PEMBUKA
Komisi Kerasulan Kitab Suci | Keuskupan Agung Jakarta
ALLAH SUMBER PEMBARUAN RELASI DALAM HIDUP
Allah memanggil kita untuk menjalani pembaruan hidup, dengan cara memperbarui relasi dengan diri sendiri, sesama, keluarga, dan Allah.
Komisi Kerasulan Kitab Suci | Keuskupan Agung Jakarta
BKSN 2025
Pentingnya pembaruan relasi dalam hidup itu sudah disuarakan oleh dua orang nabi yang berkarya pada zaman sesudah pembuangan, yaitu Zakharia dan Maleakhi.
Pewartaan nabi-nabi sebelum pembuangan: pesan peringatan untuk bertobat dan ancaman hukumannya.
Nabi-nabi selama pembuangan berisi penghiburan di masa sulit dan peneguhan akan Kerahiman Allah
Komisi Kerasulan Kitab Suci | Keuskupan Agung Jakarta
PEMBARUAN RELASI DENGAN�DIRI SENDIRI
Komisi Kerasulan Kitab Suci | Keuskupan Agung Jakarta
PERTEMUAN 1
Komisi Kerasulan Kitab Suci | Keuskupan Agung Jakarta
TAHUN-TAHUN PENTING:
605 SM: Pengepungan I Yerusalem oleh Raja Nebukadnezar dari
Kerajaan Babel. Sebagian bangsawan dan orang muda Yehuda
dibuang ke Babel
597 SM: Pengepungan II Yerusalem. Raja Yoyakhin bersama sekitar 10
ribu orang dibuang ke Babel
587 SM: Pengepungan III dan kehancuran Yerusalem. Bait Allah dan
tembok Yerusalem dihancurkan. Sebagian besar penduduk
dibuang ke Babel
539 SM: Kerajaan Babel dikalahkan oleh Kerajaan Persia
Komisi Kerasulan Kitab Suci | Keuskupan Agung Jakarta
TAHUN-TAHUN PENTING: (lanjutan)
538 SM: Raja Koresh dari Persia mengijinkan orang Yahudi kembali ke
Yehuda dan membangun kembali Bait Allah
536 SM: Kelompok pertama orang Yahudi kembali ke Yerusalem di
bawah pimpinan Zerubabel dan Yosua bin Yosadak dan mulai
membangun mezbah dan menyelenggarakan korban.
520 SM: Pembangunan kembali Bait Allah dimulai kembali setelah
tertunda karena berbagai hambatan
515 SM: Pembangunan kembali Bait Allah selesai
Komisi Kerasulan Kitab Suci | Keuskupan Agung Jakarta
PENGANTAR
Komisi Kerasulan Kitab Suci | Keuskupan Agung Jakarta
Siapakah Nabi Zakharia?
Komisi Kerasulan Kitab Suci | Keuskupan Agung Jakarta
Komisi Kerasulan Kitab Suci | Keuskupan Agung Jakarta
Metode yang dipakai pada pertemuan 1 adalah Bible as a mirror and as a window.
Komisi Kerasulan Kitab Suci | Keuskupan Agung Jakarta
TEKS KITAB SUCI �Za. 1:1-6
1Dalam bulan kedelapan pada tahun kedua pemerintahan Darius datanglah firman TUHAN kepada Nabi Zakharia bin Berekhya bin Ido bunyinya,
2“TUHAN sangat murka terhadap nenek moyangmu.
3Sebab itu, katakanlah kepada mereka: Beginilah firman TUHAN Semesta Alam: Kembalilah kepada-Ku, demikianlah firman TUHAN Semesta Alam, maka Aku pun akan kembali kepadamu, firman TUHAN Semesta Alam.
4Janganlah kamu seperti nenek moyangmu yang diperingatkan oleh para nabi yang dahulu dengan berkata: Beginilah firman TUHAN Semesta Alam: Berbaliklah dari tingkah lakumu yang jahat dan perbuatanmu yang busuk! Tetapi, mereka tidak mau mendengarkan dan tidak mau menghiraukan Aku, demikianlah firman TUHAN.
Komisi Kerasulan Kitab Suci | Keuskupan Agung Jakarta
5Nenek moyangmu, di mana mereka? Para nabi, apakah mereka hidup untuk selama-lamanya?
6Tetapi, firman dan ketetapan-Ku yang telah Kuperintahkan kepada hamba-hamba-Ku, para nabi, bukankah itu telah mendatangkan akibat bagi nenek moyangmu itu? Bukankah mereka bertobat serta berkata: Sebagaimana TUHAN Semesta Alam bermaksud untuk bertindak terhadap kita sesuai dengan tingkah laku dan perbuatan kita, demikianlah Ia bertindak terhadap kita?”
P: Demikianlah Sabda Tuhan.
U: Syukur kepada Allah.
|
TEKS KITAB SUCI �Za. 1:1-6
Komisi Kerasulan Kitab Suci | Keuskupan Agung Jakarta
PENDALAMAN
Komisi Kerasulan Kitab Suci | Keuskupan Agung Jakarta
PENJELASAN
Komisi Kerasulan Kitab Suci | Keuskupan Agung Jakarta
PENJELASAN
Komisi Kerasulan Kitab Suci | Keuskupan Agung Jakarta
PENJELASAN
Komisi Kerasulan Kitab Suci | Keuskupan Agung Jakarta
PENJELASAN
Komisi Kerasulan Kitab Suci | Keuskupan Agung Jakarta
PENJELASAN
Komisi Kerasulan Kitab Suci | Keuskupan Agung Jakarta
SHARING DAN AKSI NYATA
Komisi Kerasulan Kitab Suci | Keuskupan Agung Jakarta
TERIMA KASIH