1 of 10

Kompilasi Perumpamaan untuk Komunikasi KLB Polio

Tim Forum Kemisan, Forum Pelatih KAP,

Pokja RCCE+

Versi 3 Januari 2023 (https://s.id/polio)

2 of 10

Pengantar

  • Dalam edukasi imunisasi banyak konsep abstrak, yang bila disampaikan mentah-mentah sesuai juknis akan membingungkan warga.
  • Untuk mempermudah warga memahami konsep-konsep terkait imunisasi, sehingga memudahkan proses persuasi, komunikator perlu menyampaikan konsep obstrak dalam bentuk perumpamaan.

3 of 10

4 of 10

  • Kemampuan berpikir abstrak orang berbeda. Awam sulit memahami konsep atau logika teknis.

5 of 10

Perumpamaan: Pesan Imajinatif

  • Bisa dibayangkan
  • Lebih mudah dipahami
  • Bisa dirasakan
  • Lebih memotivasi

6 of 10

Kerja Imunisasi

  • Setiap tubuh anak dijaga pendekar-pendekar, yang menjaga dari serangan bibit penyakit. Allah tidak meninggalkan anak sendirian menghadapi bibit penyakit dari lingkungannya.
  • Yang namanya pendekar, apakah mereka bisa jago tanpa latihan?
  • Pendekar pun perlu latihan agar jago dan mampu mengalahkan lawan-lawannya.
  • Latihan perlu lawan tanding. Pilihan lawan tandingnya:
    • Lawan tanding (virus) yang sudah dilemahkan atau vaksin. Dilemahkan atau dibuntungi di pabrik. Sehingga tidak mungkin mengalahkan pendekar dalam tubuh anak. Lawan tanding dimasukkan ke dalam tubuh anak, berantem, kalah, sehingga pendekar di tubuh anak menguasai jurusnya. Nanti kalau ada virus yang sama masuk ke dalam tubuh anak, maka para pendekar sudah paham bagaimana dan mampu mengalahkannya.
    • Lawan tanding alamiah. Yang liar dari lingkungan. Kuat karena belum dilemahkan. Kalau pendekar menang, maka jurus lawan sudah dikuasai. Kalau pendekar kalah, anak sakit. Kalau sakitnya adalah penyakit seperti Polio, maka lumpuhlah anak seumur hidup.

Imunisasi & Pendekar

RR, kontribusi ide BA

7 of 10

Demam pada Imunisasi

  • Yang namanya latihan silat, apakah melelahkan? Setelah setengah jam, suhu tubuh naik, terus keringatan.
  • Memang ada anak yang latihannya keras banget, jadi kelelahan. Tapi beberapa hari setelah itu badannya segar kembali. Malah, kalau latihannya lebih keras, jadi lebih jago dan kuat. Pelatih pastinya menakar, latihannya tidak akan melebihi kemampuan anak.
  • Imunisasi juga begitu. Pada beberapa, sebagian kecil, anak, muncul demam. Itu tandanya latihan antara bibit penyakit yang sudah dibuntungi dengan para pendekar dalam tubuh anak serius. Biasanya sekitar 2 hari sudah reda panasnya. Tapi, kalau belum reda, lapor sama tenaga kesehatan supaya ditangani.

Berlatih keras

8 of 10

Halal-Haram �pada Imunisasi

  • Virus pabrik (vaksin) sama dengan virus yang liar. Sama-sama buatan Allah. Virus di pabrik bukan buatan manusia. Seperti ayam, tentu manusia tidak mampu buat. Manusia hanya membantu meneteskan di pabrik ayam. Demikian juga, virus untuk lawan tanding itu hanya diternakkan di pabrik.
  • Ada zat yang tidak halal dalam proses memperbanyak virus yang yang tidak dilemahkan itu? Seperti peternakan ayam, kandangnya penuh kotoran ayam yang najis. Telur waktu keluar dari pantat ayam, apakah ada najisnya? Apakah najisnya kita makan? Tentu tidak dimakan, karena najis itu sudah dicuci bersih.
  • Beberapa virus yang dilemahkan memiliki kandang yang terbuat dari bahan Najis, seperti vaksin MR yang digunakan oleh saudara atau orang tua kita untuk haji atau umroh tapi najis itu tidak ikut dimasukkan ke dalam tubuh karena sudah dicuci bersih di pabrik. Di dalam vaksin, sudah tidak ada lagi tai ayam/ kotoknya. Bersih.

Najis & Kotoran Ayam

RR

9 of 10

IMUNISASI�Ganda

  • Dalam satu kesempatan latihan, adakalanya anak kita dilatih dua atau tiga jurus sekaligus. Bisa? Bisa saja karena pelatih akan memperhitungan kemampuan fisik anak. Porsinya diatur dengan tepat. Tidak berlebihan.
  • Demikian pula dengan imunisasi, ada yang namanya imunisasi ganda di mana dalam satu kesempatan anak diberi 2-3 jenis imunisasi sekaligus. Suntik lengan kiri-kanan, tetas atau suntik paha. Tentu saja, porsinya sudah diatur agar bisa diterima anak.
  • Seperti latihan silat, hasil imunisasi ganda adalah anak akan menguasai jurus melawan berbagai penyakit sekaligus.

Latihan 2 jurus sekaligus

RR

10 of 10

Penyakit Polio

  • Tubuh anak memiliki saraf pengantar pesan dari otak ke otot gerak seperti kabel yang mengalirkan listrik.

  • Virus Polio menyerang & merusak kabel/saraf tersebut sehingga layaknya kabel yang putus, aliran listrik tidak dapat dialirkan (korslet).

  • Apabila aliran pesan (listrik) dari otak ke otot terputus, maka anak tidak dapat menggerakkan ototnya (lumpuh)

  • Otot yang tidak dapat digerakkan, tidak terpakai, lama-lama akan mengecil

Saraf dibuat korslet

BA, Polio Aceh

Bersama Deasy Mardiyanti Aceh Timur