STRATEGI AUDIT DAN PENGUJIAN AUDIT��Gustani, SEI.,M.Ak.,SAS
POKOK BAHASAN
Mahasiswa setelah mempelajari bab ini diharapkan mampu memahami dan menjelaskan tentang perencanaan audit dan penyusun program audit secara benar
2
1.
STRATEGI AUDIT
Perencanaan dan pelaksanaan audit maka auditor berupaya untuk dapat menurunkan risiko pada tingkat rendah sehingga mampu mendukung opini audit atas kewajaran laporan keuangan. Strategi audit yang dipilih auditor akan menentukan banyaknya bukti audit dan materialitas yang ada dalam laporan keuangan.
3
PENDEKATAN STRATEGI AUDITOR
Strategi audit ini lebih mengutamakan pengujian subtantif dari pada pengujian pengendalian. Biasanya dipakai untuk program audit pertama kali.
Langkah yang dilakukan :
4
PENDEKATAN STRATEGI AUDITOR
Strategi ini lebih banyak digunakan untuk atas klien yang lama. Lebih banyak melakukan pengujian pengendalian. Pengujian substantif dilakukan tidak mendalam.
Langkah yang dilakukan :
5
PENGUJIAN AUDIT – PENGUJIAN PENGENDALIAN
6
“Pengujian Pengendalian adalah pengujian yang dilakukan untuk menilai efektifitas Dari pengendalian intern yang dimiliki oleh perusahaan klien. Pengujian ini dilakukan untuk mendukung Pengurangan penilaian risiko pengendalian“
Contoh pengujian pengendalian atas efektifitas pelaksanaan proses persetujuan kredit, prosedur yang dilakukan :
Jumlah bukti tergantung pada :
PENGUJIAN AUDIT – PENGUJIAN SUBSTANTIF
7
Pengujian Substantif adalah prosedur yang dirancang untuk menguji salah saji moneter yang secara langsung mempengaruhi kebenaran saldo laporan keuangan.
Ada tiga jenis pengujian substantif :
PENGUJIAN AUDIT – PENGUJIAN SUBSTANTIF
8
Ada tiga jenis pengujian substantif :
Tabel Perbedaan Pengujian Pengendalian dan Pengujian Substantif
9
Ket | Pengujian Pengendalian | Pengujian Substantif |
Kegunaan | Menentukan efektivitas rancangan, operasi, dan kebijakan dari pengendalian intern perusahaan klien | Menentukan kewajaran asersi laporan keuangan yang signifikan |
Sifat pengukuran | Frekuensi penyimpangan dari kebijakan pengendalian intern perusahaan klien | Kesalahan monter dalam transaksi dan saldo |
Prosedur audit yang digunakan | Bertanya (inquiry), pengamatan (observasi), dan inspeksi | Bertanya, pengamatan, inspeksi, menghitung, konfirmasi, analisis, kalkulasi, dan rekonsiliasi, penelusuran, dan pengusutan. |
Saat dan waktu | Lebih banyak dilakukan selama pekerjaan interim | Lebih sering dilakukan pada saat mendekati atau saat tanggal neraca |
Komponen risiko audit | Risiko pengendalian | Risiko deteksi |
Strategi audit | Lower assesd level of control risk approach | Primarily substantif approach |
PROGRAM AUDIT
Program audit disusun dalam tahap perencanaan audit dan direvisi sepanjang pekerjaan audit dilakukan.
10
11
QUIZ 5
12