1 of 43

CASING

T.A.2022

2 of 43

STANDAR KOMPETENSI

  • Memahami dan mampu melaksanakan Casing.

KOMPETENSI DASAR

  • Memahami dan mampu melaksanakan Casing dalam operasi penyelidikan Intelijen;
  • Memahami dan mampu melaksanakan Casing dalam operasi pengamanan Intelijen dan kontra Intelijen;
  • Memahami dan mampu melaksanakan Casing dalam operasi penggalangan Intelijen;

2

3 of 43

3

4 of 43

PENGERTIAN CASING�Pengertian Casing dalam Operasi Penyelidikan Intelijen

4

5 of 43

Secara Harfiah

CASING

Mempunyai beberapa arti antara lain:

  1. Selubung
  2. Lis
  3. Pinggiran
  4. Bingkai

5

6 of 43

�Pengertian�Casing Intelijen�

Segala usaha, pekerjaan dan kegiatan yang terarah dan terencana yang sifatnya mendahului suatu kegiatan yang bersifat tertutup dalam rangka memperoleh data awal guna menentukan giat ops selanjutnya.

6

7 of 43

Pemahaman

  • Upkt terselubung (tertutup)
  • Yang bersifat mendahului kegiatan pokok
  • Dalam rangka memperoleh baket / info dengan aman
  • Dilaksanakan dalam giat penyelidikan
  • Terhadap objek(sasaran) guna memperoleh data awal yang spesifik dlm rangka
  • Memperlancar operasi atau kegiatan intelijen lanjutan

7

8 of 43

Tujuan Casing

  1. Memahami karakteristik daerah sasaran/target operasi sebelum ops dilaksanakan.

  • Mengetahui route terbaik, keadaan daerah sasaran, membawa diri dengan tidak menarik perhatian, bahaya keamanan daerah, route meninggalkan daerah sasaran/escape dengan aman.

  • Tentukan cover name, job dan story temukan meeting place (MP), safe port (SP) ,safe house (SH), dead drop (DD), life drop (LD), droping logistik, persembunyian, penyimpanan lokasi penting lainnya.

  • Sebagai upaya mempersiapkan langkah pengamanan dan mengatasi dari kebocoran dan kegagalan tugas pengamanan operasi baik misi maupun personil.

8

9 of 43

Peran Casing

  • Dalam rangka merumuskan uuk dengan efektif
  • Mempertajam analisa sasaran
  • Mempertegas analisa tugas
  • Memberikan arah pada penyusunan rencana tugas
  • Menentukan personil pelaksana operasi
  • Menyempurnakan target operasi
  • Menentukan rencana dukungan logistik
  • Menentukan sistem pengendalian kegiatan

9

10 of 43

SIKLUS LIDIK

10

REN

PUL

LAH

JI

UUK

DATA CASING

RENGAS

BARGAS

11 of 43

Mengetahui Karakteristik Masyarakat

11

12 of 43

Mengetahui transfortasi menuju sasaran

Mengetahui demografi dan geografi

13 of 43

Bagaimana perampokan Bank CIMB Medan sebelum melakukan kejahatan melakukan Casing ?

14 of 43

Pelaksanaan Casing�sebelum, selama dan sesudah casing��

14

15 of 43

GIAT LIDIK

UUK

DATA CASING

RENGAS

BARGAS

SASARAN

LIDIK

PAM

GAL

DATA CASING

PELAKS OPS

16 of 43

Sebelum Casing

  • Ren Puldata awal ttg daerah ssrn (ket apa yg dicari, sumber-2 ket yg tersedia).
  • Pembagian tugas.
  • Persiapan cover.

16

17 of 43

Selama Casing

  • Bertindak wajar dan sesuai cover.
  • Buat pengukuran dan pencatatan tanpa menarik perhatian.
  • Dapatkan semua informasi pd peninjauan pertama, utk hindari pengulangan peninjauan.

17

18 of 43

Sesudah Casing

  • Buat laporan sesegera mungkin sesuai dg keadaan di lapangan (apa adanya), terinci, akurat, jelas, relevan.
  • Dilengkapi dg sket, peta, foto daerah / instalasi dll.
  • Informasi dari sumber lain, baik terbuka maupun tertutup, sumber harus diidentifikasi dg tepat.

18

19 of 43

KOP KESATUAN

KLASIFIKASI

Copy ke :

Dari : copies

DATA CASING

No. : Klasifikasi/noreg/Data casing/bulan/tahun/Intelkam

TENTANG

( Sasaran Operasi )

I.

I. PENDAHULUAN

A..SASARAN ( Jelaskan

B. PELAKU

C. MODUS

a.. ( MENJELASKAN / MENGGAMBARKAN TENTANG LOKASI SASARAN , KEMAMPUAN DAN KELEMAHAN SASARAN,

SECARA UMUM )

(BATASAN PENGARUH DAN IDENTITAS SASARAN SELENGKAPNYA)

(APABILA SASARAN TERSEBUT ADALAH ORANG (PELAKU) AGAR DI JELASKAN PORFIL PELAKU DAN SPESIKASI JENIS KEJAHATAN YANG DILAKUKAN )

20 of 43

KLASIFIKASI

Copy ke :

Dari : copies

II. KARAKTERISTIK DAERAH SASARAN

A. KEADAAN MEDAN

(MENGGAMBARKAN GEOGRAFI SASARAN SECARA LENGKAP)

B. KARAKTERISTIK MASYARAKAT

(MENGGAMBARKAN DEMOGRAFI SASARAN TERMASUK SUMBER DAYA ALAM ATAU POTENSI SASARAN )

C. TEMPAT YANG AMAN

(JELASKAN DAERAH YANG AMAN DARI OPOSISI DAN DAPAT DIGUNAKAN SEBAGAI SARANA PERTEMUAN DAN BERKOMUNIKASI)

D. KOMUNIKASI DAN TRANSPORTASI DAERAH SASARAN SECARA KHUSUS

( MENJELASKAN SARANA KOMUNIKASI ALAMI SASARAN, SARANA DAN PRASARANA /TEKNOLOGI YANG DIKUASAI LINGKUNGAN SASARAN )

(TRANSPORTASI YANG DIGUNAKAN SASARAN DAN YANG MENGUNTUNGKAN OPERASI )

21 of 43

KLASIFIKASI

Copy ke :

Dari : copies

E. KERAWANAN YANG DAPAT MENIMBULKAN OPOSISI

(JELASKAN JENIS POTENSI MASYARAKAT YANG DAPAT DIKATAGORIKAN DAPAT MENGGANGGU OPERASI KEDALAM (POSISI AKTIF MAUPUN PASIF)

F. SUMBER BAKET

( IDENTIFIKASI SASARAN YANG DIGOLONGKAN SEBAGAI BASIS INFORMASI YANG MENJADI POTENSI PENTING MENYUKSESKAN OPERASI SECARA TERSELUBUNG)

III. ANALISA SASARAN

( GAMBARAN KHUSUS YANG DIDAPAT DARI HASIL ANALISA DATA ( SASARAN DAN KARAKTERISTIK DAERAH SASARAN ) YG MENGHASILKAN AKURASI INFORMASI TENTANG SASARAN

IV. KESIMPULAN

( MENENTUKAN BEBERAPA POINT PENTING TENTANG SASARAN YANG BERKAITAN PENCAPAIAN TUJUAN )

KANIT/KASUB UNIT

CODE GENETIKA

22 of 43

CASING PENGAMANAN�Pengertian Casing dalam Operasi Pengamanan

22

23 of 43

�Pengertian�

Segala usaha, pekerjaan dan kegiatan yang terarah dan terencana yang sifatnya mendahului suatu kegiatan yang bersifat tertutup dalam rangka memperoleh data awal guna menentukan giat ops Pengamanan selanjutnya.

23

24 of 43

Tujuan Casing Ops Pam

  1. Memahami daerah sasaran/target operasi Pengamanan.
  2. Mengetahui Oposisi/Ancaman
  3. Mengetahui karakteris lingkungan sasaran
  4. mengetahui route terbaik, keadaan daerah sasaran, membawa diri dengan tidak menarik perhatian, bahaya keamanan daerah, route meninggalkan daerah sasaran/escape dengan aman.
  5. Tentukan cover name, job dan story temukan meeting place (mp), safe house (sh), dead drop, life drop, droping logistik, persembunyian, penyimpanan lokasi penting lainnya.
  6. Sebagai upaya mempersiapkan langkah pengamanan dan mengatasi dari kebocoran dan kegagalan tugas pengamanan operasi baik misi maupun personil.

25 of 43

SIKLUS PAM

25

REN

LAK

LAH

JI

TO

DATA CASING KIRSUS

26 of 43

CASING PENGGALANGAN�Casing dalam Operasi Penggalangan�

26

27 of 43

�Pengertian�

Segala usaha, pekerjaan dan kegiatan yang terarah dan terencana yang sifatnya mendahului suatu kegiatan yang bersifat tertutup dalam rangka memperoleh data awal guna menentukan giat ops gal selanjutnya.

27

28 of 43

�Tujuan Casing Gal

  1. Memahami daerah sasaran/target operasi penggalangan sebelum ops dilaksanakan.
  2. Mengetahui Key Person dan Key Position
  3. Mengetahui ESTOM sasaran gal dan ESTOM lingkungan sasaran
  4. mengetahui route terbaik, keadaan daerah sasaran, membawa diri dengan tidak menarik perhatian, bahaya keamanan daerah, route meninggalkan daerah sasaran/escape dengan aman.
  5. Tentukan cover name, job dan story temukan meeting place (mp), safe house (sh), dead drop, life drop, droping logistik, persembunyian, penyimpanan lokasi penting lainnya.
  6. Sebagai upaya mempersiapkan langkah pengamanan dan mengatasi dari kebocoran dan kegagalan tugas pengamanan operasi baik misi maupun personil.

28

29 of 43

�SIKLUS GAL

29

REN

LAK

EVAL

TO

DATA CASING

REN GAL

30 of 43

Emosi menurut Daniel Goleman (1995), seorang pakar kecerdasan emosional, yang diambil dari Oxford English Dictionary

memaknai emosi sebagai setiap kegiatan atau pergolakan pikiran, perasaan, nafsu, setiap keadaan mental yang hebat dan meluap-luap. Lebih lanjut ia mengatakan bahwa emosi merujuk kepada suatu perasaan dan pikiran-pikiran yang khas, suatu keadaan biologis dan psikologis, dan serangkaian kecendrungan untuk bertindak.

EMOSI

31 of 43

Sikap adalah perasaan seseorang tentang obyek, aktivitas, peristiwa dan orang lain. Perasaan ini menjadi konsep yang merepresentasikan suka atau tidak sukanya (positif, negatif, atau netral) seseorang pada sesuatu.. Atau dalam bahasa sederhana sikap adalah kesediaan beraksi terhadap suatu hal.

.�

SIKAP

32 of 43

  • Tingkahlaku/Perilaku adalah merupakan perbuatan/tindakan dan perkataan seseorang yang sifatnya dapat diamati, digambarkan dan dicatat oleh orang lain ataupun orang yang melakukannya

  • Tingkahlaku/Perilaku mempunyai beberapa dimensi:

- fisik, dapat diamati, digambarkan dan dicatat baik

frekuensi, durasi dan intensitasnya

- ruang, suatu perilaku mempunyai dampak

kepada lingkungan (fisik maupun sosial) dimana

perilaku itu terjadi

- waktu, suatu perilaku mempunyai kaitan dengan

masa lampau maupun masa yang akan datang

TINGKAH LAKU

33 of 43

Pengertian opini menurut kamus besar bahasa indonesia sangat sederhana: pendapat, pikiran, atau pendirian.

Menurut Cultip dan Center dalam sastropoetro (1987), opini adalah suatu ekspresi tentang sikap mengenai suatu masalah yang bersifat kontroversial. Opini timbul sebagai hasil pembicaraan tentang masalah yang kontroversial, yang menimbulkan pendapat yang berbeda-beda.

OPINI

34 of 43

Samsudin (2005) memberikan pengertian motivasi sebagai proses mempengaruhi atau mendorong dari luar terhadap seseorang atau kelompok agar mereka mau melaksanakan sesuatu yang telah ditetapkan. Motivasi juga dapat diartikan sebagai dorongan (driving force) dimaksudkan sebagai desakan yang alami untuk memuaskan dan memperahankan kehidupan.

MOTIVASI

35 of 43

�ADMINISTRASI CASING

35

36 of 43

KOP KESATUAN

KLASIFIKASI

Copy ke :

Dari : copies

DATA CASING

No. Pol. : Klasifikasi/noreg/Data casing/bulan/tahun/Intelkam

TENTANG

( Sasaran Operasi )

I. SASARAN / PELAKU

A. ( MENJELASKAN / MENGGAMBARKAN TENTANG LOKASI SASARAN , KEMAMPUAN DAN KELEMAHAN SASARAN,

SECARA UMUM )

(BATASAN PENGARUH DAN IDENTITAS SASARAN SELENGKAPNYA)

(APABILA SASARAN TERSEBUT ADALAH ORANG (PELAKU) AGAR DI JELASKAN PORFIL PELAKU DAN SPESIKASI JENIS KEJAHATAN YANG DILAKUKAN )

B. ( KEMUDIAN DIJELASKAN MODUS OPERANDINYA )

37 of 43

KLASIFIKASI

Copy ke :

Dari : copies

II. KARAKTERISTIK DAERAH SASARAN

1. KEADAAN MEDAN

(MENGGAMBARKAN GEOGRAFI SASARAN SECARA LENGKAP)

2. KARAKTERISTIK MASYARAKAT

(MENGGAMBARKAN DEMOGRAFI SASARAN TERMASUK SUMBER DAYA ALAM ATAU POTENSI SASARAN )

3. TEMPAT YANG AMAN

(JELASKAN DAERAH YANG AMAN DARI OPOSISI DAN DAPAT DIGUNAKAN SEBAGAI SARANA PERTEMUAN DAN BERKOMUNIKASI)

4. KOMUNIKASI DAN TRANSPORTASI DAERAH SASARAN SECARA KHUSUS

( MENJELASKAN SARANA KOMUNIKASI ALAMI SASARAN, SARANA DAN PRASARANA /TEKNOLOGI YANG DIKUASAI LINGKUNGAN SASARAN )

(TRANSPORTASI YANG DIGUNAKAN SASARAN DAN YANG MENGUNTUNGKAN OPERASI )

38 of 43

KLASIFIKASI

Copy ke :

Dari : copies

5. KERAWANAN YANG DAPAT MENIMBULKAN OPOSISI

(JELASKAN JENIS POTENSI MASYARAKAT YANG DAPAT DIKATAGORIKAN DAPAT MENGGANGGU OPERASI KEDALAM (POSISI AKTIF MAUPUN PASIF)

6. SUMBER BAKET

( IDENTIFIKASI SASARAN YANG DIGOLONGKAN SEBAGAI BASIS INFORMASI YANG MENJADI POTENSI PENTING MENYUKSESKAN OPERASI SECARA TERSELUBUNG)

III. ANALISA SASARAN

( GAMBARAN KHUSUS YANG DIDAPAT DARI HASIL ANALISA DATA ( SASARAN DAN KARAKTERISTIK DAERAH SASARAN ) YG MENGHASILKAN AKURASI INFORMASI TENTANG SASARAN

IV. KESIMPULAN

( MENENTUKAN BEBERAPA POINT PENTING TENTANG SASARAN YANG BERKAITAN PENCAPAIAN TUJUAN )

KANIT/KASUB UNIT

CODE GENETIKA

39 of 43

LEMBAGA PENDIDIKAN DAN LATIHAN POLRI

PUSAT PENDIDIKAN INTELKAM

PASAR INDUK

LIK

KIOS

REL KERETA API

POLDA

JABAR

PERUM

PERHUTAN

I UNIT III

GUDANG

SEMEN

GERSIK

PERUMAHAN

PANGHEGAR

PUSDIK

MIN

PERUM

DAMRI

G U D A N G

CIPAGAN

TI ALAT

BERAT

BEA

CUKAI

PETI

KEMAS

KM 13

PERTAMIN

A UP III

GRAHA

TRAC

PETI

KEMAS

BDG

EXPRES

SP

BU

SP

BU

SP

BU

PT

AGAMA

Jln

. SOEKARNO HATTA

Jln

. RUMAH SAKIT

Jln

. GEDEBAGE

Jln

. PASAR INDUK

PT. DWI

MITRA

KRAMIK

U

MP

SASARAN

GEDEBAGE

40 of 43

BLOK

A

TPR

KET

MUSHOLA

BLOK

G

BLOK

BLOK C

POS

POL

MASJID

WC UMUM

LEMBAGA PENDIDIKAN DAN LATIHAN POLRI

PUSAT PENDIDIKAN INTELKAM

PERUMAHAN

PANGHEGAR

U

S

JL. SOEKARNO HATTA

PAKIAN BEKAS

GUDANG BARANG BEKAS

SEMBAKO

BUAH-BUAHAN

GAPENSA

F

BLOK E

(PELAKU)

MASJID

BLIK B

BLIK D

(PELAKU)

41 of 43

LEMBAGA PENDIDIKAN DAN LATIHAN POLRI

PUSAT PENDIDIKAN INTELKAM

U

26

27

28

29

30

31

SIHOMBING

32

KRISTIN

( SUSAN)

33

SAMSON

5

6

7

4

3

2

1

24

IVO (SAS)

25

23

KRISTIN

22

H.AMIR

21

20

18

H.ARIS

19

17

GEO

16

15

CI ALI

12

14

13

11

10

9

8

GUDANG

PENAMPUNGAN

PEDAGANG

ECERAN

42 of 43

PRAKTEK

MELAKUKAN CASING UNTUK LIDIK SESUAI DENGAN SASARAN YANG DI BERIKAN GADIK

43 of 43