KEPALA MADRASAH
KUN SHOLIHADIN FATMA S.Ag S.Pd MA
MA PLUS KETERAMPILAN
AL HIDAYAH LAJU KIDUL
NPSN : 20584761 NSM : 131 235 230 026 STATUS : TERAKREDITASI " A "
KEPALA MADRASAH : KUN SHOLIHADDIN FATMA S.Ag S.Pd MA
FATIMATUZ ZAHRO
Bagi saya hidup itu “ IBARAT SEBUAH GELAS KOSONG, JIKA KAMU SENDIRI TIDAK
BAHAGIA LALU BAGAIMANA BISA KAMU MEMBUAT ORANG LAIN BAHAGIA’”
Jadi jangan mudah terpengaruh oleh kata orang lain,
kamu itu sempurna sebagaimana kamu sekarang,
Hargai dirimu terlebih dahulu baru setelah itu orang lain.
EVEKTIVITAS KEAKTIFANS
SISWA MAPEL TATA BUSANA TERHADAP KEMANDIRIAN MEMBUAT KARYA TATA BUSANA DI MA PLUS KETERAMPILAN AL HIDAYAH
PENYUSUN : Fatimatuz Zahro
PEMBIMBING : Suwandi S.E
EVEKTIVITAS KEAKTIFAN SISWA DALAM MAPEL TATA BUSANA TERHADAP KEMANDIRIAN MEMBUAT KARYA TATA BUSANA DI MA PLUS KETERAMPILAN AL HIDAYAH
BAB I
BAB II
BAB III
BAB IV
BAB V
PENDAHULUAN
KAJIAN PUSTAKA
METODE PENELITIAN
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
KESIMPULAN DAN SARAN
BAB I PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG
RUMUSAN MASALAH
TUJUAN
PENELITIAN
MANFAAT PENELITIAN
Pendidikan merupakan faktor yang sangat penting dalam kehidupan manusia karena Dengan adanya pendidikan diharapkan manusia dapat mengembangkan pengetahuan, Keterampilan dan kreativitasnya
Pendidikan ini terbagi menjadi 3 Jalur yakni :
Formal, Nonformal dan Informal
MA AL-HIDAYAH disamping menyelenggarakan pendidikan formal MA AL HIDAYAH juga memiliki program keterampilan antaranya : Membatik, Tata busana dan Tkj.
LATAR BELAKANG
Dalam penelitian ini, memfokuskan pada pendidikan formal secara langsung dikarenakan karena pendidikan formal merupakan salah satu unsur dalam pencapaian tujuan pendidikan nasional
RUMUSAN MASALAH
Bagaimana evektivitas keaktifan siswa dalam mapel tata busana terhadap kemandirian membuat karya tata busana di ma plus keterampilan alhidayah ?
TUJUAN PENELITIAN
Untuk mengetahui Evektivitas keaktifan siswa dalam mapel Tata Busana terhadap kemandirian membuat karya Tata Busana di MA PLUS KETERAMPILAN
Manfaat penelitian
ORANG LAIN
DIRI SENDIRI
Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan perbandingan untuk menambah pengetahuan khususnya bagi pihak-pihak yang tertarik pada masalah yang diteliti dalam penelitian ini.
Penelitian ini diharapkan dapat menjadi tambahan pengetahuan bagi penulis dan memberikan pengalaman yang nyata
BAB II KAJIAN PUSTAKA
1
2
3
EVEKTIVITAS
KEAKTIFAN
TATA BUSANA
4
5
KEMANDIRIAN
HIPOTESIS
EVEKTIVITAS
RAVIANTO
Seberapa baik pekerjaan yang dilakukan, sejauh mana orang menghasilkan keluaran sesuai dengan yang diharapkan.
GIBSON ET.AL
Penilaian yang dibuat sehubungan dengan prestasi individu, kelompok, dan organisasi.
SONDANG P.SIAGIAN
Suatu pemanfaatan sarana prasarana, sumber daya dalam jumlah tertentu yang sebelumnya telah ditetapkan
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Aktif berarti giat (bekerja, berusaha).Keaktifan diartikan sebagai hal atau keadaan dimana siswa dapat aktif. Rousseau dalam (Sardiman, 1986: 95) menyatakan bahwa setiap orang yang belajar harus aktif sendiri, tanpa ada aktifitas proses pembelajaran tidak akan terjadi.
KEAKTIFAN
Tata Busana
Menjahit adalah keterampilan yang bukan hanya sekedar hobi, namun dapat dipelajari pada pendidikan formal. Jangan mengatakan bahwa menjahit itu adalah hal yang membosankan dan bikin ribet, banyak hal yang dapat kita ambil manfaatnya. Selain melatih kesabaran, banyak kebaikan lain yang didapat jika kita menguasai keterampilan ini.
KEMANDIRIAN
Dalam kamus besar Bahasa Indonesia, pengertian mandiri adalah keadaan yang dapat berdiri sendiri; tidak tergantung pada orang lain.Sedangkan pengertian Kemandirian adalah hal atau keadaan dapat berdiri sendiri tanpa bergantung pada orang lain.
HIPOTESIS
Dalam Efektivitas keaktifan siswa dalam mapel Tata Busana terhadap kemandirian membuat karya Tata Busana ada beberapa faktor yang menghambat proses pembelajaran salah satunya ialah faktor yang berasal dari diri sendiri yaitu minat dan kemampuan untuk belajar Keterampilan Tata Busana
BAB III METODE PENELITIAN
DESAIN PENELITIAN
POPULASI DAN SAMPEL
WAKTU DAN LOKASI
1
2
3
Desain Penelitian
Metode adalah metode deskriptif. Penelitian desktiptif adalah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai variabel mandiri, baik satu variabel atau lebih (independen) tanpa membuat perbandingan atau menghubungkan dengan variabel yang lain
Sebagai contoh, penelitian yang dilakukan untuk mengetahui tingkat kesulitan belajar materi Tata Busana di salah satu sekolah. Penelitian yang sesuai untuk digunakan adalah penelitian kuantitaif deskriptif
POPULASI DAN SAMPEL
Populasi dalam penelitian ini adalah siswa MA AL HIDAYAH yang mengikuti keterampilan Tata Busana yaitu sebesar 43 siswa
Waktu dan Lokasi
Penelitian ini di lakukan pada tanggal 21 November 2021 – 30 November 2021 di MA PLUS KETERAMPILAN AL HDAYAH
BAB IV
HASIL PENELITIAN
PEMBAHASAN
Hasil Penelitian
Setelah menjalankan prosedur penelitian dengan terlibat langsung dan pendalaman melalui wawancara mengenai “ Evektivitas keaktifan siswa dalam mapel Tata Busana terhadap kemandirian membuat karya Tata Busana di MA PLUS KETERAMPILAN AL HIDAYAH” hasil penelitian yang sudah dilakukan adalah sebagai berikut :
NO | WAWANCARA | HASIL WAWANCARA |
1 | Ada berapa siswa yang mengikuti keterampilan Tata Busana di MA AL HIDAYAH ? | Ada 43 yaitu untuk kelas X sebanyak 16 siswa, kelas XI sebanyak 17 siswa dan untuk kelas XII sebanyak 10 siswa |
2 | Bagaimana partisipasi siswa dalam mengikuti kegiatan keterampilan Tata Busana di MA AL HIDAYAH ? | Partisipasi siswa sebesar 70 % berdasarkan Dafrtar Absen siswa dan hasil Angket. |
3 | Masalah apa yang siswa hadapi ketika mengikuti keterampilan Tata Busana ? | Bagaimana mengoprasikan mesin jahit dan setiap Tugas Praktek mempunyai masalah yang berbeda-beda. |
4 | Bagaimana solusi dalam mengatasi permasalahan yang siswa hadapi ? | Latihan menjahit terus menurus. |
| | |
PEMBAHASAN
Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas keaktifan siswa dalam kegiatan Tata Busana mempunyai pengaruh positif terhadap kemandirian siswa. Hal ini disebabkan karena siswa yang aktif dalam kegiatan tata busana akan dapat mengambil nilai-nilai positif dari kegiatan yang diikutinya,
sehingga akan dapat mencapai kemandirian membuat karya tata busana. Dan diharapkan nantinya Program tersebut guna membekali siswa yang tidak bisa atau belum punya keterampilan.Sehingga dapat membekali siswa menjadi mandiri.
PENUTUP
PENUTUP
KESIMPULAN
SARAN
Evektivitas keaktifan siswa dalam mengikuti kegiatan keterampilan Tata Busana dalam kategori Cukup Baik yaitu 70% dari jumlah siswa 43 sedangkan dalam kategori Rendah yaitu 30% siswa yang tidak aktif dalam kegiatan Tata Busana.
Saya rasa dalam program keterampilan busana pertemuannya terlalu singkat sehari hanya 2 jam, dan itu pun seminggu sekali, sehingga dalam pembelajaran kurang efektif bagi siswa, dikarenakan waktu yang terlalu singkat terkadang membuat siswa malas kenapa? Karena siswa akan berfikir ini hanya main-main saja
DDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDDD
EDUZLIDES
Ada anak main ke kali
Anak ini bawa kue setoples
Saya tutup ya presentasi ini
Sampai jumpa dan semoga sukses
anak kecil ketawa cekikikan
karena dia menonton ninja hatori
Terimakasih saya haturkan
Sudah sabar untuk menyimak materi
Jalan-jalan pake Agya
Mampir pasar beli semangka
Demikian presentasi saya
Semoga bermanfaat bagi anda
WASSALAMUALAIKUM WR.WB