INFORMATIKA
Rumpun Teknologi
MEDIA MENGAJAR
Untuk SMK/MAK Kelas X
BAB 3�SISTEM KOMPUTER
A
Gerbang Logika
Gerbang logika adalah sebuah blok atau sirkuit (rangkaian dasar digital) yang berfungsi mengolah setiap input dan output data digital yang berupa 0 dan 1 (biner). Umumnya, gerbang logika dalam perencangan dan pembahasannya menggunakan simbol-simbol tertentu.
Sebuah gerbang logika dapat menerima satu atau lebih input, tetapi hanya memiliki satu output. Output data yang dihasilkan hanya memiliki dua kemungkinan, yaitu high (1) atau low (0) bergantung pada level digital di terminal masukan.
Jenis output data yang dihasilkan sangat tergantung dari jenis input data dan gerbang logika itu sendiri, yang dapat digambarkan dengan “tabel kebenaran” (truth table).
Tiga operasi dasar gerbang logika:
OR
NOT
AND
Inverter
Dapat dikembangkan lagi menjadi beberapa operasi, seperti NOT AND (NAND), NOT OR (NOR), Exclusive OR (XOR), dan Exclusive NOT OR (XNOR).
1.
Gerbang OR dapat menerima dua atau lebih input data dengan satu output. Operasi logika OR akan menghasilkan potensial output tinggi (high) atau bernilai 1, jika ada salah satu dari input data yang berpotensi tinggi (high) atau bernilai 1.
Gerbang Logika OR
Contohnya, jika terdapat 2 input data A dan B, dengan X sebagai nilai output-nya, dapat dinyatakan sebagai berikut:
X = A OR B atau X = A + B
Persamaan aljabar boolen dari gerbang logika OR dengan 2 input data dapat dilihat pada tabel kebenaran berikut.
A | B | X = A + B |
0 | 0 | 0 |
0 | 1 | 1 |
1 | 0 | 1 |
1 | 1 | 1 |
Pada pengoperasian gerbang logika OR akan dihasilkan nilai output true jika ada salah satu input data bernilai true atau berpotensial tinggi (high).
A
B
X
Rangkaian listrik gerbang logika OR (a) dengan dua sakelar dan (b) dengan dua transistor.
(a) Switch A tertutup, lampu menyala dan (b) transistor Q1 (ON) mengalirkan tegangan.
(a) Switch A dan B tertutup, lampu menyala dan (b) transistor Q1 dan Q2 mengalirkan tegangan.
A | B | C | X = A + B + C |
0 | 0 | 0 | 0 |
0 | 0 | 1 | 1 |
0 | 1 | 0 | 1 |
0 | 1 | 1 | 1 |
1 | 0 | 0 | 1 |
1 | 0 | 1 | 1 |
1 | 1 | 0 | 1 |
1 | 1 | 1 | 1 |
Jika pada gerbang logika OR terdapat tiga input data A, B, dan C dengan nilai ouput X, tabel kebenarannya yaitu sebagai berikut.
Yuk kerjakan Aktivitas Mandiri 1
Gerbang logika AND dapat menerima dua atau lebih nilai input dengan satu ouput. Nilai output true akan dihasilkan jika kedua nilai input bernilai true. Sebagai contoh, terdapat nilai input A dan B, nilai keluaran (output) X dapat dinyatan dengan rumus berikut.
2.
X = A AND B atau X = A ∙ B atau X = AB
Gerbang Logika AND
Persamaan aljabar boolen dari gerbang logika AND dengan 2 input data dapat dilihat pada tabel kebenaran berikut.
A
B
X
Simbol gerbang logika AND dengan dua nilai input
A | B | X = AB |
0 | 0 | 0 |
0 | 1 | 0 |
1 | 0 | 0 |
1 | 1 | 1 |
Rangkaian analogi gerbang AND dengan (a) dua switch dan (b) dengan dua transistor.
Lampu ON adalah tanda output berpotensial tinggi (high voltage) atau bernilai true pada gerbang logika AND. Lampu ini akan menyala jika kedua switch (yang mewakili input data A dan B) sedang dalam kondisi tertutup atau tersambung (bernilai true). Namun jika hanya satu switch yang tersambung, lamput atau output dalam kondisi mati atau false.
Rangkaian analogi gerbang AND dengan (a) dua transistor secara seri dan (b) dua transistor dalam kondisi terhubung.
Lampu menyala merupakan tanda output berpotensial tinggi (high voltage) atau bernilai true pada gerbang logika AND. Lampu ini akan menyala jika kedua transistor sedang dalam kondisi terhubung, lihat switch (yang mewakili input data A dan B) sedang dalam kondisi tertutup atau tersambung (bernilai true). Namun, jika hanya satu switch yang tersambung, salah satu transistor tidak teraliri tegangan yang berakibat lampu atau output dalam kondisi mati atau false. Gerbang logika AND dapat dikembangkan untuk menerima dua atau lebih dari 2 input, seperti 3, 4, atau lebih nilai input.
Yuk, kerjakan Praktik
Yuk, kerjakan Ruang Kolaborasi 1
Gerbang logika NOT atau inverter merupakan gerbang yang hanya bisa menerima satu nilai input dan menghasilkan satu output dengan nilai berlawanan dari nilai input-nya. Jika terdapat sebuah nilai input data A memasuki gerbang NOT, akan dihasilkan output X yang merupakan kebalikan dari A. Persamaannya dapat ditulis sebagai berikut.
3.
Gerbang Logika NOT
X = NOT A atau X = Ā
A
X
Simbol gerbang logika NOT
A | X = Ā |
0 | 1 |
1 | 0 |
Tabel kebenaran dari gerbang logika NOT
Yuk, kerjakan Praktik
Lakukan praktik untuk mendesain rangkaian gerbang logika NOT menggunakan aplikasi Logic Circuit Designer.
Untuk penjelasan lebih lanjut mengenai operasi-operasi NOT AND (NAND), NOT OR (NOR), Exclusive OR (XOR), dan Exclusive NOT OR (XNOR), pindai QR code berikut.
QR code hlm 142
Yuk, kerjakan Aktivitas Mandiri 2
B
Mikrokontroler
Mikrokontroler adalah miniatur komputer dengan komponen memori, alat pemroses, dan disk penyimpanan data dalam proses pengolahan datanya.
1.
Fungsi Mikrokontroler
Mikrokontroler berasal dari kata micro yang berarti berukuran kecil dan controller yang merupakan alat pengontrol sebuah sistem. Mikrokontroler dapat didefinisikan sebagai alat pengontrol dengan ukuran kecil dan terintegrasi layaknya sebuah sistem computer dalam sebuah chip. Mikrokontroler dikatakan sebagai minicomputer karena memiliki bagian penting layaknya computer seperti Processor (CPU), RAM (Random Access Memory), ROM (Read Only Memory), dan Port I/O (input output).
Keuntungan Penggunaan Mikrokontroler
CISC (Complex Instruction Set Computer)
Arsitektur
Mikrokontroler
Arsitektur CISC memiliki fitur lengkap dan kompleks dalam memberikan set instruksi pada processor. Arsitektur ini menggunakan Bahasa tingkat rendah seperti Assembler.
Arsitektur RISC mempunyai ragam set instruksi yang lebih sederhana dibandingkan dengan CISC. Arsitektur ini sudah mendukung penggunaan bahasa tingkat tinggi, seperti Bahasa pemrograman C.
RISC (Reduce Instruction Set Computer)
2.
Arsitektur ATmega328P
ATmega328P merupakan salah satu mikrokontroler keluaran ATMEL yang menggunakan arsitektur RISC (Reduce Instruction Set Computer) dengan kelebihan eksekusi data yang lebih baik dibandingkan dengan arsitektur CISC.
Spesifikasi ATmega328P
Spesifikasi ATmega328P
Kelompok Pin ATmega328P
Kelompok Pin ATmega328P
Yuk, kerjakan Ruang Kolaborasi 2
Yuk, kerjakan Aktivitas Mandiri 3
3.
Arduino
Arduino adalah rangkaian elektronika berbasi mikrokontroler Atmega328P keluaran Atmel. Nama lain Arduino adalah development board atau papan pengembangan mikrokontroler yang memudahkan pengguna dalam membangun rangkaian elektronika berbasis mikrokontroler dibandingkan dengan membangun rangkaian mulai dari awal. Arduino Uno R3 adalah jenis Arduino yang bersifat open source hardware yang memungkinkan orang lain mengembangkan sesuai kebutuhan mereka.
Spesifikasi
Hardware Arduino Uno R3
Spesifikasi
Hardware Arduino Uno R3
Bagian-Bagian Board Arduino
Bagian-Bagian Board Arduino
Bagian-Bagian Board Arduino
4.
Pemrograman Mikrokontroler pada Arduino
Sebelum melakukan pemrograman mikrokontroler, perlu ditinjau kembali mengenai konsep dan cara kerja penulisan kode program Arduino. Bahasa yang digunakan pada Arduino adalah Bahasa C.
5.
Aplikasi Arduino Sederhana
Setelah mempelajari karakteristik mikrokontroler ATmega328P dan bagian-bagian Arduino serta bagaimana melakukan pemrogramannya, tahap selanjutnya adalah menerapkan pengontrolan rangkaian elektronika menggunakan mikrokontroler. Anda dapat memindai kode QR di bawah ini.
Yuk, kerjakan Ruang Kolaborasi 3
Yuk, kerjakan Uji Kemampuan Diri 1
C
Organisasi dan Arsitektur Komputer
Organisasi komputer yaitu sebagai keterkaitan setiap bagian-bagian dalam komputer, baik unit-unit operasional yang mendukung proses compute maupun proses interkoneksi antarkomponen penyusun sistem komputer dalam menjalan fungsinya. Jadi, konsep cara komponen-komponen hardware dalam komputer itu bekerja secara terintegrasi sebagai kesatuan komputer.
1.
Konsep Organisasi Komputer
Sebuah sistem komputer dapat bekerja dengan baik jika memiliki tiga komponen penting, yaitu hardware, software, dan brainware. Hardware berfungi sebagai peranti keras (elektronika) yang melakukan proses digital, software berfungsi sebagai piranti lunak untuk mengatur dan mengelola hardware, sedangkan brainware berperan dalam memberikan dan mengendalikan setiap input dan output dari hardware melalui software yang terpasang.
Fungsi komputer
Melakukan pengolahan data (data processing)
Melakukan penyimpanan data (data storage)
Melakukan pemindahan data (data movement)
Melakukan operasi kontrol
Hardware komputer dalam melakukan prosesnya terdiri atas beberapa bagian, yaitu:
Sistem interkoneksi, merupakan proses komunikasi data antara CPU, memori, dan perangkat I/0.
Inter connection
CPU
Memory
1/10 Device
Struktur Organisasi Komputer
CPU Interconnection
Register
Arithmetic and Logic Unit
Control Unit
CPU
Control Unit and Register Decoder
Sequencing Login
Control Memory
Control Unit
Inter connection
CPU
Memory
1/10 Device
Komputer
2.
Arsitektur Komputer
Ilmu yang membahas atribut sistem yang dirancang oleh programmer untuk mendapatkan hasil kerja yang optimal terhadap kinerja sebuah komputer. Sebagai contoh, dalam melakukan beberapa set instruksi, metode pengalamatan, teknik input-output, dan operasi matematika. Sebagai sebuah mesin multilevel, arsitektur komputer dapat diartikan sebagai sebuah komunikasi antara user (programmer) dan mesin melalui bahasa pemograman dengan mesin komputer.
Arsitektur komputer
Level logika mesin komputer.
Level ke-0
Level ke-1
Level ke-2
Level ke-n
Pada level ke-0, struktur mesin komputer dianggap sebagai dasar yang berhubungan dengan rekayasa digital. Pada level ini digunakan bahasa tingkat mesin yang dapat dijalankan secara langsung tanpa memerlukan penerjemah.
Pada level ke-1, bahasa mesin yang dijalankan oleh pengguna memerlukan interpreter untuk menerjemahkannya ke dalam bahasa yang dimengerti mesin.
Pada level ke-2 hingga ke-n, bahasa pemrograman yang dijalankan pada mesin memerlukan interpreter untuk mengubah perintah ke dalam bahasan mesin agar dapat dieksekusi oleh mesin komputer.
Pembagian arsitektur komputer berdasarkan level diawali pada era tahun 1940 yang dibagi menjadi dua level.
Kemudian diperbaiki menjadi tiga level pada tahun 1951 oleh Maurice Wilkes.
Level ISA (Instruction Set Architecture)
Level Digital Logic
Level ISA (Instruction Set Architecture)
Level
Interpreter
Level Digital Logic
Tiga level arsitektur yang diuraikan lebih lanjut akan membagi komputer menjadi mesin enam level
Level 0 atau Level Logika Digital
Level 1 atau Level Arsitektur Mikro
Level 2 atau Level Arsitektur Perangkat Instruksi
Level 3 atau Level Sistem Operasi
Level 4 atau Level Bahasa Assembler (bahasa rakitan)
Level 5 atau Level Bahasa Tingkat Tinggi
Yuk, kerjakan Aktivitas Mandiri 4
D
Perangkat Keras Komputer
Perangkat Keras Internal
Perangkat Keras Eksternal
Perangkat keras adalah semua jenis peranti atau perangkat pada komputer yang dapat dilihat secara fisik oleh pengguna. Perangkat ini berfungsi menghubungkan interaksi pengguna dengan sistem komputer.
Perangkat keras internal adalah perangkat keras yang dipasangkan di dalam koneksi internal mainboard.
1.
Perangkat Keras Internal
Mainboard
CPU (Central Processing Unit)
Memori
Power Supply
Mainboard
Mainboard atau papan utama komputermerupakan rangkaian elektronik yang bertugas sebagai penyedia jalur data bagi setiap komponen yang terhubung pada komputer, seperti CPU, hard disk, DVD drive, port USB, dan port VGA.
CPU (Central Processing Unit)
CPU atau processor adalah komponen inti dalam komputer. Komponen ini merupakan tempat semua proses pengolahan data akan dikerjakan.
Memori
Memori bertugas untuk menyimpan semua instruksi sebelum dikerjakan dalam CPU dan setiap data yang akan diproses atau yang dihasilkan oleh CPU. Ada dua jenis memori utama, yaitu ROM dan RAM.
Power Supply
Power supply berfungsi menyuplai aliran listrik ke mainboard dan beberapa perangkat keras lainnya yang terpasang pada mainboard. Komponen ini bekerja dengan cara mengonversi tegangan AC menjadi DC yang sekaligus menjadi pembangkit tegangan dan pengatur kestabilan arus listrik yang dialirkan ke komponen komponen.
Perangkat keras eksternal adalah perangkat keras yang dipasangkan di luar koneksi internal mainboard. Perangkat ini terhubung melalui interkoneksi bus sebagai pengolah data keluaran dari CPU. Tipe perangkat eksternal dapat dibagi menjadi tiga, yaitu sebagai berikut.
2.
Perangkat Keras Eksternal
Machine Readable
Human Readable
Communications
Machine Readble
Human Readable
Communications
Communications merupakan perangkat eksternal yang berfungsi sebagai pendukung dan sistem komunikasi jarak jauh.
Human Readable merupakan perangkat eksternal yang bertugas sebagai interface atau antarmuka yang menghubungkan interaksi antara manusia dan komputer.
Machine Readble merupakan perangkat eksternal yang berperan sebagai perangkat input/output yang menghubungkan perangkat lain dengan komputer dan sebaliknya.
Perangkat Eksternal
Port Input/Output
Perangkat Masukan (Input Device)
Perangkat Keluaran (Output Device)
Perangkat Penyimpanan (Storage Device)
Perangkat Input/Output
Perangkat eksternal dapat diklasifikasikan dalam tiga jenis berdasarkan dari cara kerjanya, yaitu perangkat input (input device), perangkat output (output device), dan perangkat input/output (input/output device).
Agar dapat bekerja sesuai fungsinya, perangkat eksternal harus dihubungkan dengan processor. Perangkat eksternal akan dihubungkan melalui port-port input/ouput yang berada pada bagian mainboard.
Port Input/Output
Jenis Port
Tipe Port
Perangkat yang berfungsi menerima masukan atau instruksi dari luar komputer. Instruksi tersebut kemudia diteruskan ke CPU untuk diproses lebih lanjut. Data yang menjadi masukan tersebut berupa karakter, gambar, audio, dan video.
Perangkat Masukan (Input Device)
Jenis Perangkat Masukan
Yuk, kerjakan Ruang Kolaborasi 4
Perangkat keras keluaran adalah perangkat yang berfungsi menampilkan data dalam bentuk audio, tampilan grafis, dan hasil cetak. Beberapa perangkat keluara yang sering digunakan, antara lain monitor,, speaker, printer, dan plotter.
Perangkat Keluaran (Output Device)
Monitor
Speaker
Printer
Plotter
(a) CRT (Cathode Ray Tube)
(b) LCD (Liquid Crystal Display)
Perangkat Keluaran | |
Monitor | Monitor adalah perangkat yang berfungsi menampilkan hasil pemrosesan data atau informasi dalam bentuk teks, gambar, dan video. CRT: generasi monitor awal yang memiliki bentuk besar, berat, dan bercirikan tabung besar pada bagian belakangnya. LCD: monitor dengan layar tipis dan bentuk yang ramping. |
Speaker | Perangkat yang berfungsi mengubah sinyal digital menjadi sinyal analog dalam bentuk suara. |
Printer | Perangkat yang menghasilkan keluaran berupa cetakan pada media tertentu, seperti kertas, film, dan kain. Berdasarkan teknologi cetaknya, printer dapat dibedakan menjadi printer dot matrix, printer inkjet, dan printer laser jet. |
Plotter | Salah satu jenis printer yang dapat mencetak pada media berukuran besar. Perangkat ini banyak digunakan pada bidang periklanan untuk mencetak baliho atau spanduk. |
Yuk, kerjakan Yuk, Asah Literasimu!
Yuk, kerjakan Aktivitas Mandiri 5
Perangkat penyimpanan adalah perangkat yang digunakan untuk menyimpan data.
Perangkat Penyimpanan (Storage Device)
Hard disk
USB flash disk
Disk Drive
Hard disk
USB flash disk
Disk Drive
Perangkat penyimpanan yang memanfaatkan piringan magnetis sebagai sarana penyimpanan data. Komponen penyusun hard disk adalah platter, spindle, head, dan logic board.
Media penyimpanan data berukuran mini dengan inti memori flash dan port antarmuka USB (Universal Serial Bus). Perangkat ini mampu melakukan proses read and write data hingga ribuan kali dan memiliki kapasitas penyimpanan yang tinggi. Dengan ukurannya yang kecil dan ringan, perangkat ini mudah dibawa. Seiring berkembangnya waktu, flash disk mengalami perkembangannya.
Perangkat yang dapat membaca data dalam piringan data (disk), seperti CD dan DVD. Terdapat dua jenis drive yang dapat digunakan, yaitu ROM dan RW. ROM (Read Only Memory) merupakan jenis disk drive yang hanya dapat membaca data yang tersimpan pada piringan disk data. Adapun RW (Read Write) adalah jenis disk drive yang mampu membaca dan menulis data pada disk.
Perangkat input/output adalah perangkat yang dapat menerima masukan data dari perangkat lain untuk diteruskan ke CPU, serta meneruskan data dari CPU menuju perangkat lain dalam jaringan, yang dilakukan secara bersamaan dalam satu waktu secara dua arah (bolak-balik/full duplex).
Perangkat Input/Output
Contoh Perangkat Input/Output
Insert Gambar 3.32 (a) Modem (a) internal dan (b) eksternal.
| NIC (Network Interface Card) NIC adalah kartu jaringan internal yang dipasang pada slot bus mainboard dengan tip slot tertentu, seperti ISA, PCI, Mini PCI, atau PCI Express. Perangkat ini berfungsi mengoneksi komputer dengan komputer lainnya yang tersambung dalam jaringan yang sama menggunakan media transmisi tertentu. |
| Modem atau Modulator Demodulator Berdasarkan model koneksinya, modem dibedakan menjadi dua jenis, yaitu model internal dan modek eksternal. Fungsi utama modem adlah menghubungkan komputer dengan jaringan internet. Modem internal umumnya hanya dapat melayani sambungan internet dengan media kabel, sedangkan modem eksternal lebih bervariasi dalam hal media transmisinya. |
Yuk, kerjakan Uji Kemampuan Diri 2
E
Perangkat Lunak Komputer
Sistem operasi atau operating system (OS) berfungsi menginterupsi dan mengontrol perangkat keras komputer berdasarkan input yang diberikan pengguna.
1.
Teknologi Sistem Operasi
Hardware
Kernel
Aplikasi
User
Sistem Operasi
Skema kerja sistem operasi
Bagian utama sistem operasi
Core atau inti OS yang bertugas untuk mengelola dan memanajemen hardware. Selain itu, menjadi interface terhadap aplikasi dalam OS untuk memberikan instruksi dan menjalankan proses pada setiap hardware yang terhubung.
Kernel
Aplikasi berperan sebagai interface yang menghubungkan interaksi antara manusia dan mesin. Contoh perintah yang disampaikan manusia melalui aplikasi, seperti mencetak angka dan menampilkan grafik pada layar monitor.
Aplikasi
Aplikasi dasar dalam sistem operasi biasanya berbasis perintah tunggal atau command line. Contohnya, shell pada Linux atau Unix dan commond prompt pada OS Windows.
Command Prompt Windows
Shell Linux
Sistem operasi membutuhkan serangkaian proses sampai akhirnya siap digunakan. Proses ini dimulai sejak komputer dalam keadaan mati, kemudian dilakukan proses booting hingga dapat dioperasikan oleh penggunanya. Tahapan proses booting pada sistem operasi Linux, yaitu sebagai berikut.
Switch on
POST (Power On Self Test)
Find bootable device
Search boot sector
Loading bootloader
Loading kernel into memory
Sistem operasi berjalan
Cold
Boot
Cold boot adalah proses booting yang dimulai dari komputer dalam kondisi mati, kemudian, tombol power ditekan dan aliran listrik mengalir ke sistem komputer.
Warm Boot
Warm boot adalah proses booting komputer yang dilakukan ketika dalam kondisi hidup. Biasanya dengan menekan tombol reset atau kombinasi tombol keyboard Alt + Del.
Jenis proses booting
MBR atau sektor 0 merupakan lokasi media penyimpanan berukuran 512 Byte yang terdiri atas tiga bagian, yaitu:
2.
Master Boot Record (MBR)
Bootstrap Code Area (Bootloader)
Boot Record Signatire (Magic Number)
Partition Information
Bootstrap Code Area (Bootloader)
Bagian ini digunakan untuk menyimpan image bootloader yang akan di-load oleh BIOS ke memori utama. Area ini berukuran 446 Byte dan terltak pada alamat offset 0-446.
Partition Information
Ukuran tabel informasi partisi setiap media penyimpanan MBR adalah 64 Byte. Fungsi utamanya adalah menyimpan informasi tentang jumlah, ukuran, dan format partisinya.
Bagian ini berukuran 2 Byte dengan offset 511 sampai 512 dan digunakan untuk menyimpan Boot Record Signature. Boot Record Signature merupakan kode unik sebagai tanda pengenal sebuah file, yang diletakan pada awal file atau akhir file.
Boot Record Signature (Magic Number)
Peran penting MBR dalam berjalannya sistem operasi.
Boot Strap Code Area | Partition Table Information | Boot Record Sign |
446 Byte
64 Byte
2 Byte
Kerusakan pada MBR akan menyebabkan disk tidak dapat menemukan bootloader, yang berakibat sistem operasi tidak dapat booting. Jika kerusakannya permanen, seperti bad sector akan menyebabkan disk tersebut tidak dapat digunakan sebagai partisi aktif tempat menyimpan MBR atau bootloader.
Untuk melakukan eksperimen dan penelitian disk penyimpanan, dapat menggunakan aplikasi WinHex Editor. Untuk mempelajari pengaturan bootloader MBR hard disk dengan WinHex Editor, pindai QR code di samping.
QR Code Mengatur bootloader dengan WinHex Editor
3.
Instalasi Windows 10
Windows 10 dirilis pada tahun 2014 dengan pengembangan versi terbarunya, yaitu Windows 11 yang dirilis Oktber 2021. Windows memiliki kemampuan yang tinggi untuk mendukung kinerja hardware dan processor, aplikasi perkantoran aplikasi permainan hingga bahasa pemrograman.
Beberapa versi Windows 10 yang dipilih
Windows 10 Home
Windows 10 Pro
Windows 10 Enterprise
Windows 10 Education
Windows 10 Mobile
Windows 10 IoT Core
4.
Partisi Hard Disk
Hard disk adalah media penyimpanan yang sering digunakan untuk mengorganisasikan dan mengalokasikan data yang harus dapat diakses oleh memori komputer setiap saat. Hard disk dapat dikatakan sebagai cakram atau disk yang dapat menyimpan data magnetik yang sudah terpolarisasi.
Struktur cakram dalam hard disk.
5.
Mengonfigurasi Driver Hardware
Driver merupakan software yang berfungsi menerjemahkan komunikasi data antara perangkat keras (hardware) dengan setiap instruksi yang dikirkan oleh CPU melalui aplikasi dalam setiap operasi. Contoh driver adalah driver printer yang harus diinstal terlebih dahulu, sebelum dapat mencetak dokumen yang dibuat dengan Microsoft Word.
Yuk, kerjakan Ruang Kolaborasi 5
6.
Software Aplikasi
Software atau peranti lunak merupakan kumpulan subrutin yang ditulis berdasarkan aturan penulisan bahasa pemrograman tertentu, agar dapat dimengerti dan mudah dieksekusi oleh processor. File kompilasi tersebut dikemas dalam image dengan bahasa mesin (machine code level) sesuai platform OS yang digunakan. Contohnya, software Microsoft Office yang dibuat berbasis bahasa pemrograman Visual Basic hanya dapat digunakan pada OS Windows.
Yuk, kerjakan Uji Kemampuan Diri 3