1 of 52

ASESMEN PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PENCASILA

Oleh:

DR. SITI AISAH, M.Pd

FASILITATOR NASIONAL IKM

2023

081288298788

2 of 52

Profil Pelajar Pancasila

“Pelajar Indonesia merupakan pelajar sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter, dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila.”

2

07/04/23

3 of 52

Apa itu Proyek Penguatan Profil Pencasila?

  • Proyek penguatan profil pelajar Pancasila merupakan kegiatan kokurikuler berbasis proyek yang dirancang untuk menguatkan upaya pencapaian kompetensi dan karakter sesuai dengan profil pelajar Pancasila yang disusun berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan.

3

07/04/23

4 of 52

4

07/04/23

5 of 52

Ruang Lingkup Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di Satuan Pendidikan

5

07/04/23

6 of 52

Asesmen Proyek Profil Pelajar Pencasila

6

07/04/23

7 of 52

Hal-hal yang perlu diketahui mengenai asesmen projek penguatan Profil Pelajar Pancasila

7

07/04/23

Memiliki variasi bentuk asesmen (formatif dan sumatif) serta instrumen asesmen (lembar ceklis, rubrik, catatan pengamatan, tes, dan sebagainya).

Penekanan pada asesmen performa/kinerja.

Asesmen akhir berupa rubrik dengan 4 kriteria: Mulai Berkembang, Berkembang, Berkembang sesuai Harapan, Sangat Berkembang

Rumusan kompetensi yang menjadi tujuan (fase) ditempatkan dalam kriteria “Berkembang Sesuai Harapan”.

Perlu diperhatikan keselarasan antara tujuan, aktivitas, dan asesmen projek.

Pelaporan hasil belajar terpisah dengan rapor intrakurikuler, diberikan 1 kali dalam setahun.

8 of 52

8

07/04/23

9 of 52

  • Pemetaan Sub-Elemen Profil Pelajar Pancasila

Dimensi

Elemen

Subelemen

Beriman, bertakwa kepada tuhan yang maha esa, dan berakhlak mulia

Akhlak beragama

Mengenal dan mencintai Tuhan Yang Maha Esa

Pemahaman agama/ kepercayaan

Pelaksanaan ritual ibadah

Akhlak pribadi

Integritas

Merawat diri secara fisik, mental, dan spiritual

Akhlak kepada manusia

Mengutamakan persamaan dengan orang lain dan menghargai perbedaan

Berempati kepada orang lain

Akhlak kepada alam

Memahami keterhubungan ekosistem Bumi

Menjaga lingkungan alam sekitar

Akhlak bernegara

Melaksanakan hak dan kewajiban sebagai warga negara Indonesia

10 of 52

Dimensi

Elemen

Subelemen

Berkebinekaan global

Mengenal dan menghargai budaya

Mendalami budaya dan identitas budaya

Mengeksplorasi dan membandingkan pengetahuan budaya, kepercayaan, serta praktiknya

Menumbuhkan rasa menghormati terhadap keanekaragaman budaya

Komunikasi dan interaksi antar budaya

Berkomunikasi antar budaya

Mempertimbangkan dan menumbuhkan berbagai perspektif

Refleksi dan tanggung jawab terhadap pengalaman kebinekaan

Refleksi terhadap pengalaman kebinekaan

Menghilangkan stereotip dan prasangka

Menyelaraskan perbedaan budaya

Berkeadilan sosial

Aktif membangun masyarakat yang inklusif, adil, dan berkelanjutan

Berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan bersama

Memahami peran individu dalam demokrasi

Bergotong-royong

Kolaborasi

Kerja sama

Komunikasi untuk mencapai tujuan bersama

Saling-ketergantungan positif

Koordinasi sosial

Kepedulian

Tanggap terhadap lingkungan sosial

Persepsi sosial

Berbagi

11 of 52

Dimensi

Elemen

Subelemen

Mandiri

Pemahaman diri dan situasi yang dihadapi

Mengenali kualitas dan minat diri serta tantangan yang dihadapi

Mengembangkan refleksi diri

Regulasi diri

Regulasi emosi

Penetapan tujuan belajar, prestasi, dan pengembangan diri serta rencana strategis untuk mencapainya

Menunjukkan inisiatif dan bekerja secara mandiri

Mengembangkan pengendalian dan disiplin diri

Percaya diri, tangguh (resilient), dan adaptif

 

 

Mengajukan pertanyaan

Bernalar kritis

Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan

Mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan mengolah informasi dan gagasan

Menganalisis dan mengevaluasi penalaran dan prosedurnya

Refleksi pemikiran dan proses berpikir

Merefleksi dan mengevaluasi pemikirannya sendiri

Kreatif

Menghasilkan gagasan yang orisinal

Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal

Memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan

12 of 52

Profil Pelajar Pancasila

Dimensi

Asesmen Awal

Elemen 1

Elemen 2

Elemen 3

Elemen

Sub-

1a

Elemen

Sub-

1b

Elemen

Sub-

2a

Elemen

Sub-

Sub-

Sub-

2b

Elemen

3a

Elemen

3b

Memahami Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Strategi Pemilihan Sub-Elemen

13 of 52

Yang perlu diperhatikan:

 

Pilih elemen dan sub-elemen projek paling relevan dengan kebutuhan peserta didik dan tema yang dipilih dari matriks perkembangan dimensi yang sudah disediakan dalam dokumen Profil Pelajar Pancasila.

Sesuaikan fase perkembangan sub-elemen yang ingin dicapai dengan kemampuan awal peserta didik.

Usahakan ada kesinambungan pengembangan dimensi, elemen, dan sub-elemen dengan projek sebelumnya dan berikutnya.

14 of 52

Pemetaan dimensi, elemen, dan sub elemen profil pelajar Pancasila dalam modul projek profilTema: Gaya Hidup Berkelanjutan Topik: Sampahku, Tanggung jawabku�

15 of 52

Dimensi Profil Pelajar Pancasila terkait

Elemen Profil Pelajar Pancasila

Sub-elemen Profil Pelajar Pancasila

Target Pencapaian di akhir Fase D (SMP, 12-15 tahun)

Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia

Akhlak kepada alam

Memahami Keterhubungan Ekosistem Bumi

Memahami konsep sebab- akibat di antara berbagai ciptaan Tuhan dan mengidentifikasi berbagai sebab yang mempunyai dampak baik atau buruk, langsung maupun tidak langsung, terhadap alam semesta

Menjaga

Lingkungan Alam Sekitar

Mewujudkan rasa syukur dengan berinisiatif untuk menyelesaikan permasalahan lingkungan alam sekitarnya dengan mengajukan alternatif solusi dan mulai menerapkan solusi tersebut

Gotong Royong

Kolaborasi

Kerja sama

Menyelaraskan tindakan sendiri dengan tindakan orang lain untuk melaksanakan kegiatan dan mencapai tujuan kelompok di lingkungan sekitar, serta memberi semangat kepada orang lain untuk bekerja efektif dan mencapai tujuan bersama

Koordinasi Sosial

Membagi peran dan menyelaraskan tindakan dalam kelompok serta menjaga tindakan agar selaras untuk mencapai tujuan bersama

16 of 52

Dimensi Profil Pelajar Pancasila terkait

Elemen Profil Pelajar Pancasila

Sub-elemen Profil Pelajar Pancasila

Target Pencapaian di akhir Fase D (SMP, 12-15 tahun)

Bernalar Kritis

Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan

Mengajukan pertanyaan

Mengajukan pertanyaan untuk klarifikasi dan interpretasi informasi, serta mencari tahu penyebab dan konsekuensi dari informasi tersebut

Mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan mengolah informasi dan gagasan

Mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan menganalisis informasi yang relevan serta memprioritaskan beberapa gagasan tertentu.

Membuktikan penalaran dengan berbagai argumen dalam mengambil suatu kesimpulan atau keputusan

17 of 52

Merancang Rubrik Pencapaian�Contoh matriks kompetensi dari dimensi Berkebinekaan Global, elemen Mengenal dan Menghargai Budaya, sub elemen Mendalami Budaya dan Identitas Budaya.�

18 of 52

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Rumusan kompetensi yang sesuai dengan fase peserta didik dijadikan sebagai tujuan projek.

Dalam perancangan rubrik utama projek, rumusan kompetensi yang sesuai dengan fase peserta didik dimasukkan ke dalam kategori Berkembang Sesuai Harapan, rumusan fase sebelumnya dimasukkan ke dalam kategori Mulai dan Sedang Berkembang, sementara rumusan fase setelahnya dimasukkan ke dalam kategori sangat berkembang.

19 of 52

Contoh Rubrik Utama Projek Profil�Dimensi: Berkebinekaan Global (Fase C)�

 

Mulai Berkembang

Sedang Berkembang

Berkembang Sesuai Harapan

Sangat Berkembang

Mendalami budaya dan identitas budaya

Mengidentifikasi dan mendeskripsikan ide-ide tentang dirinya dan beberapa kelompok di lingkungan sekitarnya

Mengidentifikasi dan mendeskripsikan ide-ide tentang dirinya dan berbagai macam kelompok di lingkungan sekitarnya, serta cara orang lain berperilaku dan berkomunikasi dengannya.

Mengidentifikasi dan mendeskripsikan keragaman budaya di sekitarnya; serta menjelaskan peran budaya dan Bahasa dalam membentuk identitas dirinya.

Memahami perubahan budaya seiring waktu dan sesuai konteks, baik dalam skala lokal, regional, dan nasional.

Menjelaskan identitas diri yang terbentuk dari budaya bangsa.

Mengeksplorasi dan membandingkan pengetahuan budaya, kepercayaan, serta praktiknya

Mengidentifikasi dan mendeskripsikan praktik keseharian diri dan budayanya

Mengidentifikasi dan membandingkan praktik keseharian diri dan budayanya dengan orang lain di tempat dan waktu/era yang berbeda

Mendeskripsikan dan membandingkan pengetahuan, kepercayaan, dan praktik

dari berbagai kelompok budaya.

Memahami dinamika budaya yang mencakup pemahaman, kepercayaan, dan praktik keseharian dalam konteks personal dan sosial.

Menumbuhkan rasa menghormati terhadap keanekaragaman budaya

Mendeskripsikan pengalaman dan pemahaman hidup bersama- sama dalam kemajemukan.

Memahami bahwa kemajemukan dapat memberikan kesempatan untuk mendapatkan pengalaman dan pemahaman yang baru.

Mengidentifikasi peluang dan tantangan yang muncul dari keragaman budaya di Indonesia.

Memahami pentingnya melestarikan dan merayakan tradisi budaya untuk mengembangkan identitas pribadi, sosial, dan bangsa Indonesia serta mulai berupaya melestarikan budaya dalam kehidupan sehari- hari.

20 of 52

Contoh Rubrik Utama Projek Profil�Dimensi: Bernalar Kritis (Fase D)

Mulai berkembang

Sedang Berkembang

Berkembang Sesuai Harapan

Sangat Berkembang

Mengajukan pertanyaan

Mengajukan pertanyaan untuk mengidentifikasi suatu permasalahan dan mengkonfirmasi pemahaman terhadap suatu permasalahan mengenai dirinya dan lingkungan sekitarnya.

Mengajukan pertanyaan untuk membandingkan berbagai informasi dan untuk menambah pengetahuannya.

Mengajukan pertanyaan untuk klarifikasi dan interpretasi informasi, serta mencari tahu penyebab dan konsekuensi dari

informasi tersebut.

Mengajukan pertanyaan untuk menganalisis secara kritis permasalahan yang kompleks dan abstrak.

Mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan mengolah informasi dan gagasan

Mengumpulkan, mengklasifikasikan, membandingkan dan memilih informasi dan gagasan dari berbagai sumber.

Mengumpulkan, mengklasifikasikan, membandingkan, dan memilih informasi dari berbagai sumber, serta memperjelas informasi dengan bimbingan orang dewasa.

Mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan menganalisis informasi yang relevan serta memprioritaskan beberapa gagasan tertentu.

Secara kritis mengklarifikasi serta menganalisis gagasan dan informasi yang kompleks dan abstrak dari berbagai sumber. Memprioritaskan suatu gagasan yang paling relevan dari hasil klarifikasi dan analisis.

Menganalisis dan mengevaluasi penalaran dan prosedurnya

Menjelaskan alasan yang relevan dalam penyelesaian masalah dan pengambilan keputusan

Menjelaskan alasan yang relevan dan akurat dalam penyelesaian masalah dan pengambilan keputusan

Menalar dengan berbagai argumen dalam mengambil suatu simpulan atau keputusan.

Menganalisis dan mengevaluasi penalaran yang digunakannya dalam menemukan dan mencari solusi serta mengambil keputusan.

21 of 52

Contoh pengembangan topik di jenjang PAUD

Tema

PAUD

Aku Sayang Bumi

  • Kebersihan lingkungan - projek membersihkan lingkungan.
  • Tanaman kesayangan - projek merawat tanaman
  • Air bersih - projek penyaringan air

Aku Cinta Indonesia

  • Mainan di kampungku - projek membuat atau memainkan mainan tradisional.
  • Perayaan hari kemerdekaan -projek karnaval dengan pakaian adat/budaya nusantara

Bermain dan Bekerja sama/Kita Semua Bersaudara

  • Aku sayang teman - menghasilkan karya untuk diberikan kepada teman.
  • Tolong menolong teman - menunjukkan perilaku menolong kepada teman.
  • Selamat hari raya - melakukan kunjungan ke teman yang merayakan hari raya

Imajinasi dan Kreativitasku

  • Lukisan - menghasilkan karya lukis bersama untuk hiasan kelas
  • Aku kreatif - mengembangkan berbagai kreativitas sesuai ide anak

22 of 52

Tema: Gaya Hidup Berkelanjutan

SD/SDLB/MI

dan sederajat

Fase A

Membuat sistem pembuangan dan pemilahan sampah sederhana di rumah dan di satuan pendidikan, misal piket, waktu rutin khusus untuk kebersihan

Fokus: Pengembangan Akhlak terhadap alam - Mulai membangun tanggung jawab bersama terhadap kebersihan lingkungan sekitar

Fase B

Infografik hasil survei kebiasaan membuang dan memilah sampah di rumah dan di satuan pendidikan beserta dampaknya, dilengkapi usulan solusi

Fokus: Pengembangan Akhlak terhadap alam - Mengumpulkan dan mengolah data amatan dari lingkungan sekitar

Fase C

Kampanye sederhana untuk memecahkan isu lingkungan, misal cara pencegahan kebakaran hutan atau banjir.

Fokus: Pengembangan Akhlak terhadap alam - Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan

SMP/SMPLB.

MTS dan sederajat

Fase D

Membuat purwarupa sistem pengelolaan sampah di satuan pendidikan.

Fokus: Pengembangan Akhlak terhadap alam - Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal

SMA/SMALB/

SMK/MA dan sederajat

Fase E/F

Mendesain sistem pengelolaan sampah untuk mengatasi permasalahan banjir di lingkungan sekitar satuan pendidikan.

Fokus pengembangan: Akhlak terhadap alam - Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinalMemperoleh dan memproses informasi dan gagasan

Memahami Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Contoh pengembangan topik di jenjang sekolah dasar hingga menengah atas

23 of 52

Tema: Kearifan lokal

SD/SDLB/MI

dan sederajat

Fase A

Membuat sistem pembuangan dan pemilahan sampah sederhana di rumah dan di satuan pendidikan, misal piket, waktu rutin khusus untuk kebersihan.

Fokus: Pengembangan Akhlak terhadap alam - Mulai membangun tanggung jawab bersama terhadap kebersihan lingkungan sekitar.

Fase B

Infografik hasil survei kebiasaan membuang dan memilah sampah di rumah dan di satuan pendidikan beserta dampaknya, dilengkapi usulan solusi.

Fokus: Pengembangan Akhlak terhadap alam - Mengumpulkan dan mengolah data amatan dari lingkungan sekitar.

Fase C

Kampanye sederhana untuk memecahkan isu lingkungan, misal cara pencegahan kebakaran hutan atau banjir.

Fokus: Akhlak terhadap alam - Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan.

SMP/SMPLB.

MTS dan sederajat

Fase D

Mural Akulturasi yang bercerita tentang proses akulturasi dan dampaknya di masyarakat saat ini.

Fokus: Akhlak kepada manusia - Mengutamakan persamaan sebagai alat pemersatu dalam keadaan konflik atau perdebatan. Mengenal sejarah perkembangan budaya yang berdampak pada cara hidup dan sudut pandang masyarakat dan menyajikan interpretasinya melalui penggambaran visual

SMA/SMALB/

SMK/MA dan sederajat

Fase E/F

Gelaran seni yang memadukan elemen teknologi dan tradisi.

Fokus: Akhlak kepada manusia - Menghargai perbedaan identitas (ras, agama, dll) dan menampilkan apresiasinya atas perbedaan dalam bentuk aktivitas. Menggali berbagai warisan budaya terkait seni dan menemukan cara mengenalkannya secara luas dengan memanfaatkan teknologi.

24 of 52

Tema: Bhinneka Tunggal Ika

SD/SDLB/MI

dan sederajat

Fase A

Buku kumpulan doa dan puisi bertema rasa syukur.

Fokus: Akhlak kepada manusia - Mengidentifikasi emosi orang-orang terdekat (teman, pendidik, orang tua, dll), mengatakannya dalam pertanyaan, dan mulai membiasakan berbuat baik kepada orang lain di lingkungan sekitarnya. Terbiasa mengucapkan kata-kata yang bersifat apresiatif di lingkungan satuan pendidikan dan masyarakat( seperti "terimakasih", "bagus sekali", dll).

Fase B

Membuat buku kumpulan cerita pendek yang membawa pesan tentang perbedaan individu memperkaya relasi sosial dalam masyarakat dan mengampanyekannya dalam keseharian di satuan pendidikan.

Fokus: Akhlak kepada manusia - Mengidentifikasi emosi orang-orang terdekat (teman, pendidik, orang tua, dll), mengatakannya dalam pertanyaan, dan mulai membiasakan berbuat baik kepada orang lain di lingkungan sekitarnya.

Fase C

Merancang maket prototipe tata kota yang memenuhi kebutuhan warganya secara adil dan merata, dilengkapi dengan ruang publik yang digunakan sebagai fasilitas kesehatan, pendidikan, keagamaan, dll

Fokus: Akhlak kepada manusia - Mengidentifikasi kesamaan dengan orang lain sebagai perekat hubungan sosial dan mewujudkannya dalam aktivitas kelompok.

SMP/SMPLB.

MTS dan sederajat

Fase D

Menciptakan lagu-lagu bertema keberagaman

Fokus: Akhlak kepada manusia - Mengutamakan persamaan sebagai alat pemersatu dalam keadaan konflik atau perdebatan.

SMA/SMALB/

SMK/MA dan sederajat

Fase E/F

Merencanakan dan melaksanakan bakti sosial di lingkungan sekitar satuan pendidikan, merespon isu kemanusiaan yang terjadi di masyarakat terdekat.

Fokus: Akhlak kepada manusia - Mengidentifikasi hal yang menjadi permasalahan bersama, menawarkan titik temu kolaborasi dan mengidentifikasi pihak terkait untuk penyelesaiannya.

25 of 52

Tema: Bangunlah Jiwa dan Raganya

SD/SDLB/MI

dan sederajat

Fase A

Mencatat perasaan dan tingkat kesehatan harian dengan jurnal bergambar, lalu memulai satu kebiasaan baik berdasarkan refleksi dari jurnal tersebut.

Fokus: Akhlak pribadi - mengenali kebiasaan diri dan kebutuhan tubuh, serta meresponnya melalui perubahan kebiasaan.

Fase B

“Restoran sehat”, peserta didik bermain peran menjadi pemilik restoran yang sedang menyusun menu untuk restorannya.

Peserta didik mengeksplorasi serta mencoba berbagai olahan buah dan sayur, lalu mengembangkan daftar menu. Projek profil diakhiri dengan pesta makan di restoran, menunya olahan sayur dan buah pilihan peserta didik.

Fokus: Pembiasaan makan sehat sejak dini

Fase C

Eksplorasi isu bullying (perundungan) dan dampaknya pada kesehatan mental. Merancang aturan kelas untuk mencegah bullying dan menumbuhkan interaksi baik dan penuh hormat antar peserta didik.

Fokus: Menumbuhkan kesadaran terhadap isu bullying, dan memperkuat budaya sekolah ramah lewat aksi peserta didik

SMP/SMPLB.

MTS dan sederajat

Fase D

Membuat kegiatan-kegiatan dan menyusun kesepakatan antar peserta didik berbasis OSIS untuk kesejahteraan (wellbeing) jiwa raga (olah raga, seni, kemanusiaan, agama, dll)

Fokus: Mengutamakan persamaan sebagai alat pemersatu dalam keadaan konflik atau perdebatan.

SMA/SMALB/

SMK/MA dan sederajat

Fase E/F

Koordinasi kegiatan OSIS antar satuan pendidikan dalam bentuk kepanitiaan untuk kampanye dan aksi untuk menjaga kesehatan fisik dan mental remaja di lingkungan satuan pendidikan.

Fokus: Mengidentifikasi hal yang menjadi permasalahan bersama, menawarkan titik temu kolaborasi dan mengidentifikasi pihak terkait untuk penyelesaiannya.

26 of 52

Tema: Rekayasa dan TeknologiJ

SD/SDLB/MI

dan sederajat

Fase A

Menciptakan berbagai mainan yang menggunakan prinsip- prinsip fisika.

Fokus: Akhlak Bernegara - Mengenali hak dan tanggung jawabnya di rumah, satuan pendidikan, dan lingkungan sekitar.

Fase B

Merancang model dan maket gedung yang menerapkan prinsip hemat energi dan ramah lingkungan.

Fokus: Akhlak Bernegara - Mengidentifikasi hak dan tanggung jawabnya di rumah, satuan pendidikan, dan lingkungan sekitar.

Fase C

Menciptakan alur upcycling barang bekas menjadi benda- benda fungsional sebagai salah satu solusi penanganan sampah anorganik.

Fokus: Akhlak Bernegara - Mengidentifikasi dan memahami peran, hak, dan kewajiban dasar sebagai warga negara dan mulai mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari.

SMP/SMPLB.

MTS dan sederajat

Fase D

Menciptakan sistem untuk pemanenan air hujan di lingkungan satuan pendidikan untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

Fokus: Akhlak kepada Alam - Memahami konsep sebab-akibat di antara berbagai ciptaan Tuhan dan mengidentifikasi berbagai perbuatan yang mempunyai dampak langsung maupun tidak langsung terhadap alam semesta, baik positif maupun negatif

SMA/SMALB/

SMK/MA dan sederajat

Fase E/F

Merancang projek kebun organik yang berkelanjutan dilengkapi dengan alur kewirausahaannya.

Fokus: Akhlak kepada Alam - Mengidentifikasi masalah lingkungan hidup di tempat dia tinggal dan melakukan langkah-langkah konkrit yang bisa dilakukan untuk menghindari kerusakan dan menjaga keharmonisan ekosistem yang ada di lingkungannya.

27 of 52

Tema: Kewirausahaan

SD/SDLB/MI

dan sederajat

Fase A

Pasar Kreasi, mengadakan pasar yang jual beli berbagai kreasi mandiri berupa benda fungsional sederhana dari barang bekas.

Fokus: Akhlak Pribadi - Membiasakan bersikap jujur kepada diri sendiri dan orang lain

Fase B

Membuat pementasan seni sederhana untuk menggalang dana kemanusiaan.

Fokus: Akhlak Pribadi - Memahami bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi.

Fase C

Merancang panduan pembuatan catatan pengelolaan uang pribadi (uang jajan) dan kolektif (kas kelas).

Fokus: Akhlak Pribadi - Melakukan tindakan sesuai norma-norma agama dan sosial (seperti jujur, adil, rendah hati, dll.) serta memahami konsekuensinya, dan introspeksi diri dengan bimbingan.

SMP/SMPLB.

MTS dan sederajat

Fase D

Menciptakan produk yang menjawab kebutuhan tertentu dalam lingkup terdekat/produk yang berciri khas daerah.

Fokus: Akhlak Pribadi - Menginternalisasi norma-norma sosial dan agama yang ada sehingga menjadi nilai personal

SMA/SMALB/

SMK/MA dan sederajat

Fase E/F

Merintis koperasi sederhana di lingkup satuan pendidikan.

Fokus: Akhlak Pribadi - Merumuskan nilai-nilai moralnya sendiri, menyadari kekuatan dan keterbatasan dari nilai-nilai tersebut, sehingga bisa menerapkannya secara bijak dan kontekstual.

28 of 52

Contoh pengembangan topik di jenjang Kesetaraan

  • Fase A
  • (Kelas I-II Paket A)
  • Capaian Pembelajaran Keterampilan Tata Boga Fase A:
  • Pada Akhir Fase A, peserta didik mampu mengidentifikasi bahan makanan di sekelilingnya, mengenal peralatan pengolahan, memahami sanitasi hygiene makanan, dapat melakukan pengolahan sederhana, menyajikan dengan cara yang rapi dan bersih, serta dapat membuat makanan sederhana sesuai dengan prosedur resep.
  • Dari Capaian Pembelajaran tersebut dapat dikembangkan projek penguatan profil pelajar Pancasila Program Keterampilan sebagai berikut:
  • Nama Projek Profil:
  • Makanan Sederhana dan Sehat
  • Tema:
  • Gaya Hidup Berkelanjutan
  • Topik:
    • Bahan makanan di sekelilingku, peralatan memasak sederhana, dan hygiene makanan (Kelas 1 Semester 1)
    • Pengolahan makanan dengan teknik sederhana (teknik rebus, kukus, dan goreng) (Kelas 1 Semester 2)
    • Penyajian makanan dengan peralatan yang bersih (Kelas 2 Semester 1)
    • Membuat makanan sederhana sesuai prosedur resep (Kelas 2 Semester 2)

29 of 52

RAMBU-RAMBU

  • Asesmen merupakan bagian penting dari pembelajaran dalam projek profil. Oleh karena itu dalam merencanakan projek profil, termasuk dalam menyusun modul projek profil, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam merancang asesmen projek profil:
  • Pertimbangkan keberagaman kondisi peserta didik dan sesuaikan metode asesmen. Tidak semua jenis asesmen cocok untuk semua kegiatan dan individu peserta didik. Asesmen yang beragam dapat membantu pendidik dan peserta didik merasakan pembelajaran yang berbeda. Gunakan pertanyaan ini untuk memandu pembuatan asesmen
  • Memahami Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
  • Pengembangan Asesmen Projek Profil

30 of 52

LANJUTAN

  • Pembuatan indikator perkembangan sub- elemen antarfase di awal projek. Indikator perkembangan sub-elemen berguna untuk mengetahui kemajuan pencapaian tujuan projek
  • Bangun keterkaitan antara asesmen formatif (awal dan sepanjang projek profil) dan sumatif. Hasil dari asesmen formatif di awal projek profil dapat dipakai untuk memetakan kekuatan dan kelemahan peserta didik sebagai acuan tim fasilitator projek profil dalam menentukan indikator performa peserta didik ketika merancang asesmen formatif dan sumatif..

31 of 52

Jelaskan tujuan asesmen dan libatkan peserta didik dalam proses asesmen.

  • Misalnya, peserta didik dapat memilih topik yang akan dinilai, metode asesmen (tertulis/ tidak tertulis, presentasi/pembuatan poster), dan pengembangan rubrik. Pendidik juga dapat membimbing peserta didik dalam menggunakan rubrik/kriteria penilaian agar peserta didik merasa terlibat dalam mengelola dan menilai proses pembelajaran mereka sendiri.

32 of 52

 

Asesmen Formatif

Asesmen Sumatif

Waktu penggunaan

  • Pada awal perencanaan (jika membuat sendiri modul projek profil) atau

pada penentuan dimensi, elemen, dan sub-elemen (jika menggunakan modul projek profil yang sudah ada)

  • Selanjutnya dilakukan secara berkala, berkelanjutan selama projek profil
  • Biasanya dilakukan pada akhir projek profil
  • Dapat dilakukan di akhir tahap kegiatan jika diperlukan (terutama

di projek profil dengan jangka waktu yang panjang)

Pihak yang memberikan asesmen

  • Pada awal projek profil: pendidik

Pendidik

 

  • Selama projek profil: pendidik, peserta didik secara pribadi (self- assessment), sesama peserta didik (peer- assessment), mitra satuan pendidikan dalam projek profil (misalnya: orang tua, narasumber)

 

Contoh bentuk asesmen

Rubrik, umpan balik (dari pendidik dan sesama peserta didik) baik secara lisan maupun

tertulis, observasi, diskusi, presentasi, jurnal, refleksi, esai

Rubrik, presentasi, poster, diorama, produk teknologi atau seni, esai, kolase, drama

Memahami Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Peran Asesmen Formatif dan Sumatif dalam Projek Profil

33 of 52

 

Asesmen Formatif

Asesmen Sumatif

Manfaat untuk Tim Fasilitator Projek Profil

Fungsi asesmen formatif pada awal projek profil:

  • Menciptakan baseline (garis dasar) untuk menilai kemampuan awal peserta didik. Informasi ini dipakai untuk merencanakan kegiatan projek profil yang efektif dan bermakna untuk peserta didik, untuk mencapai konsep learning at the right level.
  • Mengukur apakah peserta didik sudah mengembangkan kompetensi dari sub- elemen dari elemen dan dimensi profil pelajar Pancasila sesuai fase yang disasar.
  • Menyusun projek profil selanjutnya.

 

  • Menentukan sub-elemen yang sesuai dengan fasenya

 

 

  • Mengetahui perkembangan peserta didik di akhir projek profil.

 

 

Ketika dilakukan selama projek profil:

 

 

  • Mengawasi pembelajaran peserta didik selama projek profil

 

 

  • Memastikan perkembangan kompetensi peserta didik sesuai dengan

sub-elemen profil pelajar Pancasila yang disasar

 

 

  • Mengecek pemahaman peserta didik mengenai isu projek profil

 

34 of 52

 

Asesmen Formatif

Asesmen Sumatif

Manfaat untuk peserta didik

  • Memahami performa di awal dan sepanjang projek profil.
  • Membantu peserta didik memperbaiki dan mengembangkan diri.
  • Membantu peserta didik mendapatkan hasil belajar yang lebih baik dalam asesmen sumatif di akhir.
  • Memahami performa di akhir projek profil.
  • Memahami apakah peserta didik sudah memenuhi capaian projek profil dan sejauh mana sudah mencapai fase perkembangan

sub-elemen dari dimensi profil pelajar Pancasila yang disasar.

 

  • Mengoptimalkan dampak projek profil.

 

35 of 52

Asesmen Formatif Awal.

Dilakukan sebelum projek profil dimulai untuk mengukur kompetensi awal peserta didik yang dipakai untuk menentukan kebutuhan diferensiasi, pengembangan alur dan kegiatan projek profil, dan penentuan perkembangan sub-elemen antarfase

Tahap Kenali mengenali keanekaragaman budaya nusantara

1. Perkenalan : Membaca buku dan menonton video untuk memahami arti budaya dan mengenal aneka budaya nusantara.

Tahap Selidiki mengkontekstualisasi budaya di lingkungan terdekat

2.

Mencari tahu (dibantu oleh orang tua) mengenai asal usul mereka dan pakaian adat dari daerah asal mereka. Hasil wawancara dituangkan dalam bentuk cerita bergambar.

3.

Bercerita kembali di kelas tentang asal usul dan pakaian adat dari daerah masing- masing. Bertanya jawab tentang pakaian adat yang dipresentasikan.

4.

Mengeksplorasi pakaian-pakaian adat dari daerah lain, dengan memperhatikan tekstur dan pola kain (untuk mengenali perbedaan kain), warna, dan aksesoris pelengkap.

5.

Mengundang orang tua atau narasumber yang dapat menceritakan arti dan fungsi dari atribut pakaian daerah.

Tahap Lakukan melakukan aksi karnaval di lingkungan sekolah

6.

Mengumpulkan/ membuat atribut budaya nusantara dan simulasi pameran pakaian daerah.

7.

Menyiapkan tata letak meja pameran.

 

 

Tahap Genapi Menggenapi proses dengan berbagi karya, evaluasi dan refleksi

8.

Memamerkan cerita bergambar dan pakaian adat dari daerah pilihan anak pada festival hari Kemerdekaan.

9.

Mengajak diskusi anak tentang karya dan tampilan pada pameran.

10.

Menanyakan pendapat anak apa yang akan diperbaiki/ ditambahkan jika melakukan pameran serupa

11.

Asesmen Sumatif Pameran Pakaian Daerah

36 of 52

Mengolah Asesmen dan Melaporkan Hasil Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

  • Mengoleksi dan Mengolah Hasil Asesmen
    • Dokumentasi Kegiatan Projek Profil
  •  
  • Jurnal (pendidik)
  • Jurnal adalah praktik mendokumentasikan kumpulan pemikiran, pemahaman, dan penjelasan tentang ide atau konsep secara tertulis dan biasanya dituangkan dalam sebuah buku.

37 of 52

  • Jurnal dapat merekam proses pembelajaran projek profil peserta didik secara berkelanjutan dalam suatu wadah.
  • Jurnal dapat mendorong Pendidik melakukan refleksi kritis terhadap proses pelaksanaan
  • �projek profil sehingga Pendidik dapat memahami hal-hal yang perlu ia kembangkan di kegiatan projek profil untuk mengoptimalkan pengalaman belajar peserta didik

Memahami Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Mengapa pendidik menggunakan jurnal dalam projek profil?

Mengapa pendidik menggunakan jurnal dalam projek profil?

38 of 52

Prinsip-prinsip penyusunan jurnal�Menunjukkan perkembangan. Jurnal berisi catatan yang menunjukkan perkembangan individu peserta didik�Menjadi alat refleksi secara berkala. Jurnal dapat diperiksa dan dimodifikasi secara berkala.���Observasi berkelanjutan. Pendidik melakukan observasi perkembangan kompetensi peserta didik secara berkelanjutan.�� �

39 of 52

Portofolio (peserta didik)

  • Portofolio merupakan kumpulan dokumen hasil penilaian, penghargaan, dan karya peserta didik dalam bidang tertentu yang mencerminkan perkembangan (reflektif-kritis) dalam kurun waktu tertentu. Pada akhir periode, portofolio menjadi referensi diskusi oleh pendidik
  • bersama dengan peserta didik dan selanjutnya diserahkan kepada pendidik pada kelas berikutnya dan dilaporkan kepada orang tua sebagai bukti otentik perkembangan peserta didik.

40 of 52

Mengapa menggunakan portofolio dalam projek profil?

    • Portofolio memberikan rasa kepemilikan pada proses belajar yang mendorong peserta didik untuk menjadi pembelajar aktif.
  • Portofolio mendorong peserta didik untuk mengenali kekuatan dan kemajuannya
  • melakukan refleksi kritis terhadap pembelajarannya sehingga memahami hal- hal yang perlu ia kembangkan pada dirinya menjadi pembelajar mandiri.

41 of 52

Prinsip-prinsip penyusunan portofolio�

  • Dilakukan oleh peserta didik, bukan terhadap peserta didik. peserta didik berperan aktif dalam memilih hasil kerja yang akan dimasukkan ke dalam portofolio, dengan panduan yang mendorong peserta didik merefleksikan pembelajarannya.
  • Merupakan hasil kerja yang menunjukkan kemampuan anak secara jelas. Hasil karya adalah merupakan hasil kerja peserta
  • didik yang menunjukkan tujuan kegiatan
  • (kompetensi yang dituju) dan standar yang diharapkan.

42 of 52

Prinsip-prinsip penyusunan portofolio

  • Menjadi alat refleksi secara berkala. Portofolio diperiksa, diganti dan menjadi bahan diskusi yang dilakukan secara berkala.
  • Menunjukkan perkembangan. Portofolio berisi hasil karya yang menunjukkan perkembangan peserta didik.
  • Dikerjakan dengan bimbingan. Keterampilan untuk membuat sebuah portofolio tidak terjadi dengan sendirinya, pendidik perlu membimbing peserta didik dalam melakukan pemilihan hasil karya dan melakukan refleksi.

43 of 52

Contoh Alat Asesmen Projek Profil: Rubrik

  • Rubrik merupakan salah satu alat asesmen yang sering dipakai untuk pembelajaran kolaboratif seperti projek profil.
  • Rubrik dapat dipakai oleh pendidik dan peserta didik untuk mengevaluasi kualitas kinerja peserta didik secara konsisten, membangun, dan objekt

44 of 52

Mengapa menggunakan rubrik dalam projek profil?�

  • Bagi pendidik. Rubrik yang efektif dapat mengurangi waktu yang dihabiskan pendidik untuk menilai karena sudah ada deskripsi jelas yang menjadi acuan pendidik. Deskripsi ini memastikan konsistensi dan objektivitas dalam menilai sehingga dapat mengurangi ketidakpastian dan keluhan tentang nilai
  • Bagi peserta didik. Rubrik yang efektif dapat memberikan peserta didik pemahaman yang jelas mengenai ekspektasi suatu tugas dan keterkaitan tugas dengan tujuan projek profil. Oleh karena itu, peserta didik dapat berlatih mengevaluasi pekerjaan mereka sendiri menggunakan rubrik yang ada. Rubrik juga bisa dipakai sebagai acuan pemberian umpan balik.

45 of 52

Menyusun Rapor Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

45

07/04/23

Prinsip Rancangan Rapor Rapor Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

Tidak menjadi beban administrasi yang berat

Aspirasinya, penulisan rapor akan lebih sederhana, terlebih apabila dibantu teknologi.

Teknologi "Report generator" di mana pendidik memasukkan judul projek, deskripsi singkat, dan seluruh elemen Profil Pelajar Pancasila, dan hanya memberikan penilaian pilihan elemen profil yang berkaitan dengan projek tanpa harus menuliskannya.

Penulisan deskripsi proses peserta didik benar-benar fokus pada hal unik dan istimewa yang layak direfleksikan, misalnya situasi di mana peserta didik mengambil keputusan yang bijak, perkembangan suatu karakter yang sangat nyata dalam kurun waktu tertentu, dsb.

Menunjukkan keterpaduan

Rapor terdiri dari hasil penilaian terhadap performa peserta didik dalam projek.

Meskipun ada beberapa disiplin ilmu terintegrasi dalam projek, namun bagian projek fokus pada keterpaduan pembelajaran dan perkembangan karakter dan kompetensi sesuai profil pelajar Pancasila

Kompetensi utuh

Penilaian dalam rapor projek memadukan pengetahuan, sikap, dan keterampilan sebagai satu komponen. Deskripsi juga disampaikan secara utuh tanpa membedakan aspek tersebut.

Rapor bersifat informatif dalam menyampaikan perkembangan peserta didik, namun t idak merepotkan pendidik dalam

pengerjaannya.

32

46 of 52

Format Rapor Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

46

07/04/23

33

47 of 52

47

07/04/23

Deskripsi singkat projek berisi

penjelasan mengenai konteks dan

tujuan projek serta gambaran umum proses pelaksanaannya.

34

48 of 52

48

07/04/23

Rapor mencantumkan dimensi, sub-elemen, dan rumusan kompetensi sesuai fase peserta didik dari profil pelajar

Pancasila sesuai dengan tujuan projek yang sudah ditentukan.

35

49 of 52

49

07/04/23

Penilaian individual anak. Berisi capaian sub-elemen profil pelajar Pancasila berdasarkan 4 kriteria: Mulai Berkembang, Berkembang, Berkembang Sesuai Harapan, dan Sangat Berkembang. Sementara di bagian akhir terdapat deskripsi

satu paragraf singkat mengenai pencapaian peserta didik yang menggambarkan proses yang paling berkembang dan proses yang masih perlu mendapat

perhatian.

50 of 52

Asesmen Individual Peserta Didik

50

07/04/23

Berupa catatan deskriptif

Catatan proses cukup satu paragraf singkat

Menggambarkan proses yang paling berkembang dan proses yang masih perlu mendapat perhatian

51 of 52

Sangat Penting !!!

Diantara sekian banyak cara untuk menanamkan profil Pelajar Pancasila, KETELADANAN

adalah cara yang

PALING EFEKTIF.

51

07/04/23

52 of 52

Terima Kasih

52

07/04/23