1 of 29

ASN PEMBELAJAR �ORGANISASI UNGGUL

Menghadirkan Jateng Corpu untuk membentuk ekosistem Pembelajar

Kepala BPSDMD Prov Jateng

Dr. USWATUN HASANAH, S.Pd. M.Pd

2 of 29

ABOUT US

Insert Your Subtitle Here

  • SDN V GONDANG SRAGEN
  • MTSN GONDANG SRAGEN
  • SMAN I WIDODARENG NGAWI
  • S1 PENDIDIKAN BHS & SASTRA INDONESIA UNS
  • S2 PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA UNS
  • S3 PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA UNS
  • GURU AHLI MUDA SMAN I PURWANTORO
  • GURU AHLI MADYA SMAN I PURWANTORO
  • KEPALA SMAN I SIDOHARJO WONOGIRI
  • KEPALA SMAN I PURWANTORO
  • KEPALA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROV JATENG
  • KEPALA BPSDMD JATENG

3 of 29

OUTLINE

4 of 29

Triple disruptions

“Domino Effect”

TANTANGAN

BIROKRASI

MILINEALS

Sumber : yuswohady.com

Penulis buku/entrepreuner

Momentum perubahan masif yang mengubah sistem dan tatanan yang lebih baru

5 of 29

“Praktis, hampir semua TERDISRUPSI kehadiran inovasi yg DISRUPTIF khususnya teknologi digital sehingga di setiap organisasi saat ini butuh DISRUPTOR (Agen Perubahan)”

RHENALD KASALI

GURU BESAR UI

6 of 29

7 of 29

Zero Growth to Minus Growth

8 of 29

9 of 29

10 of 29

SUMBER DAYA MANUSIA

BERKUALITAS DAN BERDAYASAING

2045

INDONES IA EMAS

S M ART ASN

Nasionalisme

Integritas

Hospitality

Networking

Teknologi Informasi

Bahasa Asing

Entrepreneurship

11 of 29

“Semua Regulasi mendorong terwujudnya ASN Pembelajar dan Organisasi Pembelajar melalui entitas Corpu

12 of 29

PERPSPEKTIF BANGKOM TERKINI

(Pasal 49 UU 20/2023)

Setiap Pegawai ASN wajib melakukan bangkom melalui pembelajaran secara terus menerus agar tetap relevan dengan tuntutan organisasi.

Pembelajaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan melalui sistem pembelajaran terintegrasi

Sistem pembelajaran terintegrasi merupakan pendekatan yang secara komprehensif menempatkan proses pembelajaran Pegawai ASN:

  1. terintegrasi dengan pekerjaan;
  2. sebagai bagian penting dan saling terkait dengan komponen Manajemen ASN; dan
  3. terhubung dengan Pegawai ASN lain lintas Instansi Pemerintah maupun dengan pihak terkait.

KONKLUSI

  • Merupakan kewajiban bagi PNS dan P3K
  • Berbasis Kemandirian
  • Metode: 10,20,70
  • Peran Pimpinan
  • Kesesuaian bangkom dengan tujuan organisasi (Renstra: visi, misi, tujuan)

13 of 29

KOMPONEN ORGANISASI PEMBELAJAR

PETER M SENGE

14 of 29

“Entitas kegiatan bangkom ASN Prov Jateng yang berperan sebagai sarana strategis untuk mendukung pencapaian tujuan Pembangunan daerah ngopeni nglakoni Jawa Tengah dalam bentuk penanganan isu-isu strategi melalui proses PEMBELAJARAN TEMATIK DAN TERINTEGRASI dengan melibatkan instansi pemerintah terkait dan tenaga ahli dari dalam/luar instansi pemerintah”

15 of 29

Strategi Corporate University

Dalam Pengembangan Kompetensi ASN

manajemen Pengetahuan

forum

pembelajaran

sistem

pembelajaran

strategi

pembelajaran

teknologi

pembelajaran

integrasi

sistem

Learning Organization

pemecahan masalah secara sistematis

riset/penelitian

belajar dari pengalaman

belajar

dari orang lain

transfer pengetahuan

Learning

System

16 of 29

PERUBAHAN METODE BANGKOM

UNSUR

 

SEBELUM

 

SESUDAH

 

Pemanfaatan Teknologi

 

Konvensional

 

Berbasis Teknologi

 

Metode

 

Klasikal

 

Blended/Virtual

 

Anggaran

 

Inefiesien

 

Efisien

 

Jumlah Peserta

 

Terbatas

 

Tidak Terbatas

 

Waktu

 

Sesuai dengan Jadwal

 

Flexibel atau Adaptif

 

Sarpas

 

Memerlukan banyak sarpras untuk pelatihan

 

Sarpras yang dibutuhkan sedikit

 

Hasil

 

Terbatas

 

Tidak terbatas

108.539 Orang

 

  • Keterbatasan Anggaran, Waktu, SDM Penyeleng, Sarpras Pelatihan
  • Jumlah ASN yang besar
  • Jumlah Kab/Kota dan K/L
  • UU No 20 Tahun 2023 tentang Aparatus Sipil Negara

PRA

KONDISI

17 of 29

Inovasi Pembelajaran

Formal

Learning

Social

Learning

Experiential

Learning

dibukanya pelatihan dengan metode MOOC utk akselerasi pemenuhan kewajiban Bangkom ASN dan akselerasi IP ASN (infografis meningkat signifikan)

    • Mendorong OPD dan Unit kerja untuk melaksanakan social learning
    • Menyusun pedoman Mentoring
    • COP di kelompok keahlian dan unit-unit Kerja
    • Penggunaan media sosial untuk mengimplementasikan hasil pelatihan
    • On-the-Job Training : (CPNS, PNS PPPK baru, tematik)
    • Proyek Nyata: ASN diberikan proyek yang harus diselesaikan dalam waktu tertentu.
    • Program Magang (Menyusun pedoman) Magang admin LMS, Perancang PerUUan, Magang PIC & Host Kabkota, kemitraan PT)
    • Workshop : Admindas, Media pembelajaran interaktif canva SMAN 1 Sukorejo, SMAN 10 Purworejo dll
    • Simulasi dan Role-Playing:.

BERBASIS CORPU

18 of 29

MENGEMBANGKAN

KOLABORASI & INTEGRASI MULTIHELIK

MENGEMBANGKAN

METODE PEMBELAJARAN BERBASIS TEKNOLOGI

MENGUKUR DAMPAK PEMBELAJARAN

Penggunaan platform e-learning dan teknologi digital memfasilitasi kolaborasi yang lebih luas dan lebih mudah

  1. Kolaborasi proses bisnis bangkom (identifikasi, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi)
  2. Integrasi Sistem informasi dan big data manajemen talenta

untuk mencapai tujuan pembelajaran yang lebih efektif dan berdampak

Pengukuran dampak memastikan bahwa pembelajaran benar-benar berhasil mengembangkan kompetensi peserta

“Collaborative For Impactful Learning”

Strategi

19 of 29

KOLABORASI MULTIHELIX

Pemerintah

Akademisi

Swasta

NGO

Media

Masyarakat

1.KEMENTERIAN/LEMBAGA (LAN, BKN, KemenPANRB, Kemendagri, LKPP, BNPB, KEMENSOS, KEMENKES, Kemendikbudristek, KemenkopUKM, KemendesPDT, dll)

2.KPK, KOMISI INFORMASI PUBLIK, BPIP

3.SIBERN NASIONAL

4.BUMN (TELKOM, MANDIRI, PLN, dll)

5.PEMDA DI INDONESIA (Provinsi, Kab/Kota)

6.OPD ProvJateng

IHE DELFT, Undip, UNS, UNISSULA, UNNES, ITS, Univ Brawijaya, UNSOED, UNTAG, UNISBANK, UMS, UNDARIS, USM, STPN Jogjakarta , UDINUS dll

1.PT Djarum

2.SidoMuncul

3.Pura Barutama

4.PT SOSRO

5.TUV NORD

6.PT Naruna

7. PT Wahana Tatar Kelola

KomPAK API, PMI. Tagana, IAI

Media Cetak

Media Elektronik

Media Sosial

Masyarakat yang selalu mendukung dan memberi masukan melalui mesia sosial

Identifikasi

Kebutuhan

Perencanaan

Penyelenggaraan

Narasumber

Pengembangan

Metode

Lokus

Visitasi

Modernisasi

Teknologi

Penjaminan

Mutu

- Strategic Partnership BangkomJawa Tengah

20 of 29

21 of 29

PROFESIONAL

INTEGRITAS

ADAPTIF

INFORMATIF

SERVICE EXCELLENT

RESPONSIF

BPSDMD

PROVINSI JAWA TENGAH

Inovasi

BPSDMD rancang pemanfaatan teknologi informasi dalam setiap siklus penyelenggaraan pengembangan kompetensi ASN yg mencakup tahapan identifikasi s.d. evaluasi ASN serta pelayanan publik dalam sebuah portal aplikasi

SIMAPAN SDM

SIMITRA

TRUST

PAK WI

SI MONIKA

DAFTAR ONLINE

SIP TENAN

MOOC SINAU BARENG

COE

EVALUASI

E-PUBLIC

E-LIBRARY

E-SEWA

E-PROPER

PELAYANAN PUBLIK

IDENTIFIKASI KEBUTUHAN

PERENCANAAN

PELAKSANAAN

SI JARI AKPK

EVALUASI

22 of 29

23 of 29

24 of 29

Pelatihan Non Klasikal

Platform web aplikasi yang memuat materi pembelajaran berbasis full e-learning

25 of 29

WEBINAR

SERIES

  • Jateng Mall Bencana : MOOC First Aid
  • Banjir Rob = ICZM
  • Nasionalisme: Webbinar Penguatan Karakter Pancasila
  • Penyakit Mulut dan Kuku : Webbinar PMK
  • Recovery Ekonomi : UMKM Bangkit

dll

Pelatihan Non Klasikal

26 of 29

SARPRAS DIGITAL

BPSDMD PROVINSI JAWA TENGAH

27 of 29

EVALUASI DAMPAK PELATIHAN

BPSDMD Provinsi Jawa Tengah telah melaksanakan kegiatan Evaluasi Pasca Pelatihan minimal 6 bulan setelah pelatihan dengan tujuan :

Mengukur Efektivitas Pelatihan

Mengoptimalkan Investasi Pelatihan

Peningkatan Kinerja ASN

Pengambilan Keputusan

yang Lebih Baik

EVALUASI

PASCA

PELATIHAN

28 of 29

DAMPAK BANGKOM

JUMLAH ALUMNI (ASN) 2023/2024 (s.d Juni)

13.906 Orang (Reguler)

215.127 Orang

(Massive Learning)

273 (Penyelenggaraan Kemitraan)

Innovative

Government

Award

(Prov. Terinovatif)

Index Penjaminan Mutu

3,661 Skala 4

LHKPN & LHKASN 100%

WBK/WBBM

ASN yang Ngopeni Nglakoni Jawa Tengah

Index Reformasi Birokrasi A

Sakip A

KIP kualifikasi Informatif

PENINGKATAN KAPASITAS LEMBAGA

IKM BPSDMD meningkat – 91.5

Index SPBE

Semakin Baik

UNTUK PENINGKATAN KAPABILITAS ORGANISASI

29 of 29

THANK YOU

See You Soon!