1 of 24

�STRATEGI PENANGANAN �BANJIR DAN ROB KOTA PEKALONGAN

SLAMET MIFTAKHUDIN

Perencana Ahli Madya BAPPEDA Kota Pekalongan

Pekalongan, 03 November 2022

2 of 24

Gambaran Umum Kota Pekalongan

Penghargaan Unesco :

  • Jejaring Kota Kreatif untuk kategori Craft and Folk Art
  • Penghargaan untuk Museum Batik dalam pelestarian batik sebagai warisan budaya tak benda melalui kerjasama dengan lembaga pendidikan

Keuangan Daerah (APBD 2022) :

  • Belanja Operasi : 825.236.232.000 (82,62 %)
  • Belanja Modal 167.702.025.000 (16,79 %)
  • Belanja Tidak Terduga 5.937.000.000 (0,59%)
  • Total APBD 998.875.257.000

Pertumb Ekonomi 2021 3,59%

Penduduk Miskin 2021 7,59%

IPM Tahun 2021 75,40%

TPT Tahun 2021 6,89%

Opini BPK WTP 6 Kali

Luas Wilayah 46,42 km2

4 Kecamatan, 27 Kelurahan

Jumlah Penduduk 308.310 Jiwa

(Data Tahun 2021)

Sektor Unggulan Batik dan Perikanan

3 of 24

Geomorfologi Kota Pekalongan

Panjang Pantai 6,15 km

  • Jenis tanah: Alluvial (endapan) muda
  • Material batuan: Qa (Kerikil, kerakal, batu pasir, lempung)

Semua daratan Kota Pekalongan terbentuk karena endapan muda

4 of 24

Permasalahan & Kondisi Kota Pekalongan

Banjir dan Rob

Ketidaktersediaan Air Baku

Penurunan Muka Tanah

TPA Overload

5 of 24

Climate Risk and Impact Assesment – Mercy Corps

  • Pemodelan Genangan Spasial : Pada Tahun 2035, 90% wilayah Kota Pekalongan akan berada dibawah air
  • Persentase Area Perumahan terkena dampak banjir di Kota Pekalongan diperkirakan meningkat 100 kali lipat dari 0,5% (2020) menjadi 51% (2035)
  • Hasil analisis dampak pada 41 kelurahan : Kerugian per tahun mencapai 1,55 Trilyun (2020) dan diprediksi meningkat tajam sebesar 31,28 Trilyun (2035)

6 of 24

Faktor Penyebab Banjir & Rob

Perubahan Iklim

Penurunan Muka Tanah

Aktivitas Manusia

  • Kenaikan muka air laut
  • Cuaca Ekstrim
  • High Tidal dan Long Wave

  • Konsolidasi Alami
  • Beban bangunan sipil
  • Ekstraksi ABT belebihan
  • Perubahan tata guna lahan
  • sampah
  • Pencemaran Limbah

7 of 24

Hasil Monitoring oleh Badan Geologi (7 Mei 2022)

LAND SUBSIDENCE DI KOTA PEKALONGAN

No.

Letak Patok

Pemasangan

Penurunan

1

Kantor Kel. Tirto

Kec. Pekalongan Barat

12 Okt 2021

1,7 cm

2

Kantor Kel. Kandang Panjang Kec. Pekalongan Utara

14 Okt 2021

1,18 cm

3

TPA Slamaran Kel. Degayu Kec. Pekalongan Utara

17 Okt 2021

1,6 cm

4

Kantor Kel. Setono Kec. Pekalongan Timur

23 Nov 2021

1,1 cm

5

Stadion Hoegeng Kel. Pasirkratonkramat

Kec. Pekalongan Utara

14 Mar 2020

11,9 cm

6

Kantor Kec. Pekalongan Selatan

02 Feb 2020

2 cm

1,6 cm

11,9 cm

STADION HOEGENG

TPA DEGAYU

8 of 24

Data Luas Genangan Kota Pekalongan

Tahun

Persentase Genangan

LUAS GENANGAN KOTA PEKALONGAN

Tahun

Luas Wilayah (Ha)

Luas Genangan (Ha)

Persentase

2017

4.525

1.396

30,85

2018

4.525

1.391

30,75

2019

4.525

1.057

23,35

2020

4.525

1.892,88

41,83

2021

4.642

1.730

37.27

9 of 24

Kejadian bencana banjir rob pada 23 - 25 Mei 2022, dengan puncak pasang mencapai 1,4 m pada 25 Mei 2022

KONDISI GENANGAN BULAN MEI TAHUN 2022

10 of 24

DAMPAK TERHADAP INDUSTRI BATIK

AKTIVITAS

TERGANGGU

  • PROSES PRODUKSI TERHENTI
  • SUPLAY BAHAN BAKU TERGANGGU
  • PEMASARAN TERGANGGU

11 of 24

DAMPAK TERHADAP SEKTOR PERIKANAN

AKTIVITAS TPI TERGANGGU

AKSES DAN BONGKAR MUAT KE LOKASI TERGANGGU

TAMBAK GAGAL PANEN

PRODUKSI TAHUNAN PERIKANAN TANGKAP MENURUN

12 of 24

DAMPAK TERHADAP PERTANIAN

PRODUKTIVITAS PERTANIAN MENURUN

SALINITAS (KADAR GARAM) TANAH MENINGKAT

TERGANGGUNYA SISTEM IRIGASI

MEMICU TERJADINYA

ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN

13 of 24

DAMPAK TERHADAP KONDISI LINGKUNGAN PERMUKIMAN

AKSES KE PERMUKIMAN TERGANGGU

AKTIVITAS PENDUDUK TERGANGGU

KONDISI SARPRAS LINGKUNGAN PERMUKIMAN MENURUN

MENURUNNYA TINGKAT PEREKONOMIAN PENDUDUK

TIMBULNYA KEKUMUHAN BARU

14 of 24

DAMPAK TERHADAP AKTIVITAS SOSIAL MASYARAKAT

PEREKONOMIAN

KESEHATAN

PENDIDIKAN

PERIBADATAN

15 of 24

Strategi Penanganan Banjir & Rob

Kolaborasi dengan berbagai stake holder (Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Daerah Tetangga, Akademisi, Ngo, Swasta, Masyarakat)

Sinergitas Penanganan Banjir dan Rob

Aspek Kelembagaan

Sosialisasi

Pelibatan Masyarakat

Komunikasi

Updating Database

Aspek Sosial

Apa kegiatan yang akan dilakukan

Dimana lokusnya

Kapan tata waktunya

Siapa yang bertanggung jawab

Berapa anggarannya

Aspek Perencanaan

Penanganan Fisik

Aspek regulasi

Penataan Ruang

Aspek Rekayasa Teknis

Konservasi Mangrove

Rehabilitasi Pesisir Pantai

Ruang Terbuka Hijau

Penanganan Lahan

Aspek Vegetatif

16 of 24

STRATEGI YANG DILAKUKAN

MENGALOKASIKAN ANGGARAN BAIK RUTIN MAUPUN NON RUTIN UNTUK PENANGANAN BANJIR DAN ROB

STRATEGI

KOLABORASI DENGAN BERBAGAI STAKEHOLDER

(PEMERINTAH PUSAT, PEMERINTAH PROVINSI, DAERAH TETANGGA, AKADEMISI, NGO, SWASTA, MASYARAKAT)

MENGINTEGRASIKAN PENANGANAN BANJIR & ROB DALAM SEMUA DOKUMEN PERENCANAAN PEMBANGUNAN

17 of 24

MITIGASI

ADAPTASI

UPAYA YANG SUDAH DILAKUKAN

  1. Pembangunan infrastruktur pengendali banjir rob
  2. Layanan kebencanaan
  3. Pengembangan kawasan konservasi pesisir untuk perkuatan fungsi ekologi
  4. Pembatasan perijinan penggunaan Air Bawah Tanah (ABT)
  5. Monitoring laju penurunan tanah

  1. Pembentukan kampung iklim
  2. Pendampingan adaptasi masyarakat pesisir terkait alternatif mata pencaharian dan perubahan perilaku (termasuk keterlibatan NGO dan Akademisi)
  3. Peningkatan layanan sanitasi melalui MCK Adaptif
  4. Perbaikan infrastruktur lingkungan

18 of 24

PUSAT

PROVINSI

UPAYA PEMERINTAH PUSAT DAN PROVINSI

  1. Pembangunan infrastruktur pengendali banjir rob melalui implementasi Perpres No.79 Tahun 2019
  2. Perbaikan dan peningkatan kualitas kawasan permukiman oleh Program KOTAKU
  3. Berbagai kajian dan studi oleh BRIN, Badan Geologi, BBWS Pemali Juana, Kementrian ATR/BPN
  4. Pembangunan SPAM Regional Petanglong
  5. Pembentukan Pokja Land Subsidence Lintas Sektor di bawah koordinasi Kemenkomarinves
  1. Pembangunan infrastruktur pengendali banjir rob melalui bantuan sektoral, bantuan keuangan
  2. Penyusunan Regulasi Penataan Kawasan Pesisir (RZWP3K)
  3. Upaya penanganan kawasan pesisir terpadu melalui ICZM (Integrated Coastal Zone Management)
  4. Mengkoordinasikan penanganan banjir rob

19 of 24

LEMBAGA

PROGRAM/KEGIATAN

PERAN NGO (ORGANISASI NON PEMERINTAH) DAN AKADEMISI

  1. KEMITRAAN
  2. MERCY CORPS INDONESIA (MCI)
  3. YAYASAN BINTARI
  4. DWA (DUTCH WATER AUTHORITY)
  5. JICA (JAPAN INTERNATIONAL COOPERATION AGENCY)
  6. AKADEMISI : UNDIP, UNISSULA, UGM, ITB, IPB, MIT (USA), UNIKAL (Universitas Pekalongan), Poltekkes Pekalongan, UMPP, STMIK Widya Pratama, dll
  7. Lintas Komunitas Kota Pekalongan

  1. Kajian, Studi dan Implementasi di Lapangan
  2. Pendampingan Masyarakat
  3. Pendampingan Teknis
  4. Peningkatan Kapasitas
  5. Hub ke Pemerintah Luar Negeri
  6. Pendanaan

20 of 24

LINGKUP PEKERJAAN PAKET I

- Kolam Retensi L = 5000 m²

- Kolam Retensi 8,2 Ha dan Kolam Tambat

Labuh Kapal dengan kap. 204 kapal

- Pompa kap. 3x5 m³ dan 2x1 m³

- Parapet sepanjang 7,5 km

- Pekerjaan Bendung Gerak

- Pekerjaan Regulator Gate

21 of 24

21

Desain Parapet Dengan CCSP

700 m ke hulu & 500 m ke hilir

Posisi Rencana Bendung Gerak

Desain Kolam Tambat Labuh 204 Kapal

Desain Kolam Retensi

5.000 m2

OP ROOM Dan Rumah Pompa

Peta Rencana Desain Sistem Loji-Banger

Desain Kolam Retensi LUAS 8,2 Ha

22 of 24

LINGKUP PEKERJAAN PAKET II

- Normalisasi, tanggul rob Sungai Banger

sepanjang + 3,6 km

- Parapet beton Sungai Banger + 3,6 km

- Normalisasi sungai Gabus

- Parapet beton sisi kanan Sungai Mati

sepanjang + 900 m

- Tanggul rob Degayu sepanjang 400 m

- Tanggul rob Slamaran sepanjang 1.200 m

23 of 24

23

LINGKUP PEKERJAAN PAKET III

- Longstorage Sibulanan + 2,046 km

- Longstorage Susukan + 4,753 km

- Longstorage Klumprit + 2,050 km

- Pompa Sibulanan kap. 3x1m³/dtk & 1x0,5 m³/dtk

- Pompa Susukan kap. 3x1m³/dtk & 1x0,5 m³/dtk

- Pompa Klumprit kap. 3x1m³/dtk & 1x0,5 m³/dtk

24 of 24

Terima Kasih