1 of 79

JARINGAN KOMPUTER DAN INTERNET

BAB 4

2 of 79

3 of 79

A

Pengantar Jaringan Komputer

4 of 79

5 of 79

Berdasarkan jangkauan areanya, jaringan dapat dibedakan menjadi empat, yaitu sebagai berikut.

Jenis Jaringan Berdasarkan Area

PAN (Personal Area Network)

MAN (Metropolitan Area Network)

LAN (Local Area Network)

WAN (Wide Area Network)

6 of 79

PAN merupakan jaringan dengan daya jangkau area yang terbatas, biasanya terhubung melalui gelombang radio dengan jarak maksimal 10 m. Contoh penerapan tekonologi PAN adalah pada mouse wireless yang menggunakan jaringan bluetooth sebagai perantara input ke komputer.

Konsep PAN.

PAN (Personal Area Network)

7 of 79

Keunggulan penggunaan teknologi PAN dalam jaringan:

  1. Konsumsi daya listrik rendah sehingga perangkat lebih awet.
  2. Fleksibel karena perangkat tidak membutuhkan media sambungan seperti kabel dan dapat disambungkan di mana saja tanpa terbatas objek seperti dinding.
  3. Sederhana dalam instalansi dan kecepatan akses data relatif tinggi untuk data berukuran kecil dalam jarak tertentu.
  4. Biaya lebih murah dibandingkan sistem LAN dan WAN.
  5. Dapat diterapkan dalam berbagai jenis topologi jaringan.

8 of 79

LAN atau jaringan lokal merupakan sekempulan peranti jaringan yang terhubung satu sama lain melalui media transmisi dengan jangkauan 100 m–2 km. LAN memiliki kemampuan transfer data antara 1–100 Mbps. Jaringan ini biasa diimplementasikan dalam ruangan tertutup atau area terbuka dengan jarak tertentu, seperti kantor, gedung, laboratorium, dan sekolah.

Konsep LAN

LAN (Local Area Network)

9 of 79

Karakteristik LAN:

  1. Kecepatan transfer data tinggi, antara 100 Mbps hingga 1 Gbps.
  2. Jangkauan lebih luas dibandingkan PAN.
  3. Biaya instalansi lebih murah ketika diterapkan pada banyak perangkat jaringan.
  4. Tidak membutuhkan jasa provider untuk menghubungkan perangkat-perangkat dalam jaringan.

10 of 79

MAN merupakan jaringan komputer dengan jarak atau radius media transmisi antara 10 hingga 50 km. Secara struktur, MAN terdiri atas beberapa LAN yang saling terhubung. Teknologi MAN sering digunakan untuk sambungan jarak jauh

Konsep MAN

MAN (Metropolitan Area Network)

antarkantor antarkantor atau organisasi yang masih dalam satu sistem manajemen, dengan tujuan untuk menyinkronkan sistem informasi, memudahkan pengontrolan, dan membuat sistem yang terpusat.

11 of 79

WAN merupakan jaringan dalam skala besar dengan jangkauan mencakup seluruh dunia. Suatu jaringan dikatakan sebagai WAN, jika mempunyai panjang media transmisi lebih dari 100 km.

Konsep WAN

WAN (Wide Area Network)

12 of 79

Berdasarkan jangkauan areanya, media transmisi yang digunakan dalam jaringan dapat dilihat pada tabel berikut.

Jarak Antarkomputer

Lokasi/Area

Media Transmisi

Jenis Jaringan

1–10 m

Ruangan

Kabel UTP/wireless LAN

LAN

100 m–1 km

Gedung perkantoran

Kabel UTP/kabel telepon

LAN

1–10 km

Kota

Kabel fiber optic/kabel telepon/gelombang radio

MAN

10–100 km

Kebupaten, provinsi

Kabel fiber optic/gelombang radio

MAN

>= 100 km

Negara

Kabel fiber optic/satelit

WAN

>= 1.000 km

Benua

Satelit

WAN

>= 10.000 km

Planet

Satelit

Internet

13 of 79

Jika dilihat dari kecepatannya jaringan komputer dapat dibagi menjadi empat, yaitu sebagai berikut.

Klasifikasi Jaringan Berdasarkan Kecepatan

Low Speed Network

Medium Speed Network

High Speed Network

Super High Speed Network

14 of 79

Low Speed Network

Medium Speed Network

High Speed Network

Super High Speed Network

Kecepatan transfer data antarperangkat kurang dari 1 Mbps dan biasa diterapkan di rumah atau sarana percobaan di laboratorium.

Kecepatan transfer data antarperangkat kurang dari 1 Mbps dan biasa diterapkan di rumah atau sarana percobaan di laboratorium.

Kecepatan transfer data antarperangkat mulai dari 20 Mbps bahkan 100 Mbps. Saat ini, umumnya komponen pendukung jaringan yang tersedia di pasaran telah mendukung kecepatan ini.

Kecepatan transfer data antarperangkat bisa mencapai 1 Gbps atau lebih. Contohnya, perangkat dengan teknologi Giga Ethernet.

15 of 79

B

Komponen Jaringan

16 of 79

Beberapa komponen yang digunakan dalam jaringan komputer, antara lain sebagai berikut.

Server

NIC (Network Interface Card)

Kartu Wi-fi

Hub

Switch

Router

Access Point

Modem

Media transmisi

17 of 79

Sever merupakan komputer berspesifikasi tinggi yang memiliki peran utama memberikan layanan pada klien dalam jaringan. Beberapa layanan yang disediakan server, antara lain sebagai berikut.

  1. Berbagi data dengan perangkat klien.
  2. Melayani permintaan layanan dari komputer klien.
  3. Mengatur pengguna yang memiliki hak akses terhadap server dan jaringan secara umum.
  4. Menjaga keamanan data yang tersimpanan dan serangan yang berkaitan dengan pencurian data atau penggunaan secara ilegal.

1.

Server

18 of 79

NIC atau kartu jaringan atau kartu LAN berfungsi sebagai penghubung satu komputer dengan komputer lain dalam jaringan, yang tersambung media transmisi tertentu, seperti nirkabel atau kabel. Kartu LAN biasanya menggunakan slot PCI, ISA, Mini PCI, dan PCI Express serta ditancapkan pada slot bus mainboard.

2.

NIC (Network Interface Card)

19 of 79

Ada dua tipe kartu wi-fi, yaitu kartu wi-fi internal dan kartu wi-fi eksternal.

  1. Kartu wi-fi internal adalah kartu jaringan dengan tipe slot PCI atau PCI Express yang dapat ditancapkan pada bus mainboard.
  2. Kartu wi-fi eksternal adalah kartu jaringan yang dapat dipasangkan di luar perangkat komputer menggunakan port USB.

3.

Kartu Wi-fi

Kartu Wi-fi adalah versi dari NIC yang menghubungkan komputer-komputer yang tersambung dengan media transmisi nirkabel, seperti melalui jaringan wi-fi.

Insert Gambar 4.15 Kartu wi-fi (a) internal dan (b) eksternal.

20 of 79

4.

Hub

adalah perangkat yang berfungsi sebagai pusat sambungan yang menghubungkan beberapa perangkat dalam jaringan yang sama. Hub bersifat distributor pasif yang akan membagikan setiap data yang diterimanya ke semua perangkat yang terkoneksi.

Hub atau Konsentrator

21 of 79

5.

Switch

Switch memiliki fungsi yang sama dengan hub, namun switch bersifat distributor aktif. Selain mendistribusikan data, switch juga menyimpan MAC adress setiap perangkat yang terhubung sehingga setiap data yang ditransfer akan diteruskan ke port yang menjadi tujuannya.

Insert Gambar 4.17 Switch.

Switch

22 of 79

Router adalah perangkat jaringan yang bertugas mengirimkan paket data melalui jaringan internet dari sumber data ke tujuannya. Proses pengiriman paket data tersebut disebut dengan routing.

6.

Router

23 of 79

Access point merupakan perangkat yang berfungsi menerima dan mendistribusikan data. Berbeda dengan router, access point hanya berperan untuk mengoneksikan perangkat yang ingin terhubung dalam jaringan. Oleh karena itu, perangkat access point dan router saling berhubungan dalam menjalankan fungsinya.

Insert Gambar 4.18 Access point.

7.

Access Point

Access point

24 of 79

Modem adalah perangkat yang berfungsi melakukan modulasi dan demodulasi. Modulasi adalah proses pengubahan sinyal informasi ke dalam sinyal pembawa, sedangkan demodulasi adalah proses penyaringan sinyal informasi dari sinyal pembawa.

Insert Gambar 4.18 Modem.

8.

Modem

Modem

25 of 79

Secara umum media transmisi dibedakan menjadi dua, yaitu sebagai berikut.

  • Guided media merupakan media yang dapat menghantarkan data melalui konduktor fisik, seperti tembaga dan serat kaca. Contohnya, kabel coaxial, UTP, STP, dan fiber optic.
  • Unguided media adalah jenis media tidak terpandu yang tidak memiliki bentuk secara fisik sehingga dalam pemancarannya memebutuhakn gelombang elektromagnetik untuk mentransfer data. Contohnya, gelombang radio, infrared, bluetooth, dan satelit.

9.

Media Transmisi

26 of 79

C

Protokol Jaringan

27 of 79

Protokol jaringan adalah sekumpulan aturan baku yang ditetapkan oleh badan standarisasi dunia tentang jaringan dan teknologi informasi yang mengatur mekanisme komunikasi data antarmesin komputer.

Ada dua model protokol jaringan yang dapat digunakan, yaitu sebagai berikut.

Model DoD

Model OSI

28 of 79

Model layer DoD dikeluarkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat atau Departement of Defence (DoD) sebagai upaya meningkatkan strategi pertahanan. Berikut perbandingan layer model DoD dan OSI.

1.

Model DoD

Layer DoD

Layer OSI

Contoh Protokol

Process/

Application

Application

Presentation

Session

Telnet, FTP, Kerberos, SMTP, DNS, TFTP, SNMP, NFS, dan Xwindows

Host-to-Host

Transport

UDP dan TCP

Internet

Network

ARP, IP, ICMP, BOOTP, dan RARP

Network Access

Data Link

Physical

Token ring, Ethernet, dan FDDI

29 of 79

Model OSI (open standard interconnection) yang dikeluarkan oleh ISO (International Standard Organization) membagi proseskomunikasi dalam tujuh layer. Prinsip-prinsip yang digunakan bagi ketujuh layer tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Jenis layer harus diselesaikan dengan tingkat abstraksi dan fungsi yang berbeda-beda dalam servisnya.
  2. Layer yang dibentuk harus bermanfaat sesuai kebutuhan serta saling berhubungan dan saling mendukung satu sama lain.
  3. Kegunaan setiap layer ditentukan melalui mekanisme yang logis dan rumit dengan ketelitian tinggi sesuai standard protokol internasional.
  4. Batasan dan area operasi layer bertujuan meminimalisasi aliran informasi yang melewati interface.
  5. Jumlah layer harus cukup banyak disesuaikan spesifikasi, proses kerja, dan kegunaannya sehingga fungsi-fungsi yang berbeda tidak perlu digabung dalam satu layer.

2.

Model OSI

30 of 79

Model OSI memiliki tujuh layer yang dibagi menjadi application, presentation, session, transport, network, data link, dan physical layer.

No.

Lapisan

Fungsi Utama

Contoh Protokol

Kegunaan

1.

Application (aplikasi)

Menyediakan interface yang memberikan pelayanan bagi pengguna dalam berinteraksi dengan sistem jaringan melalui komputer.

DHCP (dynamic host configuration protocol)

Protokol untuk distribusi IP pada jaringan dengan jumlah IP terbatas.

DNS (domain name server)

Basis data berisis nama domain mesin dan IP address

FTP (file transfer protocol)

Protokol untuk transfer file

HTTP (hypertext transfer protocol)

Protokol untuk transfer file HTML dan Web

31 of 79

No.

Lapisan

Fungsi Utama

Contoh Protokol

Kegunaan

MIME (multipupose internet mail extention)

Protokol untuk mengirim file biner dalam bentuk teks

NNTP (network news transfer protocol)

Protokol untuk menerima dan mengirim newsgroup

POP (post office protocol)

Protokol untuk mengambil mail dari server

SMB (server message block)

Protokol untuk transfer berbagai server file DOS dan Windows

SMTP (simple mail transfer protocol)

Protokol untuk penukaran mail

32 of 79

No.

Lapisan

Fungsi Utama

Contoh Protokol

Kegunaan

SNMP (simple network management protocol)

Protokol untuk manajemen jaringan

Telnet

Protokol untuk akses dari jarak jauh

TFTP (Trivial FTP)

Protokol untuk transfer file

2.

Presentation (presentasi)

Melakukan enkripsi kompresi, serta deskripsi data

ASCII, EBCDIC, MIDI, MPEG, TIFF, JPEG, PICT, dan qiuck time

Bentuk format kompresi paket data

33 of 79

No.

Lapisan

Fungsi Utama

Contoh Protokol

Kegunaan

3.

Session

Mengasosiasikan setiap komunikasi antar-layer sebelum session, dengan layer setelah session

NETBIOS (network basic input ouput system)

BIOS jaringan standar

RPC (remote procedure call)

Prosedur pemanggilan jarak jauh

SOCKET

Input output untuk network jenis BSD-UNIX

SQL, NETBEUI, dan XWINDOWS

Protokol untuk database, mesin IBM, dan pengaturan GUI OS berbasis Unix

34 of 79

No.

Lapisan

Fungsi Utama

Contoh Protokol

Kegunaan

4.

Transport (transpor)

Memastikan setiap paket data dikirm tanpa terjadi kesalahan dan tidak terjadi duplikasi.

TCP (transmission control protocol)

Protokol petukuran data berorientasi (connection-oriented)

UDP (user datagram protocol)

Protokol pertukaran data non-orientasi (connectionless)

5.

Network (jaringan)

Menentukan letak jalur pengiriman data yang akan ditransmisikan serta meneruskan paket tersebut ke alamat jaringan tertentu.

IP (internet protocol)

Protokol untuk menetapkan routing

RIP (routing information protocol)

Protokol untuk memilih routing

35 of 79

No.

Lapisan

Fungsi Utama

Contoh Protokol

Kegunaan

ARP (adress resolution protocol)

Protokol untuk mendapatkan informasi hardware dari nomor IP

RARP (reverse ARP)

Protokol untuk mendapatkan informasi nomor IP dari hardware

6.

Data link

Mengatur nilai data biner (true and false) yang bernilai ) dan 1 menjadi logical group.

PPP (point-to-point)

Protokol untuk akses point-to-point (biasanya dial-up)

SLIP (serial line internet protocol)

Protokol dengan menggunakan sambungan serial

36 of 79

No.

Lapisan

Fungsi Utama

Contoh Protokol

Kegunaan

7.

Physical (fisik)

Sebagai interface fisik yang melewatkan transmisi data biner (digital) melalui jalur komunikasi.

Ethernet, FDDI, ISDN, ATM, 10BaseT, 100BaseTX, HSSI, V.35, dan X.21

Contoh bentuk standar penggunaan media transmisi yang berpengaruh terhadap besaran data dan kecepatan transmisi data.

37 of 79

Berdasarkan fungsinya, ketujuh layer dalam model OSI dapat dikategorikan menajdi dua lapisan, yaitu lapisan atas dan lapisan bawah.

  1. Lapisan atas dari model OSI terkait dengan persoalan aplikasi. Umumnya, lapisan ini hanya diimplementasikan pada aplikasi yang digunakan oleh pengguna komputer. Lapisan paling atas, yaitu lapisan aplikasi adalah lapisan penutup sebelum terhubung ke pengguna.
  2. Lapisan bawah dari model OSI mengendalikan persoalan transpor data. Lapisan fisik dan lapisan data link diimplementasikan ke dalam hardware dan software. Lapisan-lapisan bawah yang lain umumnya hanya diimplementasikan dalam software. Lapisan terbawah, yaitu lapisan fisik adalah penuutp bagi media jaringan fisik dan sebagai penanggung jawab bagi penempatan infomarsi pada media jaringan.

38 of 79

D

IP Address

39 of 79

merupakan metode pengalamatan yang diterapkan sebagai identitas pengenal mesin dalam jaringan yang terdiri atas bagisan angka berbasis desimal atau heksadesimal dengan standar aturan tertentu. Saat ini, terdapat dua versi IP address yang digunakan, yaitu IP address versi 4 dan IP address versi 6.

IP Address (Internet Protocol Adress)

40 of 79

IP address dalam penggunaannya terdiri atas dua bagian, yaitu network ID dan host ID. Network ID memperlihatkan alamat network atau jaringan, sedangkan host ID mengidentifikasikan alamat host dalam satu network. Syarat terbentuknya sebuah jaringan lokal adalah jaringan harus dalam satu kelas IP yang sama, memiliki network IP dan broadcast IP yang sama, dan mempunyai IP host yang berbeda. Untuk menghubungkan dua jaringan dengan network ID yang berbeda, dibutuhkan router sebagai jembatan penghubungnya.

IP Address versi 4

41 of 79

Dalam menentukan network ID dan host ID yang akan digunakan dalam jaringan, terdapat beberapa aturan sebagai berikut.

  1. Network ID 127.0.0.1 tidak dapat digunakan untuk pengalamatan IP address. Hal ini karena IP address ini secara default digunakan untuk keperluan loopback.
  2. Host ID tidak boleh diset pada bit 1 semua (contoh kelas C: 192.168.11.255) karena akan diartikan sebagai alamat broadcast pada subnet mask 255.255.255.0. Broadcast ID merupakan alamat yang mewakili seluruh anggota jaringan.
  3. Sebuah network ID dan host ID tidak boleh dikonfigurasikan pada bit 0 semua (seluruh bit diset 0 seperti 0.0.0.0). Hal ini karena IP address dengan host ID 0 diartikan sebagai alamat network.

42 of 79

Kelas A

Format : 0xxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx

Bit pertama : 0

Panjang Net ID : 8 bit

Panjang Host ID : 24 bit

Byte pertama : 0-127

Jumlah : 126 Kelas A (0 dan 127 dicadangkan)

Range IP : 1.xxx.xxx.xxx sampai 126.xxxx.xxxx.xxx

Jumlah IP : 16.777.214 IP address di setiap kelas A

Deskripsi : Diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang besar

Berikut adalah pembagian range kelas IP address berdasarkan aturan standar internasional.

43 of 79

Kelas B

Format : 10xxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx

Bit pertama : 10

Panjang Net ID : 16 bit

Panjang Host ID : 16 bit

Byte pertama : 128-191

Jumlah : 19.384 Kelas B

Range IP : 128.0.xxx.xxx sampai 191.155.xxx.xxx

Jumlah IP : 65.532 IP address di setiap kelas B

Deskripsi : Dialokalisasikan untuk jaringan dengan jumlah besar dan sedang

44 of 79

Kelas C

Format : 110xxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx

Bit pertama : 110

Panjang Net ID : 24 bit

Panjang Host ID : 8 bit

Byte pertama : 192-223

Jumlah : 2.097 Kelas C

Range IP : 1.xxx.xxx.xxx sampai 223.255.255.xxx

Jumlah IP : 254 IP address di setiap kelas C

Deskripsi : Digunakan untuk jaringan berukuran kecil

45 of 79

Kelas D

Format : 1110xxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx

Bit pertama : 1110

Bit multicast : 28 bit

Bit inisial : 224-239

Deskripsi : Kelas D digunakan untuk keperluan IP multicasting (RFC 1112)

Kelas E

Format : 1111xxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx.xxxxxxxx

Bit pertama : 1111

Bit multicast : 28 bit

Bit inisial : 240-255

Deskripsi : Kelas E dicadangkan untuk keperluaneksperimen

46 of 79

Metode classess addressing atau dalam bahasa tekniknya adalah menyediakan rentang IP address dalam notasi classess inter-domain routing (CIDR), bertujuan untuk mengatur sistem pengalamatan IP address yang yang merujuk pada jaringan secara lebih spesifik atau disebut juga dengan network prefix.

Pengelompokan subnet mask.

Subnet Mask

Nilai CIDR

Subnet Mask

Nilai CDR

255.128.0.0

/9

255.248.0.0

/13

255.192.0.0

/10

255.252.0.0

/14

255.224.0.0

/11

255.254.0.0

/15

255.240.0.0

/12

255.255.0.0

/16

47 of 79

Subnet Mask

Nilai CIDR

Subnet Mask

Nilai CDR

255. 255.128.0

/17

255. 255.128.0

/24

255. 255.192.0

/18

255. 255.252.128

/25

255. 255.224.0

/19

255. 255.252.192

/26

255. 255.240.0

/20

255. 255.252.224

/27

255. 255.248.0

/21

255. 255.252.240

/28

255.255.252.0

/22

255. 255.252.248

/29

255.255.254.0

/23

255. 255.252.252

/30

48 of 79

Menurut penggunaannya, terdapat dua tipe IP address, yaitu sebagai berikut.

IP Publik

IP publik adalah IP yang digunakan dalam jaringan internet di seluruh dunia.

IP Privat

IP privat adalah IP address yang tidak digunakan dalam penomoran alamat komputer karena dicadangkan untuk penggunaan jaringan lokal yang mencakup tiga segmen terakhir dari IP address untuk internet.

49 of 79

Daftar IP address yang dicadangkan untuk digunakan sebagai IP privat dapat dilihat pada tabel berikut.

Blok Alamat

Rentang Alamat

Jumlah Host

0.0.0.0/8

0.0.0.0.1 sampai dengan 0.255.255.254

16.777.214

10.0.0.0/8

10.0.0.1 sampai dengan 10.255.255.254

16.777.214

127.0.0.0/8

127.0.0.1 sampai dengan 127.255.255.254

16.777.214

172.16.0.0/12

172.16.0.1 sampai dengan 172.31.255.254

1.048.574 (private internet)

192.0.2.0/24

192.0.2.1 sampai dengan 192.0.2.254

254

50 of 79

Blok Alamat

Rentang Alamat

Jumlah Host

192.168.2.0.0/16

192.168.0.1 sampai dengan 192.168.255.254

65.534 (private internet)

169.254.2.0.0/16

169.254.0.1 sampai dengan 169.254.255.254

65.534

Diketahui bahwa semua range pengalamatan IP address kelas D dan E juga dapat digunakan untuk IP address jaringan lokal. IP tersebut tidak digunakan sebagai IP publik di internet.

51 of 79

Yuk, Kerjakan Asah Literasimu! 3

52 of 79

E

Topologi Jaringan

53 of 79

Topologi merupakan pola hubungan antarterminal atau antarkomputer dalam jaringan. Pola ini berhubungan dengan metode akses dan media pengirim yang digunakan. Namun dalam membangun sebuah jaringan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, antara lain ukuran organisasi, tingkat keamanan data, ketersediaan sistem pendukung, beban traffic jaringan, ketersediaan biaya, dan banyaknya pengguna.

54 of 79

Topologi dapat diklasifikasikan menjadi dua jenis ditinjau dari segi keberadaannya

Physical topology

Bentuk topologi secara fisik yang menekankan teknik koneksi media transmisi antar-nodle atau workstation.

Logical topology

Bentuk topologi secara logika yang menggambarkan model aliran data antar-user dalam jaringan.

55 of 79

Beberapa hal yang perlu dijadikan pertimbangan dalam memilih jenis topologi jaringan, yaitu sebagai berikut.

  • Biaya, besar biaya yang dikeluarkan harus seefisien mungkin sesuai dengan kebutuhan organisasi.
  • Kecepatan, sejauh mana kecepatan yang dibutuhkan dalam sistem.
  • Lingkungan, faktor-faktor lingkungan (listrik, angin, cuaca) yang berpengaruh terhadap perangkat keras yang dibutuhkan.
  • Ukuran, seberapa besar ukuran jaringan, semakin besar jaringan akan memerlukan perangkat tambahan, seperti file server atau sejumlah server khusus.
  • Konektivitas, kemudahan akses jaringan dari berbagai lokasi.

56 of 79

Jenis topologi yang dapat dipilih untuk membangun jaringan komputer, antara lain sebagai berikut.

Topologi Bus

Topologi Star

Topologi Lainnya

Topologi Ring

57 of 79

Karakteristik topologi bus

  1. Sederhana dan mudah dalam instalansi.
  2. Transfer data lebih cepat karena menggunakan satu jalur umum yang terhubung dengan node-node.
  3. Potensi terjadi tabrakan data atau collision lebih besar karena sinyal mengalir dalam dua arah.
  4. Jika salah satu segmen kabel putus, seluruh jaringan akan terhenti.
  5. Penambahan segmen tidak mengubah model jalur.
  6. Berupa bentangan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup oleh terminator dan terdapat node-node sepanjang kabel.

Pada topologi bus, terminal atau komputer disusun secara serial dalam sebuah media transmisi utama.

Topologi Bus

Topologi Bus

58 of 79

Secara fisik, topologi ring mirip dengan topologi bus, tetapi kedua terminal di bagian ujung saling terhubung sehingga membentuk lingkaran. Pada topologi ring, setiap terminal akan memeriksa informasi yang melewatinya.

Topologi Ring

Topologi Ring

59 of 79

Topologi Star

Pada topologi star, terdapat terminal pusat atau hub sebagai pengatur dan pengendali semua komunikasi data yang terjadi dalam jaringan. Setiap transmisi data akan dilewatkan dan didistribusikan oleh konsentrator.

Topologi Star

60 of 79

Topologi Lainnya

Sering dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pengguna, telah banyak digunakan modifikasi pada topologi yang sudah ada. Berikut beberapa topologi yang dihasilkan dari kombinasi topologi bus, ring, dan star.

Topologi Mesh

Topologi Tree

Topologi hybrid

Pada topolgi mesh, setiap komputer dalam jaringan memiliki media penghubung ke komputer lain secara langsung sehingga membuat kecepatan transfer data lebih baik. Namun, kebutuhan media transmisi kabel dibutuhkan lebih banyak.

Topologi tree merupakan kombinasu topolgi star dan bus. Umumnya, hub diletakkan di paling depan dan diikuti beberap terminal yang dihubungjan secara serial.

Topologi hybrid merupakan rangkaian beberapa jenis topologi star, ring, dan bus. Biasanya, topologi ini diterapkan dalam perusahaan yang menggunakan beberapa jenis topologi jaringan.

61 of 79

Silahkan kerjakan Uji Kemampuan Diri

62 of 79

F

Menggunakan Layanan Jaringan

63 of 79

1.

Mengonfigurasi IP Address Komputer

Pastikan kartu jaringan telah terpasang dan driver telah terinstal dengan baik.

Sistem operasi yang digunakan adalah Windows 8 (disarankan Windows 10). Pastikan komputer telah tersambung dengan switch atau hub jaringan laboratorium yang telah memiliki akses internet dengan IP address yang telah ditentukan.

Klik startControl PanelNetwork and InternetNetwork and Sharing CenterChange adapter settings.

Langkah-langkah mengonfigurasi IP address pada kartu jaringan (NIC) komputer yang terhubung dengan switch jaringan lokal.

64 of 79

Insert Gambar 4.29 Tampilan Change adapter settings.

Klik kanan ikon Ethernet – pilih Properties. Jika ikon tersebut menampilkan tanda silang merah seperti gambar, berarti interface kartu jaringan belum terhubung dengan jaringan.

Insert Gambar 4.30 Tampilan properti Ethernet.

65 of 79

Pilih Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4)Properties atau dobel klik untuk menampilkan menu konfigurasi IP address versi 4.

Selanjutnya, lakukan pengaturan IP address sesuai dengan ketentuan IP dalam laboratorium komputer sekolah. Dalam contoh ini, menggunakan ketentuan sebagai berikut:

  • IP address : 10.10.10.53
  • Subnet Mask : 255.255.255.192
  • Gateway : 10.10.10.62
  • DNS Server : 8.8.8.8

Setelah itu, klik OK dan tutup kotak dialog Local Area Connection Properties.

Buka command prompt Windows. Periksa bahwa konfigurasi IP address versi 4 sudah benar dengan mengetikkan perintah iponfig.

66 of 79

Langkah selanjutnya adalah melakukan uji konektivitas jaringan dengan memasukkan perintah berikut.

  1. ping 127.0.0.1

Jika ditampilkan pesan “Reply from 127.0.0.1 ....”, hal tersebut menunjukkan bahwa loopback adapter dalam kondisi baik.

  1. ping 10.10.10.53

Jika ditampilkan pesan “Reply from 127.0.0.53 ....”, hal tersebut menunjukkan bahwa kartu jaringan lokal dengan IP address 10.10.10.53 dalam kondisi baik.

  1. ping 8.8.8.8

Jika ditampilkan pesan “Reply from 8.8.8.8 ....”, hal tersebut menunjukkan bahwa komputer telah terhubung dengan internet.

  1. ping google.com

Jika pengujian koneksi dengan host 8.8.8.8 yang merupakan DNS server Google telah berhasil dilakukan, seharusnya akan ditampilkan informasi bahwa komputer dapat terkoneksi dengan server.

67 of 79

2.

Mengoneksikan Laptop dengan Hotspot

Memiliki SSID yang di-broadcast dan dapat dijangkau oleh perangkat klien.

Biasanya menggunakan gelombang radio dengan frekuensi 2,4 GHz.

Biasanya wi-fi hotspot memiliki autentikasi seperti harus memasukkan password tertentu ketika terkoneksi dengan SSID wi-fi.

Hotspot merupakan area atau wilayah tertentu yang terdapat sinyal pemancar gelombang radio yang memungkinkan pengguna dengan perangkat yang mampu menangkap wi-fi, seperti komputer, laptop, PDA, notebook, dan smartphone dapat terhubung dengan internet.

Terkadang ada beberapa layanan hotspot yang mewajibkan pengguna untuk login melalui web browser untuk mengakses internet.

68 of 79

Web browser merupakan aplikasi yang dapat digunakan untuk mengakses konten informasi, seperti gambar, teks, audio, dan video dari berbagai situs yang ada di internet. Contoh browser adalah Google Chrome, Mozilla Firefox, Opera, dan Microsoft Edge. Sebelum dapat mengakses informasi di internet, harus menginstal web browser pada komputer terlebih dahulu.

3.

Mengakses Internet dengan Web Browser

QR code menginstal Google Chrome dan Mozilla Firefox

69 of 79

4.

Mengaktifkan Proxy pada Web Browser

Proxy bekerja di antara komputer pengguna dengan server website tujuan. Setiap request komputer akan dirutekan terlebih dahulu menuju proxy server, kemudian akan diarahkan kembali menuju server website tujuan.

Tipe web proxy

  1. Transparent, merupakan jenis proxy server yang dilengkapi konfigurasi firewall pengaturan port proxy sehingga klien tidak perlu melakukan konfigurasi proxy pada web browser-nya.
  2. Non-transparent, merupakan jenis proxy yang hanya mengharuskan pengguna mengatur konfigurasi port proxy secara manual, yang diarahkan ke server proxy tersebut.

70 of 79

5.

Mengonfigurasi VPN Client

Virtual Private Network atau VPN merupakan teknologi yang memberikan akses ke website secara aman dengan cara membungkus paket komunikasi data dari pengirim ke tujuan. Teknologi ini akan membuat jalur rahasia dalam kanal jaringan sehingga paket data lebih aman, terenkripsi, dan tidak dapat dilacak. Untuk cara melakukan konfigurasi VPN client, pindai QR code berikut.

QR code mengonfigurasi VPN client.

71 of 79

6.

Chatting dalam Jaringan Lokal

Dalam komunikasi digital, chatting merupakan komunikasi yang memungkinkan pengguna mengirimkan data, baik teks, gambar, audio maupun video dengan menggunakan perangkat digital, seperti komputer dan gadget. Chatting dapat dilakukan menggunakan aplikasi dan website. Untuk cara menginstal dan menjalankan chatting dengan LAN Messenger dalam jaringan lokal, pindai QR code berikut.

QR code menginstal dan menjalankan chatting dengan LAN Messenger dalam jaringan lokal

72 of 79

7.

Sharing Data

Share merupakan mekanisme membagi resource pada perangkat lain dalam jaringan, baik berupa data, program, proses, maupun sistem percetakan dalam perangkat komputer agar dapat digunakan secara bersama-sama dengan terminal lainnya dalam jaringan.

Bentuk kelompok minimal lima anggota dan pastikan komputer dalam kelompok telah tersambung dengan LAN. Lakukan konfigurasi IP address dengan network 192.168.100.0/24 kemudian periksa konektivitas jaringan tersebut.

Langkah-langkah melakukan konfigurasi sharing data dengan Windows 10.

Dalam contoh praktik, komputer dengan IP address 192.168.0.9 akan dikonfigurasi sebagai komputer sharing dengan folder D:/Software.

73 of 79

Selanjutnya, klik kanan folder Software – pilih Properties – klik tab Sharing – klik tombol Share.

Agar folder tersebut dapat diakses oleh semua anggota, tambahkan opsi Everyphone – klik Add – klik Share – klik Done.

Untuk membuka folder yang telah di-share sebelumnya pada komputer lain, tekan kombinasi tombol keyboard Windows + R sehingga muncul jendela Run. Setelah itu, ketikan perintah \\192.168.100.66.

Berikut merupakan hasil tampilan sharing dokumen dalam jaringan.

74 of 79

Insert gmbr 4.38 Tampilan data setelah di share, hlm 295

75 of 79

File transfer protocol (FTP) merupakan protokol transfer data yang memungkinkan pengguna dapat meng-upload dan men-download file dari server tanpa memperhatikan platform mesin dan sistem operasi yang digunakan. Layanan ini sering dimanfaatkan dalam jaringan internet, misalnya untuk pengaturan konten website dan blog. Untuk menjelaskan cara meng-upload data menggunakan server FTP, pindai QR code berikut.

8.

Upload dan Download File dalam Server FTP

QR code meng-upload data menggunakan server FTP

76 of 79

ICS atau internet connection sharing merupakan fitur berbagi koneksi jaringan internet dalam komputer Windows melalui interface kartu LAN dan kartu wi-fi. Adapun konsep tethering adalah proses berbagi koneksi internet menggunakan perangkat mobile (smartphone) pada perangkat lain dengan menggunakan wi-fi atau kabel data. Untuk cara menggunakan layanan tethering handphone, pindai QR code berikut.

QR code menggunakan layanan tethering handphone

9.

ICS/Tethering

77 of 79

Mengakses dan mengoperasikan perangkat komputer bisa dilakukan dari jarak jauh selama terhubung jaringan lokal atau internet. Hal tersebut dapat dilakukan dengan fitur RDP (remote dekstop protocol) yang berfungsi menjembatani pemberian akses ke perangkat komputer dari jarak jauh untuk bertukar data ataupun mengoperasikannya secara langsung. Salah satu contoh pengaplikasiannya yaitu teknik remote smartphone Android ke PC atau sebaliknya menggunakan aplikasi AnyDesk.

QR code Mengonfigurasi AnyDesk Android dan PC

10.

Melakukan Remote dari Smartphone Android ke PC

78 of 79

Yuk, Kerjakan Aktivitas Mandiri 2

79 of 79

Yuk, Kerjakan Ruang Kolaborasi 2