1 of 13

MASHADI, S.Si�Kepala SLB Baitul Ilmi

Best Practices

Peningkatan Partisipatoris Guru dan Peserta Didik

Untuk Mewujudkan Sekolah Berkarakter

di SLB Baitul Ilmi Pidie Jaya

2 of 13

Latar Belakang

Guru merupakan subjek yang dianggap paling bertanggung jawab dalam melaksanakan PBM

Fenomena Di SLB, Masih Kurang nilai Karakter

Inovasi nilai karakter Peduli Lingkungan dan Gemar Membaca

Sesuai dengan Permen No 23 Tahun 2015

Peningkatan Partisipatoris Guru dan Peserta Didik Untuk Mewujudkan Sekolah Berkarakter di SLB Baitul Ilmi Pidie Jaya

3 of 13

Rumusan Masalah

Bagaimanakah rencana peningkatan partisipatoris guru dan peserta didik untuk mewujudkan sekolah berkarakter di SLB Baitul Ilmi?

Bagaimanakah pelaksanaan peningkatan partisipatoris guru dan peserta didik untuk mewujudkan sekolah berkarakter di SLB Baitul Ilmi?

Bagaimanakah hasil dari pelaksanaan program partisipatoris guru dan peserta didik untuk mewujudkan sekolah berkarakter di SLB Baitul Ilmi?

4 of 13

Tujuan Penulisan

Rencana peningkatan partisipatoris guru dan peserta didik untuk mewujudkan sekolah berkarakter di SLB Baitul Ilmi.

Pelaksanaan peningkatan partisipatoris guru dan peserta didik untuk mewujudkan sekolah berkarakter di SLB Baitul Ilmi.

Hasil dari peningkatan partisipatoris guru dan peserta didik untuk mewujudkan sekolah berkarakter di SLB Baitul Ilmi.

5 of 13

KAJIAN TEORI

Pengertian dan Klasifikasi Anak Berkebutuhan Khusus

Pendidikan Karakter

  • seseorang yang mengalami hambatan atau perbedaan secara fisik dan psikologi kerap disebut sebagai penyandang cacat, penyandang tuna, impairment (kerusakan), disability (kekhususan), hadicapped (ketidakmampuan) atau orang yang memiliki kemampuan berbeda.

  • pendidikan karakter merupakan suatu sistem penanaman nilai-nilai kepada warga sekolah yang meliputi komponen pengetahuan, kesadaran atau kemauan, dan tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai karakter

Pengertian Partisipatoris

  • suatu proses sosialisasi yang lebih memfokuskan pada penanaman kebiasaan, adat istiadat, nilai, dan norma tanpa melakukan paksaan dan kekerasan fisik

6 of 13

Metode Penulisan

Tahap Pelaksanaan

Metode Penulisan

Tahap Tindak Lanjut

Tahap Perencanaan

Tahap Penilaian

7 of 13

MELAKUKAN IDENTIFIKASI DAN KLASIFIKASI MASALAH YANG ADA, SERTA PENENTUAN SKALA PRIORITAS

Hasil dan Pembahasan

Kondisi Awal

8 of 13

MEMBUAT KOMITMEN WARGA SEKOLAH

Proses Pelaksanaan

9 of 13

MELAKUKAN KOORDINASI DAN KOMUNIKASI DENGAN WALI MURID DAN KOMITE SEKOLAH

Proses Pelaksanaan

10 of 13

Proses Pelaksanaan

PENERAPAN DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR

MELAKUKAN SUPERVISI DAN PENDAMPINGAN

11 of 13

  1. Lingkungan Sekolah Bersih

Hasil Akhir

Siswa Gemar Mambaca

12 of 13

Kesimpulan dan Saran

  • Rencana mewujudkan sekolah yang berkarakter disusun dalam bentuk program sekolah, yaitu: (1) menyusun program peduli lingkungan, dan (2) program gemar membaca
  • Meningkatkan dan menerapkan karakter peduli lingkungan dan gemar membaca berjalan dengan lancar dan sistematis sesuai dengan perencanaan
  • Pelaksanaan mewujudkan karakter peduli lingkungan dan gemar membaca sudah terselenggara dengan baik meskipun ada beberapa perencanaan yang belum terlaksana dan kurang maksimal

  • Mempunyai Visi dan Misi jauh ke depan yang mendalam untuk menjadi guru yang profesional dalam rangka mewujudkan sekolah yang berkarakter.
  • Kepala sekolah sebagai manager di sekolah yang memiliki tanggung jawab serta dapat mempengaruhi, mendorong, membimbing, mengarahkan dan menggerakkan guru, peserta didik, orang tua peserta didik dan pihak lain yang terkait untuk berperan, serta untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan

13 of 13

SEKIAN & TERIMA KASIH

KAMI BISA KARENA KAMI BERSAMA