ASESMEN PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PENCASILA
Oleh:
DR. SITI AISAH, M.Pd
FASILITATOR NASIONAL IKM
2023
081288298788
Profil Pelajar Pancasila
“Pelajar Indonesia merupakan pelajar sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter, dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila.”
2
07/04/23
Apa itu Proyek Penguatan Profil Pencasila?
3
07/04/23
4
07/04/23
Ruang Lingkup Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di Satuan Pendidikan
5
07/04/23
Asesmen Proyek Profil Pelajar Pencasila
6
07/04/23
Hal-hal yang perlu diketahui mengenai asesmen projek penguatan Profil Pelajar Pancasila
7
07/04/23
❏ Memiliki variasi bentuk asesmen (formatif dan sumatif) serta instrumen asesmen (lembar ceklis, rubrik, catatan pengamatan, tes, dan sebagainya).
❏ Penekanan pada asesmen performa/kinerja.
❏ Asesmen akhir berupa rubrik dengan 4 kriteria: Mulai Berkembang, Berkembang, Berkembang sesuai Harapan, Sangat Berkembang
❏ Rumusan kompetensi yang menjadi tujuan (fase) ditempatkan dalam kriteria “Berkembang Sesuai Harapan”.
❏ Perlu diperhatikan keselarasan antara tujuan, aktivitas, dan asesmen projek.
❏ Pelaporan hasil belajar terpisah dengan rapor intrakurikuler, diberikan 1 kali dalam setahun.
8
07/04/23
Dimensi | Elemen | Subelemen |
Beriman, bertakwa kepada tuhan yang maha esa, dan berakhlak mulia | Akhlak beragama | Mengenal dan mencintai Tuhan Yang Maha Esa |
Pemahaman agama/ kepercayaan | ||
Pelaksanaan ritual ibadah | ||
Akhlak pribadi | Integritas | |
Merawat diri secara fisik, mental, dan spiritual | ||
Akhlak kepada manusia | Mengutamakan persamaan dengan orang lain dan menghargai perbedaan | |
Berempati kepada orang lain | ||
Akhlak kepada alam | Memahami keterhubungan ekosistem Bumi | |
Menjaga lingkungan alam sekitar | ||
Akhlak bernegara | Melaksanakan hak dan kewajiban sebagai warga negara Indonesia |
Dimensi | Elemen | Subelemen |
Berkebinekaan global | Mengenal dan menghargai budaya | Mendalami budaya dan identitas budaya |
Mengeksplorasi dan membandingkan pengetahuan budaya, kepercayaan, serta praktiknya | ||
Menumbuhkan rasa menghormati terhadap keanekaragaman budaya | ||
Komunikasi dan interaksi antar budaya | Berkomunikasi antar budaya | |
Mempertimbangkan dan menumbuhkan berbagai perspektif | ||
Refleksi dan tanggung jawab terhadap pengalaman kebinekaan | Refleksi terhadap pengalaman kebinekaan | |
Menghilangkan stereotip dan prasangka | ||
Menyelaraskan perbedaan budaya | ||
Berkeadilan sosial | Aktif membangun masyarakat yang inklusif, adil, dan berkelanjutan | |
Berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan bersama | ||
Memahami peran individu dalam demokrasi | ||
Bergotong-royong | Kolaborasi | Kerja sama |
Komunikasi untuk mencapai tujuan bersama | ||
Saling-ketergantungan positif | ||
Koordinasi sosial | ||
Kepedulian | Tanggap terhadap lingkungan sosial | |
Persepsi sosial | ||
Berbagi | ||
Dimensi | Elemen | Subelemen |
Mandiri | Pemahaman diri dan situasi yang dihadapi | Mengenali kualitas dan minat diri serta tantangan yang dihadapi |
Mengembangkan refleksi diri | ||
Regulasi diri | Regulasi emosi | |
Penetapan tujuan belajar, prestasi, dan pengembangan diri serta rencana strategis untuk mencapainya | ||
Menunjukkan inisiatif dan bekerja secara mandiri | ||
Mengembangkan pengendalian dan disiplin diri | ||
Percaya diri, tangguh (resilient), dan adaptif | ||
|
| Mengajukan pertanyaan |
Bernalar kritis | Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan | Mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan mengolah informasi dan gagasan |
Menganalisis dan mengevaluasi penalaran dan prosedurnya | ||
Refleksi pemikiran dan proses berpikir | Merefleksi dan mengevaluasi pemikirannya sendiri | |
Kreatif | Menghasilkan gagasan yang orisinal | |
Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal | ||
Memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan | ||
Profil Pelajar Pancasila
Dimensi
Asesmen Awal
Elemen 1
Elemen 2
Elemen 3
Elemen
Sub-
1a
Elemen
Sub-
1b
Elemen
Sub-
2a
Elemen
Sub-
Sub-
Sub-
2b
Elemen
3a
Elemen
3b
Memahami Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Strategi Pemilihan Sub-Elemen
Yang perlu diperhatikan:
Pilih elemen dan sub-elemen projek paling relevan dengan kebutuhan peserta didik dan tema yang dipilih dari matriks perkembangan dimensi yang sudah disediakan dalam dokumen Profil Pelajar Pancasila.
Sesuaikan fase perkembangan sub-elemen yang ingin dicapai dengan kemampuan awal peserta didik.
Usahakan ada kesinambungan pengembangan dimensi, elemen, dan sub-elemen dengan projek sebelumnya dan berikutnya.
Pemetaan dimensi, elemen, dan sub elemen profil pelajar Pancasila dalam modul projek profil�Tema: Gaya Hidup Berkelanjutan Topik: Sampahku, Tanggung jawabku�
Dimensi Profil Pelajar Pancasila terkait | Elemen Profil Pelajar Pancasila | Sub-elemen Profil Pelajar Pancasila | Target Pencapaian di akhir Fase D (SMP, 12-15 tahun) |
Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia | Akhlak kepada alam | Memahami Keterhubungan Ekosistem Bumi | Memahami konsep sebab- akibat di antara berbagai ciptaan Tuhan dan mengidentifikasi berbagai sebab yang mempunyai dampak baik atau buruk, langsung maupun tidak langsung, terhadap alam semesta |
Menjaga Lingkungan Alam Sekitar | Mewujudkan rasa syukur dengan berinisiatif untuk menyelesaikan permasalahan lingkungan alam sekitarnya dengan mengajukan alternatif solusi dan mulai menerapkan solusi tersebut | ||
Gotong Royong | Kolaborasi | Kerja sama | Menyelaraskan tindakan sendiri dengan tindakan orang lain untuk melaksanakan kegiatan dan mencapai tujuan kelompok di lingkungan sekitar, serta memberi semangat kepada orang lain untuk bekerja efektif dan mencapai tujuan bersama |
Koordinasi Sosial | Membagi peran dan menyelaraskan tindakan dalam kelompok serta menjaga tindakan agar selaras untuk mencapai tujuan bersama |
Dimensi Profil Pelajar Pancasila terkait | Elemen Profil Pelajar Pancasila | Sub-elemen Profil Pelajar Pancasila | Target Pencapaian di akhir Fase D (SMP, 12-15 tahun) |
Bernalar Kritis | Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan | Mengajukan pertanyaan | Mengajukan pertanyaan untuk klarifikasi dan interpretasi informasi, serta mencari tahu penyebab dan konsekuensi dari informasi tersebut |
Mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan mengolah informasi dan gagasan | Mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan menganalisis informasi yang relevan serta memprioritaskan beberapa gagasan tertentu. | ||
Membuktikan penalaran dengan berbagai argumen dalam mengambil suatu kesimpulan atau keputusan |
Merancang Rubrik Pencapaian�Contoh matriks kompetensi dari dimensi Berkebinekaan Global, elemen Mengenal dan Menghargai Budaya, sub elemen Mendalami Budaya dan Identitas Budaya.�
Rumusan kompetensi yang sesuai dengan fase peserta didik dijadikan sebagai tujuan projek.
Dalam perancangan rubrik utama projek, rumusan kompetensi yang sesuai dengan fase peserta didik dimasukkan ke dalam kategori Berkembang Sesuai Harapan, rumusan fase sebelumnya dimasukkan ke dalam kategori Mulai dan Sedang Berkembang, sementara rumusan fase setelahnya dimasukkan ke dalam kategori sangat berkembang.
Contoh Rubrik Utama Projek Profil�Dimensi: Berkebinekaan Global (Fase C)�
| Mulai Berkembang | Sedang Berkembang | Berkembang Sesuai Harapan | Sangat Berkembang |
Mendalami budaya dan identitas budaya | Mengidentifikasi dan mendeskripsikan ide-ide tentang dirinya dan beberapa kelompok di lingkungan sekitarnya | Mengidentifikasi dan mendeskripsikan ide-ide tentang dirinya dan berbagai macam kelompok di lingkungan sekitarnya, serta cara orang lain berperilaku dan berkomunikasi dengannya. | Mengidentifikasi dan mendeskripsikan keragaman budaya di sekitarnya; serta menjelaskan peran budaya dan Bahasa dalam membentuk identitas dirinya. | Memahami perubahan budaya seiring waktu dan sesuai konteks, baik dalam skala lokal, regional, dan nasional. Menjelaskan identitas diri yang terbentuk dari budaya bangsa. |
Mengeksplorasi dan membandingkan pengetahuan budaya, kepercayaan, serta praktiknya | Mengidentifikasi dan mendeskripsikan praktik keseharian diri dan budayanya | Mengidentifikasi dan membandingkan praktik keseharian diri dan budayanya dengan orang lain di tempat dan waktu/era yang berbeda | Mendeskripsikan dan membandingkan pengetahuan, kepercayaan, dan praktik dari berbagai kelompok budaya. | Memahami dinamika budaya yang mencakup pemahaman, kepercayaan, dan praktik keseharian dalam konteks personal dan sosial. |
Menumbuhkan rasa menghormati terhadap keanekaragaman budaya | Mendeskripsikan pengalaman dan pemahaman hidup bersama- sama dalam kemajemukan. | Memahami bahwa kemajemukan dapat memberikan kesempatan untuk mendapatkan pengalaman dan pemahaman yang baru. | Mengidentifikasi peluang dan tantangan yang muncul dari keragaman budaya di Indonesia. | Memahami pentingnya melestarikan dan merayakan tradisi budaya untuk mengembangkan identitas pribadi, sosial, dan bangsa Indonesia serta mulai berupaya melestarikan budaya dalam kehidupan sehari- hari. |
Contoh Rubrik Utama Projek Profil�Dimensi: Bernalar Kritis (Fase D)�
| Mulai berkembang | Sedang Berkembang | Berkembang Sesuai Harapan | Sangat Berkembang |
Mengajukan pertanyaan | Mengajukan pertanyaan untuk mengidentifikasi suatu permasalahan dan mengkonfirmasi pemahaman terhadap suatu permasalahan mengenai dirinya dan lingkungan sekitarnya. | Mengajukan pertanyaan untuk membandingkan berbagai informasi dan untuk menambah pengetahuannya. | Mengajukan pertanyaan untuk klarifikasi dan interpretasi informasi, serta mencari tahu penyebab dan konsekuensi dari informasi tersebut. | Mengajukan pertanyaan untuk menganalisis secara kritis permasalahan yang kompleks dan abstrak. |
Mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan mengolah informasi dan gagasan | Mengumpulkan, mengklasifikasikan, membandingkan dan memilih informasi dan gagasan dari berbagai sumber. | Mengumpulkan, mengklasifikasikan, membandingkan, dan memilih informasi dari berbagai sumber, serta memperjelas informasi dengan bimbingan orang dewasa. | Mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan menganalisis informasi yang relevan serta memprioritaskan beberapa gagasan tertentu. | Secara kritis mengklarifikasi serta menganalisis gagasan dan informasi yang kompleks dan abstrak dari berbagai sumber. Memprioritaskan suatu gagasan yang paling relevan dari hasil klarifikasi dan analisis. |
Menganalisis dan mengevaluasi penalaran dan prosedurnya | Menjelaskan alasan yang relevan dalam penyelesaian masalah dan pengambilan keputusan | Menjelaskan alasan yang relevan dan akurat dalam penyelesaian masalah dan pengambilan keputusan | Menalar dengan berbagai argumen dalam mengambil suatu simpulan atau keputusan. | Menganalisis dan mengevaluasi penalaran yang digunakannya dalam menemukan dan mencari solusi serta mengambil keputusan. |
Contoh pengembangan topik di jenjang PAUD
Tema | PAUD |
Aku Sayang Bumi |
|
Aku Cinta Indonesia |
|
Bermain dan Bekerja sama/Kita Semua Bersaudara |
|
Imajinasi dan Kreativitasku |
|
Tema: Gaya Hidup Berkelanjutan | ||
SD/SDLB/MI dan sederajat | Fase A | Membuat sistem pembuangan dan pemilahan sampah sederhana di rumah dan di satuan pendidikan, misal piket, waktu rutin khusus untuk kebersihan Fokus: Pengembangan Akhlak terhadap alam - Mulai membangun tanggung jawab bersama terhadap kebersihan lingkungan sekitar |
Fase B | Infografik hasil survei kebiasaan membuang dan memilah sampah di rumah dan di satuan pendidikan beserta dampaknya, dilengkapi usulan solusi Fokus: Pengembangan Akhlak terhadap alam - Mengumpulkan dan mengolah data amatan dari lingkungan sekitar | |
Fase C | Kampanye sederhana untuk memecahkan isu lingkungan, misal cara pencegahan kebakaran hutan atau banjir. Fokus: Pengembangan Akhlak terhadap alam - Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan | |
SMP/SMPLB. MTS dan sederajat | Fase D | Membuat purwarupa sistem pengelolaan sampah di satuan pendidikan. Fokus: Pengembangan Akhlak terhadap alam - Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal |
SMA/SMALB/ SMK/MA dan sederajat | Fase E/F | Mendesain sistem pengelolaan sampah untuk mengatasi permasalahan banjir di lingkungan sekitar satuan pendidikan. Fokus pengembangan: Akhlak terhadap alam - Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinalMemperoleh dan memproses informasi dan gagasan |
Memahami Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Contoh pengembangan topik di jenjang sekolah dasar hingga menengah atas
Tema: Kearifan lokal | ||
SD/SDLB/MI dan sederajat | Fase A | Membuat sistem pembuangan dan pemilahan sampah sederhana di rumah dan di satuan pendidikan, misal piket, waktu rutin khusus untuk kebersihan. Fokus: Pengembangan Akhlak terhadap alam - Mulai membangun tanggung jawab bersama terhadap kebersihan lingkungan sekitar. |
Fase B | Infografik hasil survei kebiasaan membuang dan memilah sampah di rumah dan di satuan pendidikan beserta dampaknya, dilengkapi usulan solusi. Fokus: Pengembangan Akhlak terhadap alam - Mengumpulkan dan mengolah data amatan dari lingkungan sekitar. | |
Fase C | Kampanye sederhana untuk memecahkan isu lingkungan, misal cara pencegahan kebakaran hutan atau banjir. Fokus: Akhlak terhadap alam - Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan. | |
SMP/SMPLB. MTS dan sederajat | Fase D | Mural Akulturasi yang bercerita tentang proses akulturasi dan dampaknya di masyarakat saat ini. Fokus: Akhlak kepada manusia - Mengutamakan persamaan sebagai alat pemersatu dalam keadaan konflik atau perdebatan. Mengenal sejarah perkembangan budaya yang berdampak pada cara hidup dan sudut pandang masyarakat dan menyajikan interpretasinya melalui penggambaran visual |
SMA/SMALB/ SMK/MA dan sederajat | Fase E/F | Gelaran seni yang memadukan elemen teknologi dan tradisi. Fokus: Akhlak kepada manusia - Menghargai perbedaan identitas (ras, agama, dll) dan menampilkan apresiasinya atas perbedaan dalam bentuk aktivitas. Menggali berbagai warisan budaya terkait seni dan menemukan cara mengenalkannya secara luas dengan memanfaatkan teknologi. |
Tema: Bhinneka Tunggal Ika | ||
SD/SDLB/MI dan sederajat | Fase A | Buku kumpulan doa dan puisi bertema rasa syukur. Fokus: Akhlak kepada manusia - Mengidentifikasi emosi orang-orang terdekat (teman, pendidik, orang tua, dll), mengatakannya dalam pertanyaan, dan mulai membiasakan berbuat baik kepada orang lain di lingkungan sekitarnya. Terbiasa mengucapkan kata-kata yang bersifat apresiatif di lingkungan satuan pendidikan dan masyarakat( seperti "terimakasih", "bagus sekali", dll). |
Fase B | Membuat buku kumpulan cerita pendek yang membawa pesan tentang perbedaan individu memperkaya relasi sosial dalam masyarakat dan mengampanyekannya dalam keseharian di satuan pendidikan. Fokus: Akhlak kepada manusia - Mengidentifikasi emosi orang-orang terdekat (teman, pendidik, orang tua, dll), mengatakannya dalam pertanyaan, dan mulai membiasakan berbuat baik kepada orang lain di lingkungan sekitarnya. | |
Fase C | Merancang maket prototipe tata kota yang memenuhi kebutuhan warganya secara adil dan merata, dilengkapi dengan ruang publik yang digunakan sebagai fasilitas kesehatan, pendidikan, keagamaan, dll Fokus: Akhlak kepada manusia - Mengidentifikasi kesamaan dengan orang lain sebagai perekat hubungan sosial dan mewujudkannya dalam aktivitas kelompok. | |
SMP/SMPLB. MTS dan sederajat | Fase D | Menciptakan lagu-lagu bertema keberagaman Fokus: Akhlak kepada manusia - Mengutamakan persamaan sebagai alat pemersatu dalam keadaan konflik atau perdebatan. |
SMA/SMALB/ SMK/MA dan sederajat | Fase E/F | Merencanakan dan melaksanakan bakti sosial di lingkungan sekitar satuan pendidikan, merespon isu kemanusiaan yang terjadi di masyarakat terdekat. Fokus: Akhlak kepada manusia - Mengidentifikasi hal yang menjadi permasalahan bersama, menawarkan titik temu kolaborasi dan mengidentifikasi pihak terkait untuk penyelesaiannya. |
Tema: Bangunlah Jiwa dan Raganya | ||
SD/SDLB/MI dan sederajat | Fase A | Mencatat perasaan dan tingkat kesehatan harian dengan jurnal bergambar, lalu memulai satu kebiasaan baik berdasarkan refleksi dari jurnal tersebut. Fokus: Akhlak pribadi - mengenali kebiasaan diri dan kebutuhan tubuh, serta meresponnya melalui perubahan kebiasaan. |
Fase B | “Restoran sehat”, peserta didik bermain peran menjadi pemilik restoran yang sedang menyusun menu untuk restorannya. Peserta didik mengeksplorasi serta mencoba berbagai olahan buah dan sayur, lalu mengembangkan daftar menu. Projek profil diakhiri dengan pesta makan di restoran, menunya olahan sayur dan buah pilihan peserta didik. Fokus: Pembiasaan makan sehat sejak dini | |
Fase C | Eksplorasi isu bullying (perundungan) dan dampaknya pada kesehatan mental. Merancang aturan kelas untuk mencegah bullying dan menumbuhkan interaksi baik dan penuh hormat antar peserta didik. Fokus: Menumbuhkan kesadaran terhadap isu bullying, dan memperkuat budaya sekolah ramah lewat aksi peserta didik | |
SMP/SMPLB. MTS dan sederajat | Fase D | Membuat kegiatan-kegiatan dan menyusun kesepakatan antar peserta didik berbasis OSIS untuk kesejahteraan (wellbeing) jiwa raga (olah raga, seni, kemanusiaan, agama, dll) Fokus: Mengutamakan persamaan sebagai alat pemersatu dalam keadaan konflik atau perdebatan. |
SMA/SMALB/ SMK/MA dan sederajat | Fase E/F | Koordinasi kegiatan OSIS antar satuan pendidikan dalam bentuk kepanitiaan untuk kampanye dan aksi untuk menjaga kesehatan fisik dan mental remaja di lingkungan satuan pendidikan. Fokus: Mengidentifikasi hal yang menjadi permasalahan bersama, menawarkan titik temu kolaborasi dan mengidentifikasi pihak terkait untuk penyelesaiannya. |
Tema: Rekayasa dan TeknologiJ | ||
SD/SDLB/MI dan sederajat | Fase A | Menciptakan berbagai mainan yang menggunakan prinsip- prinsip fisika. Fokus: Akhlak Bernegara - Mengenali hak dan tanggung jawabnya di rumah, satuan pendidikan, dan lingkungan sekitar. |
Fase B | Merancang model dan maket gedung yang menerapkan prinsip hemat energi dan ramah lingkungan. Fokus: Akhlak Bernegara - Mengidentifikasi hak dan tanggung jawabnya di rumah, satuan pendidikan, dan lingkungan sekitar. | |
Fase C | Menciptakan alur upcycling barang bekas menjadi benda- benda fungsional sebagai salah satu solusi penanganan sampah anorganik. Fokus: Akhlak Bernegara - Mengidentifikasi dan memahami peran, hak, dan kewajiban dasar sebagai warga negara dan mulai mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari. | |
SMP/SMPLB. MTS dan sederajat | Fase D | Menciptakan sistem untuk pemanenan air hujan di lingkungan satuan pendidikan untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Fokus: Akhlak kepada Alam - Memahami konsep sebab-akibat di antara berbagai ciptaan Tuhan dan mengidentifikasi berbagai perbuatan yang mempunyai dampak langsung maupun tidak langsung terhadap alam semesta, baik positif maupun negatif |
SMA/SMALB/ SMK/MA dan sederajat | Fase E/F | Merancang projek kebun organik yang berkelanjutan dilengkapi dengan alur kewirausahaannya. Fokus: Akhlak kepada Alam - Mengidentifikasi masalah lingkungan hidup di tempat dia tinggal dan melakukan langkah-langkah konkrit yang bisa dilakukan untuk menghindari kerusakan dan menjaga keharmonisan ekosistem yang ada di lingkungannya. |
Tema: Kewirausahaan | ||
SD/SDLB/MI dan sederajat | Fase A | Pasar Kreasi, mengadakan pasar yang jual beli berbagai kreasi mandiri berupa benda fungsional sederhana dari barang bekas. Fokus: Akhlak Pribadi - Membiasakan bersikap jujur kepada diri sendiri dan orang lain |
Fase B | Membuat pementasan seni sederhana untuk menggalang dana kemanusiaan. Fokus: Akhlak Pribadi - Memahami bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi. | |
Fase C | Merancang panduan pembuatan catatan pengelolaan uang pribadi (uang jajan) dan kolektif (kas kelas). Fokus: Akhlak Pribadi - Melakukan tindakan sesuai norma-norma agama dan sosial (seperti jujur, adil, rendah hati, dll.) serta memahami konsekuensinya, dan introspeksi diri dengan bimbingan. | |
SMP/SMPLB. MTS dan sederajat | Fase D | Menciptakan produk yang menjawab kebutuhan tertentu dalam lingkup terdekat/produk yang berciri khas daerah. Fokus: Akhlak Pribadi - Menginternalisasi norma-norma sosial dan agama yang ada sehingga menjadi nilai personal |
SMA/SMALB/ SMK/MA dan sederajat | Fase E/F | Merintis koperasi sederhana di lingkup satuan pendidikan. Fokus: Akhlak Pribadi - Merumuskan nilai-nilai moralnya sendiri, menyadari kekuatan dan keterbatasan dari nilai-nilai tersebut, sehingga bisa menerapkannya secara bijak dan kontekstual. |
Contoh pengembangan topik di jenjang Kesetaraan
RAMBU-RAMBU
LANJUTAN
Jelaskan tujuan asesmen dan libatkan peserta didik dalam proses asesmen.
| Asesmen Formatif | Asesmen Sumatif |
Waktu penggunaan |
pada penentuan dimensi, elemen, dan sub-elemen (jika menggunakan modul projek profil yang sudah ada)
|
di projek profil dengan jangka waktu yang panjang) |
Pihak yang memberikan asesmen |
| Pendidik |
|
|
|
Contoh bentuk asesmen | Rubrik, umpan balik (dari pendidik dan sesama peserta didik) baik secara lisan maupun tertulis, observasi, diskusi, presentasi, jurnal, refleksi, esai | Rubrik, presentasi, poster, diorama, produk teknologi atau seni, esai, kolase, drama |
Memahami Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Peran Asesmen Formatif dan Sumatif dalam Projek Profil
| Asesmen Formatif | Asesmen Sumatif |
Manfaat untuk Tim Fasilitator Projek Profil | Fungsi asesmen formatif pada awal projek profil:
|
|
|
|
|
|
|
|
| Ketika dilakukan selama projek profil: |
|
|
|
|
|
sub-elemen profil pelajar Pancasila yang disasar |
|
|
|
|
| Asesmen Formatif | Asesmen Sumatif |
Manfaat untuk peserta didik |
|
sub-elemen dari dimensi profil pelajar Pancasila yang disasar. |
|
|
|
Asesmen Formatif Awal.
Dilakukan sebelum projek profil dimulai untuk mengukur kompetensi awal peserta didik yang dipakai untuk menentukan kebutuhan diferensiasi, pengembangan alur dan kegiatan projek profil, dan penentuan perkembangan sub-elemen antarfase
Tahap Kenali mengenali keanekaragaman budaya nusantara | ||||
1. Perkenalan : Membaca buku dan menonton video untuk memahami arti budaya dan mengenal aneka budaya nusantara. | ||||
Tahap Selidiki mengkontekstualisasi budaya di lingkungan terdekat | ||||
2. Mencari tahu (dibantu oleh orang tua) mengenai asal usul mereka dan pakaian adat dari daerah asal mereka. Hasil wawancara dituangkan dalam bentuk cerita bergambar. | 3. Bercerita kembali di kelas tentang asal usul dan pakaian adat dari daerah masing- masing. Bertanya jawab tentang pakaian adat yang dipresentasikan. | 4. Mengeksplorasi pakaian-pakaian adat dari daerah lain, dengan memperhatikan tekstur dan pola kain (untuk mengenali perbedaan kain), warna, dan aksesoris pelengkap. | 5. Mengundang orang tua atau narasumber yang dapat menceritakan arti dan fungsi dari atribut pakaian daerah. | |
Tahap Lakukan melakukan aksi karnaval di lingkungan sekolah | ||||
6. Mengumpulkan/ membuat atribut budaya nusantara dan simulasi pameran pakaian daerah. | 7. Menyiapkan tata letak meja pameran. |
|
| |
Tahap Genapi Menggenapi proses dengan berbagi karya, evaluasi dan refleksi | ||||
8. Memamerkan cerita bergambar dan pakaian adat dari daerah pilihan anak pada festival hari Kemerdekaan. | 9. Mengajak diskusi anak tentang karya dan tampilan pada pameran. | 10. Menanyakan pendapat anak apa yang akan diperbaiki/ ditambahkan jika melakukan pameran serupa | 11. Asesmen Sumatif Pameran Pakaian Daerah | |
Mengolah Asesmen dan Melaporkan Hasil Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila�
Memahami Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Mengapa pendidik menggunakan jurnal dalam projek profil?
Mengapa pendidik menggunakan jurnal dalam projek profil?
Prinsip-prinsip penyusunan jurnal�Menunjukkan perkembangan. Jurnal berisi catatan yang menunjukkan perkembangan individu peserta didik�Menjadi alat refleksi secara berkala. Jurnal dapat diperiksa dan dimodifikasi secara berkala.���Observasi berkelanjutan. Pendidik melakukan observasi perkembangan kompetensi peserta didik secara berkelanjutan.�� �
Portofolio (peserta didik)
Mengapa menggunakan portofolio dalam projek profil?
Prinsip-prinsip penyusunan portofolio�
Prinsip-prinsip penyusunan portofolio
Contoh Alat Asesmen Projek Profil: Rubrik�
Mengapa menggunakan rubrik dalam projek profil?�
Menyusun Rapor Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
45
07/04/23
Prinsip Rancangan Rapor Rapor Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Tidak menjadi beban administrasi yang berat
Aspirasinya, penulisan rapor akan lebih sederhana, terlebih apabila dibantu teknologi.
Teknologi "Report generator" di mana pendidik memasukkan judul projek, deskripsi singkat, dan seluruh elemen Profil Pelajar Pancasila, dan hanya memberikan penilaian pilihan elemen profil yang berkaitan dengan projek tanpa harus menuliskannya.
Penulisan deskripsi proses peserta didik benar-benar fokus pada hal unik dan istimewa yang layak direfleksikan, misalnya situasi di mana peserta didik mengambil keputusan yang bijak, perkembangan suatu karakter yang sangat nyata dalam kurun waktu tertentu, dsb.
Menunjukkan keterpaduan
Rapor terdiri dari hasil penilaian terhadap performa peserta didik dalam projek.
Meskipun ada beberapa disiplin ilmu terintegrasi dalam projek, namun bagian projek fokus pada keterpaduan pembelajaran dan perkembangan karakter dan kompetensi sesuai profil pelajar Pancasila
Kompetensi utuh
Penilaian dalam rapor projek memadukan pengetahuan, sikap, dan keterampilan sebagai satu komponen. Deskripsi juga disampaikan secara utuh tanpa membedakan aspek tersebut.
Rapor bersifat informatif dalam menyampaikan perkembangan peserta didik, namun t idak merepotkan pendidik dalam
pengerjaannya.
32
Format Rapor Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
46
07/04/23
33
47
07/04/23
Deskripsi singkat projek berisi
penjelasan mengenai konteks dan
tujuan projek serta gambaran umum proses pelaksanaannya.
34
48
07/04/23
Rapor mencantumkan dimensi, sub-elemen, dan rumusan kompetensi sesuai fase peserta didik dari profil pelajar
Pancasila sesuai dengan tujuan projek yang sudah ditentukan.
35
49
07/04/23
Penilaian individual anak. Berisi capaian sub-elemen profil pelajar Pancasila berdasarkan 4 kriteria: Mulai Berkembang, Berkembang, Berkembang Sesuai Harapan, dan Sangat Berkembang. Sementara di bagian akhir terdapat deskripsi
satu paragraf singkat mengenai pencapaian peserta didik yang menggambarkan proses yang paling berkembang dan proses yang masih perlu mendapat
perhatian.
Asesmen Individual Peserta Didik
50
07/04/23
Berupa catatan deskriptif
Catatan proses cukup satu paragraf singkat
Menggambarkan proses yang paling berkembang dan proses yang masih perlu mendapat perhatian
Sangat Penting !!!
Diantara sekian banyak cara untuk menanamkan profil Pelajar Pancasila, KETELADANAN
adalah cara yang
PALING EFEKTIF.
51
07/04/23
Terima Kasih
52
07/04/23