1 of 26

Organizing Around Teams

  • Chapter 12 | Robbins & Coulter (14th Edition)

2 of 26

Learning Objectives

  • 12.1 Define groups and the stages of group development
  • 12.2 Describe components determining group performance
  • 12.3 Define teams and practices influencing team performance
  • 12.4 Discuss contemporary issues in managing teams

3 of 26

12.1 Define groups and the stages of group development

What is a Group?

  • Definisi: Dua atau lebih individu yang saling berinteraksi dan saling tergantung untuk mencapai tujuan tertentu.
  • Formal groups: ditentukan oleh struktur organisasi.
  • Informal groups: terbentuk secara alami melalui interaksi sosial.

4 of 26

🔸 Stages of Group Development

  • Forming – pembentukan, pencarian peran, dan tujuan.
  • Storming – konflik antaranggota karena peran belum jelas.
  • Norming – hubungan semakin kuat, norma terbentuk.
  • Performing – fokus pada kinerja, struktur sudah stabil.
  • Adjourning – (untuk tim sementara) pembubaran tim setelah tugas selesai.

5 of 26

🔸 Stages of Group Development

6 of 26

12.2 Describe the major components that determine group performance and satisfaction

🔹 Group Performance & Satisfaction Model

Faktor yang memengaruhi kinerja & kepuasan kelompok:

  • External Conditions: aturan organisasi, budaya, sistem reward, layout fisik.
  • Group Member Resources: keterampilan, pengetahuan, kepribadian.

7 of 26

8 of 26

Group Structure Elements

  • Roles – harapan perilaku berdasarkan posisi sosial.
  • Role conflict – terjadi jika satu orang memiliki banyak peran.
  • Norms – aturan yang tidak tertulis tentang perilaku yang dapat diterima.
  • Conformity – tekanan untuk mengikuti norma kelompok.
  • Groupthink – tekanan untuk menyetujui opini kelompok secara kolektif.
  • Status systems – peringkat sosial dalam kelompok yang memengaruhi motivasi.
  • Group size – tim kecil (4–7 orang) lebih baik dalam tugas kompleks.
  • Social loafing – kecenderungan individu mengurangi usaha saat kerja kelompok.
  • Group cohesiveness – tingkat kohesi berpengaruh pada produktivitas (lihat Exhibit 12-5).

9 of 26

10 of 26

Group Processes 1

🔸 Group Decision Making

  • Kelebihan: informasi lebih kaya, solusi lebih baik, legitimasi tinggi.
  • Kekurangan: proses lama, konflik, tekanan sosial.
  • Teknik:
    • Brainstorming
    • Nominal Group Technique (NGT)
    • Electronic Meetings

11 of 26

12 of 26

Group Processes 2

Conflict Management:

  • Traditional view: konflik = buruk.
  • Human relations view: konflik = normal.
  • Interactionist view: konflik fungsional itu perlu.
  • Jenis konflik:
    • Task conflict → bisa positif jika moderat.
    • Relationship conflict → cenderung negatif.
    • Process conflict → harus dijaga tetap rendah.

13 of 26

14 of 26

12.3 Define teams and best practices influencing team performance

🔹 Turning Groups into Effective Teams

  • Perusahaan sukses banyak menggunakan tim (W.L. Gore, Volvo, Kraft).
  • Tim membuat organisasi lebih fleksibel dan responsif.

15 of 26

16 of 26

🔹 Understanding Teams

🔸 What’s a Team?

  • Tim adalah kelompok dengan tujuan bersama dan akuntabilitas kolektif.

🔹 Types of Work Teams

  • Problem-solving teams – mencari solusi permasalahan.
  • Self-managed work teams – tanpa supervisor; atur sendiri pekerjaan.
  • Cross-functional teams – lintas fungsi organisasi.
  • Virtual teams – kolaborasi melalui teknologi digital.

17 of 26

🔹 Creating Effective Work Teams

  • Syarat tim efektif (Exhibit 12-9):
  • Clear goals
  • Relevant skills
  • Mutual trust
  • Unified commitment
  • Good communication
  • Negotiating skills
  • Appropriate leadership
  • Internal & external support

18 of 26

19 of 26

🔹 Creating Effective Work Teams

🔸 Context

  • Sumber daya, kepercayaan, evaluasi, reward, dan kepemimpinan mendukung tim.

🔸 Composition

  • Keterampilan, kepribadian, dan keberagaman penting.

🔸 Work Design

  • Autonomi, makna pekerjaan, dan keanekaragaman tugas meningkatkan keterlibatan.

🔸 Process

  • Tujuan jelas, pengawasan kinerja, konflik dikelola dengan baik.

20 of 26

12.4 Discuss contemporary issues in managing teams

🔹 Managing Global Teams

  • Tantangan dalam global teams:
  • Perbedaan budaya → pengaruh terhadap konflik, status, kohesi.
  • Group member resources: karakteristik budaya memengaruhi interaksi.
  • Group structure: budaya kolektivisme vs individualisme memengaruhi groupthink & kohesi.
  • Group processes: kendala bahasa, persepsi, dan kepercayaan.

21 of 26

22 of 26

Manager’s Role in Global Teams

  • Perlu sensitif terhadap perbedaan budaya.
  • Kembangkan keterampilan komunikasi & adaptasi.
  • Gaya manajerial kolaboratif cocok di budaya kolektivis.

23 of 26

Building Team Skills

  • Latihan team-building (trust fall, simulasi misi, dll.) berguna untuk membangun sinergi.
  • Setiap anggota tidak selalu tahu caranya jadi “team player”—harus dipelajari dan dilatih.

24 of 26

Understanding Social Networks

  • Social network structure: pola koneksi informal antarindividu dalam tim.
  • Penting bagi manajer untuk mengenali siapa yang jadi “penghubung” dalam jaringan sosial informal.

25 of 26

Summary

  • Teams are critical to modern organizations
  • Building effective teams requires strategy, structure, and support

26 of 26

Discussion & Questions

  • What are your experiences with teams?
  • How can managers build better team dynamics?