DASAR-DASAR PROGRAM KEJURUAN
TEKNIK JARINGAN KOMPUTER dan TELEKOMUNIKASI
CAPAIAN PEMBELAJARAN ELEMEN
Peserta didik mampu menggunakan peralatan/teknologi di bidang jaringan komputer dan telekomunikasi antara lain komputer, router, manageable switch, OTDR, firewall, server, dll.
TUJUAN PEMBELAJARAN
Memilih kabel jaringan untuk menghubung kan perangkat jaringan ke infrastruktur telekomunikasi.
INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI / ATP
TEKNIK PENILAIAN
Aspek | Teknik Penilaian | Bentuk Penilaian |
Pengetahuan | Menggunakan Media Mengajar | PG |
Keterampilan | Kinerja | Presentasi Hasil Diskusi |
Penilaian Profil Pancasila | Observasi | Instrumen penilaian observasi |
PRE-TEST
PRE-TEST
……………………………………….
LINK MATERI
Via GCR
PERTANYAAN PEMANTIK
Apabila dilihat dari sisi keamanan data, jenis kabel apa yang kalian pilih untuk membangun sebuah jaringan !
A. Media Transmisi Jaringan
Perangkat keras yang dibutuhkan untuk membangun sebuah jaringan komputer baik hardware maupun software, yaitu minimal dua buah komputer, Network inteface card, serta perangkat lain seperti hub, repeater, router, bridge, file server, dan media tranmisi.
Bila sumber data dan penerima jaraknya tidak terlalu jauh dan dalam area lokal, maka dapat digunakan kabel sebagai media transmisinya.
B. Jenis Media Transmisi kabel
1. Kabel Unshielded Twisted Pair (UTP)
Merupakan sepasang kabel yang ditwist/dililit satu sama lain dengan tujuan untuk mengurangi interferensi listrik yang dapat terdiri dari dua, empat atau lebih pasangan kabel (umumnya yang dipakai dalam jaringan komputer terdiri dari 4 pasang kabel / 8 kabel). UTP dapat mempunyai transfer rate 10 Mbps sampai dengan100 Mbps tetapi mempunyai jarak yang pendek yaitu maximum 100m.
+
+
=
Kabel UTP tidak memiliki pelindung di dalam kabel, dan banyak digunakan karena harga yang lebih murah dibandingkan kabel Twisted Pair lainnya.
2. Kabel Shielded Twisted Pair (STP)
Secara fisik kabel shielded sama dengan unshielded tetapi perbedaannya sangat besar dimulai dari kontruksi kabel shielded mempunyai selubung tembaga atau alumunium foil yang khusus dirancang untuk mengurangi gangguan elektrik.
Kekurangan kabel STP lainnya adalah tidak samanya standar antar perusahaan yang memproduksi dan lebih mahal dan lebih tebal sehingga lebih susah dalam penanganan fisiknya.
Kabel UTP tidak memiliki pelindung di dalam kabel, dan banyak digunakan karena harga yang lebih murah dibandingkan kabel Twisted Pair lainnya.
2. Kabel Shielded Twisted Pair (STP)
Secara fisik kabel shielded sama dengan unshielded tetapi perbedaannya sangat besar dimulai dari kontruksi kabel shielded mempunyai selubung tembaga atau alumunium foil yang khusus dirancang untuk mengurangi gangguan elektrik, yang dapat mempengaruhi internet.
Kekurangan kabel STP lainnya adalah tidak samanya standar antar perusahaan yang memproduksi dan lebih mahal dan lebih tebal sehingga lebih susah dalam penanganan fisiknya.
3. Peralatan yang diguakan untuk membuat kabel LAN
Crimping Tools
Crimping tools berguna untuk memotong, merapikan, dan mengunci kabel Twisted Pair (UTP, FTP, STP) dalam melakukan proses instalasi jaringan.
Konektor RJ-45
Konektor RJ-45 merupakan konektor yang digunakan pada ujung kabel UTP untuk menghubungkan ke dalam port ethernet pada komputer atau switch.
NIC WiFi
Lan Tester
Setelah penggunaan crimping pada kabel UTP selesai, maka dapat dilakukan tes kabel menggunakan LAN tester dengan cara memasukkan kedua ujung kabel ke dalam port LAN tester yang tersedia
NIC Card
NIC Card digunakan untuk menghubungkan antara jaringan lokal dalam komputer ke dalam jaringan dari server.
NIC Ethernet
NIC WiFi
NIC OnBoard
4. Kabel Coaxial
Dewasa ini kabel coaxial merupakan media transmisi yang paling banyak digunakan pada local area network dan menjadi pilihan banyak orang karena selain harganya murah, kabel jenis ini mudah digunakan.
Coaxial terdiri dari 2 konduktor, dibentuk untuk beroperasi pada pita frekuensi besar. Terdiri dari konduktor inti dan di kelilingi oleh kawat-kawat kecil. Di antara konduktor inti dengan konduktor sekelilingnya di pisahkan dengan sebuah isolator (jacket/shield) seperti ditunjukan gambar dibawah. kabel coaxial lebih kecil kemungkinan untuk berinterferensi dikarenakan adanya shield. Coaxial digunakan untuk jarak jauh dan mendukung lebih banyak terminal dalam 1 jalur bersama.
OutSide Insulation
Cover Mesh
Insulation
Cover Wire
port BNC
NIC BNC
Penggunaan kabel coaxial secara umum adalah sebagai antenna televisi, transmisi telepon jarak jauh, link komputer dan LAN. Coaxial dapat digunakan unutk sinyal analog maupun digital.
repeater
Kelebihan kabel Coaxial
Kekurangan kabel Coaxial
Saat ini, penggunaan kabel coaxial mulai ditinggalkan oleh pengguna karena port BNC pada komputer jarang ditemukan.
5. Kabel Fiber Optik
Jenis kabel fiber optic merupakan kabel jaringan yang jarang digunakan pada instalasi jaringan tingkat menengah ke atas. Pada umumnya, kabel jenis ini digunakan pada instalasi jaringan yang besar dan pada perusahaan multinasional serta digunakan untuk antar lantai atau antar gedung. Kabel fiber optic merupakan media networking medium yang digunakan untuk transmisi-transmisi modulasi.
Kabel Fiber Optik merupakan kabel yang dibuat menggunakan bahan dari kaca atau plastik sangat kecil yang memiliki ukuran 120 mikrometer.
Kabel Fiber Optik dapat mentransmisikan data lebih cepat dari kabel lainnya, termasuk Coaxial ataupun Twisted Pair.
Kecepatan kabel fiber optik dapat mencapai 100 Gbps dengan jarak hingga ribuan kilometer.
Alasan tersebut sebagai pertimbangan ISP penyedia layanan internet untuk menggunakan kabel fiber optik.
5. Peralatan yang diguakan untuk membuat kabel Fiber Optik
Cleaver
Cleaver merupakan alat atau perlengkapan pada Fiber Optik untuk membuat potongan ujung kabel yang hampir sempurna.
Fusion Splicer
Fusion Splicer digunakan untuk menyambungkan kabel optik dengan bantuan mesin las khusus sehingga proses penyambungan kabel optik dapat dilakukan secara otomatis.
Stripper
Miler Stripper digunakan untuk mengupas serat berlapis 250 pm pada kabel fiber optik. Miler Stripper memastikan pengupasan dengan hasil yang bersih dan rapi.
OPM (Optical Power Meter)
Untuk melakukan pengujian secara akurat, kekuatan signal optik yang melewati kabel fiber.
Pengujian tersebut juga membantu dalam menentukan kehilangan daya pada sinyal optik saat melewati media optik. Pengukur daya optik terdiri dari sensor terkalibrasi yang mengukur rangkaian amplifier dan tampilan.
OTDR (Optical Time Domain Reflectometer)
Digunakan untuk melakukan pengukuran waktu pantulan cahaya dari kabel fiber.
OTDR pada dasarnya menentukan karakteristik kabel fiber optik untuk merambat sinyal optik.
LKPD
Waktunya Beralih Ke
POST-TEST
Hal apa saja yang sudah kalian pelajari hari ini?
PEMBELAJARAN YANG AKAN DATANG
Perbedaan Hub, Switch, dan Router
TERIMA KASIH
DASAR DASAR PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK JARINGAN KOMPUTER DAN TELEKOMUNIKASI