajaran berbasis projek sudah dipahami sebagian pendidik

Konsep pembelajaran berbasis projek sudah dipahami semua pendidik.

Satuan pendidikan menjalankan projek secara internal (tidak melibatkan pihak luar

Satuan pendidikan mulai melibatkan pihak di luar satuan pendidikan untuk membantu salah satu aktivitas projek

Satuan pendidikan sudah menjalin kerjasama dengan pihak mitra di luar satuan pendidikan agar dampak projek dapat diperluas secara berkelanjutan

27 of 56

Menentukan Dimensi dan Tema Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Sub

Elemen 1a

Sub

Elemen 1b

Sub

Elemen 2a

Sub

Elemen 2b

Sub

Elemen 3a

Sub

Elemen 3b

Tema Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Dimensi

Elemen 1

Elemen 2

Elemen 3

Untuk Tema Lihat Keputusan Kepala BSKP Kemidbudristek Nomor 009/H/KR/2022

28 of 56

Menentukan Dimensi dan Tema Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

  • Tim fasilitator dan kepala satuan pendidikan menentukan dimensi profil pelajar Pancasila yang akan menjadi fokus untuk dikembangkan pada tahun ajaran berjalan.
  • Pemilihan dimensi dapat merujuk pada visi misi satuan pendidikan atau program yang akan dijalankan di tahun ajaran tersebut.
  • Disarankan untuk memilih 2-3 dimensi yang paling relevan untuk menjadi fokus yang sasaran projek profil pada satu tahun ajaran.
  • Sebaiknya jumlah dimensi profil pelajar Pancasila yang dikembangkan dalam suatu projek profil tidak terlalu banyak agar tujuan pencapaian projek profil jelas dan terarah
  • Penentuan dimensi sasaran ini akan dilanjutkan dengan penentuan elemen dan sub-elemen yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan peserta didik di tahap pengembangan modul projek profil.
  • Apabila pimpinan satuan pendidikan sudah berpengalaman menjalankan kegiatan berbasis projek, jumlah dimensi yang dipilih dapat ditambah sesuai dengan kesiapan tingkat satuan pendidikan

29 of 56

Tema Projek Profil SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK dan sederajat

  1. Gaya Hidup Berkelanjutan
  2. Bangunlah Jiwa dan Raganya
  3. Kearifan Lokal
  4. Bhinneka Tunggal Ika
  5. Suara Demokrasi
  6. Rekayasa dan Teknologi
  7. Kewirausahaan

30 of 56

Tema Projek Profil SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK dan sederajat

Gaya Hidup Berkelanjutan

Peserta didik memahami dampak aktivitas manusia, baik jangka pendek maupun panjang, terhadap kelangsungan kehidupan di dunia maupun lingkungan sekitarnya. Peserta didik juga membangun kesadaran untuk bersikap dan berperilaku ramah lingkungan, mempelajari potensi krisis keberlanjutan yang terjadi di lingkungan sekitarnya serta mengembangkan kesiapan untuk menghadapi dan memitigasinya. Tema ini ditujukan untuk jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK, dan sederajat.

Contoh kontekstualisasi tema: • Jakarta: situasi banjir • Kalimantan: hutan sebagai paru-paru dunia • Daerah pedesaan: pemanfaatan sampah organik

31 of 56

Tema Projek Profil SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK dan sederajat

Bangunlah Jiwa dan Raganya

Peserta didik membangun kesadaran dan keterampilan memelihara kesehatan fisik dan mental, baik untuk dirinya maupun orang sekitarnya. Peserta didik melakukan penelitian dan mendiskusikan masalah-masalah terkait kesejahteraan diri (wellbeing), perundungan (bullying), serta berupaya mencari jalan keluarnya. Mereka juga menelaah masalah-masalah yang berkaitan dengan kesehatan dan kesejahteraan fisik dan mental, termasuk isu narkoba, pornografi, dan kesehatan reproduksi. Tema ini ditujukan untuk jenjang SD/MI, SMP/ MTs, SMA/MA, SMK/MAK, dan sederajat

Contoh kontekstualisasi tema: Mencari solusi untuk masalah cyber bullying yang marak di kalangan remaja. Jenjang SMPLB/SMALB: Pengembangan kemandirian dalam merawat diri dan menjaga kesehatan

32 of 56

Tema Projek Profil SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK dan sederajat

Kearifan Lokal

Peserta didik membangun rasa ingin tahu dan kemampuan inkuiri melalui eksplorasi budaya dan kearifan lokal masyarakat sekitar atau daerah tersebut, serta perkembangannya. Peserta didik

Contoh kontekstualisasi tema:

• Jawa Barat: sistem masyarakat di Kampung Naga

• Papua: sistem masyarakat di Lembah Baliem

• SMK tata kecantikan: eksplorasi seni pranata acara adat Jawa

33 of 56

Tema Projek Profil SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK dan sederajat

Bhinneka Tunggal Ika

Peserta didik mengenal dan mempromosikan budaya perdamaian dan anti kekerasan, belajar membangun dialog penuh hormat tentang keberagaman serta nilai-nilai ajaran yang dianutnya. Peserta didik juga mempelajari perspektif berbagai agama dan kepercayaan, secara kritis dan reflektif menelaah berbagai stereotip negatif dan dampaknya terhadap terjadinya konflik dan kekerasan. Tema ini ditujukan untuk jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK, dan sederajat.

Contoh kontekstualisasi tema: Menangkap isu-isu atau masalah keberagaman di lingkungan sekitar dan mengeksplorasi pemecahannya (contoh: kisah Bu Mondang di halaman …).

34 of 56

Tema Projek Profil SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK dan sederajat

Suara Demokrasi

Peserta didik menggunakan kemampuan berpikir sistem, menjelaskan keterkaitan antara peran individu terhadap kelangsungan demokrasi Pancasila. Melalui pembelajaran ini peserta didik merefleksikan makna demokrasi dan memahami implementasi demokrasi serta tantangannya dalam konteks yang berbeda, termasuk dalam organisasi sekolah dan/atau dalam dunia kerja. Tema ini ditujukan untuk jenjang SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK, dan sederajat

Contoh kontekstualisasi tema: Sistem musyawarah yang dilakukan masyarakat adat tertentu untuk memilih kepala desa.

35 of 56

Tema Projek Profil SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK dan sederajat

Rekayasa dan Teknologi

Peserta didik melatih daya pikir kritis, kreatif, inovatif, sekaligus kemampuan berempati untuk berekayasa membangun produk berteknologi yang memudahkan kegiatan diri dan sekitarnya. Peserta didik dapat membangun budaya smart society dengan menyelesaikan persoalan-persoalan di masyarakat sekitarnya melalui inovasi dan penerapan teknologi, mensinergikan aspek sosial dan aspek teknologi. Tema ini ditujukan untuk jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/ MAK, dan sederajat

Contoh kontekstualisasi tema: Membuat desain inovatif sederhana yang menerapkan teknologi untuk menjawab permasalahan di sekitar satuan pendidikan.

36 of 56

Tema Projek Profil SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK/MAK dan sederajat

Kewirausahaan

Peserta didik mengidentifikasi potensi ekonomi di tingkat lokal dan masalah yang ada dalam pengembangan potensi tersebut, serta kaitannya dengan aspek lingkungan, sosial dan kesejahteraan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kreativitas dan budaya kewirausahaan akan ditumbuhkembangkan. Peserta didik juga membuka wawasan tentang peluang masa depan, peka akan kebutuhan masyarakat, menjadi problem solver yang terampil, serta siap untuk menjadi tenaga kerja profesional penuh integritas. Tema ini ditujukan untuk jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, dan sederajat. (Karena jenjang SMK/MAK sudah memiliki mata pelajaran Projek Kreatif dan Kewirausahaan, maka tema ini tidak menjadi pilihan untuk jenjang SMK.)

Contoh kontekstualisasi tema: Membuat produk dengan konten lokal yang memiliki daya jual.

37 of 56

PENENTUAN JUMLAH TEMA

PAUD

1 s.d 2 projek profil dengan tema berbeda

SD/MI/SDLB/Paket A

2 s.d 3 projek profil dengan tema berbeda

SMP/MTs/ SMPLB/Paket B

3 s.d 4 projek profil dengan tema berbeda

SMA/MA/SMALB/Paket C kelas X

3 s.d 4 projek profil dengan tema berbeda

SMA/MA/SMALB/Paket C kelas XI dan XII

2 s.d 3 projek profil dengan tema berbeda

SMK/MAK kelas X

3 projek profil dengan 2 tema pilihan dan 1 tema Kebekerjaan

SMK/MAK kelas Xi

2 projek profil dengan 1 tema pilihan dan 1 tema Kebekerjaan

SMK/MAK kelas Xii

1 projek profil dengan tema Kebekerjaan

SPK

2 s.d 3 projek profil dengan tema berbeda

38 of 56

Alokasi Waktu Mata Pelajaran SMA/MA Kelas X

Asumsi 1 Tahun = 36 minggu; 1JP=45 menit

Alokasi per tahun (minggu)

Alokasi Projek

per tahun

TOTAL JP PER TAHUN

Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti*

72 (2)

36

108

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti*

72 (2)

36

108

Pendidikan Agama Katolik dan Budi Pekerti*

72 (2)

36

108

Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti*

72 (2)

36

108

Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti*

72 (2)

36

108

Pendidikan Agama Khonghucu dan Budi Pekerti*

72 (2)

36

108

Pendidikan Pancasila

54 (2) **

18

72

Bahasa Indonesia

108 (3)

36

114

Matematika

108 (3)

36

114

IPA: Fisika, Kimia, Biologi

216 (6)

108

324

IPS: Sosiologi, Ekonomi, Sejarah, Geografi

288 (8)

144

432

Bahasa Inggris

54 (2) **

18

72

PJOK

72 (2)

36

108

Informatika

72 (2)

36

108

Seni dan Prakarya***:

(Seni Musik; Seni Rupa; Seni Teater; Seni Tari; Prakarya adn kewirausahaan)

54 (2) **

18

72

Muatan Lokal

72 (2) ****

-

72**

Total*****:

1098 (32)

486

1584

* Diikuti oleh peserta didik sesuai dengan agama/kepercayaan masing-masing.

** Maksimal 2 JP perminggu atau 72 JP pertahun.

*** Pembelajaran reguler tidak penuh 36 minggu untuk memenuhi alokasi projek (27 minggu untuk PPKn, Bahasa Inggris, Informatika, serta Seni dan Prakarya).

**** Satu JP beban belajar di SMP adalah 45 menit.

39 of 56

Minggu Efektif

Bulan

Juli

Agustus

September

Oktober

Nopember

Desember

Jumlah

Jumlah Minggu Efektif

1

5

4

4

5

3

22

Semester Ganjil 2023/2024

Bulan

Januari

Februari

Maret

April

Mei

Juni

Jumlah

Jumlah Minggu Efektif

4

4

3

2

5

4

22

Semester Genap 2023/2024

ALPHAWAVE INSTITUTE

serve not to be served

40 of 56

Jadwal Pelajaran P5

Jam Ke

Senin

Selasa

Rabu

Kamis

Jumat

Sabtu

1

IPS (Geografi)

Matematika

IPA (Fisika)

IPS (Sejarah)

Projek

2

IPS (Geografi)

Matematika

IPA (Fisika)

IPS (Sejarah)

Projek

3

IPA (Kimia)

Matemarika

Pancasila

PJOK

Projek

4

IPA (Kimia)

IPS (Sosiologi)

Pancasila

PJOK

Projek

5

Bhs Indonesia

IPS (Sosiologi)

Bhs Inggris

Agama

Projek

6

Bhs Indonesia

IPA (Biologi)

Bhs Inggris

Agama

Projek

7

Bhs Indonesia

IPA (Biologi)

Informatika

Bhs Sunda

Projek

8

Seni Budaya

IPS (Ekonomi)

Informatika

Bhs Sunda

Projek

9

Seni Budaya

IPS (Ekonomi)

Menentukan satu hari dalam seminggu untuk pelaksanaan projek profil (misalnya hari Jumat). Seluruh jam belajar pada hari itu digunakan untuk projek profil.

ALPHAWAVE INSTITUTE

serve not to be served

41 of 56

Jadwal Pelajaran P5

Jam Ke

Senin

Selasa

Rabu

Kamis

Jumat

Sabtu

1

IPS (Geografi)

Matematika

IPA (Fisika)

IPS (Sejarah)

Informatika

2

IPS (Geografi)

Matematika

IPA (Fisika)

IPS (Sejarah)

Informatika

3

IPA (Kimia)

Matemarika

Pancasila

PJOK

Seni Budaya

4

IPA (Kimia)

IPS (Sosiologi)

Pancasila

PJOK

Seni Budaya

5

Bhs Indonesia

IPS (Sosiologi)

Bhs Inggris

Agama

IPS (Ekonomi)

6

Bhs Indonesia

IPA (Biologi)

Bhs Inggris

Agama

IPS (Ekonomi)

7

Bhs Indonesia

IPA (Biologi)

Projek

Bhs Sunda

Projek

8

Projek

Projek

Projek

Bhs Sunda

Projek

9

Projek

Projek

Projek

Projek

Projek

Mengalokasikan 1-2 jam pelajaran di akhir hari, khusus untuk mengerjakan projek profil. Bisa digunakan untuk eksplorasi di sekitar satuan pendidikan sebelum peserta didik pulang

ALPHAWAVE INSTITUTE

serve not to be served

42 of 56

Jadwal Pelajaran P5

Minggu

Senin

Selasa

Rabu

Kamis

Jumat

Sabtu

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila

17

Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila

18

Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila

19

Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila

20

Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila

21

Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila

22

23

Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila

24

Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila

25

Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila

26

Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila

27

Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila

28

Pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila

29

30

31

Mengumpulkan dan memadatkan pelaksanaan tema dalam satu periode waktu (misalnya 2 minggu atau 1 bulan - tergantung jumlah jam tatap muka yang dialokasikan pada setiap projek profil),

Nopember 2023

ALPHAWAVE INSTITUTE

serve not to be served

43 of 56

Menyusun Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Profil Modul

Tema dan topik atau judul modul

Fase atau jenjang sasaran

Durasi kegiatan

Tujuan

Pemetaan dimensi, elemen, sub elemen Profil Pelajar Pancasila yang menjadi tujuan projek profil

Rubrik pencapaian berisi rumusan kompetensi yang sesuai dengan fase peserta didik (Untuk Pendidikan Dasar dan Menengah)

Aktivitas

Alur aktivitas projek profil secara umum

Penjelasan detail tahapan kegiatan dan asesmennya

Asesmen

Instrumen pengolahan hasil asesmen untuk menyimpulkan pencapaian projek profil

44 of 56

Menyusun Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

  • Tim fasilitator Satuan Pendidikan memiliki kebebasan untuk mengembangkan komponen dalam modul projek profil, untuk menyesuaikan dengan kondisi sekolah dan kebutuhan peserta didik

Profil Modul

  • Tema dan topik atau judul modul
  • Fase atau jenjang sasaran
  • Durasi kegiatan

Tujuan

  • Pemetaan dimensi, elemen, sub elemen Profil Pelajar Pancasila yang menjadi tujuan projek
  • Rubrik pencapaian berisi rumusan kompetensi yang sesuai dengan fase peserta didik (Untuk Pendidikan Dasar dan Menengah)

Aktivitas

  • Alur aktivitas projek secara umum
  • Penjelasan detail tahapan kegiatan dan asesmennya

Asesmen

  • Instrumen pengolahan hasil asesmen untuk

menyimpulkan pencapaian projek

45 of 56

Tahapan pengembangan modul projek profil

Merancang modul projek profil secara mandiri: Melakukan penyusunan modul projek profil dari tahap pemilihan tema dan tujuan hingga pengembangan aktivitas dan asesmen secara mandiri.

Tahapan lanjutan

Menggunakan modul projek profil yang sudah tersedia: Melakukan modifikasi di beberapa bagian modul, baik dari topik, tujuan, aktivitas, maupun asesmennya sehingga lebih sesuai dengan kondisi dan kebutuhan peserta didik

Tahapan berkembang

Menggunakan modul projek profil yang sudah tersedia: Melakukan adaptasi modul dengan kondisi sekolah

Tahapan Awal

46 of 56

Mengadaptasi/memodifikasi modul:

IDENTIFIKASI

MODIFIKASI

SELARASKAN

Pilih modul yang sudah tersedia sesuai dengan fase perkembangan peserta didik

Tentukan bagianbagian dari konten modul yang perlu disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan sekolah/peserta didik (Penyesuaian bisa mencakup topik, tujuan, aktivitas, dan asesmen)

Selaraskan kesinambungan antara isu atau tema yang dibahas, sub elemen (tujuan projek profil), serta kondisi dan kebutuhan sekolah/ peserta didik.

Pelajari dan diskusikan modul pilihan bersama tim fasilitator projek profil

Tuliskan rencana penyesuaian yang akan dilakukan

Periksa kembali kesesuaian tujuan, aktivitas, dan asesmen modul

Identifikasi kesesuaian modul projek profil dengan kondisi sekolah

47 of 56

Merancang modul secara mandiri:

Merancang Tujuan dan Asesmen

Mengembangkan Aktivitas

Melengkapi dan Menyelaraskan Modul

Tentukan sub-elemen yang akan menjadi tujuan projek profil

Kembangkan gambaran alur aktivitas yang perlu dilakukan untuk mencapai tujuan projek profil

Lengkapi komponen lain yang dirasa diperlukan (Pertanyaan pemantik, lembar kerja, daftar referensi, dsb)

Susun rubrik pencapaian berisi rumusan kompetensi yang sesuai dengan fase peserta didik

Detailkan penjelasan untuk setiap tahap aktivitas (Dilengkapi kegiatan asesmen yang perlu dilakukan)

Periksa kembali kesesuaian tujuan, aktivitas, dan asesmen modul

Rancang indikator dan strategi asesmen

Selaraskan kesinambungan antara isu atau tema yang dibahas, sub elemen (tujuan projek profil), serta kondisi dan kebutuhan sekolah/ peserta didik

48 of 56

Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Catatan:

  • Antara Tujuan, Aktivitas Pembelajaran dan Asesmen harus selaras
  • Asesmen dilakukan pada saat awal, proses dan di akhir pembelajaran
  • Asesmen Awal: dilakukan pendidik untuk mengidentikasi Dimensi, elemen dan sub-elemen yang akan dipilih serta mengidentikasi capaian fase yang sesuai dengan kemampuan peserta didik (melihat juga karakteristik satuan pendidikan)
  • Modul projek diharapkan bisa menumbuhkembangkan nilai-nilai yang terkandung dalam profil Pelajar Pancasila
  • Tidak perlu seluruh elemen dan sub elemen diambil untuk membuat modul projek

Tujuan

Berisi: Dimensi, Elemen dan Sub elemen Profil Pelajar Pancasilaan

Aktivitas

Menyesuaikan dengan tujuan Modul projek

Asesmen

Mengukur tujuan modul projek (bukan menilai produknya)

ALPHAWAVE INSTITUTE

serve not to be served

49 of 56

Contoh Pengembangan Alur Aktivitas Projek

Langkah

Pendidik bekerjasama dengan Tim fasilitator Projek membuat alur projek yang berisi kegiatan projek, menggunakan struktur aktivitas yang disepakati bersama.

Hal-hal yang sudah ditentukan dalam tahap merancang projek, disusun sesuai alur dengan menambahkan strategi-strategi pembelajaran, alat ajar, dan narasumber yang dibutuhkan untuk pengembangan serta pendalaman dimensi

1

2

Beberapa CONTOH ALUR (sequence) projek

1. Pengenalan

2. Kontekstualisasi

3. Aksi

4. Refleksi

5. Tindak lanjut

Mengenali dan membangun kesadaran peserta didik terhadap tema dan topik yang sedang dipelajari.

Menggali permasalahan di lingkungan sekitar yang terkait dengan topik pembahasan.

Merumuskan peran yang dapat dilakukan melalui aksi nyata.

Menggenapi proses dengan berbagi karya serta melakukan evaluasi dan refleksi.

Menyusun langkah strategis.

Contoh 1

50 of 56

Merumuskan tujuan

Tindak lanjut

1. Mengamati

2. Mendefinisikan

3. Menggagas

4. Memilih

5. Merefleksikan

Apa yang terjadi?

Oh, ternyata itu yang hendak dicapai

Bagaimana aku bisa menjadi bagian dari solusi?

Bagaimana aku bisa mewujudkannya tujuan?

Bagaimana supaya ide ini menjadi lebih baik?

  • Mempersiapkan observasi.
  • Mengenal dan mendekati persoalannya (mencerap).
  • Mencari inspirasi.
  • Mendefinisikan tujuan dari temuan.
  • Membuat kerangka konteks.
  • Melontarkan dan mengembangkan gagasan.
  • Membuat alternatif solusi.
  • Memilih solusi yang sesuai dengan tujuan.
  • Membuat purwarupa.
  • Membagi pengetahuan.
  • Meminta masukan.
  • Mengembangkan ide lebih lanjut dari masukan.

Contoh 2

1. Temukan

2. Bayangkan

3. Lakukan

4. Bagikan

Mengenali dan membangun kesadaran peserta didik terhadap tema dan topik yang sedang dipelajari

Menggali permasalahan di lingkungan sekitar yang terkait dengan topik pembahasan.

Mewujudkan pelajaran yang mereka dapat melalui aksi nyata.

Menggenapi proses dengan berbagi karya serta melakukan evaluasi dan refleksi.

(FIDS atau Find-Imagine-Do-Share digagas oleh Kiran Bir Sethi dalam program I Can!)

Contoh 3

51 of 56

Contoh alur aktivitas dan asesmen projek

Sub-elemen yang disasar

  • Memahami Keterhubungan Ekosistem Bumi
  • Menjaga Lingkungan Alam Sekitar
  • Kerja sama
  • Koordinasi Sosial
  • Mengajukan pertanyaan
  • Mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan mengolah informasi dan gagasan

Modul Projek Fase D Tema: Gaya Hidup Berkelanjutan

Topik: Sampahku, Tanggungjawabku Total waktu: 57 JP

Dimensi Profil Pelajar Pancasila:

  • Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  • Gotong royong
  • Bernalar kritis

Asesmen Formatif Awal. Dilakukan sebelum projek dimulai untuk mengukur kompetensi awal peserta didik yang dipakai untuk menentukan kebutuhan diferensiasi, pengembangan alur dan kegiatan projek, dan penentuan perkembangan sub-elemen antarfase

Tahap Pengenalan. Mengenali dan membangun kesadaran peserta didik terhadap isu pengelolaan sampah dan implikasinya terhadap perubahan iklim

1.

Perkenalan: Perubahan Iklim dan Masalah Pengelolaan Sampah

2.

Eksplorasi Isu

3.

Refleksi awal

4.

Kunjungan ke TPA/ Komunitas Peduli

Sampah

5.

Diskusi Kritis Masalah Sampah

Tahap Kontekstualisasi. mengkontekstualisasi masalah di lingkungan terdekat

6.

7.

8.

9.

Pengumpulan,

Trash Talk:

Pengorganisasian Data

Asesmen Formatif

Pengorganisasian, dan

Penyajian Data

Sampah di sekolahku

Secara Mandiri

Presentasi: Sampah di

sekolahku

Tahap aksi. bersama-sama mewujudkan pelajaran yang mereka dapat melalui aksi nyata

10.

11.

12.

13.

14.

Asesmen Formatif Simulasi Pameran Poster Aksi Nyata Sayangi Sekolahku

Poster Aksi Nyata

Poster Aksi Nyata

Poster Aksi Nyata

Poster Aksi Nyata

Sayangi Sekolahku:

Sayangi Sekolahku:

Sayangi Sekolahku:

Sayangi Sekolahku:

Eksplorasi program

Peranku dan Solusiku

Menentukan

Membuat Poster

pengelolaan sampah

Karakteristik Poster

yang ada

yang Baik

Tahap Refleksi dan Tindak Lanjut. Menggenapi proses dengan berbagi karya, evaluasi dan refleksi, serta menyusun langkah

strategis

15.

16.

17.

Asesmen Sumatif

Asesmen Sumatif

Mari Beraksi Sambil

Pameran Poster Aksi

Evaluasi Solusi Yang

Refleksi

Nyata Sayangi Sekolahku

Ditawarkan

Mengelola Sampah di

Sekolah

CONTOH 1

ALPHAWAVE INSTITUTE

serve not to be served

52 of 56

CONTOH ASESMEN

28

Asesmen Formatif

  • Rubrik, umpan balik (dari pendidik dan sesama peserta didik)baik secara lisan maupuntertulis, observasi, diskusi,presentasi, jurnal, refleksi,esai

Asesmen Sumatif

  • Rubrik, presentasi, poster, diorama, produk teknologi atau seni, esai, kolase,drama

Note:

Peran Asesmen Formatif dan Sumatif dalam Projek Profil ada pada panduan halaman 73-75 (versi terbaru tahun 2022)

ALPHAWAVE INSTITUTE

serve not to be served

53 of 56

ttps://kurikulum.kemdikbud.go.id/kurikulum-merdeka/rujukan/profil-pelajar-pancasila-dan-capaian- pembelajaran#filter-rujukan

54 of 56

Panduan Projek Profil Penguatan Pelajar Pancasila

https://kurikulum.kemdikbud.go.id/kurikulum- merdeka/rujukan/profil-pelajar-pancasila-dan-capaian- pembelajaran#filter-rujukan

55 of 56

Dimensi, Elemen, dan Sub-Elemen Profil Pelajar Pancasila

https://kurikulum.kemdikbud.go.id/kurikulum- merdeka/rujukan/profil-pelajar-pancasila-dan-capaian- pembelajaran#filter-rujukan

56 of 56

Thanks!

Do you have any questions?

addyouremail@freepik.com

+91 620 421 838

yourcompany.com

Please keep this slide for attribution.

CREDITS: This presentation template was created by Slidesgo, including icons by Flaticon, and infographics & images by Freepik.