1 of 13

MANAJEMEN MODAL KERJA

(Working Capital Manajemen)

Disampaikan oleh kelompok 7 :

Evy feriyani

Amalia dwiningtyas

2 of 13

NAMA : Evy Feriyani, S.K.M

TTL : Pangkalpinang, 5 Mei 1982

TEMPAT TUGAS : UPTD Puskesmas Tamansari

ALAMAT : Jl. Melangir Bukit Merapi

NAMA : Amalia Dwiningtyas, S. Tr. Par

TTL : Mentok, 10 Agustus 1999

TEMPAT TUGAS : LKP Bina Excel Mandiri

ALAMAT : Jl. Raya Peltim, Mentok

PROFIL

3 of 13

PENGERTIAN

Dalam operasinya, perusahaan selalu membutuhkan dana harian, seperti membeli bahan mentah, membayar gaji karyawan, membayar rekening listrik. Dana yang dialokasikan tersebut diharapkan akan diterima kembali dari hasil penjualan produk yang dihasilkan dalam jangka waktu kurang dari 1 tahun. Dana tersebut berputar selama perusahaan masih beroperasi. Dana yang dipergunakan untuk membiayai operasi perusahaan sehari-hari disebut modal kerja.

�Manajemen modal kerja (Working Capital Management) merupakan manajemen dari elemen-elemen aktiva lancar dan elemen hutang lancar. Tujuan modal kerja adalah mengelola aktiva lancar dan hutang lancar sehingga diperoleh modal kerja netto yang layak dan menjamin tingkat likuiditas perusahaan.�

4 of 13

TUJUAN

Tujuan Manajemen Modal Kerja Manajemen modal kerja juga memiliki beberapa tujuan yang diperlukan, yakni:

  1. Sebagai upaya untuk mengoptimalkan pengeluaran dalam suatu peningkatan penjualan dan keuntungan.
  2. Dalam upaya pemenuhan laba bagi suatu perusahaan.
  3. Jikalau rasio keuangan menunjukkan tren yang positif maka perusahaan tersebut dapat memperoleh investasi dana dari para kreditor.
  4. Karena adanya menghargai modal kerja, maka perusahaan akan membayar segala kebutuhan dengan waktu yang telah ditentukan.
  5. Sebagai perlindungan (proteksi) saat terjadinya krisis modal kerja .
  6. Dimana sumber- sumber modal kerja berasal: Hasil operasi perusahaan, Penjualan aktiva tidak lancer, Penjualan saham atau obligasi.

5 of 13

PENENTUAN BESARNYA MODAL KERJA

Ada dua faktor yang dapat mempengaruhi besar kecilnya suatu modal kerja, yakni:

  1. Periode perputaran atau periode terikatnya suatu modal kerja tersebut
  2. Pengeluaran pada kas rata rata pada tiap harinya

Jika jumlah pada pengeluaran setiap harinya tetap, tetapi makin lamanya suatu periode perputaran, maka dengan itu jumlah modal kerja yang dibutuhkan akan semakin besar.

Yang dimaksudkan dengan periode perputaran atau periode terikatnya suatu modal kerja adalah suatu keseluruhan tau dari suatu periode periode yang meliputi dari jangka pemberi kredit yang di beli, lama nya dari suatu proses produksi itu sendiri, lama nya penyimpanan bahan mentah yang ada di gudang, lamanya barang maka dari itu disimpan dan jangka waktu dari penerimaan piutang. Sedangkan pengeluaran yang dimaksud disini adalah biaya dari rata rata perhari untuk para pembeli bahan baku itu sendiri, pembayaran dari gaji buruh, bahan pembantu lainnya dan lain-lain.

6 of 13

JENIS-JENIS MODAL KERJA

.

  • Modal kerja Variabel yaitu modal kerja yang jumlahnya berubah-ubah sesuai dengan keadaan.
  • Modal kerja Musiman yaitu modal kerja yang jumlahnya berubah-ubah karena fluktuasi musim.
  • Modal kerja Siklis yaitu modal kerja yang jumlahnya berubah-ubah karena fluktuasi konjungtur.
  • Modal Kerja Darurat yaitu modal kerja yang jumlahnya berubah-ubah karena keadaan darurat yang tidak diketahui sebelumnya.

7 of 13

KONSEP MODAL KERJA

Konsep Kuantitatifmodal kerja menurut konsep ini adalah keseluruhan aktiva lancar (Gross Working Capital).

Konsep Kualitatif

modal kerja menurut konsep ini adalah kelebihan antara aktiva lancar atas hutang lancar (Net Working Capital).

Konsep Fungsionil

konsep fungsionil mendasarkan pada fungsi dana yang digunakan untuk memperoleh pendapatan. Setiap dana yang dialokasikan pada berbagai aktiva dimaksudkan untuk memperoleh pendapatan (income), baik pendapatan saat ini maupun pendapatan masa yang akan datang.

8 of 13

KEBIJAKAN MODAL KERJA

  • Kebijakan konservatif : merupakan manajemen modal kerja yang dilakukan secara hati-hati. Pada kebijakan konservatif, MK permanen dan sebagian MK variabel dibelanjai dari sumber dana jangka panjang dan sebagian MK variabel dibelanjai dari sumber jangka pendek.
  • Kebijakan Agresif : pada kebijakan ini sebagian MK pernanen dibelanjai dengan sumber dana jangka panjang, sedangkan sebagian MK permanen dan MK Variabel dibelanjai dengan sumber jangka pendek.
  • Kebijakan Moderat : pada kebijakan ini MK permanen dibelanjai dengan sumber dana jangka panjang, sedangkan MK Variabel dibelanjai dengan sumber jangka pendek.

9 of 13

PENTINGNYA MEMAHAMI MODAL KERJA

  1. Memungkinkan perusahaan dapat beroperasi dengan efisien.
  2. Memungkinkan perusahaan memberikan syarat kredit ke langganan.
  3. Memungkinkan perusahaan mempunyai persediaan dalam jumlah yang cukup.
  4. Memungkinkan perusahaan dapat memenuhi kewajibanya tepat waktu.
  5. Melindungi perusahaan dari krisis modal kerja.

10 of 13

KELEBIHAN MANAJEMEN MODAL KERJA

  1. Melindungi kemungkinan terjadinya krisis keuangan guna membenahi modal kerja yang diperlukan.
  2. Merencanakan dan mengawasi rencana perusahaan menjadi rencana keuangan di dalam jangka pendek.
  3. Menilai kecepatan perputaran modal kerja dalam arti yang menyeluruh.
  4. Membayar atau memenuhi kewajiban jangka pendek sesuai dengan jatuh tempo.
  5. Memperoleh kredit sebagai sumber dana guna memperbesar pemenuhan kebutuhan kekayaan aktiva lancer.
  6. Memberikan pedoman yang sehingga tidak terdapat keraguan manajemen guna memperoleh efisiensi yang baik.

11 of 13

KEKURANGAN MANAJEMEN MODAL KERJA

  1. Kelebihan atas modal kerja mengakibatkan kemampuan laba menurun sebagai mengakibatkan lambatnya perputaran dana perusahaan.
  2. Menimbulkan kesan bahwa manajemen tidak mampu menggunakan modal kerja secara efisien.
  3. Jika modal kerja tersebut dipinjam dari bank maka perusahaan mengalami kerugian dalam membayar bunga.

12 of 13

CONTOH PERHITUNGAN MODAL KERJA

  • Periode Perputaran :

Proses Produksi = 10 hari Lamanya barang Disimpan Digudang = 10 hari Jangka Waktu Penerimaan Piutang = 10 hari Periode Perputaran atau Periode terikatnya Modal Kerja

= 30 hari

  • Pengeluaran Setiap Harinya :

Bahan Mentah = 4.000

Bahan Pembantu = 2.000

Upah Buruh = 3.000

Pengeluaran-pengeluaran lain = 1.000 Jumlah Pengeluaran setiap harinya = 10.000

  • Disimpulkan :

Kebutuhan Modal Kerja bagi suatu perusahaan yang menjalankan aktivitas usaha setiap harinya untuk dapat bisa menjamin kontinuitas dari setiap usahanya dibutuhkan modal kerja sebesar 10.000 x 30 hari = 300.000

13 of 13

THANK YOU!!