Definsive Driving��� ��PT. Berau Coal
0
Pokok Bahasan
Judul Pelatihan KMPD PTBC
1
Dalam berlalu lintas Seorang Driver Berkewajiban mengamankan Unitnya di 6 Daerah “DBKKAB”
Depan
Belakang
Kanan
Kiri
Atas
Bawah
Judul Pelatihan KMPD PTBC
2
Apa yang menyebabkan KECELAKAAN ini bisa terjadi?
Judul Pelatihan KMPD PTBC
3
3. PERALATAN KERJA/UNIT
PENYEBAB KECELAKAAN DISEBABKAN 3 FAKTOR
Judul Pelatihan KMPD PTBC
4
SEMUA INI DESEBABKAN OLEH FAKTOR MANUSIA - AKIBAT KELALAIAN
Judul Pelatihan KMPD PTBC
5
| |
| |
Judul Pelatihan KMPD PTBC
6
Judul Pelatihan KMPD PTBC
7
Judul Pelatihan KMPD PTBC
8
Judul Pelatihan KMPD PTBC
9
Semua kecelakaan tersebut dapat terjadi di daerah …….
Dan itu hanyalah sebagian kecil saja dari semua kecelakaan yang terjadi
Judul Pelatihan KMPD PTBC
10
Masalah keselamatan di jalan bukan hanya masalah orang lain. Tapi dimulai dari ANDA
Pastikan ANDA mampu mengemudi secara aman dengan meminimalkan resiko tabrakan dan menghindari pengemudi lain yang bermasalah.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
11
Belajar mengemudi adalah mudah. Hampir semua orang mampu melakukannya hanya dengan waktu latihan yang amat singkat.
Namun mengemudi dengan aman & defensive bukan hal mudah. Mengemudi dengan aman sangat tergantung dari pengetahuan, kemampuan & pengalaman.
12
DEFENSIVE DRIVING
Judul Pelatihan KMPD PTBC
13
Syarat menjadi
DEFENSIVE DRIVER
Judul Pelatihan KMPD PTBC
14
2. Reaktif
Judul Pelatihan KMPD PTBC
15
Judul Pelatihan KMPD PTBC
16
Judul Pelatihan KMPD PTBC
17
Hebat Mengendalikan Kendaraan
Bukan berarti mampu mencegah terjadinya kecelakaan
Judul Pelatihan KMPD PTBC
18
MEMAHAMI RESIKO
Judul Pelatihan KMPD PTBC
19
Mana yang
LEBIH BERBAHAYA?
Judul Pelatihan KMPD PTBC
20
MENGEMUDI
DIPEGUNUNGAN &
JALAN YANG
BERLIKU
MENGEMUDI
DIJALAN LURUS
& RATA
Judul Pelatihan KMPD PTBC
21
PASTI INI YANG LEBIH BERBAHAYA
Judul Pelatihan KMPD PTBC
22
Tapi kecelakaan justru banyak terjadi di
JALAN YANG MULUS, LURUS DAN KERING
23
Judul Pelatihan KMPD PTBC
24
JADI AGAR RESIKO BERKURANG:
Judul Pelatihan KMPD PTBC
25
S.I.P.D.E.
Mengemudi adalah kegiatan yang menantang karena harus melakukan banyak hal secara bersamaan. Kita harus kontrol kendaraan, memperhatikan jalan & sekitarnya, rambu lalulintas dan siap terhadap tindakan pengguna jalan lain.
Mengatasi itu semua perlu adanya cara mengumpulkan & mengolah informasi, untuk membantu pengambilan keputusan dengan resiko yang seminimal mungkin.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
26
Cara mudah untuk mengatasi tantangan tersebut adalah S.I.P.D.E. singkatan dari:
Search-MENCARI
Identify-IDENTIFIKASI
Predict-PERKIRAKAN
Decide-PUTUSKAN
Execute-LAKSANAKAN
Judul Pelatihan KMPD PTBC
27
THE SMITH SYSTEM
jaga jarak aman
Judul Pelatihan KMPD PTBC
28
EMOTIONAL CONTROL
Hal penting dalam mengemudi dengan aman adalah mampu membaca orang, dari ekspresi wajahnya: tidak sabar, pemarah, tenang, bingung atau panik.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
29
Jika menemui pengemudi yang menunjukkan emosi yang kurang terkontrol (tidak sabaran), jangan terpengaruh sediakan ruang & biarkan dia melewati kita.
Ingat !
Kita tidak akan dapat merubah atau memberi pelajaran padanya.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
30
TAHUKAH ANDA?
Perlu 2,5 jam perjalanan dari …. ke ….. dengan cara mengemudi secara aman.
Pengemudi sembrono mungkin hanya perlu 2 jam untuk sampai tujuan, tetapi dengan ngebut & cara mendahului yang membahayakan diri sendiri & orang lain.
Artinya, lebih cepat 30 menit untuk tujuan apa?
BENAR, ADA KONSEKWENSI DARI TINDAKAN KITA
Judul Pelatihan KMPD PTBC
31
Konsekwensinya 30 menit tiba lebih awal:
Boros bahan bakar & memperpendek usia mesin (termasuk rem & ban).
Resiko mengalami kecelakaan. Ingat, semua orang tidak ingin mengalaminya, tapi anda berada diresiko yang tinggi.
Anda membahayakan hidup anda & juga orang lain.
Jadi apa keuntungan yang anda peroleh dengan tiba ditujuan 30 menit lebih awal?
Judul Pelatihan KMPD PTBC
32
Ingat
PEPATAH
Lebih baik terlambat daripada tidak sampai sama sekali
Judul Pelatihan KMPD PTBC
33
PERATURAN LALU LINTAS
Tujuan adanya peraturan tersebut adalah agar ada kepastian/pembagian yang jelas antar pengguna jalan sehingga tidak terjadi kekacauan. Sehingga memastikan pengguna jalan (pengemudi, pengendara motor & pejalan kaki) melakukan kegiatannya secara terkendali dan sama-sama diketahui oleh pengguna jalan itu sendiri.
Pengemudi defensive malah beranggapan orang lain tidak selalu mentaati peraturan.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
34
Menurut Anda mana yang “sebenarnya” mengarahkan kendaraan kita
Mata, Tangan, Otak atau
Kemudi ?
Judul Pelatihan KMPD PTBC
35
MATA ANDA YANG MENGARAHKAN
OLEH KARENA ITU
LIHAT KEARAH MANA ANDA
MAU MENUJU
Judul Pelatihan KMPD PTBC
36
PANDANG JAUH KEDEPAN
LIHAT SETELAH TIKUNGAN BUKAN HANYA DITIKUNGANNYA SAJA
Judul Pelatihan KMPD PTBC
37
LIHAT SETELAH TIKUNGAN
BUKAN DITIKUNGANNYA
Judul Pelatihan KMPD PTBC
38
JIKA ANDA MELIHATNYA MAKA ANDA AKAN MENABRAKNYA
Judul Pelatihan KMPD PTBC
39
Pandang jauh kedepan, jangan terfokus pada kendaraan yang ada didepan
Judul Pelatihan KMPD PTBC
40
HAZARD PERCEPTION
Perkiraan bahaya merupakan kemampuan mata & otak kita untuk memperkirakan adanya potensi bahaya sebelum benar-benar terjadi.
Ini yang disebut PROAKTIF, hasilnya akan berbeda bila dibandingkan dengan hanya BEREAKSI setelah bahaya itu benar-benar terjadi.
Berikut ini adalah contoh dari perkiraan bahaya:
Judul Pelatihan KMPD PTBC
41
APA YANG MUNGKIN TERJADI
Judul Pelatihan KMPD PTBC
42
PENGENDARA AKAN MENGHINDAR DAN MASUK JALUR KITA
Judul Pelatihan KMPD PTBC
43
APA YANG MUNGKIN TERJADI
Judul Pelatihan KMPD PTBC
44
PENGEMUDI TIDAK DAPAT MENGHENTIKAN KENDARAANNYA, KIJANG AKAN BERHENTI MENDADAK
Judul Pelatihan KMPD PTBC
45
APA YANG MUNGKIN TERJADI
Judul Pelatihan KMPD PTBC
46
PENGENDARA MENGHINDAR DAN MASUK JALUR KITA
Judul Pelatihan KMPD PTBC
47
MATA TIDAK MEMBERI TAHU APA YANG DILIHAT, KITA YANG MEMBUAT MATA MELIHAT YANG KITA MAU
Ini mengingatkan kita bahwa dengan terus berlatih & sikap mengemudi defensive maka kita akan terbiasa melakukan pemeriksaan dan mengenali potensi bahaya.
Sementara mata melihat, otak akan menyadari adanya bahaya sebelum kita bereaksi.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
48
KACA SPION
Kebanyakan pengemudi tidak menyesuaikan kaca spionnya. Tidak memanfaatkannya se-optimal mungkin dengan hanya melihat sisi kendaraannya sendiri saja.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
49
Selain melihat jauh kedepan, kita juga melihat kondisi sekeliling kendaraan dengan kaca spion, siapa yang berada dibelakang, siapa yang akan mendahului dan siapa yang harus lebih diwaspadai.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
50
BLINDSPOTS
Semua kendaraan dari semua bentuk & ukuran mempunyai blind spots atau daerah dimana pandangan pengemudi secara langsung & melalui kaca spion terhalang.
Biasanya semakin besar kendaraan maka semakin besar pula blind spots, maka Toyota Landcruiser blind spots-nya lebih besar dari Toyota Innova
Bus & truck blind spots-nya lebih besar dari kendaraan kecil.
Sehingga peralatan tambang mempunyai blind spots paling besar.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
51
BLINDS POTS terjadi karena manusia hanya mampu melihat 89º tiap sisi dan juga kaca spion kendaraan tidak bisa diperbesar lagi berkaitan dengan desain kendaraan & kemampuannya mengurangi hambatan angin.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
52
Karena spion tidak dapat menghilangkan semua daerah blind spots, anda tidak boleh hanya mengandalkannya saat mundur, mendahului, masuk/pindah jalur lain, malah sebaiknya lakukan tengokkan kepala, lihat & periksa secara langsung.
Ini yang disebut PEMERIKSAAN BAHU-SHOULDER CHECK atau PANDANGAN 90 DRAJAT, pemeriksaan daerah yang tidak terlihat langsung ataupun melalui spion.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
53
Bagaimana anda akan mendahului sepeda motor ini?
Dapatkah dia mendengar anda mendekat?
Dapatkan dia melihat anda mendekat?
Dapatkah dia menginformasikan dia akan berhenti atau belok?
Dapatkan dia tetap menjaga keseimbangan?
Judul Pelatihan KMPD PTBC
54
Pengendara motor ini hampir masuk ke daerah blind spot anda.
Untuk melihatnya hanya bisa dilakukan dengan pemeriksaan bahu sebelum pindah jalur atau belok
Judul Pelatihan KMPD PTBC
55
DAERAH DILARANG MENDAHULUI
56
AKHIR LARANGAN MENDAHULUI
57
LAKUKAN COVER BRAKE
Mempercepat reaksi
Judul Pelatihan KMPD PTBC
58
PENGEMUDI AMAN Selalu menyediakan ruang dengan depan, belakang & samping kanan kiri
Judul Pelatihan KMPD PTBC
59
Menyediakan jarak yang cukup dengan depan disebut
Jarak Mengikuti yang Aman
Judul Pelatihan KMPD PTBC
60
MENGIKUTI TERLALU DEKAT
Pengemudi tidak akan mengetahui apapun yang terjadi didepannya
Judul Pelatihan KMPD PTBC
61
TAILGATING
Posisi seperti ini TIDAK DAPAT MELIHAT depan dan TIDAK DAPAT BERHENTI pada waktunya
Judul Pelatihan KMPD PTBC
62
Semakin banyak ruang tersedia semakin banyak waktu tersedia untuk bereaksi
Judul Pelatihan KMPD PTBC
63
25% tabrakan depan adalah HEAD ON.
Tabrakan depan-depan adalah paling aman
Judul Pelatihan KMPD PTBC
64
Kecelakaan paling buruk adalah pada bagian samping karena sedikitnya
perlindungan
tambahan.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
65
Mobil suka pada pohon dan tiang……sehingga bila menabraknya mobil akan MEMELUKNYA!
Itulah kenapa mobil merangkul/membungkusnya.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
66
Karena bidang datar pohon/tiang lebih kecil maka akan membelah mobil itu.
Mobilnya melilit tiang!
Judul Pelatihan KMPD PTBC
67
68
69
Pada kecelakaan dengan 2 penumpang, penumpang didepan biasanya meninggal karena pengemudi bisa menghindar
Judul Pelatihan KMPD PTBC
70
Ini sangat manusiawi bagi pengemudi, melindungi diri sendiri.
75% tabrakan depan adalah OFFSET
Judul Pelatihan KMPD PTBC
71
Judul Pelatihan KMPD PTBC
72
73
FITUR KENDARAAN YANG MELINDUNGI PENGEMUDI & PENUMPANG DARI CEDERA
Judul Pelatihan KMPD PTBC
74
Banyak pengemudi truck dan bus tidak menggunakan seatbelt dengan perkiraan kendaraannya besar & berat sehingga sudah aman tanpa seatbelt.
Namun seatbelt juga menjaga agar pengemudi tetap aman bila sampai terguling.
Orang yang berada didalam bisa terlempar keluar bila tanpa setbelt.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
75
AIRBAGS (SRS)
Safety belt hanya memberi perlindungan pada kecelakaan kecil. Pada kecelakaan dengan kecepatan yang lebih tinggi, penumpang tetap akan terbentur pada kemudi atau dashboard.
Airbags adalah Supplementary or Secondary Restraint Systems yang bersama dengan seatbelt mengurangi cedera yang parah.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
76
Jika lampu tetap menyala atau menyala pada saat berjalan itu berarti ada yang rusak
Jika kendaraan terdapat airbag, lampu pengecekan sistem akan menyala saat di-start dan mati 5 detik kemudian yang menunjukkan bahwa airbag berfungsi normal.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
77
Pada tabrakan dengan benda keras pada kecepatan lebih 30 km/jam dan pakai seatbelt, wajah pengemudi akan tetap membentur kemudi.
Manfaat airbag adalah sebagai bantalan/penahan benturan yang dialami pengemudi saat tabrakan.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
78
Tanpa airbag pada kecelakaan yang fatal dapat berakibat cedera yang parah
Judul Pelatihan KMPD PTBC
79
Airbag dan seatbelt bekerja bersama-sama untuk meminimalkan benturan.
Keberadaan airbag bukan berarti boleh mengemudi tanpa menggunakan seat belt.
Karena bila mengemudi tanpa seatbelt pada kendaraan dengan airbag, anda akan tetap membentur kemudi/dashboard sebelum airbag mengembang.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
80
Kurang dari satu detik, airbag akan:
Judul Pelatihan KMPD PTBC
81
HEAD RESTRAINTS
Adalah peralatan standar yang terpasang di bangku depan (belakang biasanya juga tersedia). Bantalan ini mencegah cedera pada leher, terutama saat kendaraan tertabrak dari belakang.
Untuk berfungsi secara maximal, pastikan ketinggiannya disesuaikan dengan tinggi kepala.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
82
Ketinggian Head restraints harus cukup untuk menahan bagian belakang kepala.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
83
Judul Pelatihan KMPD PTBC
84
Jika komputer mendeteksi roda yang terkunci, maka valve pelepas tekanan akan membuka rem, mengurangi tekanannya.
Valve ini yang akan menutup & menekan kembali rem.
(terus berulang-ulang)
Judul Pelatihan KMPD PTBC
85
INSPEKSI KENDARAAN
Adalah inpeksi untuk memeriksa dan mencari kerusakan yang terlihat dengan jelas atau mencari adanya potensi permasalahan. Untuk Light Vehicle diperlukan inspeksi:
MINGGUAN basis kendaraan di bukan daerah operasi
HARIAN basis kendaraan di daerah operasi
Judul Pelatihan KMPD PTBC
86
Minyak rem biasanya berwarna kuning atau biru.
Untuk penggunaan normal, minyak rem perlu diganti tiap 12 bulan atau 20.000 km
Judul Pelatihan KMPD PTBC
87
Tiap kendaraan perlu
minyak rem.
Jumlah minyak rem bisa diperiksa di ruang mesin.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
88
Periksa juga warna oli mesinnya
Semakin gelap semakin turun daya lumasnya, secepat mungkin diganti.
Jika berubah mengental/seperti susu berati bercampur air.
INI SANGAT BERBAHAYA!
Judul Pelatihan KMPD PTBC
89
BAN
Bagian yang menyentuh langsung ke permukaan jalan. Maka dari itu ban adalah bagian terpenting dari kendaraan.
Kelangsungan hidup anda tergantung dari cengraman ban dan seberapa banyak ban menapak di permukaan jalan.
Banyak pengemudi merasa enggan membeli ban dan lebih memilih ban dengan harga yang paling murah bila ada
Judul Pelatihan KMPD PTBC
90
STEP 1:
Raba permukaan ban
Judul Pelatihan KMPD PTBC
91
Jika tidak rata:
Tekanan dan Wheel Alignment telah berubah.
Oleh karena itu semua ban harus merata dijalan. Sehingga usia ban lebih panjang dan penghematan bahan bakar juga tercapai.
92
KURANG ANGIN
Dalam kondisi kurang angin dan pengereman maka hanya 2 sisi ban saja yang menapak di jalan.
Akibatnya jarak pengereman bertambah menjadi lebih jauh.
93
AUS DUA SISI
AUS MERATA
AUS TENGAH
94
Jangan berpikir perawatan ban sebagai beban, ingat manfaatnya.
Penghematan bahan bakar, ban dan memastikan ban menapak sempurna di permukaan jalan.
95
KELEBIHAN ANGIN
Jika bagian tengah lebih aus, berarti telah lama kelebihan angin. Karena hanya bagian tengah yang menyentuh permukaan jalan.
Ini akan menyebabkan usia ban berkurang.
96
KURANG ANGIN
Jika kedua sisi lebih aus, ini berarti ban lama dalam kondisi kurang angin. Oleh karena hanya sisi ban saja yang menapak di jalan. Ini berakibat usia ban dan tidak terjadi penghematan bahan bakar.
97
WHEEL ALIGNMENT
Jika hanya satu sisi saja yang aus, artinya bermasalah dengan wheel-alignment. Hanya satu saja yang menapak di jalan.
Usia ban lebih pendek.
98
STEP 2:
Periksa tekanan angin dalam kondisi dingin
99
100
Pemeriksaannya tidak bisa hanya dilihat saja
101
Ban tidak bisa terus menerus mempertahankan angin didalamnya. Maka dari itu anda harus memeriksanya dengan alat ukur tekanan angin supaya akurat.
Dilakukan sebelum mengemudi agar tekanan angin dalam kondisi dingin tercapai.
Ingat, tekanan yang tidak tepat memperpendek usia ban dan merubah kontrol karakter kendaraan.
102
Ban amat penting namun yang mengherankan banyak orang hanya mengandalkan cara/alat yang tidak sesuai.
Pergunakan cara yang benar, miliki alat tepat untuk mengetahui tekanan angin yang benar, dan simpan ditempat yang aman.
103
Tekanan angin yang direkomendasikan bukan yang terdapat disisi ban karena pabrik ban tidak bisa memastikan ban akan dipasang dimobil apa.
Yang tercantum disisi ban adalah tekanan angin maksimum
104
105
215/65 R15 89H
Artinya:
215 mm lebar
Sidewall: 65% dari215 mm
Konstruksi Radial
Velg 15 inch
Indeks Beban 89
Simbol Kecepatan H
106
Simbol Kecepatan
Adalah kecepatan tertinggi yang mampu dicapai oleh ban, aman.
Berbahaya bila kecepatannya tidak sesuai dengan simbol kecepatan
107
108
Judul Pelatihan KMPD PTBC
109
Apa arti dari tanda ini?
110
TREAD WEAR INDICATOR
Tiap ban ada 6 atau lebih indikator keausan ban.
Tandanya berupa segitiga ∆ atau tulisanTWI, namun beberapa pabrikan menggunakan logo perusahaannya, seperti Michelin man
Simbol itu menunjukkan arah ke tengah ban, berupa tonjolan karet ban ditengah alur kembangan yang berarti batas minimal ban masih bisa digunakan.
111
Kerusakan di samping dinding ban tidak bisa diperbaiki.
Ban modern biasanya tubeless.
Ban dalam tidak boleh dipasang di ban tubeless
112
Tutup pentil biasanya terbuat dari plastik atau logam dengan alur agar terpasang kuat.
Peranannya penting karena untuk mencegah agar debu atau lumpur tidak masuk.
Tanpa tutup kemungkinan kotoran akan menyumbat pentil dan berakibat ban mengalami kebocoran.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
113
DEMONSTRATION
Secara bersama-sama kita akan mengadakan PRE-START INSPECTION mobil
Bila ada yang kurang jelas, silahkan bertanya.
Ingat, akan dites KEMAMPUAN anda untuk melakukan pemeriksaan kendaraan.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
114
TAHUKAN ANDA?
Dalam setahun di Kalimantan mempunyai curah hujan rata-rata 200 inches atau 5080 mm.
Ini sama dengan 14 mm per hari.
Hujan deras terjadi sore atau malam hari. Biasanya disertai dengan petir.
Oleh karena itu pasti anda sudah terbiasa mengemudi pada saat hujan deras.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
115
AQUAPLANING (HYDROPLANING)
Saat kendaraan melaju cepat dijalan yang sangat basah, ada kemungkinan bahaya ban tidak menapak sempurna dan hanya akan meluncur saja diatas permukaan jalan.
Ini yang disebut aquaplaning.
Di kecepatan yang lebih rendah, air dapat disibakkan oleh ban. Tapi semakin cepat ban berputar & semakin aus ban, maka akan semakin berkurang kemampuan ban menyibakkan sejumlah air.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
116
Air yang tergenang akan terdorong maju, dan menciptakan penghalang antara ban dengan permukaan jalan.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
117
Kita tidak dapat melihatnya tapi kita masih bisa merasakannya. Ada semacam hentakan di kemudi saat melintasi air dan kemudian kemudi terasa lebih ringan.
Anda harus tetap tenang, jangan panik. Jangan mengerem atau olah kemudi kasar. Hal benar yang kita bisa lakukan
kurangi tekanan gas secara perlahan-lahan.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
118
SEMUA BAN akan mengalami aquaplane dalam kondisi
Judul Pelatihan KMPD PTBC
119
MENCEGAH TERJADINYA AQUAPLANING :
Pastikan tekanan angin tepat dengan ketebalan kembangan ban diatas 1.6 mm.
Mengurangi kecepatan bila melihat adanya genangan air atau saat pandangan kurang bagus untuk antisipasi adanya bahaya.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
120
Saat hujan deras antisipasi kemungkinan adanya genangan air berdasarkan kemiringan jalan. Biasanya air terkumpul di samping kiri jalan, maka sebaiknya posisikan kendaraan agak ketengah.
Sediakan jarak yang cukup antara anda dengan kendaraan di depan anda, karena permukaan jalan yang basah akan memperpanjang jarak berhenti, sebaiknya sediakan jarak mengikuti paling tidak 2 atau 3 kali jarak aman saat beriringan.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
121
PARKIR
Karena parkir merupakan kegiatan yang mudah & kecepatannya relatif pelan maka biasanya banyak pengemudi yang meremehkannya.
Jika posisi spion tidak tepat, tidak mungkin dapat melakukan parkir mundur dengan aman.
Banyak kecelakaan karena parkir, yang seharusnya tidak terjadi & dapat dicegah.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
122
Tahukah anda?
Sensor Parkir tidak akan mencegah terjadinya kecelakaan saat mundur!
Karena pengemudi hanya mengandalkan sensor maka tidak lagi melakukan pemeriksaan kondisi sekeliling kendaraan melalui semua kaca spion.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
123
Parkir mundur yang aman
Judul Pelatihan KMPD PTBC
124
Parkir mundur yang aman
Judul Pelatihan KMPD PTBC
125
Parkir mundur yang aman
Saat berhenti, pastikan gigi persenelingnya benar
- Automatic – posisikan pada P = park
- Manual – posisikan gigi 1 di tanjakan
- Manual – posisikan gigi mundur di turunan
Dan pasang rem parkir dengan benar (opsi 1)
Judul Pelatihan KMPD PTBC
126
PARKIR MUNDUR
Alasan kenapa perusahaan tambang menggunakan parkir mundur :
Saat parkir mundur pengemudi leluasa melihat adanya bahaya disekitar lokasi parkir, juga saat keluar.
Dibanding dengan parkir maju, pandangannya terhalang saat mundur untuk keluar.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
127
Alat berat pertambangan mempunyai blindspot yang besar baik itu disamping, depan maupun belakang.
Operatornya tidak dapat melihat kendaraan lain yang diparkir kurang dari 30 meter.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
128
Jika kendaraan parkir diarea yang diarsir, operator alat berat tidak akan mampu melihat keberadaanya.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
129
BLINDSPOT truk sangat besar.
Jangan berada di area tersebut, agar tidak tertabrak.
Jika anda tidak bisa melihat pengemudi truk, maka pengemudi tersebut juga tidak bisa melihat anda !
Judul Pelatihan KMPD PTBC
130
RAMBU SYARAT MASUK DAERAH OPERASI
Rambu-rambu ini ditempatkan pada jalan masuk ke semua daerah operasi dan memberikan petunjuk apa yang menjadi kewajiban untuk dipatuhi oleh semua orang yang masuk ke dalam daerah tersebut.
- Sudah mengikuti GIP - Sepatu Safety
- Strobo Light - Alat Pemadam Api Ringan
- SIM yang masih berlaku - Helmet Safety
- Mengenakan Sabuk Pengaman
- Kaca Jendela Bening
(menggunakan film pelapis max 30 %)
- Stiker Tanda Pengenal Kendaraan yang masih berlaku bagi kendaraan kontraktor
Judul Pelatihan KMPD PTBC
131
MENDAHULUI KENDARAAN BERAT DI DAERAH
OPERASI
Untuk mendahului kendaraan alat berat, kondisi berikut adalah syarat mutlak:
Judul Pelatihan KMPD PTBC
132
PERATURAN MEMBERIKAN PRIORITAS DI DAERAH
OPERASI
Persimpangan yang tidak terpasang rambu-rambu dan di daerah
penambangan (pit) dan daerah dumping, urut-urutan prioritas yang
berlaku adalah sebagai berikut:
Judul Pelatihan KMPD PTBC
133
SINYAL PERINGATAN DI DAERAH OPERASI
Operator kendaraan ringan dan kendaraan alat berat diharuskan untuk memberikan sinyal dengan membunyikan klakson sebagai berikut:
Membunyikan klakson 1 X – Sebelum men-start mesin kendaraan.
Membunyikan klakson 2 X – Sebelum bergerak maju.
Membunyikan klakson 3 X – Sebelum bergerak mundur.
Membunyikan klakson Panjang – Untuk memberikan tanda adanya bahaya atau kondisi darurat.
Setelah membunyikan klakson sebagai sinyal, operator/pengemudi harus menunggu 10 detik sebelum men-start mesin atau menggerakkan kendaraannya. Hal ini bertujuan untuk membuat seseorang yang ada disekitar kendaraan itu mampu pindah dengan segera dari tempatnya ke tempat yang aman.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
134
Jarak Mengikuti yang Aman di daerah Operational
Operator alat berat harus menjaga jarak aman antar kendaraan tidak boleh kurang dari 50 meter, kecuali diijinkan/diketahui untuk mendahului. Semua pengemudi kendaraan kecil yang mengikuti kendaraan besar harus:
Judul Pelatihan KMPD PTBC
135
Tidak adanya garis pembatas jalan dijalan tambang, maka kendaraan sedapat mungkin harus berjalan di sebelah kiri.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
136
137
138
Kendaraan 4WD dapat dipasangi ban yang dibuat untuk kondisi yang berbeda
M/T = Mud Terrain (Tread), lumpur
A/T = All Terrain (Tread), semua kondisi
H/T = Highway Terrain (Tread), jalan raya
Ban lumpur cengkramannya kurang di jalan aspal dan ban jalan raya cengkramannya kurang di jalan berlumpur
Judul Pelatihan KMPD PTBC
139
Kendaraan dibawah ini menggunakan ban jalan raya, H/T (Highway Tread) yang khusus digunakan di jalan aspal:
Toyota Innova, Toyota Kijang, Isuzu D-MAX 2WD, Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Daihatsu Taruna
Judul Pelatihan KMPD PTBC
140
MUD TERRAIN TIRES - LUMPUR
Ban lumpur dibuat untuk jalan yang lembek dan pasir.
Kembangan besar berfungsi mengangkat seperti sendok supaya kendaraan bisa melaju di tanah basah.
Perhatikan kembangan yang besar/berat disisi ban yang sangat bermanfaat di lubang dalam dan bekas tapak ban.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
141
MUD TERRAIN TIRES
Beberapa tipe ban lumpur bahkan dapat melepaskan lumpur yang lengket agar ban tetap mendapatkan cengkraman dipermukaan jalan.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
142
Dijalan yang berupa tanah liat ban lumpur sekalipun akan mengalami selip karena celah kembangan ban terisi oleh tanah liat yang menempel dan kehilangan traksi.
Jika mengemudi dalam kondisi ini, harus meningkatkan kewaspadaannya.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
143
SELIP - KEHILANGAN TRAKSI
Pemahaman akan adanya hukum alam/gravitasi akan membantu mendapatkan kembali kontrol kendaraan saat mengalami selip. Selip adalah hilangnya kontrol kendaraan ditandai dengan berubahnya arah kendaraan disebabkan berkurangnya cengkraman ban.
144
1) BRAKING SKIDS: Terjadi karena pengereman yang terlalu kuat sehingga roda terkunci/berhenti berputar.
2) POWER SKIDS: Terjadi karena akselerasi yang terlalu banyak/mendadak.
3) CORNERING SKIDS: Terjadi karena olah kemudi kasar saat menikung (Understeer and Oversteer).
3 JENIS SKID
Judul Pelatihan KMPD PTBC
145
Nama lainnya:
- Asal Injak Rem
Terjadi karena pengemudi kaget & panik mengetahui bahaya yang muncul tiba-tiba sehingga langsung injak rem kuat-kuat.
1) BRAKING SKIDS
Judul Pelatihan KMPD PTBC
146
2) POWER SKIDS
Jika mengalami skid, kurangi tekanan di pedal gas hingga ban memperoleh traksi lagi.
Karena pedal gas yang ditekan penuh. Terjadinya skid dijalan aspal perlu tekanan gas yang besar, berbeda bila permukaan jalan gravel atau tanah basah-lebih kecil.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
147
3) CORNERING SKIDS
Judul Pelatihan KMPD PTBC
148
Terjadi ketika traksi roda depan jauh lebih kecil dibanding roda belakang, meskipun kemudi tetap dibelokkan mobil terasa terdorong keluar tikungan.
Lebih mudahnya bayangkan mobil tidak mau dibelokkan, meskipun kemudi sudah diputar penuh, itulah Understeering.
Understeer, efeknya akan memperbesar radius putar.
UNDERSTEER
Judul Pelatihan KMPD PTBC
149
UNDERSTEER
KECEPATAN TERLALU TINGGI, OLAH KEMUDI KASAR.
Bila gejalanya diketahui lebih awal masih bisa diantisipasi!
150
PENYEBAB UNDERSTEER
Judul Pelatihan KMPD PTBC
151
ANTISIPASI GEJALA UNDERSTEER
Judul Pelatihan KMPD PTBC
152
OVERSTEER
Terjadi karena berkurangnya traksi roda belakang, lebih kecil dibanding roda depan sehingga bagian belakang kendaraan bergeser melebihi bagian depan kendaraan. Bila kendaraan menikung melebihi yang anda inginkan, berarti mengalami Oversteer.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
153
OVERSTEER
POWER OVERSTEER
TERJADI KARENA AKSELERASI YANG KASAR
154
PENYEBAB OVERSTEER
Judul Pelatihan KMPD PTBC
155
YANG TERJADI
Judul Pelatihan KMPD PTBC
156
ANTISIPASI GEJALA OVERSTEER
Judul Pelatihan KMPD PTBC
157
MENGEMUDI MALAM HARI
Karena kurangnya penerangan jalan maupun cahaya lampu di Tinanggea maka diperlukan penglihatan yang lebih baik.
Mata lebih cepat menyesuaikan dengan cahaya yang terang tiba-tiba, namun perlu penyesuaian 30 menit untuk melihat di kegelapan.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
158
Oleh karena itu bila berpapasan dengan kendaraan dari depan jangan melihat langsung ke lampunya, akan lebih baik bila melihat ke pembatas jalan. Kurangi kecepatan apabila terlalu menyilaukan.
Jangan menyalakan lampu dim saat berpapasan karena akan menyilaukan, dan mereka sedang menuju kearah anda!.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
159
Pada beberapa kendaraan lampu panel intrumen di dashboard dapat dikurangi/ditambah kekuatan cahayanya.
Pengemudi perlu memantau intrumen namun bila memungkinkan kurangi cahayanya untuk meningkatkan kemampuan penglihatan di malam hari.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
160
Banyak pengendara motor tidak menyalakan lampu pada malam hari maupun saat subuh, meskipun masih gelap.
Mereka mungkin masih bisa melihat dalam kegelapan, tapi untuk keamanan bersama, mereka juga perlu untuk dapat MELIHAT dan DILIHAT.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
161
Lampu kendaraan mempunyai daya jangkau yang terbatas. Jika kita mengemudi terlalu cepat maka akan melebihi kemampuan lampu untuk menerangi jalan kita.
Artinya jarak pengereman diperlukan lebih jauh daripada jarak yang kita bisa lihat. Dan bila ada bahaya didepan kita tidak bisa melihatnya dan tidak mampu menghentikan kendaraan tepat waktu.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
162
Resiko langsung muncul ketika pada jam yang sama biasanya kita masih tidur.
163
FATIGUE
- Mengemudi dalam keadaan lelah
Fatigue diartikan kelelahan setelah menjalani kegiatan yang dilakukan berlang kali.
Kita menyadari pengemudi dapat mengantuk setelah mengemudi lama. Namun banyak juga pengemudi merasa mengantuk meskipun baru saja mengemudi jika sebelumnya sudah dalam kondisi lelah.
164
RESIKO PENGEMUDI MENGALAMI FATIGUE :
Judul Pelatihan KMPD PTBC
165
RESIKO PENGEMUDI MENGALAMI FATIGUE :
Judul Pelatihan KMPD PTBC
166
Kebiasaan kita mematikan alarm yang membangunkan kita tapi kemudian kita tidur lagi, otak akan terbiasa untuk bangun sebentar kemudian tidur lagi. Kebiasaan ini akan muncul saat mengemudi, merasa cepat mengantuk.
Mengemudi dengan lelah akan mempengaruhi konsentrasi dan kemampuan persepsi kita, sehingga resiko mengalami kecelakaan lebih besar.
167
Penyebab kecelakaan karena kelelahan disebabkan kurangnya pergerakan. Jalan yang kita lalui terus menerus akan mjadi kegiatan yang monoton. Tidak adanya pergerakan mata & tubuh maka kita menjadi jenuh, tingkat kesadaran & kewaspadaan berkurang. Semakin lama mengemudi, semakin berbahaya.
Orang yang sudah lelah sebelum mengemudi (karena bekerja seharian) akan mempunyai resiko lebih tinggi.
168
FATIGUE
Ciri-cirinya:
Judul Pelatihan KMPD PTBC
169
Pencegahan mengalami fatigue :
170
Judul Pelatihan KMPD PTBC
171
172
Pencegahan mengalami fatigue:
Judul Pelatihan KMPD PTBC
173
GANGGUAN
Banyak yang diperhatikan saat mengemudi. Harus memperhatikan sekitar kendaraan. Harus memastikan pengguna jalan lain mengetahui keberadaan kita dan apa yang akan kita lakukan.
Kita harus tetap menyesuaikan kecepatan dan posisi kendaraan selama mengemudi. Selalu siap dengan adanya hal yang tidak terduga yang mungkin membahayakan.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
174
Judul Pelatihan KMPD PTBC
175
MEROKOK & MENGEMUDI
Judul Pelatihan KMPD PTBC
176
MEROKOK & MENGEMUDI
Judul Pelatihan KMPD PTBC
177
MEROKOK & MENGEMUDI
Judul Pelatihan KMPD PTBC
178
179
Dibeberapa negara dilarang menggunakan handphone sambil mengemudi.
Meskipun saat berhenti di lampu lalulintas yang sedang menyala merah.
HANDPHONES (MOBILE PHONES)
Judul Pelatihan KMPD PTBC
180
HANDPHONE MENGGANGGU KONSENTRASI
Judul Pelatihan KMPD PTBC
181
SMS MENGGANGGU KONSENTRASI
182
Penelitian International menunjukkan bahwa menggunakan handphone saat mengemudi sama bahayanya dengan alkohol. Pengaruhnya sama dengan bila terdapat 0.08% kadar alkohol dalam darah.
Bahaya handphone bukan pada cara kita menggunakannya. Kita bisa mengemudi satu tangan tapi kita tidak bisa mengemudi tanpa berpikir.
Jadi bahayanya adalah karena otak dipaksa berpikir hal penting lainnya.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
183
Penilitian International juga membuktikan
HANDS-FREE
sama bahayanya karena konsentrsi kita yang terpecah.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
184
ALKOHOL DAN OBAT-OBATAN
Alkohol obat yang sangat kuat, akan memperlambat proses berpikir kita sehingga perlu waktu lebih lama untuk bereaksi.
Menimbulkan cara berpikir yang salah hingga mempengaruhi persepsi jarak, kecepatan serta mengurangi koordinasi, menuju pada kecelakaan yang seharusnya bisa dihindari.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
185
Alkohol akan langsung mempengaruhi kita dan efeknya akan hilang dalam waktu yang relatif lama. Tidak ada ukuran pasti berapa gelas minuman agar kita bisa mengemudi dengan aman.
Kemampuan manusia untuk menyerap alkohol dalam tubuhnya berbeda, tergantung jenis kelamin, berat, sistem metabolisme tubuh, jenis minumannya & makanan yang dimakan sebelumnya.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
186
Tabel ini menunjukkan bertambahnya pengaruh alkohol terhadap fungsi tubuh manusia
Judul Pelatihan KMPD PTBC
187
OBAT-OBATAN LAIN
Depressants: (Alcohol, pil tidur), memperlambat sistem saraf pusat
Stimulants: (Amphetamines, shabu-shabu), mempercepat/stimulasi sistem saraf pusat
Hallucinogens: (Marijuana, LSD, Hashish), mind altering drugs
Narcotics: (Heroin, Cocaine, Morphine, Putauw), have a strong depressant effect
Judul Pelatihan KMPD PTBC
188
Ingat resikonya, hindari masalah
DON’T DRINK AND DRIVE
Jika kita melukai bahkan membunuh orang, kita akan hidup dengan rasa bersalah dan dikucilkan oleh orang disekitar kita.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
189
REM BLONG
Judul Pelatihan KMPD PTBC
190
Judul Pelatihan KMPD PTBC
191
Pecah ban tidak akan terjadi bila ban mempunyai tekanan angin yang benar. Namun jika mengalami pecah ban:
PECAH BAN
Judul Pelatihan KMPD PTBC
192
MENGHINDARI TABRAKAN DENGAN PEJALAN KAKI
Judul Pelatihan KMPD PTBC
193
Tragisnya tiap tahun banyak kecelakaan yang menewaskan anak-anak karena adanya kendaraan yang sedang mundur.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
194
MESIN TERBAKAR
Judul Pelatihan KMPD PTBC
195
Judul Pelatihan KMPD PTBC
196
Judul Pelatihan KMPD PTBC
197
Helm hanya didesain untuk satu kali mengalami benturan hebat. Jika jatuh dipermukaan yang keras maka kemampuannya akan sangat berkurang. Tidak disarankan membeli helm bekas karena kita tidak tahu apakah helm tersebut pernah jatuh sebelumnya atau tidak.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
198
SEMUA PENGEMUDI MELAKUKAN KESALAHAN
Pengemudi yang baik yang paling sedikit membuat kesalahan
Judul Pelatihan KMPD PTBC
199
Memastikan proses koordinasi berjalan dengan lancar untuk meminimalisir miskomunikasi yang dapat menyebabkan kondisi tidak aman
Melakukan Koordinasi dengan seluruh personil di area Kerja
200
Membersihkan unit setelah selesai digunakan
Memastikan unit yang digunakan dalam kondisi bersih
201
Penggunaan Winch pada Light Vehicle (LV)
202
Pengamatan Lokasi Terjadinya Unit Terperosok
Amati Area LV Terperosok
203
Siapkan peralatan
Siapkan perlengkapan yang akan digunakan, periksa kondisi kelayakannya. Untuk tali (rope) dapat menggunakan jenis seperti contoh:
Tow Strap
Steel Rope (Sling)
Tow Rope
204
Mengulurkan sling wire rope ke arah anchor point
205
Membuat anchor point
Setelah selesai membuat anchor point, posisikan tuas winch ke posisi "lock / engage sehingga wire rope tidak dapat ditarik secara manual
Lingkarkan wire rope pada pohon dan kunci dengan hook
Gunakan tambahan tali (tow strap) sehingga membentuk anchor
206
Hubungkan remote winch dengan socket pada winch
207
Penarikan atau Penggulungan wire rope dengan winch
208
Posisikan LV di zona yang aman dan stabil
Matikan mesin, gunakan hand brake, dan lepaskan hook pada anchor point, gulung wire rope dengan menekan tombol penarikan pada remote control dan bersihkan peralatan sebelum disimpan
209
Contoh Penarikan Unit dengan bantuan Unit menggunakan Winch
210
1. Medan Area Eksplorasi berbeda dengan Area pertambangan
Area eksplorasi berada di wilayah yang belum terbuka
Area eksplorasi berada di wilayah perbukitan
Jalan di Area eksplorasi merupakan jalan sementara
211
2. Kondisi Medan Berbahaya di Area Eksplorasi
212
Contoh Kondisi Medan Berbahaya di Area Eksplorasi
Kondisi jalan terjal dan curam
213
Contoh Kondisi Medan �Berbahaya di Area Eksplorasi
Kondisi jalan berlumpur dan licin
214
Contoh Kondisi Medan Berbahaya di Area Eksplorasi
Kondisi jalan melewati jembatan sementara
215
Contoh Kondisi Medan Berbahaya di Area Kerja
Kondisi jalan terdapat material penghalang (batu)
216
3. Dampak medan berbahaya terhadap pengoperasian unit
217
Contoh Dampak medan berbahaya terhadap pengoperasian unit LV
LV terperosok/amblas dan menabrak tanggul/tebing
218
Contoh Dampak medan berbahaya terhadap pengoperasian unit LV
LV Terguling/terbalik
219
Contoh Dampak medan berbahaya terhadap pengoperasian unit LV
LV jatuh/masuk jurang
220
4. Standar Jalan Eksplorasi
221
5. Manuver Unit di Area Eksplorasi
Salah satu penyebab insiden Unit di daerah eksplorasi adalah kesalahan saat melakukan manuver Unit (mundur, berputar arah, menuruni/menaiki tanjakan). Untuk itu antisipasi driver yang dapat dilakukan antara lain:
222
Melewati Jalan yang Cekung atau berlubang dengan tumpuan 3.1
Jalan Berlubang
Roda kiri depan
Roda kanan depan
223
Melewati jalan yang Cembung atau Gundukan dengan tumpuan 3.1
224
Melewati jalan ber Lereng atau Miring
225
Melewati jalan Licin Menurun
226
Melewati jalan Licin Menanjak
227
Semua kendaraan memerlukan udara untuk mesin. Biasanya saluran masuk udara masuk didekat lengkungan roda depan. Oleh karena itu perlu ekstra hati-hati bila menyeberangi sungai, sebab air bisa masuk ke mesin & merusakkannya.
Judul Pelatihan KMPD PTBC
228
Melewati Daerah Banjir atau Genangan Air
229
Judul Pelatihan KMPD PTBC
230
231
Judul Pelatihan KMPD PTBC
231
Source: Mine Plan & TS team
Existing
New
xxx
Surveyor
Cost
Terms of payment
Losses estimation
xxx
xxx
xxx
xxx
IDR 25 Mn
IDR 45 Mn
xxx
xxx
0.5%
0.7%
xxx
xxx
Quality sampling1
Benefit:
Reducing cost sampling/month from Rp. 77,000,000 to �Rp. 23,375,000 for first year investment
Cargo sampling
Maintank sampling
Site
Total cost/month
Rp. 924,000,000/�year
Main tank
Cargo/ month
LMO
13,200,000
13,200,000
6
6
BMO
15,400,000
19,800,000
9
7
SMO
8,800,000
6,600,000
3
4
37,400,000
39,600,000
Rp. 77,000,000/�month
18
17
Current monthly cost for sampling
Terima Kasih |
232