CAHAYA DAN OPTIK
Nama :Karisma Bulanda Kusuma
NIM : A1C313023
MENU
MATERI
Contoh soal
MENU
MATERI
Contoh soal
Sifat Cahaya
Pemantulan cahaya
Pembiasan Cahaya
Alat-alat optik
MENU
MATERI
Contoh soal
Pemantulan Cahaya
Pembiasan Cahaya
Alat-alat Optik
1. Sifat Gelombang Cahaya
Sifat-Sifat cahaya :
Cahaya merupakan gelombang transversal yang termasuk gelombang elektromagnetik. Cahaya dapat merambat dalam ruang hampa dengan kecepatan 3 x 108 m/s.
2. Pemantulan Cahaya
Hukum Pemantulan Cahaya
a. Pemantulan pada Cermin Datar
Sifat pembentukan bayangan pada cermin datar :
b. Pemantulan pada Cermin Cekung
Sinar-sinar Istimewa pada cermin Cekung :
Sifat Bayangan :
a. Bila benda di ruang I, maka c. Bila benda di ruang III, maka
Bayangan di ruang IV Bayangan di ruang II
Maya, tegak, diperbesar Nyata, terbalik, diperkecil
b. Bila benda di ruang II, maka
Bayangan di ruang III
Nyata, terbalik, diperbesar
Sinar-sinar Istimewa pada cermin Cembung :
c. Pemantulan pada Cermin Cembung
Sifat Bayangan :
Maya, tegak, diperkecil.
(c)
Keterangan: s = jarak benda ke cermin
s’ = jarak bayangan ke cermin
R = Jari-jari kelengkungan Cermin
m = perbesaran
h = tinggi benda sebenarnya
h’ = tinggi bayangan benda
d. Perhitungan Pembentukan Bayangan
a. Indeks Bias
n = indeks bias suatu medium
c = kecepatan cahaya di udara
cn = kecepatan cahaya dlm medium
b. Hukum Pembiasan Cahaya
i = sudut datang
r’ = sudut bias
n = indeks bias medium 1
n’ = indeks bias medium 2
3. Pembiasan Cahaya
Sinar-sinar Istimewa pada Lensa Cembung :
Sifat Bayangan :
a. Bila benda di ruang I, maka
Bayangan maya (di depan lensa), tegak, diperbesa
b. Bila benda di ruang II, maka
Bayangan nyata (dibelakang lensa), terbalik, diperbesar
c. Bila benda di ruang III, maka
Bayangan nyata, terbalik, diperkecil
c. Pembiasan pada Lensa Cembung
d. Pembiasan pada Lensa Cekung
Sinar-sinar Istimewa pada Lensa Cekung :
Sifat Bayangan :
Maya, tegak, diperkecil.
e. Perhitungan Pembentukan Bayangan
f. Lensa Gabungan
g. Kekuatan Lensa (P)
4. Alat-alat Optik
Mata Normal
Pada mata normal (emetropi) letak titik dekat (PP) terhadap mata sekitar 25 cm, sedang letak titik jauh (PR) terhadap mata adalah ~. Mata normal ini dapat melihat dg jelas suatu benda yg letaknya jauh maupun dekat.
Benda jauh dilihatnya dg mata tak berakomodasi, sedang benda dekat dilihatnya dg mata berakomodasi.
Cacat Mata
Rabun dekat (hipermetropi) Rabun Jauh (miopi)
Tidak mampu melihat Tidak mampu melihat
benda2 dekat benda2 jauh
Titik dekatnya > 25 cm Titik dekatnya = 25 cm
Titik jauhnya ~ Titik jauhnya < ~
Dibantu dg kacamata positif Dibantu dg
kacamata negatif
Contoh pembentukan bayangan pada pemantulan cahaya:
Sebuah benda berdiri tegak 10 cm di depan cermin cembung yang mempunyai titik fokus 30 cm. Jika tinggi bendanya 2 m, tentukanlah tinggi bayangan yang terbentuk dan perbesaran benda.
Contoh pembentukan bayangan pada pembiasan cahaya :
Contoh Alat-alat optik: