ANALISIS DINAMIKA ATMOSFER – LAUT;�ANALISIS & PREDIKSI CURAH HUJAN
BIDANG ANALISIS VARIABILITAS IKLIM
PUSAT INFORMASI PERUBAHAN IKLIM - KEDEPUTIAN BIDANG KLIMATOLOGI
BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA
UPDATE
DASARIAN III AGUSTUS 2021
1
1
OUTLINE
2
Status dan Prediksi ENSO serta IOD
3
3
Monitoring Suhu bawah permukaan di wilayah Pasifik pada Juni 2021, menunjukkan suhu bawah permukaan didominasi kondisi netral. Pada Juli - September 2021, anomali negatif mulai terlihat di kedalaman 0-200 m terutama di wilayah Pasifik bagian tengah hingga timur.
Peta evolusi suhu bawah permukaan laut (peta kanan) dari 27 Juni s.d. 26 Agustus 2021 juga menunjukkan bahwa hingga akhir bulan Juni 2021, kondisi anomali suhu negatif sudah tidak terlihat di Pasifik tengah hingga timur pada kedalaman 0-50 m namun kembali menguat pada akhir Juli hingga akhir Agustus 2021
Anomali Suhu SubSurface Samudera Pasifik
(PEMUTAKHIRAN DASARIAN III AGUSTUS 2021)
Sumber: bom.gov.au
Sumber: CPC NOAA
4
ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT
Indeks Nino3.4 : -0.46; Indeks Dipole Mode : -0.4
5
PREDIKSI SPASIAL ANOMALI SST�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN III AGUSTUS 2021)
6
ANALISIS & PREDIKSI ENSO �(PEMUTAKHIRAN DASARIAN III AGUSTUS 2021)
*Agustus 2021 = pemutakhiran s.d. 31 Agustus 2021
Prediksi ENSO BMKG | |||||
JAS'21 | ASO'21 | SON'21 | OND'21 | NDJ'21 | DJF'22 |
-0.28 | -0.21 | -0.24 | -0.28 | -0.30 | -0.29 |
7
ANALISIS & PREDIKSI IOD�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN III AGUSTUS 2021)
*Agustus 2021 = pemutakhiran s.d. 31 Agustus 2021
PREDIKSI IOD BMKG | |||||
Sep'21 | Okt'21 | Nov'21 | Des'21 | Jan'21 | Feb'22 |
-0.10 | -0.02 | 0.31 | 0.21 | -0.08 | -0.03 |
8
ENSO UPDATE : AGUSTUS 2021
IRI ENSO Forecast, CPC/IRI ENSO Update
Published: 12 August 2021
El Niño Outlook
Last Updated: 11 August 2021 next update 10 September 2021
El Niño Outlook
Issued : 31 August 2021 next update 14 September 2021
El Niño Outlook
Updated : May 2021
9
Analisis dan Prediksi Monsun
10
10
ANALISIS ANGIN ZONAL LAPISAN 850 mb
Pola angin zonal (Timur-Barat):
(Sumber : ITACS - JRA-55)
11
ANALISIS ANGIN MERIDIONAL LAPISAN 850 mb
Pola angin meridional (Utara-Selatan):
(Sumber : ITACS - JRA-55)
12
ANALISIS & PREDIKSI ANGIN LAPISAN 850 mb
(Sumber : ITACS - JRA-55)
Aliran massa udara di wilayah Indonesia umumnya masih didominasi angin timuran kecuali wilayah Sumatera bagian tengah hingga utara dan Kalimantan bagian tengah hingga utara. Terdapat pola siklonal di Samudera Hindia barat Sumatera dan perairan barat Kalimantan Barat. Pola angin sedikit berbeda dengan normalnya.
Aliran massa udara di wilayah Indonesia diprediksi masih didominasi angin timuran terutama di wilayah selatan ekuator. Pola siklonal diprediksi terbentuk di wilayah barat Sumatera dan Kalimantan bagian barat.
13
PREDIKSI ANGIN LAPISAN 850 mb�(Sumber : ECMWF)
SEPTEMBER – NOVEMBER 2021
Angin Timuran sebagai representasi Monsun Australia diprediksi masih mendominasi sebagian besar wilayah Indonesia bagian selatan hingga Oktober 2021.
Pada November 2021, angin Monsun Asia mulai memasuki wilayah Indonesia bagian barat.
14
ANALISIS & PREDIKSI INDEKS MONSUN
15
ANALISIS & PREDIKSI INDEKS SCS-CEF & CENS�(monitoring potensi peningkatan curah hujan di ibu kota)
16
ANALISIS OUTGOING LONGWAVE RADIATION (OLR)
17
17
ANALISIS OUTGOING LONGWAVE RADIATION (OLR)
(Sumber : NOAA/ PSD)
Daerah pembentukan awan (OLR ≤ 220 W/m2) terjadi di sebagian besar wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi bagian utara, Maluku Utara dan Papua.
Tutupan awan di wilayah Indonesia umumnya lebih luas dibandingkan normalnya.
Ref: Evans and Webster, Aust. Meteorol. Oceanogr. J, 2014
18
Analisis dan Prediksi MJO
19
19
ANALISIS DAN PREDIKSI MJO & GEL. ATMOSFER
(Sumber : NCEP – NOAA)
Analisis pada tanggal 1 September 2021 menunjukkan MJO mulai aktif pada Fase 3 (Samudera Hindia bagian timur) dan diprediksi terus aktif di awal dasarian I September 2021 hingga pertengahan dasarian II September 2021.
Prediksi anomaly OLR secara spatial menunjukkan bahwa terdapat potensi pertumbuhan awan yang lebih banyak sepanjang dasarian I dan II September 2021 disebabkan oleh kombinasi dari fenomena MJO dan Equatorial Rossby wave.
20
Analisis dan Prediksi �Suhu Muka Laut Perairan Indonesia
21
21
�ANALISIS ANOMALI SUHU MUKA LAUT INDONESIA�
SSTA Indonesia : 0.54 (Hangat)
Rata-rata anomali suhu perairan Indonesia umumnya menunjukkan kondisi netral - hangat dengan kisaran anomali SST antara –1.0 s.d +2.0 °C. Suhu muka laut yang lebih hangat (anomali positif) umumnya terjadi di wilayah perairan barat daya Lampung, perairan Jawa bagian barat, perairan Bali, perairan Nusa Tenggara, Laut Sulawesi, Laut Maluku, Laut Banda dan perairan utara Papua.
(Sumber : ICOBE-SST)
22
PREDIKSI SPASIAL ANOMALI SST INDONESIA�(PEMUTAKHIRAN DASARIAN III AGUSTUS 2021)
Anomali SST Perairan Indonesia pada September 2021 diprediksi didominasi kondisi hangat (anomali positif) dan menguat di seluruh wilayah Indonesia hingga November 2021, kecuali di wilayah perairan utara Papua yang tetap didominasi kondisi netral. Kemudian kondisi anomali positif melemah hingga Februari 2022.
23
Analisis dan Prediksi �Kelembapan Udara Relatif (RH)
24
24
ANALISIS & PREDIKSI RELATIVE HUMIDITY (RH) PERMUKAAN�Sumber: ECMWF
Kelembapan udara relatif (relative humidity) pada lapisan permukaan umumnya di atas 85 %.
Kelembapan udara relatif permukaan diprediksi umumnya di atas 80% dan terjadi hingga Dasarian III September 2021.
25
ANALISIS & PREDIKSI RELATIVE HUMIDITY (RH) 850mb�Sumber: CFSv2
Kelembapan udara relatif pada lapisan 850mb umumnya berkisar 45 – 80 %.
Kelembapan udara relatif pada lapisan 850mb umumnya diprediksi berkisar antara 40 – 90 %.
26
ANALISIS & PREDIKSI RELATIVE HUMIDITY (RH) 700mb�Sumber: CFSv2
Kelembapan udara relatif pada lapisan 700mb umumnya berkisar 25 – 70 %.
Kelembapan udara relatif pada lapisan 700mb umumnya diprediksi berkisar antara 30 – 90 %.
27
Analisis dan Prediksi �Suhu Rata-rata, Minimum dan Maksimum
28
28
ANALISIS & PREDIKSI SUHU RATA-RATA PERMUKAAN�Sumber: ECMWF
Suhu rata-rata permukaan berkisar 21 – 28 °C.
Suhu rata-rata permukaan diprediksi berkisar 21 – 28 °C.
29
ANALISIS & PREDIKSI SUHU MINIMUM�Sumber: ECMWF
Suhu minimum permukaan berkisar 20 – 24 °C.
Suhu minimum permukaan diprediksi berkisar 20 – 28 °C.
30
ANALSIS & PREDIKSI SUHU MAKSIMUM�Sumber: ECMWF
Suhu maksimum permukaan berkisar 22 – 34 °C.
Suhu maksimum permukaan diprediksi berkisar 22 – 33 °C.
31
Analisis dan Prediksi �Hari Tanpa Hujan Berturut-turut (HTH)
32
32
MONITORING HARI TANPA HUJAN �(pemutakhiran: 31 AGUSTUS 2021)
33
PRAKIRAAN HARI TANPA HUJAN (HTH)
34
PRAKIRAAN PELUANG HARI TANPA HUJAN (HTH)�(PERIODE HTH : 01 SEPTEMBER – 14 OKTOBER 2021)
35
PERINGATAN DINI KEKERINGAN METEOROLOGIS�PEMUTAKHIRAN : 31 AGUSTUS 2021
36
ANALISIS CURAH HUJAN
37
37
Analisis Curah dan Sifat Hujan Agustus 2021
Analisis Curah Hujan – Agustus 2021
Analisis Sifat Hujan – Agustus 2021
Umumnya curah hujan pada Agustus 2021 berada kriteria Rendah - Menengah (0 - 300 mm/bulan). Curah hujan tinggi-sangat tinggi (>300 mm/bulan) terjadi di sebagian Aceh, sebagian Sumatera Utara, Sumatera Barat bagian utara, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara bagian utara, sebagian Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah bagian utara dan tengah, Sulawesi Selatan bagian utara, Sulawesi Tenggara bagian utara, sebagian Papua Barat dan Papua bagian tengah.
Sifat hujan pada Agustus 2021 umumnya Normal – Atas Normal. Sifat hujan Bawah Normal terjadi di Aceh bagian selatan, Sumatera Utara bagian utara, Sumatera Barat bagian selatan, Bengkulu bagian selatan, Sumatera Selatan bagian barat, Lampung bagian utara, Banten bagian barat, Jawa Barat bagian timur, Jawa Tengah bagian utara, sebagian Jawa Timur, Bali bagian timur, sekitar Kupang, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah bagian tengah, sebagian Maluku, Papua Barat bagian utara, dan sebagian Papua.
38
Analisis Curah dan Sifat Hujan Agustus III
Umumnya curah hujan pada Dasarian III Agustus 2021 berada kriteria Rendah - Menengah (0 – 150 mm/dasarian). Curah hujan tinggi dan sangat tinggi (> 150 mm/dasarian) terjadi di sebagian Aceh, Sumatera Utara bagian selatan, Sumatera Barat bagian timur, Jambi bagian timur, P. Belitung, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Selatan, sebagian Kalimantan Timur, Kalimantan Utara bagian barat, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara bagian selatan, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat, dan sebagian Papua.
Sifat hujan pada Dasarian III Agustus 2021 umumnya Atas Normal. Sifat hujan Bawah Normal terjadi di Aceh bagian barat, sebagian Sumatera Utara, sebagian Riau, Jambi bagian tengah, Bengkulu bagian selatan, Sumatera Selatan bagian barat, Lampung bagian barat, Banten bagian utara, sebagian Jawa Barat, Jawa Tengah bagian tengah, sebagian DIY, sebagian Jawa Timur, sebagian besar Bali, sebagian Kalimantan Utara, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat, dan sebagian Papua.
Analisis Curah Hujan – Agustus III/2021
Analisis Sifat Hujan – Agustus III/2021
39
ANALISIS PERKEMBANGAN MUSIM
40
40
Analisis Perkembangan Musim Kemarau 2021
41
PRAKIRAAN DAN PELUANG CURAH HUJAN
42
42
Prakiraan Hujan Dasarian�(Update 30 Agustus 2021)
PRAKIRAAN CH DASARIAN
PRAKIRAAN SH DASARIAN
SEP - I
SEP - II
SEP - III
43
Prakiraan Peluang Hujan Dasarian�(Update 30 Agustus 2021)
PELUANG HUJAN >150mm
PELUANG HUJAN >50mm
AGT - III
SEP - I
SEP - II
44
Prakiraan Curah Hujan Bulanan 2021-2022
OKTOBER
NOVEMBER
SEPTEMBER
DESEMBER
September - Oktober pada umumnya berada pada kategori rendah – menengah. Curah hujan tinggi (>300mm/bulan) diprakirakan terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Kalimantan bagian utara, Sulawesi Barat, sebagian Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Papua Barat dan sebagian besar Papua.
November pada umumnya berada pada kategori menengah – tinggi. Curah hujan rendah (<100mm/bulan) diprakirakan terjadi di Sebagian NTB, dan Sebagian NTT.
Desember - Februari pada umumnya berada pada kategori menengah – tinggi. Curah hujan sangat tinggi (>500mm/bulan) diprakirakan terjadi di wilayah Papua Barat dan Papua.
JANUARI
FEBRUARI
45
Prakiraan Sifat Hujan Bulanan 2021-2022
Prakiraan sifat hujan pada bulan September 2021 – Februari 2022 umumnya kategori Normal – Atas Normal.
September – Oktober, sifat hujan Bawah Normal diprakirakan terjadi di sebagian NTB, sebagian NTT, dan Papua bagian selatan
November – Desember, sifat hujan Bawah Normal diprakirakan terjadi di sebagian P. Jawa, sebagian NTB, sebagian NTT dan Papua bagian selatan.
Januari - Februari, sifat hujan Bawah Normal diprakirakan terjadi di sebagian Riau, sebagian Sumatera Selatan, sebagian Jawa, sebagian Kalimantan Barat dan sebagian Kalimantan Tengah
OKTOBER
NOVEMBER
SEPTEMBER
DESEMBER
JANUARI
FEBRUARI
46
Peluang Curah Hujan Bulanan 2021-2022
Peluang hujan di bawah kriteria RENDAH (curah hujan < 50 mm/ bulan)
September – Oktober : curah hujan <50 mm/bulan berpeluang terjadi di sebagian wilayah Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT.
November : curah hujan <50 mm/bulan berpeluang terjadi di sebagian NTB dan NTT.
Desember – Januari : curah hujan < 50 mm/bulan tidak berpeluang terjadi di seluruh wilayah Indonesia.
Februari : curah hujan <50 mm/bulan berpeluang terjadi di Aceh bagian utara dan timur.
OKTOBER
NOVEMBER
SEPTEMBER
DESEMBER
JANUARI
FEBRUARI
47
Prakiraan Awal Musim Kemarau 2021
48
Prakiraan Puncak Musim Kemarau 2021
49
�RINGKASAN�
Indeks ENSO dasarian III Agustus 2021 menunjukkan kondisi netral, sebagian besar institusi memprediksi kondisi netral setidaknya berlangsung hingga awal tahun 2022. Indeks Dipole Mode menunjukkan kondisi IOD netral dan akan terus berlangsung setidaknya hingga Februari 2022.
Dasarian III Agustus 2021, aliran massa udara di wilayah Indonesia umumnya masih didominasi angin timuran kecuali wilayah Sumatera bagian tengah hingga utara dan Kalimantan bagian tengah hingga utara. Terdapat pola siklonal di Samudera Hindia barat Sumatera dan perairan barat Kalimantan Barat. Pola angin sedikit berbeda dengan normalnya. Dasarian III Agustus 2021, aliran massa udara di wilayah Indonesia diprediksi masih didominasi angin timuran terutama di wilayah selatan ekuator. Pola siklonal diprediksi terbentuk di wilayah barat Sumatera dan Kalimantan bagian barat.
Daerah pembentukan awan terjadi di sebagian besar wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi bagian utara, Maluku Utara dan Papua. Tutupan awan di wilayah Indonesia umumnya lebih luas dibandingkan normalnya.
Analisis pada tanggal 1 September 2021 menunjukkan MJO mulai aktif pada Fase 3 (Samudera Hindia bagian timur) dan diprediksi terus aktif di awal dasarian I September 2021 hingga pertengahan dasarian II September 2021. Prediksi anomaly OLR secara spatial menunjukkan bahwa terdapat potensi pertumbuhan awan yang lebih banyak sepanjang dasarian I dan II September 2021 disebabkan oleh kombinasi dari fenomena MJO dan Equatorial Rossby wave.
Dasarian III Agustus 2021, kelembapan udara relatif pada lapisan permukaan umumnya di atas 85%. Kelembapan udara relatif pada lapisan permukaan umumnya diprediksi diatas 80% hingga Dasarian III September 2021.
Dasarian III Agustus 2021, suhu rata-rata permukaan berkisar 21-28°C dan diprediksi dasarian I – III September 2021 berkisar 21-28°C. Suhu minimum diprediksi berkisar 20–28°C dan suhu maksimum diprediksi umumnya berkisar 22-33°C.
Beberapa kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur berpotensi mengalami kekeringan meteorologis pada klasifikasi waspada hingga awas untuk dua dasarian kedepan.
50
RINGKASAN
Umumnya curah hujan pada Dasarian III Agustus 2021 berada kriteria Rendah - Menengah (0 – 150 mm/dasarian). Curah hujan tinggi dan sangat tinggi (> 150 mm/dasarian) terjadi di sebagian Aceh, Sumatera Utara bagian selatan, Sumatera Barat bagian timur, Jambi bagian timur, P. Belitung, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Selatan, sebagian Kalimantan Timur, Kalimantan Utara bagian barat, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara bagian selatan, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat, dan sebagian Papua.
Berdasarkan jumlah ZOM, sebanyak 85.09% wilayah Indonesia sudah masuk musim kemarau. Wilayah yang sedang mengalami musim kemarau meliputi Aceh, Sumatera Utara, Riau bagian utara, sebagian Jambi, sebagian besar Sumatera Selatan, sebagian besar Lampung, sebagian Bangka Belitung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Tengah bagian timur, Kalimantan Selatan barat, Kalimantan Timur bagian selatan, Sulawesi Selatan bagian barat, Sulawesi Barat bagian selatan, Sulawesi Tengah bagian utara, sebagian Maluku, Papua Barat bagian utara, dan Papua bagian selatan.
Pada Sep I meliputi Bengkulu bagian utara, Kalimantan Barat bagian timur, Kalimantan Tengah bagian utara, sebagian Kalimantan Utara, Sulawesi Barat bagian utara, Sulawesi Tengah bagian timur, Sulawesi Selatan bagian utara, Sulawesi Tenggara bagian utara, sebagian Maluku, Papua Barat bagian utara, dan Papua bagian tengah. Pada Sep II meliputi Sumatera Barat bagian selatan, sebagian Sulawesi Barat, Papua Barat bagian utara dan Papua bagian tengah. Pada Sep III meliputi Papua Barat bagian utara dan Papua bagian tengah.
Pada bulan September hingga Oktober 2021curah hujan <50 mm/bulan berpeluang terjadi di sebagian wilayah Jawa Timur, Bali, NTB dan NTT. Pada bulan November 2021 curah hujan <50 mm/bulan berpeluang terjadi di sebagian NTB dan NTT.. Selama Desember 2021 hingga Januari 2022, curah hujan < 50 mm/bulan tidak berpeluang terjadi di seluruh wilayah Indonesia. Seentara pada bulan Februari 2021 curah hujan <50 mm/bulan berpeluang terjadi di Aceh bagian utara dan timur.
51
TERIMAKASIH ATAS PERHATIANNYA
Info Iklim : 021 4246321 ext. 1707
Info Cuaca : 021 6546315/18
Info Gempabumi : 021 6546316
Terima kasih
www.bmkg.go.id
@infoBMKG
Jl. Angkasa 1 No.2 Kemayoran Jakarta Pusat, Indonesia
52
52