1 of 60

RENCANA BISNIS dan MSDM

Oleh : Nenny Anggraini (FEBUKI)

2 of 60

Tujuan Pembelajaran

  • Mampu membuat suatu Rencana Bisnis dengan menuangkan ide bisnis dalam bentuk dokumen sederhana yang tertulis

3 of 60

“Gagalnya calon pengusaha atau pengusaha di awal usaha mereka adalah akibat tidak mampu merancang rencana bisnis yang baik. Maka, begitu memasuki dunia bisnis banyak hal yang tak terduga muncul dan tak tahu apa yang harus dilakukan”

Rhenald Kasali

4 of 60

Pertimbangan Pembuatan Rencana Bisnis

  • Risiko bisnis
  • Kerumitan proses produksi dan

transaksi bisnis

  • Pembaca rencana bisnis
  • Langkah awal menjadi wirausaha
  • Alat bantu dalam mensistemasikan

logika bisnis

5 of 60

Memulai Bisnis

Pengertian bisnis:

  • Means “things to do..”
    • eq. It’s not your business.. It is my business, etc
  • Means “ Transaction..”
    • eq. Let’s do business..
  • Means
    • “An organization that provides goods and services to earn profits.” (Griffin:2002)
    • “Activity and enterprise that provides goods and services that a society needs” (Bovee et.al : 2004)

6 of 60

RENCANA BISNIS (BUSINESS PLAN)

RENCANA BISNIS merupakan dokumen tertulis yang menjelaskan rencana perusahaan/pengusaha untuk memanfaatkan peluang-peluang usaha yang ada, menjelaskan keuanggulan bersaing serta menjelaskan berbagai langkah yang harus dilakukan untuk menjadikan peluang usaha tersebut menjadi suatu bentuk usajha yang nyata

7 of 60

Rencana Bisnis adalah sebuah selling document yang mengungkapkan daya tarik dan harapan sebuah bisnis kepada penyandang dana potensial

8 of 60

Rencana bisnis membantu menentukan akan menjadi seperti apa perusahaan itu nantinya , siapa yang akan mengoperasikannya (dan bagaimana tingkat pengalaman mereka), dan area persaingan yang akan diambil , serta nilai jual yang diharapkan akan membawa keberhasilan

9 of 60

RENCANA BISNIS

  1. What: Produk apa yang akan dibuat
  2. Why: Mengapa produk itu dibuat
  3. How: Bagaimana membuat produk
  4. Who: Siapa pasarnya/pembelinya
  5. When: Kapan produk itu harus dibuat
  6. Where: dimana produk akan dibuat atau dimana bisnis akan dilakukan?

10 of 60

MENGAPA PERLU DIBUAT RENCANA BISNIS

  • To sell yourself on the business
  • To obtain bank financing
  • To obtain investment funds
  • To arrange strategic alliances
  • To obtain large contract
  • To attract key employees
  • To complete mergers and acquisitions
  • To motivate and focus your management team

11 of 60

TAHAP-TAHAP PENYUSUNAN RENCANA BISNIS

  1. Tahap Ide Usaha

- Ide atau gagasan yang muncul dalam pikiran

- Ide original dari pemikiran sendiri

-Ide dapat muncul melalui ATM (AMATI TIRU MODIFIKASI)

12 of 60

2. Tahap perumusan Konsep Usaha

- Untuk menjadikan ide usaha menjadi kenyataan ide harus dirumuskan menjadi konsep usaha

- Dirumuskan dalam dimensi-dimensi usaha yang terperinci

13 of 60

3. Tahap Studi Kelayakan Usaha

- Beberapa faktor yang dipertimbangkan dalam melakukan analisis kelayakan usaha baru mencakup aspek-aspek :

  1. Kelayakan pasar dan pemasaran

- potensi pasar

- 7P (produk, harga, distribusi,promosi,people,process dan physical

evidence)

- STP (Segmentasi, Target, Posisi)

14 of 60

b. Kelayakan Operasional/teknis

- Pasokan bahan baku

- Proses produksi

- Mesin dan peralatan

- Kebutuhan tenaga (ahli/bukan)

15 of 60

c. Kelayakan manajemen dan Organisasi

- Desain dan struktur organisasi

- Pembagian kerja

- Kebutuhan pegawai

16 of 60

d. Kelayakan Keuangan

- kebutuhan modal dan sumber pendanaan

- Prakiraan arus kas masuk dan keluar,perhitungan laba rugi

  • Analisis kelayakan berdasarkan kriteria Profitabiltas , Break Event

Point (BEP) dsb

-

17 of 60

Hal lain yang perlu dipertimbangkan juga :

  • Persaingan, misal pesaing yang sudah ada dan muncul nya pesaing

baru

  • Resiko usaha

18 of 60

4. Tahap Penyusunan Rencana Bisnis

- Konsep Bisnis

bidang industri, struktur bisnis, penawaran

produk/jasa, cara mensukseskan bisnis

- Pasar (Market)

konsumen potensial, alasan pembelian,

kondisi persaingan, posisi dalam persaingan

- Rencana Keuangan

estimasi pendapatan, analisis break even

19 of 60

Komponen Rencana Bisnis

  1. Ringkasan Eksekutif
  2. Deskripsi Bisnis
  3. Strategi Pemasaran
  4. Analisis Persaingan
  5. Rencana Desain dan Pengembangan
  6. Rencana Operasi dan Manajemen
  7. Analisis Rencana Keuangan

20 of 60

1. Ringkasan Eksekutif

  • Konsep bisnis
  • Misi perusahaan
  • Produk/jasa
  • Persaingan
  • Target dan ukuran pasar
  • Strategi pemasaran
  • Tim manajemen
  • Keuangan

21 of 60

2. Gambaran Perusahaan

  • Identitas perusahaan: nama, lokasi, badan hukum
  • Visi dan misi perusahaan
  • Gambaran sekilas tentang produk/jasa
  • Perkembangan sampai saat ini
  • Status hukum dan kepemilikan

22 of 60

3. Strategi Pemasaran

  • Tren dan pertumbuhan industri
  • Gambaran pasar
  • Ukuran dan tren pasar
  • Peluang strategis
  • Target pasar
  • Karakteristik pasar

23 of 60

4. Analisis Persaingan

  • Pesaing
  • Posisi dalam persaingan
  • Distribusi pangsa pasar
  • Kelebihan dibanding pesaing

24 of 60

5. RENCANA DESAIN & PENGEMBANGAN

  • Tujuan usaha jangka panjang
  • Strategi
  • Sasaran-sasaran dan jadwal pencapaian (milestones)
  • Evaluasi risiko
  • Exit Plan

25 of 60

EVALUASI RISIKO :

BEBERAPA RISIKO YG DIHADAPI PERUSAHAAN :

  • KOMPETITIF
  • PASAR
  • OPERASIONAL
  • FINANSIAL
  • PELAKSANAAN
  • EKONOMI

26 of 60

6. Rencana Operasi & Manajemen

  • Fasilitas
  • Proses produksi
  • Pengendalian persediaan
  • Pasokan dan Distribusi
  • R&D/Pengembangan produk
  • Kontrol keuangan
  • Tim manajemen
  • Konsultan
  • Lain-lain

27 of 60

Perencanaan SDM

Merupakan proses pemenuhan TK sesuai dengan kebutuhan (kuantitas) organisasi pada waktu yang tepat, termasuk aktivitas merencanakan jumlah, jenis dan kualitas TK dimasa depan; dan merancang program implementasinya seperti penarikan, seleksi, kompensasi, pelatihan, pengembangan SDM dan kebutuhan pemenuhan informasi TK untuk keperluan perencanaan strategi bisnis

28 of 60

TUJUAN

Perencanaan SDM Bertujuan untuk menghindari adanya kelebihan atau kekurangan tenaga kerja dengan melaksanakan penempatan yang sesuai pada waktu yang tepat, sesuai dengan kebutuhan, dengan maksud agar perusahaan dapat menekan biaya operasinya sekecil mungkin.

29 of 60

Ruang Lingkup Perencanaan SDM

Manajemen SDM

  • Mengorganisasikan perencanaan
  • Perencanaaan SDM
  • Manajemen Karir
  • Evaluasi, pengendalian, penelitian

2. Informasi Pegawai

(Nama, umur, Ketrampilan, latar blkg, perfomance, Potensi, dll)

7. Analisis Lingkungan

1. Perencanaan Strategi Bisnis

4. Perencanaan SDM

  • Umum & tkt Unit
  • Produktivitas
  • Staf, manajer,dll
  • Succession planning
  • Pasar kerja eksternal

5. Program SDM

  • Penarikan, seleksi
  • Pengembangan
  • Sistem penggajian
  • Manajemen karir

6. Umpan Balik

3. Analisis Masa Lalu

  • Struktur organisasi, tanggung jawab, ukuran, staffing
  • Flows, trends, turnover, transfer, death, pensiun, dll
  • Penyesuaian perubahan.

30 of 60

7. Analisis Rencana Keuangan

  • Proyeksi pendapatan
  • Proyeksi aliran kas
  • Neraca
  • Sumber modal & penggunaan
  • Asumsi yang digunakan
  • Analisis Break-Even, Payback Period, IRR, NPV

31 of 60

LAMPIRAN

Rincian

keuangan

Resume

Rekomen-

dasi

Kontrak

Foto-foto

32 of 60

Rencana Bisnis Yang Baik

  • Penampilan rapi dan menarik
  • Panjang halaman 10-20 hlm
  • Halaman muka dan judul
  • Ringkasan
  • Daftar isi

33 of 60

Format Business Plan

I. Pendahuluan

  • Nama dan alamat perusahaan - Nama dan alamat pemilik
  • Nama dan alamt penanggung jawab yang bisa dihubungi sewaktu-waktu - Informasi tentang bisnis yang dilakukan

II. Rangkuman eksekutif,tidak lebih dari tiga halaman yang menjelaskan secara komplit isi business plan

III. Visi dan Misi

-Visi wirausahawan terhadap perusahaan -Bergerak dibidang apa perusahaan ini -Nilai-nilai dan prinsip apa yang dianut perusahaan

-Apa yang membuat perusahaan anda unik.Apa sumber keunggulan kompetitifnya.

IV.Analisi Industri

-Perspektif masa depan industry -Analisis persaingan

-Segmentasi pasar yang dimasuki -Ramalan-ramalan tentang Produk yang dihasilkan

V. Deskripsi Usaha

-Produk yang dihasilkan

-Jasa pelayanan

-Ruang lingkup bisnis

-Personalia dan perlengkapan kantor

- Latar belakang identitas pengusaha

VI. Rencana prod uksi/operasional

- Pemilihan lokasi (plant location)

-Rencana Tata letak (layout) termasuk IMB,Amdal dll.

-Proses produksi

-Keadaan gedung dan perlengkapannya

- Keadaan mesin dan perlengkapannya

- Sumber-sumber bahan baku

34 of 60

VII. Rencana Pemasaran

-Segmentasi pasar, target pasar dan posisioning

-Penetapan harga

-Pelaksanaan distribusi

-Promosi yang akan dilakukan

-Pengembangan produk

VIII. Perencanaan Organisasi

-Bentuk kepemilikan dan struktur organisasi

-Informasi tentang partner

-Uraian tentang kekuasaan

-Latar belakang anggota tim manajemen

-Peranan dan tanggung jawab personalia dalam organisasi

IX.Resiko

-Evaluasi tentang kelemahan bisnis

-Gambaran teknologi

X.Perencanaan Keuangan

-Sumber Dan penggunaan modal

-Laporan Keuangan ( proyeksi L/R.Cash Flow,Neraca)

-Analisis titik impas

- Rasio keuangan untuk mengetahui kinerja

XI. Apendix

-Surat-surat.

-Data penelitian pasar.

-Surat-surat kontrak dan dokumen perjanjian lainnya.

-Daftar harga dari pemasok barang.

35 of 60

�Menentukan Ide BISNIS dengan Bisnis Model Canvas

36 of 60

Sub pokok bahasan:

  • 1.      Pengertian Bisnis Model Canvas
  • 2.      Kerangka bisnis model Canvas
  • 3.      Perumusan ide usaha
  • 4.      Menentukan Nama Usaha/Perusahaan

37 of 60

PENDAHULUAN

  • Business Model Canvas (BMC) adalah sebuah alat yang berfungsi u menggambarkan model bisnis sebuah perusahaan secara keseluruhan hanya dengan 1 lembar canvas/kertas
  • Dengan BMC pengusaha pemula akan sangat mudah memetakan dan melakukan analisa terhadap model bisnisnya.
  • Dalam prakteknya, BMC digunakan ketika akan membangun bisnis atau sebuah bisnis sedang berada di fase awal, sehingga pengusaha dpt memvalidasi apakah ide bisnis itu potensial atau tidak.
  • BMC dikembangkan oleh Alexander Osterwalder dalam bukunya Business Model Generation

38 of 60

1. Apa itu Bisnis Model Canvas ?

  • Business Model : sebuah template yang digunakan untuk menggambarkan seperti apa rencana bisnis yang ingin kita bangun atau bisnis apa yang sedang kita jalani sekarang secara menyeluruh dan dari berbagai aspek
  • BMC merupakan template dasar dari sebuah strategi manajemen yang digunakan u memulai rancangan awal bisnis atau pengembangan bisnis yng sudah ada
  • Pengusaha pemula mungkin cukup menjelaskan bisnisnya dengan singkat., “saya pengusaha kuliner”, “saya pengusaha fashion“ dsb.
  • Tapi kemudian ada pertanyaan, “siapa target customernya?“, “bagaimana cara untuk mempertahankan hubungan dengan pelanggan?”, sampai akhirnya banyak hal lain yang sebelumnya tidak terpikirkan oleh pengusaha start-up dan itu semua terangkum dalam sebuah business model untuk menggambarkan bisnis kita secara lengkap.

39 of 60

1. Apa itu Bisnis Model Canvas ?

  • Salah satu cara termudah menyiapkan rencana bisnis adalah membuat “kerangka” atau building block yang terintegrasi dengan baik.

  • Business Model Canvas yang dikembangkan oleh Alexander Osterwalder adalah berisi 9 building block atau kerangka yang bisa kita jadikan acuan untuk membuat rencana bisnis kita, yang disebut Bisnis Model Canvas.

  • 9 kerangka ini digunakan untuk menyederhanakan konsep model bisnis yang rumit dan kompleks agar dapat dimanfaatkan oleh sebuah perusahaan/ wirausaha untuk membuat, mendiskusikan, dan memahami sebuah model bisnis dengan lebih sistematis. 

40 of 60

2. Kerangka Bisnis Model Canvas

Cost structure

Revenue streams

Key resources

Key activities

Key partners

Value proposition

Costumer relationships

Costumer segments

Channels

1

2

4

3

7

6

5

9

8

41 of 60

1. Segmen Pelanggan

 Mengetahui Pelanggan Anda

Apakah anda sudah mengetahui dengan persis siapa calon pelanggan anda?

Segmentasi Pasar Konsumen:

a. Demografis 🡪 data statistik penduduk: pendapatan, rata-rat umur, pendidikan, jenis kelamin, pekerjaan, dll

b. Geografis 🡪 berdasarkan wilayah

c. Psikografis 🡪 gaya hidup atau kepribadian

d. Perilaku 🡪 pengetahuan, sikap, pemakaian terhadap produk tertentu

  • Kesalahan yang biasa dilakukan oleh pebisnis pemula adalah langsung menentukan bisnisnya dan baru memutuskan siapa pelanggan mereka.

42 of 60

Jenis Segmentasi pasar ada 3, yaitu:

  1. Pemasaran massal: pendekatan segmentasi yang tidak membagi pasar sama sekali. Semua jenis pelanggan dilayani. Contoh: melayani anak-anak, dewasa, laki-laki, perempuan, dll

  1. Pemasaran segmen: pendekatan segmentasi yang membagi pasar kedalam kelompok-kelompok pelanggan yang memiliki kebutuhan dan keinginan yang relatif sama. Contoh: segmen anak-anak, segmen dewasa, segmen pelanggan yang mengalami cidera tulang/ otot, dll

  1. Pemasaran Ceruk (Niche market) : pendekatan yang digunakan oleh perusahaan yang hanya ingin berfokus pada satu segmen kecil yang memiliki kebutuhan yang spesifik. Contoh: hanya melayani pelanggan dewasa laki-laki dan perempuan.

Mulai fokuskan segmen pelanggan dari bisnis Anda, Sekarang..

43 of 60

Beberapa pertanyaan yg bisa digunakan untuk menentukan target konsumen

  • Kepada siapa solusi Anda paling memberikan dampak positif?
  • Apakah solusi Anda cocok untuk perorangan atau bisnis lain?
  • Bagaimana karakter perorangan atau bisnis tersebut?
  • Solusi Anda cocok untuk laki-laki atau perempuan? Atau keduanya?
  • Berapa umur mereka?

44 of 60

2. Value Proposition atau Manfaat yang ditawarkan dari Usaha Anda

  • Manfaat atau nilai tambah ini dapat menjadi alasan mengapa sekelompok pelanggan memilih suatu nilai manfaat tertentu yang Anda ditawarkan bila dibandingkan dengan nilai manfaat yang ditawarkan perusahaan lain. 
  • Value Proposition harus mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti: 
    • Nilai tambah apa yang bisa kita tawarkan ke pelanggan? 
    • Permasalahan pelanggan mana yang ingin diselesaikan?
    • Kebutuhan pelanggan apa yang hendak di penuhi? 

Nilai tambah yang ditawarkan bisa sama dengan yang lain namun beda atribut dan fitur atau bisa juga sebuah penawaran yang baru yang lebih inovatif dan lebih menarik, diantaranya:

  • Jenis pelayanan yang berbeda
  • Harga yang berbeda
  • Kenyamanan
  • Fasilitas
  • Lokasi yang strategis

45 of 60

Beberapa pertanyaan yang dapat membantu

  • Apa penyebab masalah itu terjadi?
  • Mengapa konsumen ingin masalah tersebut hilang?
  • Apa manfaat bisnis saya untuk konsumen?

46 of 60

3. Channel atau Saluran Distribusi

  • Apapun bisnis yang anda putuskan, anda harus menentukan saluran penjualan, bagaimana cara agar produk/layanan anda sampai ke pelanggan anda.
  • Apakah anda akan membuka tempat usaha sendiri?
  • Atau membuka counter kecil di dalam toko besar?
  • Apakah anda akan menawarkan secara online atau hanya membuka gerai?

🡪 Analisa kelebihan dan kekurangan dari setiap pilihan anda di atas, lalu pilihlah yang terbaik

47 of 60

Pertanyaan yang dapat membantu Anda mengidentifikasi tempat yang ideal untuk bertemu dengan konsumen

  • Dimana konsumen Anda berada?
  • Apakah mereka aktif menggunakan sosmed?
  • Apakah mereka suka mendengarkan radio atau aplikasi music?
  • Apakah mereka suka menghadiri event atau seminar?
  • Apakah mereka menonton TV ?

48 of 60

4. Customer Relationship

  • Cara untuk mendapatkan, menambah jumlah konsumen dan untuk mempertahankan konsumen agar terus setia dengan kita adalah dengan membuat hubungan baik dengan pelanggan. Ini yang dimaksud dengan customer relationship, yaitu wadah untuk terus berhubungan dan semakin mempererat hubungan dengan pelanggan kita. �
  • Di era nya teknologi informasi dan komunikasi sangat banyak cara untuk membuat hubungan dengan konsumen. website, facebook, twitter, kaskus, forum, bbm, ym, whatsapp dll, semua itu bisa dijadikan cara untuk menjalin hubungan dengan konsumen. Dengan hubungan yang lancer, kita bisa dengan mudah menyampaikan sesuatu kepada konsumen, misalnya produk baru, diskon, penawaran khusus dll. Dan yang tidak kalah penting adalah kita bisa dapat info tentang apa yang jadi keinginan dari konsumen kita.

49 of 60

Cara apa yang paling efektif untuk berinteraksi dengan konsumen

  • Misal produk/jasa yang ditawarkan adalah minuman kekinian. Cara termudah menjangkau konsumen milenial adalah dengan berinteraksi lewat channel yang ´sering didatangi oleh target konsumen Anda´, berkomunikasi sesuai dengan bahasa mereka (ala milenial misalnya) dan memberikan konten-konten yang relevan dengan interest mereka.

50 of 60

5. Partner Utama

  • Untuk bisa berjalan dengan baik, tidak ada usaha yang bisa berjalan tanpa adanya kerja sama dengan pihak lain. Untuk itu ada yang namanya partner kunci atau  key partner. Paling sederhana, Anda perlu menjalin kerja sama yang baik dengan supplier atau pemasok Anda. Kalau Anda butuh modal lebih besar sehingga memerlukan pinjaman ke Bank, maka pihak Bank adalah merupakan partner Anda juga. Barangkali juga usaha Anda akan berjalan lebih lancar jika Anda ikut dalam organisasi tertentu, maka hal itu juga akan menjadi partner Anda. 

  • Intinya, siapa saja atau pihak mana saja yang harus berhubungan dengan Anda sehubungan dengan aktivitas usaha Anda, akan menjadi partner kunci Anda.  

51 of 60

  • Dalam sebuah bisnis, membutuhkan partner kerja yang mendukung perusahaan Anda. Jika sampai saat ini Anda belum menemukan keunikan dari produk/jasa Anda dikarenakan kurangnya networking, Anda membutuhkan partner kerja yang dapat membantu Anda mencapai value proposition.
  • Jika Anda membuka sebuah bakery, Anda membutuhkan supplier bahan kue yang jaraknya dekat agar bahan yang dikirim selalu fresh. Nah, supplier itulah yang menjadi key partner Anda dalam berbisnis agar Anda bisa selalu menjaga kualitas roti yang Anda jual.

52 of 60

6. Kegiatan Utama

  • Jelaskan apa saja aktivitas yang harus dilakukan.
  • Sebagai contoh, kalau kita membuat usaha rumah makan, maka aktivitas kuncinya adalah memasak, memilih bahan makanan di pasar, melayani pelanggan, menyusun menu, dan lainnya.

53 of 60

Pertanyaan yang perlu Anda jawab:

  • Aktivitas bisnis seperti apa yang dapat diterapkan di dalam perusahaan untuk membantu Anda agar konsumen puas?
  • Bagaimana dengan distribusi produk/jasa Anda?
  • Apakah Anda memiliki tenaga ahli untuk menjalankan kegiatan perusahaan sehari-hari?

54 of 60

7. Sumber Daya Utama

  • Untuk bisa menjalankan bisnis yang kita lakukan, kita perlu key resources, artinya adalah sumber daya utama.
  • Contoh: bisnis rumah makan 🡪memerlukan tukang masak atau koki yang menjadi sumber daya kita yang utama, kita perlu uang untuk modal, tempat, resep, sistem dan sebagainya.
  • Jadi ini adalah tentang apa yang harus kita punyai agar bisnis kita bisa berjalan. Key resources pada dasarnya adalah modal, namun kita harus ingat, modal tidak hanya uang saja. 
  • Beberapa contoh sederhana key resource adalah computer, ruang kerja, karyawan, kendaraan, listrik, dan lain sebagainya.

55 of 60

8. Biaya

  • Semua usaha jelas butuh biaya. Sumber daya yang Anda miliki, seperti pegawai hingga kegiatan yang Anda lakukan, akan membutuhkan biaya (costs). Maka Anda perlu menjelaskan, biaya-biaya apa saja yang harus Anda keluarkan.
  • Contoh: membayar biaya pegawai, biaya telepon, biaya operasional, pajak dan lain sebagainya.�
  • Mengetahui menguntungkan/tidaknya sebenarnya sederhana saja,
  • Apakah penghasilan anda lebih besar dari pengeluaran? Jika tidak, berarti anda akan merugi dan bisnis ini tidak layak dijalankan.

56 of 60

9. Pendapatan

  • Dari semua hal di atas, ini merupakan kerangka yang paling penting. Bagaimana rencana anda untuk memperoleh penghasilan? Banyak bisnis yang dibuat tanpa tahu bagaimana memperoleh penghasilannya dan ini sangat berbahaya bagi bisnis.
  • Tidak semua model bisnis menghasilkan uang dari selisih penjualan-biaya (profit) aja. Misalnya bisnis jasa. Model bisnis perusahaan yang menawarkan jasa tentu tidak menghasilkan uang dari profit (saja) tapi yang lebih utama adalah dari pembayaran atas jasa yang diberikan.
  • Ada juga yang menghasilkan uang dari royalty fee, atau bayaran jasa + komisi dari supplier, misalnya dokter, dia mendapat penghasilan dari pembayaran jasa nya dan juga dari perusahaan obat karena sudah menuliskan resep obat dengan merk tersebut.
  • Jangan terpaku pada pemasukan yang umum saja, gunakan kreativitas Anda untuk membuat pemasukan makin besar.

57 of 60

Contoh Kerangka Bisnis Model Canvas “Dapur Cokelat”

58 of 60

59 of 60

Rumuskan Ide Bisnis Anda

60 of 60

Menentukan Nama PerusahaanPoin ini sederhana namun sangat menentukan. Nama perusahaan tidak hanya dipakai satu atau dua periode saja, namun untuk selamanya. Oleh karena itu perlu pemikiran yang cermat dalam menentukan nama perusahaan ini. Menurut Canon dan Wichert, ciri-ciri nama yang baik adalah :

  • Sederhana
  • Mudah dieja
  • Mudah diingat
  • Enak dibaca
  • Tidak meniru nama lain
  • Tidak ada nada sumbang
  • Tidak ketinggalan jaman
  • Ada hubungan dengan barang dagangan
  • Bila diekspor gampang dibaca oleh orang luar negari
  • Tidak menyinggung perasaan kelompok/orang lain atau tidak negatif
  • Dapat memberi sugesti pada pengguna produk tersebut